{
  "fields": [{"id":"_id","type":"int"},{"id":"NO.","type":"text"},{"id":"TGL.KEJADIAN/WAKTU","type":"text"},{"id":"BULAN","type":"text"},{"id":"KODE KAB/KOTA","type":"text"},{"id":"KAB/KOTA","type":"text"},{"id":"KATEGORI","type":"text"},{"id":"KODE URUT JENIS BENCANA","type":"text"},{"id":"KETERANGAN","type":"text"},{"id":"Ds.","type":"text"},{"id":"KECAMATAN","type":"text"},{"id":"SUMBER/ LAPORAN","type":"text"},{"id":"ANALISA SEBAB","type":"text"},{"id":"ANALISA AKIBAT","type":"text"},{"id":"ANALISA DAMPAK","type":"text"},{"id":"SARAN/ REKOMENDASI","type":"text"}],
  "records": [
    [1,"","","","","","","","","","","","","","",""],
    [2,"","","","","","BENCANA","","","","","","","","",""],
    [3,"","","","","","","","","","","","","","",""],
    [4,"|","TGL.KEJADIAN","Bulan","KODE KAB/KOTA","KAB/KOTA","BENCANA","KODE URUT JENIS BENCANA","KETERANGAN","Ds.","KECAMATAN","SUMBER DATA","","","",""],
    [5,"505","3/1/2023","Maret","33.24","Kendal","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nRabu, 1 Maret 2023 Pukul 01.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nGang.Pintu Air RT.01/RW.03 Desa Weleri Kecamatan Weleri.\n\nSEBAB\nPenerapan penggunaan material yang kurang sesuai.\n\nDAMPAK \n1 rumah rusak ringan Atas nama Bapak Dwi harminto pada bagian genteng,\nKerugian : Rp. 5.000.000,-\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kabupaten Kendal mengirimkan bantuan logistic kebutuhan hidup dasar  kepada warga terdampak Angin Kencang.\nPemilik rumah dan di bantu oleh warga sekitar melakukan gotong royong pemasangan genting yang roboh. Dan kondisi sekarang sudah selesai pembenahan.\n","Weleri","Weleri","BPBD Kab. Kendal","","","",""],
    [6,"506","3/1/2023","Maret","33.29","Brebes","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nRabu, 1 Maret 2023, pukul 15.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDukuh Mingkrik Desa Dukuhmaja, Kecamatan Jatibarang.\n\nSEBAB\nLuapan Sungai Suruh\n\nDAMPAK \nBanjir di Desa Dukuhmaja tepatnya di Dukuh Mingkrik Rt.01 Rw.01. dengan ketinggian rata-rata ± 50cm.\n\nUPAYA PENANGANAN\nTRC-PB BPBD Brebes melakukan assesment terkait kronologi dan dampak kejadian.- Berkorsinasi dengan pemdes dukuh maja-\nTRC-PB Brebes menghimbau kepada warga untuk selalu berhati-hati dan waspada dalam beraktifitas baik di dalam maupun luar ruangan mengingat sekarang cuaca tidak menentu dan terkadang cukup ekstrim.\n","Dukuhmaja","Jatibarang","BPBD Kab. Brebes","","","",""],
    [7,"507","3/1/2023","Maret","33.07","Wonosobo","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nRabu, 1 Maret 2023, pukul 16.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Mlandi Dan Dusun Pangempon Lor ,Desa Sumberdalem Kec. Kertek,.\n\nSEBAB\nHujan di sertai angin\n\nDAMPAK \n3 rumah rusak berat\n18 rumah rusak ringan\nKerugian  di taksir -/+  150 juta.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Wonosobo Bersama tim SAR Sumberdalem dan warga melakukan identifikasi dan pembenahan puing puing rumah korban puting beliung.\n","Sumberdalem","Kretek","BPBD Kab. Wonosobo","","","",""],
    [8,"508","3/1/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSenin, 27 Februari 2023, pukul 14.00-17.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo dan Jekulo\n\nSEBAB\nPeningkatan debit air Sungai Juana, Sungai JU1, Sungai Bakinah, S. Jumirah, Sungai Piji, Sungai Dawe Antrian aliran air Sungai Juana\n\nAKIBAT\nSungai Juana tidak mampu menampung.\n\nDAMPAK \nwarga terdampak : 4.299KK,\nRumah tergenang : 540 KK\nareal persawahan : 2159Ha, \njumlah pengungsi: 19 jiwa (9 KK) di Balai Desa Payaman\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Kudus bersama Unsur Jajaran terkait berkoordinasi guna menentukan langkah penangan selanjutnya yang rencana Bulan Maret 2023 BBWS akan menormalisasi Sungai JU1;\nBeberapa Pintu Air (di  wilayah Undaan  dan Jati di buka) dan dialirkan ke Sungai Wulan dengan lancar untuk mengurangi ketinggian debit Air dan genangan;\nMelakukan pemantauan Ketinggian Air melalui TMA / Tinggi Muka Air;\nDesa Karangrowo membuka Dapur Umum untuk warga Dukuh Krajan dan sekitarnya;\nTerdapat Pengungsian bagi warga Payaman berjumlah 5 KK (13 jiwa) dg lokasi pengungsian di Baldes Payaman.\nKONDISI TERKINI:\nKondisi air turun di Wilayah Jati Wetan, dan naik diwilayah Tanjung Karang, Jetis Kapuan Kec. Jati,  Desa Ngemplak dan Desa Karangrowo Kec. Undaan dan  Payaman Kec. Mejobo.\n","Jatiwetan, tanjungkarang, Jetis Kapuan, Golantepus, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Payaman, Golantepus","Jati, Undaan, Mejobo","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [9,"509","3/1/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus.\nKecamatan Jakenan.\nKecamatan Pati.\nKecamatan Kayen.\nKecamatan Dukuhseti.\nKecamatan Sukolilo.\nKecamatan Juwana.\n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah kabupaten Pati.\n\nDAMPAK:\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari:\nRumah terendam = 66 rumah dengan ketinggian ± 15 cm - 25.cm \nJumlah Warga : 85 KK/238 Jiwa.\nketingian air jln desa kurang lebih 15 cm - 25 cm.\nPemukiman warga 5.cm - 35 cm\nLahan Pertanian yang terdampak Bencana Banjir antar lain : \nTanaman Padi : ± 90 Ha;\nLahan Kosong : ± 6 Ha;\nKerugian material : ± 560 juta \nDesa Mintobasuki:\nRumah terendam = 124 rumah dengan ketinggian ± .5 cm - 40 cm.\nJumlah Warga terdampak: 87 KK/369 Jiwa.\nketingian air jln desa kurang lebih 0 cm - 45 cm.\nPemukiman warga .0 cm - 45 cm.\nLahan Pertanian yang terdampak Bencana Banjir antar lain :\nTanaman Padi : ± 27 Ha;\nLahan Kosong : ± 25 Ha;\nKerugian material : ± 150 juta.\nDesa Tanjang:\nRumah = 10 rumah.\nJumlah Warga : 12 KK/50 Jiwa\nJalan Desa : 70 meter, kedalaman 10 cm s/d 50 cm.\nPekarangan : Hampir semua.\nSawah : + 76 hektar.\nDesa Babalan:\nRumah terendam air : 40 KK, 139 Jiwa.\nRumah terdampak : 315KK, 885 Jiwa\nTinggi air rata rata : 50cm.\nSawah tergenang air : 80 H.\nKerugian : Rp. 735.000.000\nDesa Kosekan\nRumah : 14 rumah.\nKK/Jiwa : 14/54.\nTinggi air : 10-60cm.\nSawah : 100 H ( padi tua 50 H, Padi muda 50 H).\nKecamatan Kayen: air sudah surut.\nKecamatan Dukuseti.\nKetinggian air rata-rata 30-40 cm di Desa Banyutowo RT.2 RW.1 dan Desa Dukuhseti dk Purbo Slempung RT.7, RW.3. Kecamatan Jakenan.\nDesa Karangrowo:\nRumah Terendam 214.\nKK/Jiwa : 217/893.\nKetinggian air dalam rumah : 5 - 50 cm.\nSawah terendam : 130 Ha, tinggi air 190 cm.\nTegalan : 5 Ha, tinggi air 80 cm.\nKaras : 25 Ha, tinggi air 70 cm.\nMasjid / mushola : 1 unit, tinggi air 15 cm.\nBalai desa tinggi air : 20 cm.\nJalan desa : 3.500 m, tinggi air rata-rata 55 cm\nSekolah : 1 Unit, tinggi air 5-10 cm. \nDesa Ngastorejo:\nRumah Terendam : 168\nKK/Jiwa : 205/537.\nSekolah dasar : 1 unit.\nSekolah TK :1 unit.\nSawah :130 Ha.\nPekarangan : 2 ha.\nJalan desa 3 km dgn ketinggian air 50 cm s/d 1 m.\nPengungsi saat ini :5 kk,15 jiwa di rumah saudara.\nHewan ternak sapi diungsikan ada 15 ekor sapi.\nDesa Kedungmulyo, \n34 rumah tergenang 5-50 cm,\n171 KK/393 Jiwa, \nsawah 59 ha, \njalan desa 500 meter\nDesa Tondomulyo,\n24 rumah tergenang 5-50 cm,\n26 KK/ 81 Jiwa, \nsawah 227 ha, \njalan desa 500 meter\n\nDAMPAK:\n\nKecamatan Pati.\nDesa Mustokoharjo:\nRumah terdampak : 111 unit.\nKK/Jiwa : 115/3,-45\nTambak ikan : 30 kolam lele.\npekarangan : ketinggian air 5 - 60 Cm.\nJalan desa : 500 meter.\nKerugian RP 150.000.000\nDesa Gajahmati:\nRumah tergenang: 7 unit.\nKK/Jiwa: 9/20.\nKetinggian air 10 - 30 cm.\nKecamatan Sukolio.\nDesa Gadudero dkh Poncomulyo:\nRumah terdampak : 10 rumah.\nKK/Jiwa: 15/55.\nDesa Kasiyan, Dukuh Penggingwangi:\nJalan raya kasiyan -Kudus ketinggian air 10-40 cm.\nRumah terendam :40 unit.\nKK/Jiwa : 43/148;\n\n7. Kecamatan Juwana.\nDesa Bumirejo, Kec. Juwana Kab. Pati\nRumah terendam = 30 rumah dengan ketinggian ± 20 cm - 65 cm\nJumlah KK : 38\nJumlah Warga Terdampak : 87 orang dewsa : 72 orang\nKeterangan lain :\nKetinggian air jln desa kurang lebih 20 cm - 45 cm sementara di tutup untuk kendaraan roda 2\nPemukiman warga 5 cm - 50 cm\nDesa Doropayung\nTerendam : 586 rumah ; terdiri dari 632 KK ; dengan jumlah jiwa 1.896\nAir masuk rumah sebanyak 124 rumah terdiri dari 168 KK dgn jumlah 504 jiwa\nSekolahan : 1 SD negeri doropayung 2\nPekarangan : 5 ha dengan ketinggian air 5 cm sd 75 cm\nJalan desa 2.450 meter dgn ketinggian air 5 cm sd 55 cm.\n\nDesa Gadingrejo,\n1 rumah tergenang, \npekarangan 2 ha, \ntambak 4 ha, \njalan desa 500 meter\nDesa Tluwah,\n1 rumah tergenang, \npekarangan 2 ha, \ntambak 4 ha, \njalan desa 500 meter\nDesa KedunPancing, \n4 rumah tergenang, \n5 KK/ 13 Jiwa, \npekarangan 0,4 ha,\njalan desa 300 meter\nDesa Jepuro,\n8 rumah tergenang,\n32 KK/130 Jiwa, \npekarangan 1 ha, \nJalan desa 150 meter\n\nUPAYA PENANGANAN\nMelaksanakan Assesment untuk keperluan kaji cepat.\nMenggerakan Relawan BPBD di Kab Pati, untuk melaksanakan Asessment;\nMelaksanakan evakuasi bila dibutuhkan\nFasilitas Kesehatan dari Dinkes Kab. Pati sudah mulai siaga 1.\n\n","Banjarsari, Mintobasuki, Tanjang, Babalan, Kosekan, Banyutowo, Karangrowo, Ngastorejo, Kedungmulyo, Tondomulyo, Mustokoharjo, Gajahmati, Gadudero, Kasiyan, Bumirejo, Doropayung, Gadingrejo, Tluwah, KedungPancing, Jepuro","Gabus, Jakenan, Pati, Kayen, Dukuhseti, Sukolilo, Juwana","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [10,"510","3/1/2023","Maret","33.75","Kota Pekalongan","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 23 Februari 2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nKel. Tirto Kec. Pekalongan Barat Kota Pekalongan\n\nDAMPAK KEJADIAN\nKampung Baru RW 8 Kel Tirto Kec Pekalongan Barat Nihil genangan\nWilayah Tirto RT 03 RW 08 Kel Pekalongan Barat terpantau nihil\nJl. Sultan Syahrir terdapat genangan berkisar ± 15cm. Pasir Sari Pekalongan Barat.\n\nPENGUNGSIAN:\nPengungsi Nihil (sudah kembali kerumah masing-masing)\n\nUPAYA PENANGANAN\nKoordinasi Lintas Sektor terkait penanganan kedaruratan  melibatkan seluruh unsur Pemda, TNI, Polri, Relawan dan Masyarakat;\nMensiagakan dan aktivasi posko kebencanaan serta Informasi dan layanan data kebencanaan serta menfasilitasi pengungsian dan sapras pendukung pengungsian dengan memastikan ketersediaan logistik kebutuhan dasar pengungsian terpenuhi;\nLayanan Logistik permakanan, DU Mandiri serta Layanan Kesehatan Pengungsian  dan monitor kesehatan warga terdampak bersama indtansi terkait;\nUpaya lain yang berkaitan dengan penanganan kedaruratan, kerjabakti dan optimalisasi rumah pompa  utk meminimalkan dampak dan luasan area terdampak.\n","Tirto","Pekalongan Barat","BPBD Kota Pekalongan","","","",""],
    [11,"511","3/1/2023","Maret","33.28","Tegal","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nRabu, 1 Maret  2023, pukul 06.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKEC. ADIWERNA\nDs. Harjosari Rt 16 dan 23;\nDs. Pagedangan \nDs. Pedeslohor\nDs. Tembok\nDs. Ujungrusi RT 15 dan 17\nDesa Pesarean RW 06 RT 22,23,24,25,26,27\nKEC DUKUHTURI\nDs. Lawatan RT 06 RW 02 105 kk 315 jiwa\nDesa Sidapurna\nDesa Sidakaton Rt 01.02.03 Rw 12 \nKEC SURADADI \nDesa Sidaharja \nKEC TALANG\nDesa Wangandawa \n\nSEBAB\nTanggul jembatan tergerus air sehingga meluap ke beberapa rumah warga.\n\nDAMPAK \nJalan desa terendam air sehingga arus lalin tdk dapat dilalui;\nPemukiman terendam air ± 30-50 cm\nWarga terdampak sebanyak ± 625KK/1.571 jiwa.\nPengungsi sementara di Ds. Tembok Banjaran (Saat ini sudah kembali kerumah masing-masing\nUPAYAPENANGANAN\nTim Bpbd Kab.Tegal, satgas dan relawan melakukan asessmet ke lokasi baniir, dan evakuasi warga ke tempat pengungsian;\nMelakukan pendistribusian logistik Berupa sembako dan peralatan tidur dan MCK;\nMendirikan Dapur umum di posko pengungsian balai desa tembok banjaran.\n","Harjosari, Pagedangan, Pedeslohor, Tembok, Ujungrusi, Pesarean, Lawatan, Sidapurna, Sidakaton, Sidaharja, Wangandawa","Adiwerna, Dukuhturi, Suradadi, Talang","BPBD Kab. Tegal","","","",""],
    [12,"512","3/1/2023","Maret","33.14","Sragen","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nKamis,2 Maret  2023, pukul 06.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Pringanom Kec Masaran\nKecamatan Sidoharjo1. Desa Patihan\nKecamatan Sragen1. Desa Tangkil\nSEBAB\nLuapan Sungai Bengawan Solo \nAKIBAT\nSungai Tidak mampu menampung dan menggenangi rumah warga.\nDAMPAK \nKec. Sragen.  : 12KK/26Jiwa\nKec. Masaran : 12kk/43jiwa\nKec. Sidoarjo : 4kk/ 15jiwa\nTotal kk / jiwa : 28kk/ 84jiwa\nUPAYAPENANGANAN\nPusdalops BPBD Kab. Sragen menerima informasi via Medsos kemudian Menginformasikan kepada Team TRC BPBD Kab. Sragen untuk melakukan Kaji Cepat ( Assesment ) Dan Monitoring\nMemberikan arahan sekiranya air semakin dalam agar segera pindah di tempat yang lebih tinggi.\nuntuk Dk. Manis rejo rt 30, dan Dk. Dukuh rt 20 untuk akses masuk ke dukuh dari 4 titik sudah tidak bisa di lalui.-\n Total Area Persawahan yang tergenang ± 220 Hektar- Total kk / jiwa 28kk/ 84jiwa \nSementara untuk yang terdampak banjir tidak ada yang mengungsi - untuk saat ini aktifitas warga setempat Terganggu oleh luapan DAS Bengawan Solo\n","Pringanom, Patihan, Tangkil","Masaran, Sidoharjo, Sragen","BPBD Kab. Sragen","","","",""],
    [13,"513","3/1/2023","Maret","33.01","Cilacap","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nRabu, 1 Maret 2023 Pukul  17.00 s d 17.10 wib\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Sidamulya Desa Binangun Kecamatan Bantarsari.\n\nSEBAB\nPenerapan Struktur Bangunan Rapuh\nPohon Lapuk  .\n\nDAMPAK \nDusun Sidamulya Sebanyak 140 rumah terampak, sbb :\nRT 01 RW 03 : 20 rumah\nRT 02 RW 03 : 15 rumah\nRT 03 RW 03 : 11 rumah\nRT 04 RW 03 : 6 rumah\nRT 06 RW 03 : 23 runah\nRT 01 RW 04  : 22 rumah\nRT 02 RW 04 : 12 rumah- RT 03 RW 04 : 15 rumah\nRT 04 RW 04 : 16 rumah.\nDusun Cigebret :Sebanyak 6  rumah terdampak, sbb :\nRT 03 RW 01 : 2 rumah\nRT 02 RW 02 : 4 rumah.\n","Binangun","Bantarsari","BPBD Kab. Cilacap","","","",""],
    [14,"514","3/1/2023","Maret","33.72","Kota Surakarta","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nRabu, 1 Maret  2023, pukul 19.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nRW 21 RT 5,1,4 Kecamatan Jebres\n\nSEBAB\nLuapan Sungai Bengawan Solo\n\nDAMPAK \n20 rumah terdampak\n\nUPAYAPENANGANAN\nTRC Kota Surakarta melaksanakan Assesment dan evakuasi\nKoordinasi dengan Pemangku wilayah.\n","","Jebres","BPBD Kota Surakarta","","","",""],
    [15,"515","3/1/2023","Maret","33.29","Brebes","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nRabu, 1 Maret  2023,Pukul 18.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jatibarang\nKecamatan Songgom\nKecamatan Larangan\nKecamatan Brebes\n\nSEBAB\nLuapan Air Sungai Cibiyuk, Sungai Kluwut, dan Sungai  Kaligangsa\n\nDAMPAK \nKecamatan Jatibarang\nDesa Kemiriamba\nAir masuk permukiman ± 30-50 cm\n2. Dukuh Bayur, Desa Bojong\n- Air masuk permukiman ± 30-50 cm\n- Warga terdampak 24KK\n3. Desa Rengasbandung\nAir masuk permukiman ± 30-50 cm\nKecamatan Songgom\n1. Dukuh Mingkrik, Desa Dukuhmaja\n- Air masuk permukiman ± 50 cm\nDAMPAK\nKecamatan Larangan\n1. Desa Karangbale\n- Air masuk permukiman ± 30-100 cm\n2. Desa Siandong\n- Air masuk permukiman ± 30-40 cm\nKecamatan Brebes\n1. Desa Lembarawa\nAir masuk permukiman ± 30-40 cm\nWarga terdampak 750 KK\n\nPengungsi di Mushola Al Mujahidin Kemiriamba (3KK/10 jiwa)\n\nUPAYAPENANGANAN\nTRC Kab. Brebes melakukan Assesment/pendataan terdampak banjir;\nMelakukan evakuasi warga terdampak untuk mengungsi.\nMemberikan himbauan kepada masyarakat agar mengungsi untuk sementara jika terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi serta durasi yang cukup lama.\nBPBD Kab. Brebes memberikan bantuan logistik untuk warga terdampak banjir di Desa Lembarawa, Kecamatan Brebes.\n","Kemiriamba, Bojong, Rengasbandung, Dukuhmaja, Karangbale, Siandong, Lembarawa","Jatibarang, Songgom, Larangan, Brebes","BPBD Kab. Brebes","","","",""],
    [16,"516","3/1/2023","Maret","33.12","Wonogiri","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nRabu, 1 Maret  2023,Pukul 11.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nSukorejo 02/10 Giritirto;\nKedungringin 03/12 Giripurwo;\nSanggrahan 03/08 Giripurwo.\n\nSEBAB\nLuapan Sungai Bengawan Solo\n\nDAMPAK\n20 warga terdampak dengan ketinggin air 10-30 cm\n\nUPAYAPENANGANAN\nTRC Kab. Wonogiri melakukan Assesment/ pendataan terdampak banjir;\nMemberikan himbauan kepada masyarakat agar mengungsi untuk sementara jika terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi serta durasi yang cukup lama.\n","Giritirto, Giripurwo","Wonogiri","BPBD Kab. Wonogiri","","","",""],
    [17,"517","3/1/2023","Maret","33.25","Batang","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nRabu, 1 Maret 2023, pukul 16.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDs. Klidang Lor dan Kel. Karangasem Utara, Kec. Batang.\n\nAKIBAT\nGelombang Tinggi Air Laut meningkat\n\nDAMPAK \nKelurahan Karangasem Utara  Ketinggian air ± 60 cm.\nDk. Entak Entak Desa Klidang Lor   Ketinggian air ± 60 cm.\n\nUPAYA PENANGANAN\nTRC BPBD Kab. Batang melakukan assesmend dan mendatangi lokasi Kejadian;\nKoordinasi dengan intansi\n","Karangasem Utara, Klidang Lor","Batang","BPBD Kab. Batang","","","",""],
    [18,"518","3/2/2023","Maret","33.14","Sragen","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 2 Maret  2023, pukul 19.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Pringanom Kec. Masaran\nDesa Gedongan, Desa Gentan Banaran, Desa Karanganyar, Kec. Plupuh\nDesa Pandak, Desa Gabusan, Desa Sribit Kec. Sidoharjo\nDesa Kecik, Desa Padas, Desa Gawan, Desa Pengkol Kec. Tanon\nDesa Tangkil Kec. Sragen.\nDesa Newung Kec. Sukodono\nDesa Cemeng, Desa Banaran Kec. Sembung Macan\n\nSEBAB\nHujan intensitas tinggi menyebabkan DAS Bengawan Solo meluap\n\nDAMPAK \nDs. Pringanom : Dk. Sari RT.05, RT. 06 terdampak 12 KK/43 Jiwa, ketinggian air 20-30 cm\nGedongan : Dk. Butuh Dk. Gedongan RT.4,5,6,7,8,9 terdampak 400 KK/1200 Jiwa, ketinggian air 30-100 cm\nDk Jagan Ds Gentan Banaran 30 Jiwa, ketinggian air 10-40 cm\nDk. Dukuh dan Padas, Karanganyar area terdampak persawan, ketinggian air 30 cm\nDesa Pandak : warga terdampak 2015 Jiwa, area persawahan 18 Ha\nDk. Tambak RT.12 dan RT.13 : terdampak 405 Jiwa\nDk. Sembukan, Dk. Newung, Dk. Cermo, Dk. Sribit : Terdampak 456 Jiwa\nDs. Kecik dan Padas : terdampak 3666 Jiwa ketinggian air 50-70 cm\nDAMPAK \nDs. Gawan, Ds. Pengkol : terdampak banjir 432 Jiwa, ketinggian air 50-70 cm\nAkumulasi :\n     -  Terdampak banjir di 8 Kecamatan, 16 Desa\n     -  Rumah Warga 995 unit\n     -  Fasiltas Pendidikan 10 unit\n     -  Fasilitas Kesehatan 2 unit\n     -  Fasilitas Umum (Masjid) 16 unit\n     -  Jembatan 10 unit\n     -  Persawahan ± 1203 Ha\n     -  Total Jumlah terdampak 11.185 Jiwa\n\nUPDATE KONDISI SAAT INI\nWilayah yang masih tergenang banjir di Desa Gabusan, Pandak\nWilayah lain sudah mulai surut\n\nHari ini Jum’at 3 Maret 2023 Pukul 07.00 WIB Bupati Sragen, BPBD Kab Sragen bersama Forkompimda memberikan bantuan di Desa Patihan Kec. Sidoharjo berupa sembako, beras dll\n\nDAPUR UMUM\nPos Komando dapur umum ada di BPBD Kab Sragen\nDapur umum untuk pemenuhan kebutuhan warga ada di masing-masing kecamatan\n\n","Pringanom, Gentan Banaran, Gedongan, Karanganyar, Pandak, Gabusan, Sribit, Kecik, Padas, Gawan, Pengkol, Tangkil, Newung, Cemeng, Banaran","Masaran, Plupuh, Sidoharjo, Tanon, Sragen, Sukodono, Sambungmacan","BPBD Kab. Sragen","","","",""],
    [19,"519","3/2/2023","Maret","33.09","Boyolali","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nRabu , 1  Maret  2023, pukul 14.15 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Banger Ledak Kec Mojosari Karang Gede \n\nSEBAB\nPeningkatan debit air Sungai\n\nAKIBAT\nSungai Bonger Ledok tidak bisa menampung \n\nDAMPAK \nMenggenangi 8 Rumah dan lahan Pertanian padi yang telah menguning 1,5 Ha\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Boyolali dan bbws bersama Unsur Jajaran terkait berkoordinasi guna melakukan penanganan\n","Banger Ledak","Mojosari","BPBD Kab. Boyolali","","","",""],
    [20,"520","3/2/2023","Maret","33.17","Rembang","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 2 Maret  2023, pukul 05.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Pengkol Kecamatan Kaliori;\n\nSEBAB\nLuapan Sungai Desa Pengkol\n\nDAMPAK \n5 rumah terendam \nKetinggian air ± 50 cm\n\nUPAYAPENANGANAN\nTRC BPBD Kab. Rembang, satgas dan relawan melakukan asessmet ke lokasi baniir, dan evakuasi warga ke tempat aman;\n\n","Pengkol, Gonggang, Sumbermulyo, Kalipang, Bajingjowo","Kaliori, Sarang","BPBD Kab. Jepara","","","",""],
    [21,"521","3/2/2023","Maret","33.76","Kota Tegal","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 2 Maret  2023,\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Margana\n\nSEBAB\nLuapan Air Sungai \n\nDAMPAK \nTOTAL :\nRumah Terendam : 1.289 rumah\nWarga terdampak : 1.855 KK/ 6.723 Jiwa\nFasilitas Umum : 12 (6 Sekolah, 6 tempat ibadah)\n\nKel. Sumurpanggang : \n700 rumah terendam (931KK/2.964 Jiwa)\n8 Fasilitas Umum.\nKel. Kalinyamat Kulon\n123 rumah terendam (226KK/967Jiwa)\n1 Fasilitas Umum\nDAMPAK \nKel. Margadana\n7 rumah terendam (12KK/37Jiwa)\nKel. Krandon\n226 rumah terendam (337KK/1.359 Jiwa)\nKel. Kaligangsa\n233 rumah terendam (349KK/1.396Jiwa)\n2 fasilitasi umum\nKel. Pesurungan Kidul\n- 1 fasilitas umum\nPengungsi 196 Jiwa\nKantor Kec. Margadana.\nMushola Nurul Huda Sumurpanggang.\nLokasi Dapur Umum :\nKantor Kec. Margadana.\n\nUPAYAPENANGANAN\nTRC Kota Tegal melaksanakan Assesment dan evakuasi\nKoordinasi dengan Pemangku wilayah;\nDinsos Mendirikan Dapur umum di Kantor Kec. Margadana\nDPUPR melakukan pemompaan air\n","Sumurpanggang, Kalinyamat Kulon, Margadana, Krandon, Pesurungan Kidul","Margadana, Tegal Barat","BPBD Kota Tegal","","","",""],
    [22,"522","3/2/2023","Maret","33.20","Jepara","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 2 Maret 2023, pukul 06.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Bondo;\nDk Alang Alang Ombo Desa Sumberrejo Kec. Donorojo;\nDk Sumberrejo Desa Bumiharjo Kec. Keling\n\nSEBAB\nLuapan Sungai Bengawan Solo\n\nDAMPAK\nDs. Bondo  Perumahan dan persawahan warga terendam, ketinggian air ±10 cm\nDesa Sumberrejo  Akses Jalan terputus, \nDesa Bumiharjo  persawahan dan akses jalan tertutup\n\nUPAYAPENANGANAN\nTRC Kab. Jepara melakukan Assesment/pendataan terdampak banjir;\nMemberikan himbauan kepada masyarakat agar mengungsi untuk sementara jika terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi serta durasi yang cukup lama.\n","Bondo, Sumberrejo, Bumiharjo","Donorojo, Keling","BPBD Kab. Jepara","","","",""],
    [23,"523","3/2/2023","Maret","33.74","Kota Semarang","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 2 Maret 2023, pukul 17.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nRT.01 RW.02 Kel. Mangkang Kulon\n\nSEBAB\nTanggul kritis/jebol\n\nDAMPAK\n20 rumah terdampak \nWarga terdampak 35 KK\n\nUPAYAPENANGANAN\nTRC Kota Semarang melakukan Assesment/pendataan terdampak banjir;\nMemberikan himbauan kepada masyarakat agar mengungsi untuk sementara jika terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi serta durasi yang cukup lama;\nRencana akan dipasang sandbag besok pagi oleh BPBD Kota Semarang dan BBWS.\n","Mangkang Kulon","Tugu","BPBD Kota Semarang","","","",""],
    [24,"524","3/2/2023","Maret","33.20","Jepara","1","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 2 Maret 2023, pukul 06.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDk. Putat Ds. Sumanding Kec. Kembang; \nDk Kemiren Desa Tempur\nJalan utama kajang kaliombo Desa Tempur\nNgrambe Desa Damarwulan Kec. Keling\n \nSEBAB\nLereng Curam\n\nDAMPAK \nMenutup akses jalan desa;\n1 (satu) rumah rusak ringan;\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab Jepara mendatangi lokasi melakukan Assesment;\nMelakukan koordinasi dengan instansi terkait, \n3.   Melakukan pembersihan material rumah.\n","Sumanding, Tempur, Damarwulan","Kembang, Keling","BPBD Kab. Jepara","","","",""],
    [25,"525","3/2/2023","Maret","33.09","Boyolali","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 2 Maret 2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nDukuh Jarak, Desa Jrakah, Kec Selo\n\nSEBAB\nLereng Curam\n\nDAMPAK \nAkses Jalan tertanggu\nKondisi saat ini sudah bias dilewati\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab Boyolali mendatangi lokasi melakukan Assesment;\nMelakukan koordinasi dengan instansi terkait, \n3.   Pembersihan material longsor akan dikerjakan besok pagi menunggu mobil bego.\n","Jrakah","Selo","BPBD Kab. Boyolali","","","",""],
    [26,"526","3/2/2023","Maret","33.20","Jepara","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 2 Maret 2023, pukul 06.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\n1. Ds. Mindahan Kidul RT03/01 Kec. Batealit;\n2. Dk Krajan RT 07 RW 02 Desa Suwawal Timur Kec. Pakis Aji\n\nSEBAB\nMaterial Bahan Bangunan Tidak tepat\n\nDAMPAK \n1 (satu) rumah rusak sedang \n1 (satu) rumah rusak berat \n\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab Jepara mendatangi lokasi melakukan Assesment;\nMelakukan koordinasi dengan instansi terkait, \n3.  Melakukan pembersihan material rumah\n","Mindahan Kidul, Suwawal Timur","Batealit, Pakisaji","BPBD Kab. Jepara","","","",""],
    [27,"527","3/2/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSenin, 27 Februari 2023, pukul 14.00-17.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo dan Jekulo\n\nSEBAB\nPeningkatan debit air Sungai Juana, Sungai JU1, Sungai Bakinah, S. Jumirah, Sungai Piji, Sungai Dawe Antrian aliran air Sungai Juana\n\nAKIBAT\nSungai Juana tidak mampu menampung.\n\nDAMPAK \nwarga terdampak : 5,075KK  5.425 KK\nRumah tergenang : 540 KK 879 KK\nareal persawahan : 2159Ha,  2,216Ha\nPENGUNGSi: 37 KK/148 Jiwa\nBalai Desa Payaman (14KK/56 Jiwa)\nKlenteng Tj.Karang dan Jati Wetan (23 KK/92 Jiwa)\nUPAYA PENANGANAN\nBupati Kudus, BPBD Kab. Kudus bersama Forkompimda sudah meninjau dan memberikan bantuan berupa sembako, beras dll di Ds. Karangrowo, Dulang, Payaman, dan Jatiwetan\nBPBD Kab. Kudus bersama Unsur Jajaran terkait berkoordinasi guna menentukan langkah penangan selanjutnya yang rencana Bulan Maret 2023 BBWS akan menormalisasi Sungai JU1;\nBeberapa Pintu Air (di  wilayah Undaan  dan Jati di buka) dan dialirkan ke Sungai Wulan dengan lancar untuk mengurangi ketinggian debit Air dan genangan;\nPendirian Dapur Umum ada di Balai Desa Payaman, Baldes Gulang, Baldes Jati Wetan, GKMI Tj.Karang, Majid Baitun Naim Krajan.\nPemberian perahu untuk akses sekolah.\n\nKONDISI TERKINI:\nKondisi air masih sama dengan kemarin hari Kamis, tanggal 2 Maret 2023 di Wilayah Jati Wetan, Tanjung Karang, Jetis Kapuan Kec. Jati,  Desa Ngemplak dan Desa Karangrowo Kec. Undaan dan  Payaman Kec. Mejobo.\n","Jatiwetan, tanjungkarang, Jetis Kapuan, Golantepus, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Payaman, Golantepus","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [28,"528","3/2/2023","Maret","33.20","Jepara","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 2 Maret 2023, pukul 13.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDk Jetis RT O5 RW 04 Desa Clering Kec. Donorojo, Jepara\n\nSEBAB\nVegetasi/Pohon Rimbun\n\nDAMPAK \nRumah warga rusak ringan\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab Jepara mendatangi lokasi dan melakukan Assesment;\nBerkoordinasi dengan pihak Desa Clering dan melakukan kerja bakti pembersihan pohon tumbang.\n","Clering","Donorojo","BPBD Kab. Jepara","","","",""],
    [29,"529","3/2/2023","Maret","33.12","Wonogiri","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 2 Maret 2023 pukul 19.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nJl. Poros Desa Gumiwang Lor Dusun Suwondo\n\nSEBAB\nLahan Kritis, Lereng Curam\n\nDAMPAK \n2 Rumah warga rusak sedang\n2 kk (6 jiwa) mengungsi di rumah saudara\n\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab Wonogiri mendatangi lokasi dan melakukan Assesment;\nBerkoordinasi dengan pihak Desa setempat dan melakukan kerja bakti.\n","Gumiwang Lor","Wuryantoro","BPBD Kab. Wonogiri","","","",""],
    [30,"530","3/2/2023","Maret","33.74","Kota Semarang","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 2 Maret 2023 pukul 16.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nJl. condrokusumo 8RT/RW : 08 / 02 Kel. Bongsari Kec. Semarang Barat \n\nSEBAB\nLahan Kritis, Lereng Curam\n\nDAMPAK \nTalud rumah milik warga an. Bpk Teguh Jamsari (69Thn) longsor menimpa bengkel dan cuci mobil\nKerugian ditafsir ± Rp. 25.000.000\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kota Semarang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kelurahan/Kecamatan, serta instansi terkait lainnya mendatangi lokasi melakukan Assesment;\nBerkoordinasi dengan pihak Desa setempat dan melakukan penanganan sementara menggunakan terpal;\n","Bongsari","Semarang Barat","BPBD Kota Semarang","","","",""],
    [31,"531","3/2/2023","Maret","33.24","Kendal","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 2 Maret 2023, pukul 18.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDsn. Sibantal RT 003 RW 05 Desa Bendosari Kec. Plantungan Kab. Kendal.\n\nSEBAB\nCurah hujan yang tinggi dan kondisi tanah jenuh\n\nDAMPAK \n1 rumah rusak ringan\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kabupaten Kendal setelah menerima surat laporan kebencanaan kemudian melakukan assessment data kepada perangkat Desa untuk kejadian tersebut;\nBPBD Kabupaten Kendal melakukan tinjauan dan menyalurkan bantuan logistic dasar kepada korban yang terdampak tanah longsor.\n","Bendosari","Plantungan","BPBD Kab. Kendal","","","",""],
    [32,"532","3/3/2023","Maret","33.74","Kota Semarang","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 3 Maret 2023, pukul 08.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nJl. Pentul RT/RW : 06/02 Kel. Tinjomoyo Kec. Banyumanik\n\nSEBAB\nMaterial bahan bangunan tidak tepat\nVegetasi/pohon rimbun\n\nDAMPAK \n1. 4 (empat) rumah warga rusak sedang. Rumah terdampak milik:\nIbu Khoimah 1 KK / 1 Jiwa\nBp. Asep 1 KK / 4 Jiwa\nBp. Sugiyanto 1 KK / 2 Jiwa\nBp. Febri 1 KK / 4 Jiwa\n2. Total Kerugian : ± 100 JT\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kota Semarang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kelurahan/ Kecamatan, serta instansi terkait lainnya mendatangi lokasi melakukan Assesment;\nMelakukan koordinasi dengan instansi terkait, \nMemberikan bantuan logistik dan melakukan pembersihan material rumah.\n","Tinjomoyo","Banyumanik","BPBD Kota Semarang","","","",""],
    [33,"533","3/3/2023","Maret","33.73","Kota Salatiga","1","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 3 Maret 2023, pukul 03.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nJl. Pentul RT/RW : 06/02 Kel. Tinjomoyo Kec. Banyumanik\n\nSEBAB\nTopografi/lereng curam\n\nDAMPAK \nTalud rumah milik Bapak Nur Cahyadi dengan ketinggian 6 Meter, panjang 20 Meter longsor\nKorban luka : 9 orang ( 6 luka ringan dan 3 luka berat)\nTotal Kerugian : ± 190 JT\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kota Salatiga, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kelurahan/ Kecamatan, serta instansi terkait lainnya mendatangi lokasi melakukan Assesment;\nMelakukan koordinasi dengan instansi terkait, \nim TRC BPBD terjun ke lokasi bersama alat berat berupa exavator , dump truck, dan alat penunjang lainnya.\n","","","BPBD Kota Salatiga","","","",""],
    [34,"534","3/3/2023","Maret","33.76","Kota Tegal","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 2 Maret  2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Margana\nKecamatan Tegal Barat (Air Surut)\n\nSEBAB\nLuapan Air Sungai Kemiri\n\nDAMPAK \nKel. Sumurpanggang : \n700 rumah terendam (931KK/2.964 Jiwa)\nPengungsi 195 jiwa\nKel. Kalinyamat Kulon\n123 rumah terendam (226KK/967Jiwa)\n1 tempat ibadah\nKel. Margadana\n7 rumah terendam (12KK/37Jiwa)\nKel. Krandon\n592 rumah terendam (2.620KK/967 Jiwa)\nPengungsi 29 jiwa\nKel. Pesurungan Kidul\n1 sekolah terdampak\nPengungsi 225 Jiwa\nKantor Kec. Margadana.\nMushola Nurul Huda Sumurpanggang.\nMasjid Nur Khasanah Sumurpanggang.\nMasjid Al Barkah Krandon\nMushola Annur Kaliangsa\n\nLokasi Dapur Umum :\nKantor Kec. Margadana (Dinsos).\nLPBINU Kota Tegal.\nPMI Kota Tegal.\nRumah Bapak Rajim Krandon\nRumah Bapak Muslih Sumurpanggang\nRumah Bapak Imam Kaligangsa\n\nKondisi Terkini :\nAir mulai surut.\n\n\nUPDATE UPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kota Tegal bersama Tagana Kota Tegal mendistribusikan logistik dan membantu dapur umum.\n","Sumurpanggang, Kalinyamat Kulon, Margadana, Krandon, Pesurungan Kidul","Margadana, Tegal Barat","BPBD Kota Tegal","","","",""],
    [35,"535","3/3/2023","Maret","33.28","Tegal","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nRabu, 1 Maret  2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Tembok Banjaran Kec. Adiwerna Kab.Tegal\n\nSEBAB\nTanggul jebol\n\nDAMPAK \nWarga terdampak : 399 kk / 1.176 jiwa\nRT 03 : 89 \nRT 04 : 120\nRT 05 : 103\nRT 06 : 5\nRT 07 : 15\nRT 09 : 4\nRT 11 : 9\n\nPengungsi 75 kk\nBalaidesa Tembok Banjaran \nDukuh Pejagan.\n\nUPDATE UPAYA PENANGANAN\nTim Bpbd Kab.Tegal, bersama warga dan relawan membantu kegiatan Dapur Umum Mandiri guna pengungsian di Balaidesa Tembok Banjaran.\nMendistribusikan kasur guna tempat tidur warga yang mengungsi.\n\nKONDISI TERKINI :\nAir masing menggenang\n","Tembok Banjaran","Adiwerna","BPBD Kab. Tegal","","","",""],
    [36,"536","3/3/2023","Maret","33.20","Jepara","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 2 Maret 2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Bondo\n\nSEBAB\nTanggul jebol di sungai Bondo\n\nDAMPAK\n1. Pemukiman warga terdampak di dua RT :\nRT 02 RW 04 ketinggian air ± 80 cm\nRT 03 RW 04 \n2. Sawah Terdampak  ±50 H\n\nUPAYAPENANGANAN\nTRC Kab. Jepara melakukan pengumpulan data terdampak banjir;\nMemberikan himbauan kepada masyarakat agar mengungsi untuk sementara jika terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi serta durasi yang cukup lama.\n","Bondo, Sumberrejo, Bumiharjo","Donorojo, Keling","BPBD Kab. Jepara","","","",""],
    [37,"537","3/3/2023","Maret","33.74","Kota Semarang","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 2 Maret 2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nJl. Irigasi RT.01 RW.01 Kel. Mangkang Kulon Kec. Tugu\n\nSEBAB\nTanggul jebol di DAS Plumbon mangkang Kulon\n\nDAMPAK\nRumah terdampak : 20 rumah\nWarga terdampak : 35 KK/86 Jiwa\n\nUPAYAPENANGANAN\nTRC Kota Semarang melakukan pemantauan di wilayah terdampak banjir;\nMemberikan himbauan kepada masyarakat agar mengungsi untuk sementara jika terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi serta durasi yang cukup lama.\n","Mangkang Kulon","Tugu","BPBD Kota Semarang","","","",""],
    [38,"538","3/3/2023","Maret","33.17","Rembang","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 2 Maret  2023\n\nLOKASI KEJADIAN\n1. KECAMATAN KALIORI\nDesa Pengkol\n2. KECAMATAN SARANG\nDesa Gonggang\nDesa Sumbermulyo\nDesa Kalipang\nDesa Bajingjowo\n\nSEBAB\nLuapan Sungai Desa Pengkol dan penyumbatan tumpukan sampah\nLimpasan Bendungan Lodan\n\nDAMPAK \n1. KECAMATAN KALIORI  \n- DESA PENGKOL \nWarga terdampak : 5 KK\nJalan Desa tergenang air -/+50 cm\n2. KECAMATAN SARANG\na. DESA GONGGANG        \nWarga terdampak 300 KK\nRA/MI/MTS AL JAHILIYAH tegenang air\n40 ha area persawahan terendam    \nb. DESA KALIPANG       \nWarga terdampak 79 KK\n30 ha area persawahan terendam\nc. DESA SUMBERMULYO        \nWarga terdampak 77 KK\nTK Masyithoh dan jalan desa sepanjang -/+ 1 km tergenang\n5 ha area persawahan terendam air    \nd. DESA BAJINGJOWO\n- Warga terdampak 23 KK\n","Pengkol, Gonggang, Sumbermulyo, Kalipang, Bajingjowo","Kaliori, Sarang","BPBD Kab. Jepara","","","",""],
    [39,"539","3/3/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus.\nKecamatan Jakenan.\nKecamatan Pati. \nKecamatan Margoyoso.\nKecamatan Batangan.\nKecamatan Juwana.\n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah kabupaten Pati.\n\nDAMPAK:\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari:\nRumah terendam = 135 rumah (160 KK/950 Jiwa)\nRumah terdampak : 760 rumah.\nJalan desa : 3000 m ketinggian 35-60cm\nSekolah : 2 unit \nPengungsi Nihil\nDesa Gempolsari:\nRumah terendam = 83 rumah (158 KK/420 Jiwa)\nRumah terdampak : 75 rumah.\nJalan desa : 2000 m ketinggian 10-25cm\nKeterangan :- Hingga saat ini hujan masih berlangsung dan akses jalan Pati-Gabus sedikit terhambat, karena menutupi jalan dgn ketinggian 5 s/d 25 cm sepanjang 400 meter.\nDesa Mintobasuki:\nRumah terendam : 217.\nJumlah Warga terdampak: 253 KK/668 Jiwa. \nSekolah : 1 unit.\nJalan desa : 1560 m ketinggian 0-52 cm\nKeterangan :* Hingga saat ini curah hujan masih tinggi *Debit air Naik 10 cm semula 43 cm menjadi 53 cm.\nDesa Tanjang:\nRumah = 150 rumah 156 KK/196 Jiwa\nJalan Desa : 1500 meter, kedalaman 30 cm s/d 55 cm.\nPekarangan : Hampir semua.\nSawah : + 150 hektar.\nKeterangan :- Ketinggian air 30 s/d 55cm.\nDesa Babalan:\nRumah terendam air : 40 rumah (40 KK, 139 Jiwa)\nJalan desa: 750 m ketinggian 5-15 cm.\nKeterangan :- Hingga saat ini ketinggian air meningkat  sekitar s/d 15 cm\nDesa Kosekan\nRumah : 74 rumah (112KK/264 jiwa) \nJalan desa: 2000 m ketinggian 0-43cm.\nKeterangan :- Ketinggian air naik 3 cm.\nDesa Pantireto\nRumah terendam : 35 rumah (65KK/196 jiwa)\nRumah Terdampak : 40 rumah\nJalan desa: 2000 m ketinggian 10-40cm.\nKecamatan Jakenan.\na. Desa Kedungmulyo, \nRumah Terdampak 136 (171kk/393jiwa).\nKetinggian air dalam rumah : 5 - 70 cm.\nSawah terendam : 59 Ha.\nKaras : 25 Ha.\nMasjid / mushola : 2 unit.\nJalan desa : 800 m.\nPengungsi Nihil\nb. Desa Tondomulyo,\n265 rumah tergenang 5-70 cm (280 KK/ 695 Jiwa) \nSekolah : 1 unit\nSawah 227 ha, \nJalan desa 800 meter\nPengungsi Nihil\nc.  Desa Karangrowo:\nRumah Terendam 276 (308kk/956jiwa).\nKetinggian air dalam rumah : 5 - 80 cm.\nSawah terendam : 136 Ha.\nKaras : 25 Ha.\nMasjid / mushola : 3 unit.\nJalan desa : 5.500 m\nSekolah : 2 Unit. \nPengungsi Nihil.\nd. Desa Ngastorejo:\nRumah Terendam : 248 (290KK/790jiwa)\nSekolah dasar : 2 unit.\nSawah :130 Ha.\nPekarangan : 36 ha.\nJalan desa 3,5 km dgn ketinggian air 5 cm s/d 80 cm.\nPengungsi Nihil.\ne. Desa Bungasrejo\nRumah Terendam : 45 (45KK/160jiwa) \nSekolah dasar : 1 unit.\nJalan desa : 700 m.\nPengungsi Nihil.\nf. Desa Glonggong\nRumah Terendam : 90 (105KK/250jiwa)\nSekolah dasar : 1 unit.\nSekolah TK :1 unit.\nSawah :121 Ha\nDAMPAK:\n3.   Kecamatan Pati.\nDesa Mustokoharjo:\nRumah terdampak : 207 rumah (KK/Jiwa : 251/713)\nMusola: 1 unit.\nJalan desa : 1250 meter.\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap\nDesa Widorokandang:\nRumah terdampak : 115 rumah (KK/Jiwa : 270/920)\nJalan desa : 1,3 km ketinggian 0-70 cm\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap\nDesa Purworejo\nRumah terdampak : 55 rumah KK/Jiwa : 103/263.\nSawah: 200 Ha\nJalan desa : 3 km ketinggian 45-90 cm\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air naik 10 Cm\nDesa Sinoman\nRumah terdampak : 35 rumah KK/Jiwa:60/150\npekarangan : ketinggian air  20 cm.\nPertanian : 150 Ha\nJalan desa : 1500 m ketinggian 10-30 cm\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap\ne.   Desa Gajahmati:\nRumah tergenang: 28 unit KK/Jiwa: 36/108.\nKetinggian air 5-30 cm. \nJalan desa : 600 m ketinggian 10-50 cm.\nPengungsi : 6KK, 19 Jiwa ( mengungsi di pengungsian dirumah panggung Ds. Gajahmati)\n\n f.   Desa Sugihharjo\nJalan desa : 500 m ketinggian 5-15 cm\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap\n\n4. Kecamatan Batangan.\na. Desa Ketitangwetan:\nRumah terendam : 250 unit (700kk/2100jiwa).\nJalan desa :  1000 Meter  ketinggian 10 s/d 30 cm;\nJalan raya : 250 m ketinggian air 10 cm\nKeterangan: Sampai saat ini ketinggian air tetap\n5. Kecamatan Margoyoso\nDesa Langgenharjo \nRumah terendam = 30 rumah (42KK/126 jiwa) ketinggian ± 2-10 cm\nTambak 10 ha\nJalan desa 500 m, ketinggian 5-30 cm.\nKeterangan : Ketinggian air rata rata  bertambah  2-10 cm\n\n6.  Kecamatan Juwana.\nDesa Bumirejo\nRumah terendam = 242 rumah (330KK/636 jiwa)\nketinggian ± 5 cm - 40 cm\nJalan desa 1200 meter ketinggian 10-45 cm\nPengungsi = Di Balai Desa = 2 kk, 7 Jw\n\nDesa Doropayung\nTerendam : 337 rumah ; terdiri dari 433 KK ; dengan jumlah jiwa 1,229\nJalan desa: 5450 m ketinggian 5-100 cm\nPengungsi :  1). Di Balai Desa = 15 KK 42 JW 2). SS Mamura Rt 5 = 14 KK, 35 JW 3). Musholla = 5 KK, 11 Jw 4). Rumah Saudara = 84 KK, 309 Jw\nDesa Gadingrejo,\n89 rumah tergenang (125 kk/365 jiwa) \npekarangan 6,5 ha, \ntambak 50 ha, \njalan desa 5000 meter ketinggian 5-50cm\nDesa Tluwah,\n30 rumah tergenang (33 KK/72 Jiwa)\nJalan desa : 550 m ketinggian air 5-45 cm;\nDesa KedunPancing, \n95 rumah tergenang (125 KK/ 165 Jiwa)\npekarangan 2 ha,\nJalan / gang desa 450 meter dgn ketinggian air 10 cm s/d 70 cm\nDesa Jepuro,\n13 rumah tergenang (32 KK/130 Jiwa)\nKetinggian air 5-15cm\nFasilitasi umum 1\npekarangan 120 ketinggina 5-20 cm;\nJalan desa 200 m, ketinggian 5-30 cm\ng.     Desa Kauman\n9 rumah tergenang \nKetinggian air 5-15cm\nFasilitasi umum 1\npekarangan 250 ketinggina 5-25cm;\nJalan desa 200 m, ketinggian 5-30 cm\nh.    Desa Kudukeras\n14 rumah tergenang (14KK/40jiwa)\nKetinggian air 20-40cm\nTambak 3 m ketinggina 5-40cm;\nJalan desa 30 m, ketinggian 5-40 cm\n\nUPAYA PENANGANAN\nMelaksanakan Assesment untuk keperluan kaji cepat.\nMenggerakan Relawan BPBD di Kab Pati, untuk melaksanakan Asessment;\nMelaksanakan evakuasi bila dibutuhkan\nFasilitas Kesehatan dari Dinkes Kab. Pati sudah mulai siaga 1.\n","Banjarsari, Gempolsari, Mintobasuki, Tanjang, Babalan, Kosekan, Pantirejo, Kedungmulyo, Tondomulyo, Karangrowo, Ngastorejo, Bungasrejo, Glonggong, Mustokoharjo, Widorokandang, Purworejo, Sinoman, Gajahmati, Sugiharjo, Ketitangwetan, Langgenharjo, Bumirejo, Doropayung, Gadingrejo, Tluwah, Kedungpancing, Jepuro, Kauman, Kudukeras","Gabus, Jakenan, Pati, Margoyoso, Batangan, Juwana","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [40,"540","3/3/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSenin, 27 Februari 2023, pukul 14.00-17.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo dan Jekulo\n\nSEBAB\nPeningkatan debit air Sungai Juana, Sungai JU1, Sungai Bakinah, S. Jumirah, Sungai Piji, Sungai Dawe Antrian aliran air Sungai Juana\n\nAKIBAT\nSungai Juana tidak mampu menampung.\n\nDAMPAK \nJumlah Terdampak : 7.716 KK 25.280 Jiwa Jumah Rumah Tergenang : 1.755 KK Jumlah Persawahan tergenang : 4.724 Ha Jumlah Pengungsi : 106 KK dan 396 Jiwa (99 laki-laki, 142 wanita, 17 remaja, 149 dewasa, 38 lansia, 23 balita dan 64 anak)\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Kudus bersama Unsur Jajaran terkait berkoordinasi guna menentukan langkah penangan selanjutnya yang rencana Bulan Maret 2023 BBWS akan menormalisasi Sungai JU1;\nBeberapa Pintu Air (di  wilayah Undaan  dan Jati di buka) dan dialirkan ke Sungai Wulan dengan lancar untuk mengurangi ketinggian debit Air dan genangan;\nMelakukan pemantauan Ketinggian Air melalui TMA / Tinggi Muka Air;\nPendirian Dapur Umum;\nPemberian perahu untuk akses sekolah.\n\nKONDISI TERKINI:\nKondisi air naik di wilayah Jati Wetan, Tanjung Karang, Jetis Kapuan, Kec. Jati, Desa Ngemplak, Desa Karangrowo, Kec. Undaan dan Desa Payaman, Desa Golan Tepus, Kec. Mejobo.\nInfo baru sungai wulan naik, pintu ditutup sementara di pintu kencing 2;\nMelanjutkan kerja bakti di Desa Rahtawu sekitar makam lokojoyo (Banjir lumpur);\nKemacetan arus lalu lintas sepanjang 4 KM yang disebabkan jalan tanjung karang yang tergenang air\n","Jatiwetan, tanjungkarang, Jetis Kapuan, Golantepus, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Payaman, Golantepus","Jati, Undaan, Mejobo","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [41,"541","3/3/2023","Maret","33.10","Klaten","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 3 Maret 2023 pukul 12.15 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDk. Jeto RT 29/RW 19 Desa Gaden Kec. Trucuk\n\nSEBAB\nLahan Kritis, Lereng Curam\n\nDAMPAK \nTebing Sungai Kalikuning longsor dengan kerugian ditafsir ± Rp. 72.000.000;\n1 rumah warga terancam.\n\nUPAYA PENANGANAN\nTRC PB BPBD Kab. Klaten mendatangi lokasi melakukan Assesment;\nTim BPBD Kab. Klaten melakukan koordinasi dengan relawan relawan di beberapa kecamatan Kab.Klaten untuk memberikan informasi kebencanaan dan untuk melakukan pemantauan di wilayah masing-masing\n","Gaden","Trucuk","BPBD Kab. Klaten","","","",""],
    [42,"542","3/3/2023","Maret","33.22","Semarang","1","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 3 Maret 2023, pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Tekelan RT 03 RW 17 Desa Bator Kec Getasan\n\nSEBAB\nAkibat curah hujan tinggi selama 3 jam di Getasan\nPondasi talud yang kurang kuat penopang/senderannya\n\nDAMPAK \nTalud sepanjang 20 m, tinggi 6 m longsor\nMenimpa rumah Bp. Warno (53 th), kondisi rusak berat.\nBerdampak pada hajatan warga yang mengakibatkan beberapa warga mengalami luka-luka (ibu Siyem: LB, Ginem: LB, Siyam: LS, Sukinem: LS, Ngatinah: LS, Paikok: LR, Suminem: LR dan Kamsinem: LR)  \n2. Taksiran Kerugian : ± 50 Juta\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab Semarang, Dinas Kesehatan, OPD teknis bersama jajaran terkait melakukan upaya penanganan korban serta mendatangkan alat berat.\nMemberikan bantuan logistik dan melakukan pembersihan material rumah, serta menutup terpal untuk antisipasi longsor susulan.\n","Bator","Getasan","BPBD Kab. Semarang","","","",""],
    [43,"543","3/3/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSenin, 27 Februari 2023, pukul 14.00-17.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo dan Jekulo\n\nSEBAB\nPeningkatan debit air Sungai Juana, Sungai JU1, Sungai Bakinah, S. Jumirah, Sungai Piji, Sungai Dawe Antrian aliran air Sungai Juana\n\nAKIBAT\nSungai Juana tidak mampu menampung.\n\nDAMPAK \nJumlah Terdampak : 7.716 KK 25.280 Jiwa Jumah Rumah Tergenang : 1.755 KK Jumlah Persawahan tergenang : 4.724 Ha Jumlah Pengungsi : 106 KK dan 396 Jiwa (99 laki-laki, 142 wanita, 17 remaja, 149 dewasa, 38 lansia, 23 balita dan 64 anak)\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Kudus bersama Unsur Jajaran terkait berkoordinasi guna menentukan langkah penangan selanjutnya yang rencana Bulan Maret 2023 BBWS akan menormalisasi Sungai JU1;\nBeberapa Pintu Air (di  wilayah Undaan  dan Jati di buka) dan dialirkan ke Sungai Wulan dengan lancar untuk mengurangi ketinggian debit Air dan genangan;\nMelakukan pemantauan Ketinggian Air melalui TMA / Tinggi Muka Air;\nPendirian Dapur Umum;\nPemberian perahu untuk akses sekolah.\n\nKONDISI TERKINI:\nKondisi air naik di wilayah Jati Wetan, Tanjung Karang, Jetis Kapuan, Kec. Jati, Desa Ngemplak, Desa Karangrowo, Kec. Undaan dan Desa Payaman, Desa Golan Tepus, Kec. Mejobo.\nInfo baru sungai wulan naik, pintu ditutup sementara di pintu kencing 2;\nMelanjutkan kerja bakti di Desa Rahtawu sekitar makam lokojoyo (Banjir lumpur);\nKemacetan arus lalu lintas sepanjang 4 KM yang disebabkan jalan tanjung karang yang tergenang air\n","Jatiwetan, tanjungkarang, Jetis Kapuan, Golantepus, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Payaman, Golantepus","Jati, Undaan, Mejobo","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [44,"544","3/3/2023","Maret","33.14","Sragen","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 2 Maret  2023, pukul 19.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Pringanom Kec. Masaran\nDesa Gedongan, Desa Gentan Banaran, Desa Karanganyar, Kec. Plupuh\nDesa Pandak, Desa Gabusan, Desa Sribit Kec. Sidoharjo\nDesa Kecik, Desa Padas, Desa Gawan, Desa Pengkol Kec. Tanon\nDesa Tangkil Kec. Sragen.\nDesa Newung Kec. Sukodono\nDesa Cemeng, Desa Banaran Kec. Sembung Macan\n\nSEBAB\nHujan intensitas tinggi menyebabkan DAS Bengawan Solo meluap\n\nDAMPAK \nDs. Pringanom : Dk. Sari RT.05, RT. 06 terdampak 12 KK/43 Jiwa, ketinggian air 20-30 cm\nGedongan : Dk. Butuh Dk. Gedongan RT.4,5,6,7,8,9 terdampak 400 KK/1200 Jiwa, ketinggian air 30-100 cm\nDk Jagan Ds Gentan Banaran 30 Jiwa, ketinggian air 10-40 cm\nDk. Dukuh dan Padas, Karanganyar area terdampak persawan, ketinggian air 30 cm\nDesa Pandak : warga terdampak 2015 Jiwa, area persawahan 18 Ha\nDk. Tambak RT.12 dan RT.13 : terdampak 405 Jiwa\nDk. Sembukan, Dk. Newung, Dk. Cermo, Dk. Sribit : Terdampak 456 Jiwa\nDs. Kecik dan Padas : terdampak 3666 Jiwa ketinggian air 50-70 cm\nDAMPAK \nDs. Gawan, Ds. Pengkol : terdampak banjir 432 Jiwa, ketinggian air 50-70 cm\nAkumulasi :\n     -  Terdampak banjir di 8 Kecamatan, 16 Desa\n     -  Rumah Warga 995 unit\n     -  Fasiltas Pendidikan 10 unit\n     -  Fasilitas Kesehatan 2 unit\n     -  Fasilitas Umum (Masjid) 16 unit\n     -  Jembatan 10 unit\n     -  Persawahan ± 1203 Ha\n     -  Total Jumlah terdampak 11.185 Jiwa\n\nUPDATE KONDISI SAAT INI\nWilayah yang masih tergenang banjir di Desa Gabusan, Pandak\nWilayah lain sudah mulai surut\n\nHari ini Jum’at 3 Maret 2023 Pukul 07.00 WIB Bupati Sragen, BPBD Kab Sragen bersama Forkompimda memberikan bantuan di Desa Patihan Kec. Sidoharjo berupa sembako, beras dll\n\nDAPUR UMUM\nPos Komando dapur umum ada di BPBD Kab Sragen\nDapur umum untuk pemenuhan kebutuhan warga ada di masing-masing kecamatan\n\n","Pringanom, Gentan Banaran, Gedongan, Karanganyar, Pandak, Gabusan, Sribit, Kecik, Padas, Gawan, Pengkol, Tangkil, Newung, Cemeng, Banaran","Masaran, Plupuh, Sidoharjo, Tanon, Sragen, Sukodono, Sambungmacan, Ngrampal","BPBD Kab. Sragen","","","",""],
    [45,"545","3/3/2023","Maret","33.20","Jepara","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSenin, 28 Februari 2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Sowan Kidul, Kec. Kedung\nDesa Batukali Kec. Kalinyamatan\n\nSEBAB\nPendangkalan Sungai Gawe yang semakin meningkat\nDebit Air Sungai Gawe meningkat sehingga air yang melewati pintu pembuangan tidak dapat keluar\n\nDAMPAK\nDesa Sowan Kidul, Kec. Kedung, Jepara - Warga terdampak 1019 Jiwa (317 KK).\nDesa Batukali Kec. Kalinyamatan, Jepara - Warga terdampak 135 Jiwa (51 KK) - Persawahan ± 320 ha.\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nAktivasi Posko Lapangan (Poslap) dan Mendirikan DU.\nApabila kondisi cuaca membaik hingga besok maka Poslap dan DU akan ditutup pada Sabtu 04 Maret 2023 Sore.\n\n","Sowan Kidul, Batukali","Kedung, Kalinyamatan","BPBD Kab. Jepara","","","",""],
    [46,"546","3/3/2023","Maret","33.76","Kota Tegal","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 2 Maret  2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Margana\nKecamatan Tegal Barat \n\nSEBAB\nLuapan Air Sungai Kemiri karena di hulu curah hujan tinggi\n\nDAMPAK \nKel. Sumurpanggang Kec. Margadana : \n700 rumah terendam (931KK/2.964 Jiwa)\nPengungsi 100 jiwa\nKel. Kalinyamat Kulon Kec. Margadana :\n123 rumah terendam (226KK/967Jiwa)\n1 tempat ibadah\nKel. Margadana Kec. Margadana :\n7 rumah terendam (12KK/37Jiwa)\nKel. Krandon Kec. Margadana :\n592 rumah terendam (2.620KK/967 Jiwa)\nPengungsi 29 jiwa\nKel. Pesurungan Lor Kec. Margadana :\n1 sekolah terdampak\n\nPENGUNGSIAN\nPengungsian semakin berkurang ± 100 jiwa tersebar di 5 titik, karena air semakin surut.\nUPDATE UPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kota Tegal bersama jajaran terkait masih mendistribusikan logistik.\n6 titik Pos DU masih aktif.\nBPBD bersama relawan gabungan masih memantau kondisi TMA.\nMemberikan sosialisasi kepada warga untuk tetap waspada dan selalu siaga mengingat puncak musim hujan masih berlangsung.\n\nPANTAUAN TERKINI \nDari hasil pantauan pada 3 Maret 2023, pkl. 11.30 WIB genangan Air mulai surut. Sehingga esok hari warga yang mengungsi sebagian kembali kerumah masing-masing.\n\n\n","Sumurpanggang, Kalinyamat Kulon, Margadana, Krandon, Pesurungan Kidul","Margadana, Tegal Barat","BPBD Kota Tegal","","","",""],
    [47,"547","3/3/2023","Maret","33.28","Tegal","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nRabu, 1 Maret  2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Tembok Banjaran Kec. Adiwerna Kab.Tegal\n\nSEBAB\nAkibat curah hujan tinggi pada 1 Maret 2023 mengakibatkan Tanggul Sungai Banjaran jebol\n\nDAMPAK \nWarga terdampak : 399 kk / 1.176 jiwa\n\nPENGUNGSI \nPengungsi awal 75 jiwa di 2 titik (Baldes Tembok Banjaran & Dkh. Pejagan).\nKarena genangan air berangsur surut, kini pengungsi tinggal 30 jiwa\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nDapur Umum Mandiri beroperasi untuk supply warga di Balaidesa Tembok Banjaran.\nPelayanan kesehatan warga terdampak dari Dinas Kesehatan\n\nKONDISI TERKINI :\nAir berangsur surut\n","Tembok Banjaran","Adiwerna","BPBD Kab. Tegal","","","",""],
    [48,"548","3/3/2023","Maret","33.17","Rembang","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nKaWAKTU KEJADIAN\nKamis, 2 Maret  2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nKec. Kaliori dan Kec. Sarang\n\nSEBAB\nLuapan Sungai Desa Pengkol dan penyumbatan tumpukan sampah\nLimpasan Bendungan Lodan\n\nDAMPAK\nMenggenangi lahan pertanian ± 45 Ha.\nPemukiman warga di 2 Kecamatan/5 Desa terendam.\nWarga terdampak ± 464 KK.\nGenangan air semula rata-rata 50 cm ±\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nBPBD Kab. Rembang bersama Jajaran terkait bersama warga dan relawan gabungan membersihkan sumbatan sampah yang ada di Sungai Pengkol.\nMenghimbau warga agar tidak membuang sampah sembarangan, serta untuk selalu waspada dan siaga bila terdapat curah hujan yang tinggi\n\nKONDISI TERKINI\nGenangan air sudah surut, esok hari akan dilakukan kerjabakti warga untuk membersihkan lumpur sisa banjir.\n","Pengkol, Gonggang, Sumbermulyo, Kalipang, Bajingjowo","Kaliori, Sarang","BPBD Kab. Jepara","","","",""],
    [49,"549","3/3/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus.\nKecamatan Jakenan.\nKecamatan Pati. \nKecamatan Margoyoso.\nKecamatan Batangan.\nKecamatan Juwana.\n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah kabupaten Pati.\n\nDAMPAK:\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari:\nRumah terendam = 135 rumah (160 KK/950 Jiwa)\nRumah terdampak : 760 rumah.\nJalan desa : 3000 m ketinggian 35-60cm\nSekolah : 2 unit \nPengungsi Nihil\nDesa Gempolsari:\nRumah terendam = 83 rumah (158 KK/420 Jiwa)\nRumah terdampak : 75 rumah.\nJalan desa : 2000 m ketinggian 10-25cm\nKeterangan :- Hingga saat ini hujan masih berlangsung dan akses jalan Pati-Gabus sedikit terhambat, karena menutupi jalan dgn ketinggian 5 s/d 25 cm sepanjang 400 meter.\nDesa Mintobasuki:\nRumah terendam : 217.\nJumlah Warga terdampak: 253 KK/668 Jiwa. \nSekolah : 1 unit.\nJalan desa : 1560 m ketinggian 0-52 cm\nKeterangan :* Hingga saat ini curah hujan masih tinggi *Debit air Naik 10 cm semula 43 cm menjadi 53 cm.\nDesa Tanjang:\nRumah = 150 rumah 156 KK/196 Jiwa\nJalan Desa : 1500 meter, kedalaman 30 cm s/d 55 cm.\nPekarangan : Hampir semua.\nSawah : + 150 hektar.\nKeterangan :- Ketinggian air 30 s/d 55cm.\nDesa Babalan:\nRumah terendam air : 40 rumah (40 KK, 139 Jiwa)\nJalan desa: 750 m ketinggian 5-15 cm.\nKeterangan :- Hingga saat ini ketinggian air meningkat  sekitar s/d 15 cm\nDesa Kosekan\nRumah : 74 rumah (112KK/264 jiwa) \nJalan desa: 2000 m ketinggian 0-43cm.\nKeterangan :- Ketinggian air naik 3 cm.\nDesa Pantireto\nRumah terendam : 35 rumah (65KK/196 jiwa)\nRumah Terdampak : 40 rumah\nJalan desa: 2000 m ketinggian 10-40cm.\nKecamatan Jakenan.\na. Desa Kedungmulyo, \nRumah Terdampak 136 (171kk/393jiwa).\nKetinggian air dalam rumah : 5 - 70 cm.\nSawah terendam : 59 Ha.\nKaras : 25 Ha.\nMasjid / mushola : 2 unit.\nJalan desa : 800 m.\nPengungsi Nihil\nb. Desa Tondomulyo,\n265 rumah tergenang 5-70 cm (280 KK/ 695 Jiwa) \nSekolah : 1 unit\nSawah 227 ha, \nJalan desa 800 meter\nPengungsi Nihil\nc.  Desa Karangrowo:\nRumah Terendam 276 (308kk/956jiwa).\nKetinggian air dalam rumah : 5 - 80 cm.\nSawah terendam : 136 Ha.\nKaras : 25 Ha.\nMasjid / mushola : 3 unit.\nJalan desa : 5.500 m\nSekolah : 2 Unit. \nPengungsi Nihil.\nd. Desa Ngastorejo:\nRumah Terendam : 248 (290KK/790jiwa)\nSekolah dasar : 2 unit.\nSawah :130 Ha.\nPekarangan : 36 ha.\nJalan desa 3,5 km dgn ketinggian air 5 cm s/d 80 cm.\nPengungsi Nihil.\ne. Desa Bungasrejo\nRumah Terendam : 45 (45KK/160jiwa) \nSekolah dasar : 1 unit.\nJalan desa : 700 m.\nPengungsi Nihil.\nf. Desa Glonggong\nRumah Terendam : 90 (105KK/250jiwa)\nSekolah dasar : 1 unit.\nSekolah TK :1 unit.\nSawah :121 Ha\nDAMPAK:\n3.   Kecamatan Pati.\nDesa Mustokoharjo:\nRumah terdampak : 207 rumah (KK/Jiwa : 251/713)\nMusola: 1 unit.\nJalan desa : 1250 meter.\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap\nDesa Widorokandang:\nRumah terdampak : 115 rumah (KK/Jiwa : 270/920)\nJalan desa : 1,3 km ketinggian 0-70 cm\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap\nDesa Purworejo\nRumah terdampak : 55 rumah KK/Jiwa : 103/263.\nSawah: 200 Ha\nJalan desa : 3 km ketinggian 45-90 cm\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air naik 10 Cm\nDesa Sinoman\nRumah terdampak : 35 rumah KK/Jiwa:60/150\npekarangan : ketinggian air  20 cm.\nPertanian : 150 Ha\nJalan desa : 1500 m ketinggian 10-30 cm\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap\ne.   Desa Gajahmati:\nRumah tergenang: 28 unit KK/Jiwa: 36/108.\nKetinggian air 5-30 cm. \nJalan desa : 600 m ketinggian 10-50 cm.\nPengungsi : 6KK, 19 Jiwa ( mengungsi di pengungsian dirumah panggung Ds. Gajahmati)\n\n f.   Desa Sugihharjo\nJalan desa : 500 m ketinggian 5-15 cm\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap\n\n4. Kecamatan Batangan.\na. Desa Ketitangwetan:\nRumah terendam : 250 unit (700kk/2100jiwa).\nJalan desa :  1000 Meter  ketinggian 10 s/d 30 cm;\nJalan raya : 250 m ketinggian air 10 cm\nKeterangan: Sampai saat ini ketinggian air tetap\n5. Kecamatan Margoyoso\nDesa Langgenharjo \nRumah terendam = 30 rumah (42KK/126 jiwa) ketinggian ± 2-10 cm\nTambak 10 ha\nJalan desa 500 m, ketinggian 5-30 cm.\nKeterangan : Ketinggian air rata rata  bertambah  2-10 cm\n\n6.  Kecamatan Juwana.\nDesa Bumirejo\nRumah terendam = 242 rumah (330KK/636 jiwa)\nketinggian ± 5 cm - 40 cm\nJalan desa 1200 meter ketinggian 10-45 cm\nPengungsi = Di Balai Desa = 2 kk, 7 Jw\n\nDesa Doropayung\nTerendam : 337 rumah ; terdiri dari 433 KK ; dengan jumlah jiwa 1,229\nJalan desa: 5450 m ketinggian 5-100 cm\nPengungsi :  1). Di Balai Desa = 15 KK 42 JW 2). SS Mamura Rt 5 = 14 KK, 35 JW 3). Musholla = 5 KK, 11 Jw 4). Rumah Saudara = 84 KK, 309 Jw\nDesa Gadingrejo,\n89 rumah tergenang (125 kk/365 jiwa) \npekarangan 6,5 ha, \ntambak 50 ha, \njalan desa 5000 meter ketinggian 5-50cm\nDesa Tluwah,\n30 rumah tergenang (33 KK/72 Jiwa)\nJalan desa : 550 m ketinggian air 5-45 cm;\nDesa KedunPancing, \n95 rumah tergenang (125 KK/ 165 Jiwa)\npekarangan 2 ha,\nJalan / gang desa 450 meter dgn ketinggian air 10 cm s/d 70 cm\nDesa Jepuro,\n13 rumah tergenang (32 KK/130 Jiwa)\nKetinggian air 5-15cm\nFasilitasi umum 1\npekarangan 120 ketinggina 5-20 cm;\nJalan desa 200 m, ketinggian 5-30 cm\ng.     Desa Kauman\n9 rumah tergenang \nKetinggian air 5-15cm\nFasilitasi umum 1\npekarangan 250 ketinggina 5-25cm;\nJalan desa 200 m, ketinggian 5-30 cm\nh.    Desa Kudukeras\n14 rumah tergenang (14KK/40jiwa)\nKetinggian air 20-40cm\nTambak 3 m ketinggina 5-40cm;\nJalan desa 30 m, ketinggian 5-40 cm\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nBPBD Kab. Pati telah menyiapkan beberapa prahu untuk antisipasi bila dibutuhkan untuk evakuasi darurat maupun mobilisisai warga kelompok rentan.\nPantauan pada malam hari air semakin surut.\nBPBD Kab. Pati menghimbau warga agar selalu waspada dan siaga, terutama jalur kelistrikan untuk dapat dipindahkan pada ketinggian tembok diatas 1.5 m.\nBerkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk pemeriksaan warga terdampak khususnya pada kelompok rentan.\n","Banjarsari, Gempolsari, Mintobasuki, Tanjang, Babalan, Kosekan, Pantirejo, Kedungmulyo, Tondomulyo, Karangrowo, Ngastorejo, Bungasrejo, Glonggong, Mustokoharjo, Widorokandang, Purworejo, Sinoman, Gajahmati, Sugiharjo, Ketitangwetan, Langgenharjo, Bumirejo, Doropayung, Gadingrejo, Tluwah, Kedungpancing, Jepuro, Kauman, Kudukeras","Gabus, Jakenan, Pati, Margoyoso, Batangan, Juwana","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [50,"550","3/3/2023","Maret","33.01","Cilacap","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 3 Maret 2023, pukul 18.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Melewung, RT 03/RW 02,Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja.\n\nSEBAB\nKontruksi rumah yang mepet dengan tebing;\nPondasi tebing yang sudah retak.\n\nDAMPAK \nMaterial longsor menimpa rumah (konstruksi permanen ukuran 6m x 8m);\n1 rumah rusak ringan.\n\nUPAYA PENANGANAN\nCek lokasi bersama Forkopimcam Wanareja dan Perangkat Desa Tarisi untuk pendataan;\nKerja bakti pembersihan material longsoran oleh warga masyarakat;\nMenghimbau pemilik tanah kebun untuk merapihkan saluran drainase di atas tebing sehingga aliran air hujan tidak mengalir liar;\nMenghimbau warga masyarakat untuk waspada dan berhati-hati karena potensi cuaca ekstrem masih dimungkinkan terjadi.\n","Tarisi","Wanareja","BPBD Kab. Cilacap","","","",""],
    [51,"551","3/3/2023","Maret","33.21","Demak","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 3 Maret 2023, pukul 10.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Ketanjung Kecamatan Karanganyar\n\nSEBAB\nCurah hujan yang tinggi mulai hari rabu 1 maret 2023 sampai dengan kamis 2 maret 2023 menyebabkan kali kencing meluap dan debit sungai wulan tinggi,mengakibatkan  ketinggian air naik\n\nDAMPAK \nDesa ketanjung \nJalan tergenang 30-120cm\nWarga terdampak 716KK, 2,433 Jiwa \n2. Desa Wonorejo \nDukuh Kedungbanteng rw1,rw2 dan rw 3 jalan tergenang 20-30cm  \nRumah terdampak 150\n\nUPAYA PENANGANAN\nPetugas TRC Kab. Demak melakukan Assesment ke lokasi terdampak bencana \nPenyerahan Karung Zak di Desa Ketanjung \nKerja Bakti peninggian tanggul kiri Kali Wulan bersama Muspika dan masyarakat \n","Ketanjung, Wonorejo","Karanganyar","BPBD Kab. Demak","","","",""],
    [52,"552","3/3/2023","Maret","33.21","Demak","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 3 Maret 2023, pukul 10.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Ketanjung Kecamatan Karanganyar\n\nSEBAB\nCurah hujan yang tinggi mulai hari rabu 1 maret 2023 sampai dengan kamis 2 maret 2023 \n\nDAMPAK \nTanggul kanan kali wulan tepatnya di RT 01 RW 01 sebelah pintu pembuangan air di Desa Ketanjung mengalami longsor/slending, dengan panjang longsor 15m, lebar 3m dan kedalaman 4m.\n\nUPAYA PENANGANAN\nPetugas TRC Kab. Demak melakukan Assesment ke lokasi terdampak bencana \nMasih  dalam Penanganan oleh BBWS \nKerja bakti oleh masyarakat \n\n\n\n\n","Ketanjung","Karanganyar","BPBD Kab. Demak","","","",""],
    [53,"553","3/4/2023","Maret","33.03","Purbalingga","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSabtu 4 Maret 2023, pukul 11.16 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDukuh Serang Lor Ds. Serang RT 07/RW 02 Kec. Karangreja.\n\nSEBAB\nHujan lebat disertai angin kencang\n\nDAMPAK \n4 rumah rusak ringan\n2 rumah rusak berat\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Purbalingga Melakukan Asessment Di Lokasi Kejadian;\nBPBD Purbalingga masih melakukan pendataan terdampak di lokasi kejadian. \n\n\n","Serang","Karangreja","BPBD Kab. Purbalingga","","","",""],
    [54,"554","3/4/2023","Maret","33.17","Rembang","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 4 Maret 2023, pukul 13.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Rembang\nDukuh Gandik, Nglempung, Desa Gedangan\nDesa Tireman\n\nSEBAB\nSaluran air tersumbat\n\nDAMPAK \n86 KK terdampak banjir \nKetinggian air 50 – 60 cm\n38 Sak Gabah hanyut\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Rembang mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan assesment kejadian dan menyusuri rumah warga yang terdampak banjir apabila perlu dilakukan evakuasi;\nBPBD Rembang menebang pohon yang roboh akibat hujan deras tersebut.- Menghubungi PLN untuk memutus arus listrik.\nBerkoordinasi dengan relawan (PMI, PPNI, Basarnas) untuk bersama-sama turun ketempat lokasi banjir;\nBerkoordonisasi dengan perangkat desa setempat;\nBerkoordinasi dengan ANNIDA, PMI, Pramuli dan Bapena untuk membagikan nasi bungkus sebanyak 500 bungkus kepada warga terdampak bencana.\n","Gedangan, Treman","Rembang","BPBD Kab. Rembang","","","",""],
    [55,"555","3/4/2023","Maret","33.17","Rembang","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 4 Maret 2023, pukul 13.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Kerep, Kecamatan Sulung\n\nSEBAB\nHujan lebat disertai angin kencang\n\nDAMPAK \n1 Rumah rusak berat\n1 rumah rusak ringan, dan\n1 kandang sapi roboh\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Rembang mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan assesment kejadian dan menyusuri rumah warga yang terdampak banjir apabila perlu dilakukan evakuasi;\nBPBD Rembang menebang pohon yang roboh akibat hujan deras tersebut.- Menghubungi PLN untuk memutus arus listrik.\nBerkoordinasi dengan relawan (PMI, PPNI, Basarnas) untuk bersama-sama turun ketempat lokasi banjir;\nBerkoordonisasi dengan perangkat desa setempat;\n\n\n","Kerep","Sulung","BPBD Kab. Rembang","","","",""],
    [56,"556","3/4/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDi 5 Kecamatan, yakni Kecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Kaliwungu dan Gebog\n\nSEBAB\nAdanya peningkatan debit air Sungai Juana, Sungai JU1, Sungai Bakinah, S. Jumirah, Sungai Piji, Sungai Dawe Antrian aliran air Sungai Juana yang dikarenakan curah hujan tinggi di Kab. Kudus\n\nAKIBAT\nSungai Juana da beberapa sungai lainnya meluap.\n\nDAMPAK \nUnit Rumah tergenang : 1.977 KK\nLahan Pertanian tergenang : 4.924 Ha\nTotal Warga terdampak ± 7.891 KK (25.805 Jiwa)\n\nLAYANAN KESEHATAN\nPuskesmas Jati\nPuskesmas Ngamplak\nPuskesmas Jepang\nPuskesmas Mejobo\nPENGUNGSIAN\nJumlah Pengungsi : 233 KK dan 471 Jiwa, terdiri dari :\nLaki-laki 181,\nWanita 130,\nRemaja 30,\nDewasa 237,\nLansia 64,\nBalita 32 dan\nAnak-anak 99.\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Payaman (42 Jiwa/19 KK);\nBaldes Gulang (102 Jiwa/95 KK);\nBaldes Jati Wetan (103 Jiwa/35 KK);\nGKMI Tanjung Karang (103 Jiwa/31 KK);\nKlenteng Tanjung Karang (38 Jiwa/11 KK);\nRTQ & Gedung PKK (15 Jiwa/5 KK);\nBaldes karangrowo (68 Jiwa/37 KK);\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Payaman\nBalai Desa Gulung\nBalai Desa Jati Wetan\nGKMI Tanjung Karang\nBalai Desa Ngamplak\nMasjid Baittun Naim Krajan\nLokasi Terdampak\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 300 Ha\nWarga terdampak: 1817 KK/5895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 267 Ha\nWarga terdampak: 287 KK/1187 Jiwa\nRumah tergenang: 267 KK\nPengungsi: 19 KK/42 Jiwa \nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa payaman\nGulung\nSawah terdampak: 13 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nPengungsi: 95 KK/102 Jiwa\nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa Gulung\nKesemabi\nSawah terdampak: 38 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 40 Ha\nGalon Tepus\nSawah terdampak: 7 Ha\nWarga terdampak: 250 KK/861 Jiwa\nRumah tergenang: 50 KK\nPengungsi: 95 KK/102 Jiwa\nJepang\nSawah terdampak: 35 Ha\nHadiwarno\nSawah terdampak: 1 Ha\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nSawah terdampak: 35 Ha\nWarga terdampak: 777 KK/2331 Jiwa\nRumah tergenang: 439 KK\nPengungsi: 35 KK/103 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : Balai Desa Jati wetan\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 1100 KK/3300 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 31 KK/103 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : GKMI Tanjung karang\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 1100 KK/3300 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 42 KK/141 Jiwa\nLokasi DU : GKMI Tanjung karang\nLokasi pengungsian : GKMI Tanjung karang dan Klenteng Tanjung Karang\nDesa Jetis kapuan\nSawah terdampak: 60 Ha\nWarga terdampak: 1054 KK/2912 Jiwa\nRumah tergenang: 15 KK\nPengungsi: 5 KK/15 Jiwa\nLokasi pengungsian: RTQ dan Gedung PKK\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 47 Ha\nPasuruan Lor\nSawah terdampak: 15 Ha\nPasuruan Kidul\nSawah terdampak: 11 Ha\nJepang Pakis\nSawah terdampak: 12 Ha\nLoram Wetan\nSawah terdampak: 7 Ha\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 388 Ha\nWarga terdampak: 900 KK/3500 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nLokasi DU: Balai Desa Ngemplak\nKarangrowo\nSawah terdampak: 434 Ha\nWarga terdampak: 1000 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nPengungsian: 37 KK/86 jiwa\nLokasi Pengungsian: Balai Desa Karangrowo\nLokasi DU: Masjid Baitul Naim Krajan\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 227 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 240 Ha\nWates\nSawah terdampak: 500 Ha\nWonosoco\nSawah terdampak: 287 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 78 Ha\nKalirejo\nSawah terdampak: 35 Ha\nLambangan\nSawah terdampak: 140 Ha\nSambung\nSawah terdampak: 69 Ha\n\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nSawah terdampak: 163 Ha\nBulung Kulon\nSawah terdampak: 59 Ha\nSadang\nSawah terdampak: 60 Ha\nSidomulyo\nSawah terdampak: 100 Ha\nGondoharum\nSawah terdampak: 56 Ha\nFladen\nSawah terdampak: 5 Ha\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan\nSawah terdampak: 78 Ha\nGarung Kidul\nSawah terdampak: 63 Ha\nBanget\nSawah terdampak: 120 Ha\nPrambatan Lor\nSawah terdampak: 1,5 Ha\nBlimbing Kidul\nSawah terdampak: 50 Ha\nKedungdowo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPrambatan Kidul\nSawah terdampak: 8,5 Ha\nGamong\nSawah terdampak: 54 Ha\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nTelah dilakukan koordinasi BPBD Kab. Kudus bersama OPD teknis terkait bersama BBWS, secepatnya akan dilakukan normalisasi Sungai JU1;\nPintu Air (di  wilayah Undaan  dan Jati di buka) masih dialirkan ke Sungai Wulan untuk mengurangi ketinggian debit Air dan genangan;\nAktif melakukan pemantauan Ketinggian Air melalui TMA / Tinggi Muka Air;\nPendirian Dapur Umum di 6 titik: DU Baldes Payaman, DU Masjid Baitun Naim, DU GKMI Tanjung Karang, DU Baldes Jati Wetan, Balai Desa Ngemplak dan DU Baldes Gulang;\nFasilitas Kesehatan ada di 4 puskesmas: Puskesmas Kati, Ngemplak, Jepang, Mejobo;\nFasilitasi perahu karet dan jenis lainya untuk mobilisasi siswa sekolah.\nTim BPBD Kab. Kudus dan unsur terkait masih melakukan upaya pemantauan maupun pendataan warga terdampak.\n","Jatiwetan, tanjungkarang, Jetis Kapuan, Golantepus, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Payaman, Golantepus","Jati, Undaan, Mejobo","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [57,"557","3/4/2023","Maret","33.14","Sragen","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 02 Maret 2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nDi 11 Kecamatan, yakni Kec. Masaran (2 desa), Kec. Plupuh (4 desa), Kec. Sidoharjo (4 desa), Kec.Tanon (4 desa), Kec.Sragen (2 desa), Kec.Sukodono (1 desa), Kec.Sambung Macan (1 desa), dan Kec.Ngrampal (1 desa). \n\nSEBAB\nAkibat luapan DAS Bengawan Solo dan curah hujan tinggi di wilayah Kab. Sragen pada periode 1 s.d 2 Maret 2023\n\nDAMPAK\n11 kecamatan (19 desa), merendam ± 1.010 unit rumah (3.706 KK/11.273 jiwa), ± 1.291 Ha sawah, dan merendam puluhan fasilitas pendidikan, kesehatan serta ibadah.\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nBPBD Kab. Sragen hari ini (4 Maret 2023) melakukan droping air bersih untuk masyarakat terdampak banjir;\nWarga mulai membersihkan sisa material banjiran dibantu puluhan relawan gabungan dan akan dilanjutkan esok 4 Maret 2023;\nPemerintah Kab. Sragen melakukan himbauan warga untuk tetap waspada dan selalu siaga karena intensitas hujan di hulu masih selalu berubah-ubah;\n","Pringanom, Gentan Banaran, Gedongan, Karanganyar, Pandak, Gabusan, Sribit, Kecik, Padas, Gawan, Pengkol, Tangkil, Newung, Cemeng, Banaran","Masaran, Plupuh, Sidoharjo, Tanon, Sragen, Sukodono, Sambungmacan, Ngrampal","BPBD Kab. Sragen","","","",""],
    [58,"558","3/4/2023","Maret","33.20","Jepara","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSenin, 28 Februari 2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Sowan Kidul, Kec. Kedung\nDesa Batukali Kec. Kalinyamatan\nDs. Gedangan Kec. Welahan\n\nSEBAB\nPendangkalan Sungai Gawe yang semakin meningkat\nDebit Air Sungai Gawe meningkat sehingga air yang melewati pintu pembuangan tidak dapat keluar\n\nDAMPAK\nDesa Sowan Kidul, Kec. Kedung, Jepara\nKetinggian 20-50 cm mengalami penurunan air 30 cm, rumah yang masih terendam 42 rumah, Persiapan memasak DU sebanyak 1.500 bungkus\nDesa Batukali Kec. Kalinyamatan, Jepara Warga terdampak 135 Jiwa (51 KK) Persawahan ± 320 ha Penggungsian: Nihil\nDs. Gedangan Kec. Welahan Ketinggian air 60cma\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nAktivasi Posko Lapangan (Poslap) dan Mendirikan DU.\nApabila kondisi cuaca membaik hingga besok maka Poslap dan DU akan ditutup pada Sabtu 04 Maret 2023 Sore.\n","Sowan Kidul, Batukali, Gedangan","Kedung, Kalinyamatan, Welahan","BPBD Kab. Jepara","","","",""],
    [59,"559","3/4/2023","Maret","33.76","Kota Tegal","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 2 Maret  2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Margana\nKecamatan Tegal Barat \n\nSEBAB\nLuapan Air Sungai Kemiri karena di hulu curah hujan tinggi\n\nDAMPAK \nKel. Sumurpanggang Kec. Margadana : \n700 rumah terendam (931KK/2.964 Jiwa)\nPengungsi 195 jiwa\nKel. Kalinyamat Kulon Kec. Margadana :\n123 rumah terendam (226KK/967Jiwa)\n1 tempat ibadah\nKel. Margadana Kec. Margadana :\n7 rumah terendam (12KK/37Jiwa)\nKel. Krandon Kec. Margadana :\n529 rumah terendam (798KK/2620 Jiwa)\nPengungsi 29 jiwa\nKel. Kaligangsa Kec. Margadana\n1154 rumah terendam (1878 Jiwa/5740 KK)\n2 sekolah\n1 masjid\n\nPENGUNGSIAN\nPengungsian semakin berkurang ± 100 jiwa tersebar di 5 titik, karena air semakin surut.\nUPDATE UPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kota Tegal bersama jajaran terkait masih mendistribusikan logistik.\n6 titik Pos DU masih aktif.\nBPBD bersama relawan gabungan masih memantau kondisi TMA.\nMemberikan sosialisasi kepada warga untuk tetap waspada dan selalu siaga mengingat puncak musim hujan masih berlangsung.\n","Sumurpanggang, Kalinyamat Kulon, Margadana, Krandon, Pesurungan Kidul","Margadana, Tegal Barat","BPBD Kota Tegal","","","",""],
    [60,"560","3/4/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus.\nKecamatan Jakenan.\nKecamatan Pati. \nKecamatan Margoyoso.\nKecamatan Batangan.\nKecamatan Juwana.\n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah kabupaten Pati.\n\nDAMPAK:\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari:\nRumah terendam = 135 rumah (160 KK/950 Jiwa)\nRumah terdampak : 760 rumah.\nJalan desa : 3000 m ketinggian 35-60cm\nSekolah : 2 unit \nPengungsi Nihil\nDesa Gempolsari:\nRumah terendam = 83 rumah (158 KK/420 Jiwa)\nRumah terdampak : 75 rumah.\nJalan desa : 2000 m ketinggian 10-25cm\nKeterangan :\n - Hingga saat ini hujan masih berlangsung dan akses jalan Pati-Gabus sedikit terhambat, karena menutupi jalan dgn ketinggian 5 s/d 25 cm sepanjang 400 meter.\nDesa Mintobasuki:\nRumah terendam : 217.\nJumlah Warga terdampak: 253 KK/668 Jiwa. \nSekolah : 1 unit.\nJalan desa : 1560 m ketinggian 0-52 cm\nKeterangan :* Hingga saat ini curah hujan masih tinggi *Debit air Naik 10 cm semula 43 cm menjadi 53 cm.\nDesa Tanjang:\nRumah = 150 rumah 156 KK/196 Jiwa\nJalan Desa : 1500 meter, kedalaman 30 cm s/d 55 cm.\nPekarangan : Hampir semua.\nSawah : + 150 hektar.\nKeterangan :- Ketinggian air 30 s/d 55cm.\nDesa Babalan:\nRumah terendam air : 40 rumah (40 KK, 139 Jiwa)\nJalan desa: 750 m ketinggian 5-15 cm.\nKeterangan :- Hingga saat ini ketinggian air meningkat  sekitar s/d 15 cm\nDesa Kosekan\nRumah : 74 rumah (112KK/264 jiwa) \nJalan desa: 2000 m ketinggian 0-43cm.\nKeterangan :- Ketinggian air naik 3 cm.\nDesa Pantireto\nRumah terendam : 35 rumah (65KK/196 jiwa)\nRumah Terdampak : 40 rumah\nJalan desa: 2000 m ketinggian 10-40cm.\nKecamatan Jakenan.\na. Desa Kedungmulyo:\nRumah Terdampak 136 (171kk/393jiwa).\nKetinggian air dalam rumah : 5 - 75 cm.\nSawah terendam : 59 Ha.\nPekarangan: 14 Ha.\nMasjid / mushola : 2 unit.\nPanjang jalan desa tergenang: 800 m.\nPengungsi Nihil\nb. Desa Tondomulyo:\n265 rumah tergenang 5-70 cm (280 KK/ 695 Jiwa) \nSekolah : 1 unit\nSawah 227 ha, \nJalan desa 800 meter\nPengungsi Nihil\nc.  Desa Karangrowo:\nRumah : 283 rumah (956 jiwa/333 KK), ketinggian air 5 - 85 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 1; Perkantoran : 1;\nSawah : 130 ha;\nPekarangan : 36 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 3.500;\nPengungsi : nihil\nd. Desa Ngastorejo:\nRumah : 248 rumah (790 jiwa/290 KK), ketinggian air 5 - 85 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 1; Perkantoran : 1;\nSawah : 130 ha;\nPekarangan : 36 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 3.500;\nPengungsi : nihil\ne. Desa Bungasrejo:\nRumah Terendam : 45 (45KK/160jiwa) \nSekolah dasar : 1 unit.\nJalan desa : 700 m.\nPengungsi Nihil.\nf. Desa Glonggong:\nRumah Terendam : 90 (105KK/250jiwa)\nSekolah dasar : 1 unit.\nSekolah TK :1 unit.\nSawah :121 Ha\nDAMPAK:\n3.   Kecamatan Pati.\nDesa Mustokoharjo:\nRumah terdampak : 207 rumah (KK/Jiwa : 251/713)\nMusola: 1 unit.\nJalan desa : 1250 meter.\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap\nDesa Widorokandang:\nRumah terdampak : 115 rumah (KK/Jiwa : 270/920)\nJalan desa : 1,3 km ketinggian 0-70 cm\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap\nDesa Purworejo\nRumah terdampak : 55 rumah KK/Jiwa : 103/263.\nSawah: 200 Ha\nJalan desa : 3 km ketinggian 45-90 cm\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air naik 10 Cm\nDesa Sinoman\nRumah terdampak : 35 rumah KK/Jiwa:60/150\npekarangan : ketinggian air  20 cm.\nPertanian : 150 Ha\nJalan desa : 1500 m ketinggian 10-30 cm\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap\ne.   Desa Gajahmati:\nRumah tergenang: 28 unit KK/Jiwa: 36/108.\nKetinggian air 5-30 cm. \nJalan desa : 600 m ketinggian 10-50 cm.\nPengungsi : 6KK, 19 Jiwa ( mengungsi di pengungsian dirumah panggung Ds. Gajahmati)\n\n f.   Desa Sugihharjo\nJalan desa : 500 m ketinggian 5-15 cm\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap\n\n4. Kecamatan Batangan.\na. Desa Ketitangwetan:\nRumah terendam : 250 unit (700kk/2100jiwa).\nJalan desa :  1000 Meter  ketinggian 10 s/d 30 cm;\nJalan raya : 250 m ketinggian air 10 cm\nKeterangan: Sampai saat ini ketinggian air tetap\n5. Kecamatan Margoyoso\nDesa Langgenharjo \nRumah terendam = 30 rumah (42KK/126 jiwa) ketinggian ± 2-10 cm\nTambak 10 ha\nJalan desa 500 m, ketinggian 5-30 cm.\nKeterangan : Ketinggian air rata rata  bertambah  2-10 cm\n\n6.  Kecamatan Juwana\nDesa Bumirejo\nRumah terendam = 401 rumah (603KK/1303 jiwa)\nketinggian ± 5 cm – 105 cm\nJalan desa 1000 meter ketinggian 10-45 cm\nPengungsi: 52 KK/152 jiwa\n\nDesa Doropayung\nTerendam : 691 rumah ; terdiri dari 766 KK ; dengan jumlah jiwa 2,013\nJalan desa: 6450 m ketinggian 5-100 cm\nTambak: 11,4 Ha, Karas: 7,5 Ha, \nPengungsi: 281 KK/684 jiwa\nTinggi air: 10 – 145 cm\nDesa Gadingrejo,\n262 rumah tergenang (418 kk/1082 jiwa) \nPengungsi: 1 KK\ntambak 50 ha, Karas: 35 Ha \njalan desa 7000 meter ketinggian 30-80cm\nDesa Tluwah,\n30 rumah tergenang (33 KK/72 Jiwa)\nKaras100 ha \nJalan 550 ketinggian air 5-45 cm;\nDesa KedunPancing, \n193 rumah tergenang (255 KK/ 626 Jiwa)\nTambah: 5,5 Ha\nKaras: 200 ha,\nPengungsi: 25 KK\nJalan / gang desa 1100 meter dgn ketinggian air 2 cm s/d 145 cm\nDesa Bojomulyo\n191 rumah tergenang (219 KK/ 635 Jiwa)\nJalan : 400 m, Karas: 34 ha,\nJalan / gang desa 200 meter dgn ketinggian air 35 cm s/d 40 cm\nDesa Jepuro,\n175 rumah tergenang (220 KK/610 Jiwa)\nKetinggian air 5-15cm\nFasilitasi umum 1\nPengungsi: 19 KK/57 jiwa\nKaras 120 ketinggina 5-20 cm;\nJalan desa 800m, ketinggian 5-100 cm\nDesa Kauman\n146 rumah tergenang (171 KK/462 Jiwa)\nKaras: 50 Ha, jalan: 1500 m, Ketinggian air 5-50cm\nFasilitasi umum 1\npekarangan 250 ketinggina 5-25cm;\nJalan desa 200 m, ketinggian 5-30 cm\nDesa Kudukeras\n14 rumah tergenang (14KK/40jiwa)\nJalan: 30 m, Ketinggian air 5-40cm\nJalan desa 30 m, ketinggian 5-40 cm\nDesa Margomulyo\n177 rumah tergenang (180 KK/523jiwa)\nSawah: 140 Ha, Jalan: 200 m, Ketinggian air 30-70cm\n\nDesa Bander\n48 rumah tergenang (79 KK/135 Jiwa)\nJalan: 200 m, Ketinggian air 10-50 cm\nDesa Growongkidul\n65 rumah tergenang (65 KK/212 Jiwa)\nKaras: 50 Ha, jalan: 1500 m, Ketinggian air 5-50cm\nFasilitasi umum 1\npekarangan 250 ketinggina 5-25cm;\nJalan desa 200 m, ketinggian 5-30 cm\nDesa Growonglor\n143 rumah tergenang (156 KK/613 jiwa)\nKaras: : 2,5 ha, Jalan: 650 m, Ketinggian air 10-25cm\nDesa Pajeksan\n40 rumah tergenang (11 KK/53jiwa)\nJalan: 400 m, Ketinggian air 10-50cm\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nBPBD Provinsi Jawa tengah hari ini distribusi ke karangrowo 350 bks, Desa Bungasrejo 175 bks dan Gadingrejo Juwana 100 bks;\nBerkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk pemeriksaan warga terdampak khususnya pada kelompok rentan.\nBPBD Kab. Pati telah menyiapkan beberapa prahu untuk antisipasi bila dibutuhkan untuk evakuasi darurat maupun mobilisisai warga kelompok rentan.\nBPBD Kab. Pati menghimbau warga agar selalu waspada dan siaga, terutama jalur kelistrikan untuk dapat dipindahkan pada ketinggian tembok diatas 1.5 m.\n","Banjarsari, Gempolsari, Mintobasuki, Tanjang, Babalan, Kosekan, Pantirejo, Kedungmulyo, Tondomulyo, Karangrowo, Ngastorejo, Bungasrejo, Glonggong, Mustokoharjo, Widorokandang, Purworejo, Sinoman, Gajahmati, Sugiharjo, Ketitangwetan, Langgenharjo, Bumirejo, Doropayung, Gadingrejo, Tluwah, Kedungpancing, Jepuro, Kauman, Kudukeras","Gabus, Jakenan, Pati, Margoyoso, Batangan, Juwana","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [61,"561","3/4/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDi 5 Kecamatan, yakni Kecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Kaliwungu dan Gebog\n\nSEBAB\nAdanya peningkatan debit air Sungai Juana, Sungai JU1, Sungai Bakinah, S. Jumirah, Sungai Piji, Sungai Dawe Antrian aliran air Sungai Juana yang dikarenakan curah hujan tinggi di Kab. Kudus\n\nAKIBAT\nSungai Juana da beberapa sungai lainnya meluap.\n\nDAMPAK \nUnit Rumah tergenang : 1.977 KK\nLahan Pertanian tergenang : 4.924 Ha\nTotal Warga terdampak ± 7.891 KK (25.805 Jiwa)\n\nLAYANAN KESEHATAN\nPuskesmas Jati\nPuskesmas Ngamplak\nPuskesmas Jepang\nPuskesmas Mejobo\nPENGUNGSIAN\nJumlah Pengungsi : 233 KK dan 471 Jiwa, terdiri dari :\nLaki-laki 181,\nWanita 130,\nRemaja 30,\nDewasa 237,\nLansia 64,\nBalita 32 dan\nAnak-anak 99.\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Payaman (42 Jiwa/19 KK);\nBaldes Gulang (102 Jiwa/95 KK);\nBaldes Jati Wetan (103 Jiwa/35 KK);\nGKMI Tanjung Karang (103 Jiwa/31 KK);\nKlenteng Tanjung Karang (38 Jiwa/11 KK);\nRTQ & Gedung PKK (15 Jiwa/5 KK);\nBaldes karangrowo (68 Jiwa/37 KK);\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Payaman\nBalai Desa Gulung\nBalai Desa Jati Wetan\nGKMI Tanjung Karang\nBalai Desa Ngamplak\nMasjid Baittun Naim Krajan\nLokasi Terdampak\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 300 Ha\nWarga terdampak: 1817 KK/5895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 267 Ha\nWarga terdampak: 287 KK/1187 Jiwa\nRumah tergenang: 267 KK\nPengungsi: 19 KK/42 Jiwa \nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa payaman\nGulung\nSawah terdampak: 13 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nPengungsi: 95 KK/102 Jiwa\nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa Gulung\nKesemabi\nSawah terdampak: 38 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 40 Ha\nGalon Tepus\nSawah terdampak: 7 Ha\nWarga terdampak: 250 KK/861 Jiwa\nRumah tergenang: 50 KK\nPengungsi: 95 KK/102 Jiwa\nJepang\nSawah terdampak: 35 Ha\nHadiwarno\nSawah terdampak: 1 Ha\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nSawah terdampak: 35 Ha\nWarga terdampak: 777 KK/2331 Jiwa\nRumah tergenang: 439 KK\nPengungsi: 35 KK/103 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : Balai Desa Jati wetan\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 1100 KK/3300 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 31 KK/103 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : GKMI Tanjung karang\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 1100 KK/3300 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 42 KK/141 Jiwa\nLokasi DU : GKMI Tanjung karang\nLokasi pengungsian : GKMI Tanjung karang dan Klenteng Tanjung Karang\nDesa Jetis kapuan\nSawah terdampak: 60 Ha\nWarga terdampak: 1054 KK/2912 Jiwa\nRumah tergenang: 15 KK\nPengungsi: 5 KK/15 Jiwa\nLokasi pengungsian: RTQ dan Gedung PKK\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 47 Ha\nPasuruan Lor\nSawah terdampak: 15 Ha\nPasuruan Kidul\nSawah terdampak: 11 Ha\nJepang Pakis\nSawah terdampak: 12 Ha\nLoram Wetan\nSawah terdampak: 7 Ha\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 388 Ha\nWarga terdampak: 900 KK/3500 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nLokasi DU: Balai Desa Ngemplak\nKarangrowo\nSawah terdampak: 434 Ha\nWarga terdampak: 1000 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nPengungsian: 37 KK/86 jiwa\nLokasi Pengungsian: Balai Desa Karangrowo\nLokasi DU: Masjid Baitul Naim Krajan\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 227 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 240 Ha\nWates\nSawah terdampak: 500 Ha\nWonosoco\nSawah terdampak: 287 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 78 Ha\nKalirejo\nSawah terdampak: 35 Ha\nLambangan\nSawah terdampak: 140 Ha\nSambung\nSawah terdampak: 69 Ha\n\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nSawah terdampak: 163 Ha\nBulung Kulon\nSawah terdampak: 59 Ha\nSadang\nSawah terdampak: 60 Ha\nSidomulyo\nSawah terdampak: 100 Ha\nGondoharum\nSawah terdampak: 56 Ha\nFladen\nSawah terdampak: 5 Ha\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan\nSawah terdampak: 78 Ha\nGarung Kidul\nSawah terdampak: 63 Ha\nBanget\nSawah terdampak: 120 Ha\nPrambatan Lor\nSawah terdampak: 1,5 Ha\nBlimbing Kidul\nSawah terdampak: 50 Ha\nKedungdowo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPrambatan Kidul\nSawah terdampak: 8,5 Ha\nGamong\nSawah terdampak: 54 Ha\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nTelah dilakukan koordinasi BPBD Kab. Kudus bersama OPD teknis terkait bersama BBWS, secepatnya akan dilakukan normalisasi Sungai JU1;\nPintu Air (di  wilayah Undaan  dan Jati di buka) masih dialirkan ke Sungai Wulan untuk mengurangi ketinggian debit Air dan genangan;\nAktif melakukan pemantauan Ketinggian Air melalui TMA / Tinggi Muka Air;\nPendirian Dapur Umum di 6 titik: DU Baldes Payaman, DU Masjid Baitun Naim, DU GKMI Tanjung Karang, DU Baldes Jati Wetan, Balai Desa Ngemplak dan DU Baldes Gulang;\nFasilitas Kesehatan ada di 4 puskesmas: Puskesmas Kati, Ngemplak, Jepang, Mejobo;\nFasilitasi perahu karet dan jenis lainya untuk mobilisasi siswa sekolah.\nTim BPBD Kab. Kudus dan unsur terkait masih melakukan upaya pemantauan maupun pendataan warga terdampak.\n","Jatiwetan, tanjungkarang, Jetis Kapuan, Golantepus, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Payaman, Golantepus","Jati, Undaan, Mejobo","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [62,"562","3/4/2023","Maret","33.26","Pekalongan","","201.Kebakaran","WAKTU KEJADIAN:\nSabtu, tanggal 04 Maret  2023 Pukul 23.30\n\nLOKASI KEJADIAN:\nDk. Dorowringin Ds.Dororejo Rt 11/Rw 05 Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan.\n\nKRONOLOGI:\nPada Hari Sabtu tgl 04 Maret 2023 pukul 23.30 Wib, 2 Karyawan Penjaga Kandang Ayam Boiler tersebut mendengar suara seperti kebakaran bambu dan melihat api di lantai 2 kandang sudah membesar. \n\nSEBAB:\nPenyebab kebakaran dimungkinkan akibat korsleting listrik yang berada di area kandang tersebut.\n\nDAMPAK\nTerbakarnya Kandang Ayam Boiler 2 lantai berisi 18.000 ayam broiler usia 2 hari ;\n1 KBM colt;\n1 SPM honda astrea grand;\nTotal kerugian +- Rp1.500.000.000,00 ( satu milyar lima ratus juta rupiah).\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nBPBD Kab. Pekalongan melakukan Assesment ke lokasi;\n   Polsek Doro, Damkar Kab. Pekalongan dan PMI Kab. Pekalongan \n     membantu memadamkan api.\n\n","Dororejo","Doro","BPBD Kab. Pekalongan","","","",""],
    [63,"563","3/4/2023","Maret","33.17","Rembang","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 4 Maret  2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Gedangan, Desa Sridadi, Desa Kedungrejo, Desa Mondoteko dan Desa Tireman Kecamatan Rembang\n\nSEBAB\nLuapan Sungai Desa Gedangan karena mendapat kiriman dari Sungai di Desa Kerep dan Sungai Desa Kumendung;\nBuruknya saluran drainase pada Desa Kedungrejo\n\nDAMPAK\nMenggenangi 64 rumah di Desa Gedangan TMA 60 cm\nMenggenangi 56 rumah di Desa Tireman\nMenggenangi jalan Desa Mondoteko TMA 50 cm\n\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nBPBD Kab. Rembang melakukan assesment bersama lintas sektor terkait;\nMemberikan bantuan logistik kepada warga terdampak\nBPBD Kab Rembang berkoordinasi dengan warga dan lintas sektor terkait saluran drainase yang buruk/tersumbat tersebut.\n","Gedangan, Sridadi, Kedungrejo, Mondoteko, Tireman","Rembang ","BPBD Kab. Rembang","","","",""],
    [64,"564","3/5/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDi 5 Kecamatan, yakni Kecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Kaliwungu dan Gebog\n\nSEBAB\nAdanya peningkatan debit air Sungai Juana, Sungai JU1, Sungai Bakinah, S. Jumirah, Sungai Piji, Sungai Dawe Antrian aliran air Sungai Juana yang dikarenakan curah hujan tinggi di Kab. Kudus\n\nAKIBAT\nSungai Juana da beberapa sungai lainnya meluap.\n\nDAMPAK \nUnit Rumah tergenang : 1.977 KK\nLahan Pertanian tergenang : 4.924 Ha\nTotal Warga terdampak ± 7.891 KK (25.805 Jiwa)\n\nLAYANAN KESEHATAN\nPuskesmas Jati\nPuskesmas Ngamplak\nPuskesmas Jepang\nPuskesmas Mejobo\nPENGUNGSIAN\nJumlah Pengungsi : 233 KK dan 471 Jiwa, terdiri dari :\nLaki-laki 181,\nWanita 130,\nRemaja 30,\nDewasa 237,\nLansia 64,\nBalita 32 dan\nAnak-anak 99.\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Payaman (42 Jiwa/19 KK);\nBaldes Gulang (102 Jiwa/95 KK);\nBaldes Jati Wetan (103 Jiwa/35 KK);\nGKMI Tanjung Karang (103 Jiwa/31 KK);\nKlenteng Tanjung Karang (38 Jiwa/11 KK);\nRTQ & Gedung PKK (15 Jiwa/5 KK);\nBaldes karangrowo (68 Jiwa/37 KK);\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Payaman\nBalai Desa Gulung\nBalai Desa Jati Wetan\nGKMI Tanjung Karang\nBalai Desa Ngamplak\nMasjid Baittun Naim Krajan\nLokasi Terdampak\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 300 Ha\nWarga terdampak: 1817 KK/5895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 267 Ha\nWarga terdampak: 287 KK/1187 Jiwa\nRumah tergenang: 267 KK\nPengungsi: 19 KK/42 Jiwa \nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa payaman\nGulung\nSawah terdampak: 13 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nPengungsi: 95 KK/102 Jiwa\nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa Gulung\nKesemabi\nSawah terdampak: 38 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 40 Ha\nGalon Tepus\nSawah terdampak: 7 Ha\nWarga terdampak: 250 KK/861 Jiwa\nRumah tergenang: 50 KK\nPengungsi: 95 KK/102 Jiwa\nJepang\nSawah terdampak: 35 Ha\nHadiwarno\nSawah terdampak: 1 Ha\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nSawah terdampak: 35 Ha\nWarga terdampak: 777 KK/2331 Jiwa\nRumah tergenang: 439 KK\nPengungsi: 35 KK/103 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : Balai Desa Jati wetan\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 1100 KK/3300 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 31 KK/103 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : GKMI Tanjung karang\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 1100 KK/3300 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 42 KK/141 Jiwa\nLokasi DU : GKMI Tanjung karang\nLokasi pengungsian : GKMI Tanjung karang dan Klenteng Tanjung Karang\nDesa Jetis kapuan\nSawah terdampak: 60 Ha\nWarga terdampak: 1054 KK/2912 Jiwa\nRumah tergenang: 15 KK\nPengungsi: 5 KK/15 Jiwa\nLokasi pengungsian: RTQ dan Gedung PKK\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 47 Ha\nPasuruan Lor\nSawah terdampak: 15 Ha\nPasuruan Kidul\nSawah terdampak: 11 Ha\nJepang Pakis\nSawah terdampak: 12 Ha\nLoram Wetan\nSawah terdampak: 7 Ha\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 388 Ha\nWarga terdampak: 900 KK/3500 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nLokasi DU: Balai Desa Ngemplak\nKarangrowo\nSawah terdampak: 434 Ha\nWarga terdampak: 1000 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nPengungsian: 37 KK/86 jiwa\nLokasi Pengungsian: Balai Desa Karangrowo\nLokasi DU: Masjid Baitul Naim Krajan\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 227 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 240 Ha\nWates\nSawah terdampak: 500 Ha\nWonosoco\nSawah terdampak: 287 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 78 Ha\nKalirejo\nSawah terdampak: 35 Ha\nLambangan\nSawah terdampak: 140 Ha\nSambung\nSawah terdampak: 69 Ha\n\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nSawah terdampak: 163 Ha\nBulung Kulon\nSawah terdampak: 59 Ha\nSadang\nSawah terdampak: 60 Ha\nSidomulyo\nSawah terdampak: 100 Ha\nGondoharum\nSawah terdampak: 56 Ha\nFladen\nSawah terdampak: 5 Ha\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan\nSawah terdampak: 78 Ha\nGarung Kidul\nSawah terdampak: 63 Ha\nBanget\nSawah terdampak: 120 Ha\nPrambatan Lor\nSawah terdampak: 1,5 Ha\nBlimbing Kidul\nSawah terdampak: 50 Ha\nKedungdowo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPrambatan Kidul\nSawah terdampak: 8,5 Ha\nGamong\nSawah terdampak: 54 Ha\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nTelah dilakukan koordinasi BPBD Kab. Kudus bersama OPD teknis terkait bersama BBWS, secepatnya akan dilakukan normalisasi Sungai JU1;\nPintu Air (di  wilayah Undaan  dan Jati di buka) masih dialirkan ke Sungai Wulan untuk mengurangi ketinggian debit Air dan genangan;\nAktif melakukan pemantauan Ketinggian Air melalui TMA / Tinggi Muka Air;\nPendirian Dapur Umum di 6 titik: DU Baldes Payaman, DU Masjid Baitun Naim, DU GKMI Tanjung Karang, DU Baldes Jati Wetan, Balai Desa Ngemplak dan DU Baldes Gulang;\nFasilitas Kesehatan ada di 4 puskesmas: Puskesmas Kati, Ngemplak, Jepang, Mejobo;\nFasilitasi perahu karet dan jenis lainya untuk mobilisasi siswa sekolah.\nTim BPBD Kab. Kudus dan unsur terkait masih melakukan upaya pemantauan maupun pendataan warga terdampak.\n","Jatiwetan, tanjungkarang, Jetis Kapuan, Golantepus, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Payaman, Golantepus","Jati, Undaan, Mejobo","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [65,"565","3/5/2023","Maret","33.20","Jepara","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSenin, 28 Februari 2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Sowan Kidul, Kec. Kedung\nDesa Batukali Kec. Kalinyamatan\nDs. Gedangan Kec. Welahan\n\nSEBAB\nPendangkalan Sungai Gawe yang semakin meningkat\nDebit Air Sungai Gawe meningkat sehingga air yang melewati pintu pembuangan tidak dapat keluar\n\nDAMPAK\nDesa Sowan Kidul, Kec. Kedung, Jepara\nKetinggian 20-50 cm mengalami penurunan air 30 cm, rumah yang masih terendam 42 rumah, Persiapan memasak DU sebanyak 1.500 bungkus\nDesa Batukali Kec. Kalinyamatan, Jepara Warga terdampak 135 Jiwa (51 KK) Persawahan ± 320 ha Penggungsian: Nihil\nDs. Gedangan Kec. Welahan Ketinggian air 60cma\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nAktivasi Posko Lapangan (Poslap) dan Mendirikan DU.\nAir sudah surut, Poslap dan DU ditutup Sabtu 04 Maret 2023 Pukul 23.00 WIB, informasi diperoleh dari hasil rokk call dengan BPBD Kab Jepara.\n","Sowan Kidul, Batukali, Gedangan","Kedung, Kalinyamatan, Welahan","BPBD Kab. Jepara","","","",""],
    [66,"566","3/5/2023","Maret","33.76","Kota Tegal","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 2 Maret  2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Margana\nKecamatan Tegal Barat \n\nSEBAB\nLuapan Air Sungai Kemiri karena di hulu curah hujan tinggi\n\nDAMPAK \nKel. Sumurpanggang Kec. Margadana : \n700 rumah terendam (931KK/2.964 Jiwa)\nPengungsi 195 jiwa\nKel. Kalinyamat Kulon Kec. Margadana :\n123 rumah terendam (226KK/967Jiwa)\n1 tempat ibadah\nKel. Margadana Kec. Margadana :\n7 rumah terendam (12KK/37Jiwa)\nKel. Krandon Kec. Margadana :\n529 rumah terendam (798KK/2620 Jiwa)\nPengungsi 29 jiwa\nKel. Kaligangsa Kec. Margadana\n1154 rumah terendam (1878 Jiwa/5740 KK)\n2 sekolah\n1 masjid\n\nPENGUNGSIAN\nPengungsian semakin berkurang ± 100 jiwa tersebar di 5 titik, karena air semakin surut.\nUPDATE UPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kota Tegal bersama jajaran terkait masih mendistribusikan logistik.\n6 titik Pos DU masih aktif.\nBPBD bersama relawan gabungan masih memantau kondisi TMA.\nMemberikan sosialisasi kepada warga untuk tetap waspada dan selalu siaga mengingat puncak musim hujan masih berlangsung.\n","Sumurpanggang, Kalinyamat Kulon, Margadana, Krandon, Pesurungan Kidul","Margadana, Tegal Barat","BPBD Kota Tegal","","","",""],
    [67,"567","3/5/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus.\nKecamatan Jakenan.\nKecamatan Pati. \nKecamatan Margoyoso.\nKecamatan Batangan.\nKecamatan Juwana.\n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah kabupaten Pati.\n\nDAMPAK:\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari:\nRumah terendam = 135 rumah (160 KK/950 Jiwa)\nRumah terdampak : 760 rumah.\nJalan desa : 3000 m ketinggian 35-60cm\nSekolah : 2 unit \nPengungsi Nihil\nDesa Gempolsari:\nRumah terendam = 83 rumah (158 KK/420 Jiwa)\nRumah terdampak : 75 rumah.\nJalan desa : 2000 m ketinggian 10-25cm\nKeterangan :\n - Hingga saat ini hujan masih berlangsung dan akses jalan Pati-Gabus sedikit terhambat, karena menutupi jalan dgn ketinggian 5 s/d 25 cm sepanjang 400 meter.\nDesa Mintobasuki:\nRumah terendam : 217.\nJumlah Warga terdampak: 253 KK/668 Jiwa. \nSekolah : 1 unit.\nJalan desa : 1560 m ketinggian 0-52 cm\nKeterangan :* Hingga saat ini curah hujan masih tinggi *Debit air Naik 10 cm semula 43 cm menjadi 53 cm.\nDesa Tanjang:\nRumah = 150 rumah 156 KK/196 Jiwa\nJalan Desa : 1500 meter, kedalaman 30 cm s/d 55 cm.\nPekarangan : Hampir semua.\nSawah : + 150 hektar.\nKeterangan :- Ketinggian air 30 s/d 55cm.\nDesa Babalan:\nRumah terendam air : 40 rumah (40 KK, 139 Jiwa)\nJalan desa: 750 m ketinggian 5-15 cm.\nKeterangan :- Hingga saat ini ketinggian air meningkat  sekitar s/d 15 cm\nDesa Kosekan\nRumah : 74 rumah (112KK/264 jiwa) \nJalan desa: 2000 m ketinggian 0-43cm.\nKeterangan :- Ketinggian air naik 3 cm.\nDesa Pantireto\nRumah terendam : 35 rumah (65KK/196 jiwa)\nRumah Terdampak : 40 rumah\nJalan desa: 2000 m ketinggian 10-40cm.\nKecamatan Jakenan.\na. Desa Kedungmulyo:\nRumah Terdampak 136 (171kk/393jiwa).\nKetinggian air dalam rumah : 5 - 75 cm.\nSawah terendam : 59 Ha.\nPekarangan: 14 Ha.\nMasjid / mushola : 2 unit.\nPanjang jalan desa tergenang: 800 m.\nPengungsi Nihil\nb. Desa Tondomulyo:\n265 rumah tergenang 5-70 cm (280 KK/ 695 Jiwa) \nSekolah : 1 unit\nSawah 227 ha, \nJalan desa 800 meter\nPengungsi Nihil\nc.  Desa Karangrowo:\nRumah : 283 rumah (956 jiwa/333 KK), ketinggian air 5 - 85 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 1; Perkantoran : 1;\nSawah : 130 ha;\nPekarangan : 36 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 3.500;\nPengungsi : nihil\nd. Desa Ngastorejo:\nRumah : 248 rumah (790 jiwa/290 KK), ketinggian air 5 - 85 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 1; Perkantoran : 1;\nSawah : 130 ha;\nPekarangan : 36 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 3.500;\nPengungsi : nihil\ne. Desa Bungasrejo:\nRumah Terendam : 45 (45KK/160jiwa) \nSekolah dasar : 1 unit.\nJalan desa : 700 m.\nPengungsi Nihil.\nf. Desa Glonggong:\nRumah Terendam : 90 (105KK/250jiwa)\nSekolah dasar : 1 unit.\nSekolah TK :1 unit.\nSawah :121 Ha\nDAMPAK:\n3.   Kecamatan Pati.\nDesa Mustokoharjo:\nRumah terdampak : 207 rumah (KK/Jiwa : 251/713)\nMusola: 1 unit.\nJalan desa : 1250 meter.\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap\nDesa Widorokandang:\nRumah terdampak : 115 rumah (KK/Jiwa : 270/920)\nJalan desa : 1,3 km ketinggian 0-70 cm\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap\nDesa Purworejo\nRumah terdampak : 55 rumah KK/Jiwa : 103/263.\nSawah: 200 Ha\nJalan desa : 3 km ketinggian 45-90 cm\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air naik 10 Cm\nDesa Sinoman\nRumah terdampak : 35 rumah KK/Jiwa:60/150\npekarangan : ketinggian air  20 cm.\nPertanian : 150 Ha\nJalan desa : 1500 m ketinggian 10-30 cm\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap\ne.   Desa Gajahmati:\nRumah tergenang: 28 unit KK/Jiwa: 36/108.\nKetinggian air 5-30 cm. \nJalan desa : 600 m ketinggian 10-50 cm.\nPengungsi : 6KK, 19 Jiwa ( mengungsi di pengungsian dirumah panggung Ds. Gajahmati)\n\n f.   Desa Sugihharjo\nJalan desa : 500 m ketinggian 5-15 cm\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap\n\n4. Kecamatan Batangan.\na. Desa Ketitangwetan:\nRumah terendam : 250 unit (700kk/2100jiwa).\nJalan desa :  1000 Meter  ketinggian 10 s/d 30 cm;\nJalan raya : 250 m ketinggian air 10 cm\nKeterangan: Sampai saat ini ketinggian air tetap\n5. Kecamatan Margoyoso\nDesa Langgenharjo \nRumah terendam = 30 rumah (42KK/126 jiwa) ketinggian ± 2-10 cm\nTambak 10 ha\nJalan desa 500 m, ketinggian 5-30 cm.\nKeterangan : Ketinggian air rata rata  bertambah  2-10 cm\n\n6.  Kecamatan Juwana\nDesa Bumirejo\nRumah terendam = 401 rumah (603KK/1303 jiwa)\nketinggian ± 5 cm – 105 cm\nJalan desa 1000 meter ketinggian 10-45 cm\nPengungsi: 52 KK/152 jiwa\n\nDesa Doropayung\nTerendam : 691 rumah ; terdiri dari 766 KK ; dengan jumlah jiwa 2,013\nJalan desa: 6450 m ketinggian 5-100 cm\nTambak: 11,4 Ha, Karas: 7,5 Ha, \nPengungsi: 281 KK/684 jiwa\nTinggi air: 10 – 145 cm\nDesa Gadingrejo,\n262 rumah tergenang (418 kk/1082 jiwa) \nPengungsi: 1 KK\ntambak 50 ha, Karas: 35 Ha \njalan desa 7000 meter ketinggian 30-80cm\nDesa Tluwah,\n30 rumah tergenang (33 KK/72 Jiwa)\nKaras100 ha \nJalan 550 ketinggian air 5-45 cm;\nDesa KedunPancing, \n193 rumah tergenang (255 KK/ 626 Jiwa)\nTambah: 5,5 Ha\nKaras: 200 ha,\nPengungsi: 25 KK\nJalan / gang desa 1100 meter dgn ketinggian air 2 cm s/d 145 cm\nDesa Bojomulyo\n191 rumah tergenang (219 KK/ 635 Jiwa)\nJalan : 400 m, Karas: 34 ha,\nJalan / gang desa 200 meter dgn ketinggian air 35 cm s/d 40 cm\nDesa Jepuro,\n175 rumah tergenang (220 KK/610 Jiwa)\nKetinggian air 5-15cm\nFasilitasi umum 1\nPengungsi: 19 KK/57 jiwa\nKaras 120 ketinggina 5-20 cm;\nJalan desa 800m, ketinggian 5-100 cm\nDesa Kauman\n146 rumah tergenang (171 KK/462 Jiwa)\nKaras: 50 Ha, jalan: 1500 m, Ketinggian air 5-50cm\nFasilitasi umum 1\npekarangan 250 ketinggina 5-25cm;\nJalan desa 200 m, ketinggian 5-30 cm\nDesa Kudukeras\n14 rumah tergenang (14KK/40jiwa)\nJalan: 30 m, Ketinggian air 5-40cm\nJalan desa 30 m, ketinggian 5-40 cm\nDesa Margomulyo\n177 rumah tergenang (180 KK/523jiwa)\nSawah: 140 Ha, Jalan: 200 m, Ketinggian air 30-70cm\n\nDesa Bander\n48 rumah tergenang (79 KK/135 Jiwa)\nJalan: 200 m, Ketinggian air 10-50 cm\nDesa Growongkidul\n65 rumah tergenang (65 KK/212 Jiwa)\nKaras: 50 Ha, jalan: 1500 m, Ketinggian air 5-50cm\nFasilitasi umum 1\npekarangan 250 ketinggina 5-25cm;\nJalan desa 200 m, ketinggian 5-30 cm\nDesa Growonglor\n143 rumah tergenang (156 KK/613 jiwa)\nKaras: : 2,5 ha, Jalan: 650 m, Ketinggian air 10-25cm\nDesa Pajeksan\n40 rumah tergenang (11 KK/53jiwa)\nJalan: 400 m, Ketinggian air 10-50cm\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nBPBD Provinsi Jawa tengah hari ini distribusi ke karangrowo 350 bks, Desa Bungasrejo 175 bks dan Gadingrejo Juwana 100 bks;\nBerkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk pemeriksaan warga terdampak khususnya pada kelompok rentan.\nBPBD Kab. Pati telah menyiapkan beberapa prahu untuk antisipasi bila dibutuhkan untuk evakuasi darurat maupun mobilisisai warga kelompok rentan.\nBPBD Kab. Pati menghimbau warga agar selalu waspada dan siaga, terutama jalur kelistrikan untuk dapat dipindahkan pada ketinggian tembok diatas 1.5 m.\n","Banjarsari, Gempolsari, Mintobasuki, Tanjang, Babalan, Kosekan, Pantirejo, Kedungmulyo, Tondomulyo, Karangrowo, Ngastorejo, Bungasrejo, Glonggong, Mustokoharjo, Widorokandang, Purworejo, Sinoman, Gajahmati, Sugiharjo, Ketitangwetan, Langgenharjo, Bumirejo, Doropayung, Gadingrejo, Tluwah, Kedungpancing, Jepuro, Kauman, Kudukeras","Gabus, Jakenan, Pati, Margoyoso, Batangan, Juwana","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [68,"568","3/5/2023","Maret","33.21","Demak","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 3 Maret 2023 Jam 10.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKec. Karaganyar \nDesa Ketanjung  \nDesa Wonorejo \n\nKRONOLOGI \nCurah hujan yang cukup tinggi mengakibatkan luberan air dari wilayah\nKabupaten Kudus di Desa Ketanjung mengalami Banjir\n\nDAMPAK\nDesa Ketanjung RT 1/RW 1 :\nLuapan dari Kali Kencing dikarenakan air tidak masuk ke Sungai Wulan dan debit Sungai Wulan tinggi mengakibatkan Desa Ketanjung Banjir dengan\nKetinggian air di Jalan 30 – 120cm.\nDesa Wonorejo:\nDukuh Kedungbanteng RW 01, RW 02 dan RW 03 \nKetinggian air di Jalan 20 – 30 cm;\nKetinggian air di Rumah 5 – 10 cm. \nRumah terdampak ± 150 \n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nBPBD Kab. Demak dan Petugas TRC Kab. Demak melakukan Assesment ke lokasi terdampak bencana \n  Penyerahan Karung Zak di Desa Ketanjung \nKerja Bakti peninggian tanggul kiri Kali Wulan bersama Muspika dan masyarakat \n\n\n","Ketanjung, Wonorejo","Karanganyar","BPBD Kab. Demak","","","",""],
    [69,"569","3/5/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDi 5 Kecamatan, yakni Kecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Kaliwungu dan Gebog\n\nSEBAB\nAdanya peningkatan debit air Sungai Juana, Sungai JU1, Sungai Bakinah, S. Jumirah, Sungai Piji, Sungai Dawe Antrian aliran air Sungai Juana yang dikarenakan curah hujan tinggi di Kab. Kudus\n\nAKIBAT\nSungai Juana da beberapa sungai lainnya meluap.\n\nDAMPAK \nUnit Rumah tergenang : 1.977 KK\nLahan Pertanian tergenang : 4.924 Ha\nTotal Warga terdampak ± 7.891 KK (25.805 Jiwa)\n\nLAYANAN KESEHATAN\nPuskesmas Jati\nPuskesmas Ngamplak\nPuskesmas Jepang\nPuskesmas Mejobo\nPENGUNGSIAN\nJumlah Pengungsi : 233 KK dan 471 Jiwa, terdiri dari :\nLaki-laki 181,\nWanita 130,\nRemaja 30,\nDewasa 237,\nLansia 64,\nBalita 32 dan\nAnak-anak 99.\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Payaman (42 Jiwa/19 KK);\nBaldes Gulang (102 Jiwa/95 KK);\nBaldes Jati Wetan (103 Jiwa/35 KK);\nGKMI Tanjung Karang (103 Jiwa/31 KK);\nKlenteng Tanjung Karang (38 Jiwa/11 KK);\nRTQ & Gedung PKK (15 Jiwa/5 KK);\nBaldes karangrowo (68 Jiwa/37 KK);\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Payaman\nBalai Desa Gulung\nBalai Desa Jati Wetan\nGKMI Tanjung Karang\nBalai Desa Ngamplak\nMasjid Baittun Naim Krajan\nLokasi Terdampak\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 300 Ha\nWarga terdampak: 1817 KK/5895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 267 Ha\nWarga terdampak: 287 KK/1187 Jiwa\nRumah tergenang: 267 KK\nPengungsi: 19 KK/42 Jiwa \nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa payaman\nGulung\nSawah terdampak: 13 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nPengungsi: 95 KK/102 Jiwa\nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa Gulung\nKesemabi\nSawah terdampak: 38 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 40 Ha\nGalon Tepus\nSawah terdampak: 7 Ha\nWarga terdampak: 250 KK/861 Jiwa\nRumah tergenang: 50 KK\nPengungsi: 95 KK/102 Jiwa\nJepang\nSawah terdampak: 35 Ha\nHadiwarno\nSawah terdampak: 1 Ha\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nSawah terdampak: 35 Ha\nWarga terdampak: 777 KK/2331 Jiwa\nRumah tergenang: 439 KK\nPengungsi: 35 KK/103 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : Balai Desa Jati wetan\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 1100 KK/3300 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 31 KK/103 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : GKMI Tanjung karang\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 1100 KK/3300 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 42 KK/141 Jiwa\nLokasi DU : GKMI Tanjung karang\nLokasi pengungsian : GKMI Tanjung karang dan Klenteng Tanjung Karang\nDesa Jetis kapuan\nSawah terdampak: 60 Ha\nWarga terdampak: 1054 KK/2912 Jiwa\nRumah tergenang: 15 KK\nPengungsi: 5 KK/15 Jiwa\nLokasi pengungsian: RTQ dan Gedung PKK\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 47 Ha\nPasuruan Lor\nSawah terdampak: 15 Ha\nPasuruan Kidul\nSawah terdampak: 11 Ha\nJepang Pakis\nSawah terdampak: 12 Ha\nLoram Wetan\nSawah terdampak: 7 Ha\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 388 Ha\nWarga terdampak: 900 KK/3500 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nLokasi DU: Balai Desa Ngemplak\nKarangrowo\nSawah terdampak: 434 Ha\nWarga terdampak: 1000 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nPengungsian: 37 KK/86 jiwa\nLokasi Pengungsian: Balai Desa Karangrowo\nLokasi DU: Masjid Baitul Naim Krajan\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 227 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 240 Ha\nWates\nSawah terdampak: 500 Ha\nWonosoco\nSawah terdampak: 287 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 78 Ha\nKalirejo\nSawah terdampak: 35 Ha\nLambangan\nSawah terdampak: 140 Ha\nSambung\nSawah terdampak: 69 Ha\n\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nSawah terdampak: 163 Ha\nBulung Kulon\nSawah terdampak: 59 Ha\nSadang\nSawah terdampak: 60 Ha\nSidomulyo\nSawah terdampak: 100 Ha\nGondoharum\nSawah terdampak: 56 Ha\nFladen\nSawah terdampak: 5 Ha\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan\nSawah terdampak: 78 Ha\nGarung Kidul\nSawah terdampak: 63 Ha\nBanget\nSawah terdampak: 120 Ha\nPrambatan Lor\nSawah terdampak: 1,5 Ha\nBlimbing Kidul\nSawah terdampak: 50 Ha\nKedungdowo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPrambatan Kidul\nSawah terdampak: 8,5 Ha\nGamong\nSawah terdampak: 54 Ha\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nTelah dilakukan koordinasi BPBD Kab. Kudus bersama OPD teknis terkait bersama BBWS, secepatnya akan dilakukan normalisasi Sungai JU1;\nPintu Air (di  wilayah Undaan  dan Jati di buka) masih dialirkan ke Sungai Wulan untuk mengurangi ketinggian debit Air dan genangan;\nAktif melakukan pemantauan Ketinggian Air melalui TMA / Tinggi Muka Air;\nPendirian Dapur Umum di 6 titik: DU Baldes Payaman, DU Masjid Baitun Naim, DU GKMI Tanjung Karang, DU Baldes Jati Wetan, Balai Desa Ngemplak dan DU Baldes Gulang;\nFasilitas Kesehatan ada di 4 puskesmas: Puskesmas Kati, Ngemplak, Jepang, Mejobo;\nFasilitasi perahu karet dan jenis lainya untuk mobilisasi siswa sekolah.\nTim BPBD Kab. Kudus dan unsur terkait masih melakukan upaya pemantauan maupun pendataan warga terdampak.\n","Jatiwetan, tanjungkarang, Jetis Kapuan, Golantepus, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Payaman, Golantepus","Jati, Undaan, Mejobo","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [70,"570","3/5/2023","Maret","33.14","Sragen","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nMinggu, 5 Maret  2023 Pukul 19.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDk. Deresan rt 15, Ds. Cepoko, Kec. Sumberlawang\n\nSEBAB\nLahan Kritis\nLereng Curam\nDrainase tidak tertata\n\nDAMPAK\nTalut pondasi dapur milik Bapak Kemis ambrol sepanjang 10m dan tinggi 3 m.\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nBPBD Kab. Sragen melakukan assesment bersama lintas sektor terkait;\nBPBD Kab. Sragen berkoordinasi dengan warga dan lintas sektor terkait kejadian tersebut.\nBPBD Kab. Sragen memberi pengertian tentang rawan longsor dan antisipasi adanya longsor susulan\n","Cepoko","Sumberlawang","BPBD Kab. Sragen","","","",""],
    [71,"571","3/6/2023","Maret","33.07","Wonosobo","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 6 Maret  2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Maduretno Kec. Kalikajar\n\nSEBAB\nStruktur bangunan rapuh dan dipicu hujan lebat disertai angin kencang\n\nDAMPAK\nDusun Madusari : 47 Rumah Rusak Ringan dan 7 Rumah Rusak Sedang\nDusun Ngabeyan: 105 Rumah Rusak Ringan, 21 Rumah Rusak Sedang, dan 4 Rumah Rusak Berat\nDusun Bondalem: 7 Rumah Rusak Sedang\nPengungsian 2 KK\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nBPBD Kab. Wonosobo bersama Jajaran terkait bersama warga dan relawan gabungan melakukan kerja bhakti pembersihan puing \n\n","Maduretno","Kalikajar","BPBD Kab. Wonosobo","","","",""],
    [72,"572","3/6/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDi 5 Kecamatan, yakni Kecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Kaliwungu dan Gebog\n\nSEBAB\nAdanya peningkatan debit air Sungai Juana, Sungai JU1, Sungai Bakinah, S. Jumirah, Sungai Piji, Sungai Dawe Antrian aliran air Sungai Juana yang dikarenakan curah hujan tinggi di Kab. Kudus\n\nAKIBAT\nSungai Juana da beberapa sungai lainnya meluap.\n\nDAMPAK \nUnit Rumah tergenang : 1.977 KK\nLahan Pertanian tergenang : 4.924 Ha\nTotal Warga terdampak ± 7.891 KK (25.805 Jiwa)\n\nLAYANAN KESEHATAN\nPuskesmas Jati\nPuskesmas Ngamplak\nPuskesmas Jepang\nPuskesmas Mejobo\nPENGUNGSIAN\nJumlah Pengungsi : 233 KK dan 471 Jiwa, terdiri dari :\nLaki-laki 181,\nWanita 130,\nRemaja 30,\nDewasa 237,\nLansia 64,\nBalita 32 dan\nAnak-anak 99.\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Payaman (42 Jiwa/19 KK);\nBaldes Gulang (102 Jiwa/95 KK);\nBaldes Jati Wetan (103 Jiwa/35 KK);\nGKMI Tanjung Karang (103 Jiwa/31 KK);\nKlenteng Tanjung Karang (38 Jiwa/11 KK);\nRTQ & Gedung PKK (15 Jiwa/5 KK);\nBaldes karangrowo (68 Jiwa/37 KK);\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Payaman\nBalai Desa Gulung\nBalai Desa Jati Wetan\nGKMI Tanjung Karang\nBalai Desa Ngamplak\nMasjid Baittun Naim Krajan\nLokasi Terdampak\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 300 Ha\nWarga terdampak: 1817 KK/5895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 267 Ha\nWarga terdampak: 287 KK/1187 Jiwa\nRumah tergenang: 267 KK\nPengungsi: 19 KK/42 Jiwa \nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa payaman\nGulung\nSawah terdampak: 13 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nPengungsi: 95 KK/102 Jiwa\nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa Gulung\nKesemabi\nSawah terdampak: 38 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 40 Ha\nGalon Tepus\nSawah terdampak: 7 Ha\nWarga terdampak: 250 KK/861 Jiwa\nRumah tergenang: 50 KK\nPengungsi: 95 KK/102 Jiwa\nJepang\nSawah terdampak: 35 Ha\nHadiwarno\nSawah terdampak: 1 Ha\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nSawah terdampak: 35 Ha\nWarga terdampak: 777 KK/2331 Jiwa\nRumah tergenang: 439 KK\nPengungsi: 35 KK/103 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : Balai Desa Jati wetan\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 1100 KK/3300 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 31 KK/103 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : GKMI Tanjung karang\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 1100 KK/3300 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 42 KK/141 Jiwa\nLokasi DU : GKMI Tanjung karang\nLokasi pengungsian : GKMI Tanjung karang dan Klenteng Tanjung Karang\nDesa Jetis kapuan\nSawah terdampak: 60 Ha\nWarga terdampak: 1054 KK/2912 Jiwa\nRumah tergenang: 15 KK\nPengungsi: 5 KK/15 Jiwa\nLokasi pengungsian: RTQ dan Gedung PKK\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 47 Ha\nPasuruan Lor\nSawah terdampak: 15 Ha\nPasuruan Kidul\nSawah terdampak: 11 Ha\nJepang Pakis\nSawah terdampak: 12 Ha\nLoram Wetan\nSawah terdampak: 7 Ha\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 388 Ha\nWarga terdampak: 900 KK/3500 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nLokasi DU: Balai Desa Ngemplak\nKarangrowo\nSawah terdampak: 434 Ha\nWarga terdampak: 1000 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nPengungsian: 37 KK/86 jiwa\nLokasi Pengungsian: Balai Desa Karangrowo\nLokasi DU: Masjid Baitul Naim Krajan\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 227 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 240 Ha\nWates\nSawah terdampak: 500 Ha\nWonosoco\nSawah terdampak: 287 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 78 Ha\nKalirejo\nSawah terdampak: 35 Ha\nLambangan\nSawah terdampak: 140 Ha\nSambung\nSawah terdampak: 69 Ha\n\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nSawah terdampak: 163 Ha\nBulung Kulon\nSawah terdampak: 59 Ha\nSadang\nSawah terdampak: 60 Ha\nSidomulyo\nSawah terdampak: 100 Ha\nGondoharum\nSawah terdampak: 56 Ha\nFladen\nSawah terdampak: 5 Ha\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan\nSawah terdampak: 78 Ha\nGarung Kidul\nSawah terdampak: 63 Ha\nBanget\nSawah terdampak: 120 Ha\nPrambatan Lor\nSawah terdampak: 1,5 Ha\nBlimbing Kidul\nSawah terdampak: 50 Ha\nKedungdowo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPrambatan Kidul\nSawah terdampak: 8,5 Ha\nGamong\nSawah terdampak: 54 Ha\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nTelah dilakukan koordinasi BPBD Kab. Kudus bersama OPD teknis terkait bersama BBWS, secepatnya akan dilakukan normalisasi Sungai JU1;\nPintu Air (di  wilayah Undaan  dan Jati di buka) masih dialirkan ke Sungai Wulan untuk mengurangi ketinggian debit Air dan genangan;\nAktif melakukan pemantauan Ketinggian Air melalui TMA / Tinggi Muka Air;\nPendirian Dapur Umum di 6 titik: DU Baldes Payaman, DU Masjid Baitun Naim, DU GKMI Tanjung Karang, DU Baldes Jati Wetan, Balai Desa Ngemplak dan DU Baldes Gulang;\nFasilitas Kesehatan ada di 4 puskesmas: Puskesmas Kati, Ngemplak, Jepang, Mejobo;\nFasilitasi perahu karet dan jenis lainya untuk mobilisasi siswa sekolah.\nTim BPBD Kab. Kudus dan unsur terkait masih melakukan upaya pemantauan maupun pendataan warga terdampak.\nPendirian tenda di Terminal Kudus.\n","Jatiwetan, tanjungkarang, Jetis Kapuan, Golantepus, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Payaman, Golantepus","Jati, Undaan, Mejobo","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [73,"573","3/6/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus.\nKecamatan Jakenan.\nKecamatan Pati.\nKecamatan Juwana\nKecamatan Sukolilo\n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah kabupaten Pati.\n\nDAMPAK:\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari:\nRumah terendam = 350 rumah (360 KK/1080 Jiwa)\nRumah terdampak : 760 rumah.\nJalan desa : 3000 m ketinggian 30-135cm\nMasjid : 3 unit\nSekolah : 2 unit \nPengungsi Nihil\nDesa Gempolsari:\nRumah terendam = 83 rumah (158 KK/420 Jiwa)\nRumah terdampak : 75 rumah.\nJalan desa : 2000 m ketinggian 10-25cm\nDesa Mintobasuki:\nRumah terendam : 263 dengan ketinggian ± 30 cm – 60 cm.\nJumlah Warga terdampak: 341 KK/888 Jiwa. \nMushola : 2 unit.\nBalai Desa : 1 unit.\nSekolah : 2 unit.\nJalan desa : 1560 m ketinggian 0-52 cm\nDesa Tanjang:\nRumah = 10 rumah 156 KK/196 Jiwa\nJalan Desa : 70 meter, kedalaman 10 cm s/d 50 cm.\nPekarangan : Hampir semua.\nSawah : + 76 hektar.\nDesa Babalan:\nRumah terendam air : 110 rumah (130 KK, 419 Jiwa)\nJalan desa: 750 m ketinggian 5-60 cm.\nKeterangan :- Hingga saat ini ketinggian air meningkat  sekitar s/d 15 cm\nDesa Kosekan\nRumah : 140 rumah (155KK/330 jiwa).\nJalan desa: 3.500 m ketinggian 10-100 cm.\nMasjid : 1 unit.\nSekolah : 2 unit.\nSawah : + 100 hektar\nKeterangan :- Ketinggian air naik 3 cm.\nDesa Pantireto\nRumah terendam : 57 rumah (78KK/120 jiwa)\nRumah Terdampak : 40 rumah\nJalan desa: 2000 m ketinggian 10-40cm.\nSawah :  + 120 hektar.\nKecamatan Jakenan.\na. Desa Kedungmulyo:\nRumah Terdampak 134 (171kk/393jiwa).\nKetinggian air dalam rumah : 5 - 70 cm.\nMasjid / mushola : 2 unit.\nPanjang jalan desa tergenang: 800 m.\nPengungsi Nihil\nb. Desa Tondomulyo:\n566 rumah tergenang 5-70 cm (593 KK/ 1640 Jiwa) \nSekolah : 1 unit\nSawah 277 ha, \nJalan desa 800 meter.\nJalan raya : 700 meter.\nPekarangan : 23 hektar.\nPengungsi Nihil\nc.  Desa Karangrowo:\nRumah : 283 rumah (956 jiwa/333 KK), ketinggian air 5 - 80 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 3; Perkantoran : 1;\nSawah : 136 ha;\nPekarangan : 25 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 5.500;\nPengungsi : nihil\nd. Desa Ngastorejo:\nRumah : 248 rumah (790 jiwa/290 KK), ketinggian air 5 - 80 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 1; Perkantoran : 1;\nSawah : 130 ha;\nPekarangan : 36 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 3.500;\nPengungsi : nihil\ne. Desa Bungasrejo:\nRumah Terendam : 180 (205KK/523jiwa) \nSawah : 101 hektar\nPekarangan: 5 hektar.\nJalan desa : 700 m.\nPengungsi Nihil.\nf. Desa Glonggong:\nRumah Terendam : 90 (105KK/250jiwa)\nSekolah dasar : 1 unit.\nSekolah TK :1 unit.\nSawah :121 Ha\nDAMPAK:\n3.   Kecamatan Pati.\nDesa Mustokoharjo Dukuh Ngantru:\nRumah terdampak : 207 rumah ( 251 KK / 731Jiwa)\nMusola: 1 unit.\nPekarangan : 5 – 75 cm\nJalan desa : 1250 meter ketinggian 5 – 75 cm.\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap\nDesa Widorokandang:\nRumah terdampak : 115 rumah (KK/Jiwa : 270/920).\nSawah: 150 hektar.\nMasjid 1 unit.\nJalan desa : 1,3 km ketinggian 0-70 cm\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap.\nDesa Purworejo Dukuh Guyangan:\nRumah terdampak : 55 rumah KK/Jiwa : 103/263.\nSekolah: 2 unit.\nSawah: 200 hektar ketinggian 40-85 cm.\nJalan desa : 3 km ketinggian 55 cm.\nKeterangan : Saat ini air turun 5 cm.\nDesa Sinoman Dukuh Triwil:\nRumah terdampak : 35 rumah KK/Jiwa:60/150\npekarangan : ketinggian air  5-50 cm.\nPertanian : 150 Ha\nJalan desa : 1500 m ketinggian 5-30 cm\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap\ne. Desa Gajahmati Dukuh Tempel:\nRumah tergenang: 28 unit KK/Jiwa: 36/108.\nKetinggian air di dalam rumah 5-25 cm.\nKetinggian air di pekarangan 5-25 cm. \nJalan desa : 600 m ketinggian 10-45 cm.\nPengungsi : 6KK, 19 Jiwa ( mengungsi di pengungsian dirumah panggung Ds. Gajahmati)\nKeterangan: saat ini air turun 5 cm\n\n f. Desa Sugihharjo\nRumah terdampak: 107 rumah (119 KK / 374 Jiwa)\nJalan desa : 1.800 m ketinggian 5-20cm\nSawah: 95 hektar.\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap\ng. Desa Dengkek (SUDAH SURUT). \n\n4.  Kecamatan Juwana\nDesa Bumirejo\nRumah terendam = 381 rumah (575KK/1528 jiwa)\nKetinggian dalam rumah  ±20 cm – 135 cm\nJalan desa 1000 meter ketinggian 5-95 cm\nMasjid : 1\nMusholla : 3\nSekolahan : 2\nPengungsi: 52 KK/152 jiwa\nDesa Doropayung\nTerendam : 641 rumah ; terdiri dari 696 KK ; dengan jumlah jiwa 1,992\nJalan desa: 6450 m ketinggian 10-180 cm\nTempat Ibadah : 8\nSekolahan :1\nTambak: 11,4 Ha, Karas: 7,5 Ha, \nPengungsi: 250 KK/600 jiwa\nTinggi air: 10 – 130 cm\nDesa Gadingrejo,\n291 rumah tergenang (408 kk/1156 jiwa) \nKetinggian Air : 2 – 120 cm\nPengungsi: Nihil\nTempat Ibadah : 1\nSekolah : 2\ntambak 50 Hektar\njalan desa 5000 meter ketinggian 20-60cm\n\n d. Desa Tluwah,\n216 rumah tergenang (267KK /512 jiwa)  Ketinggian Air 2 – 100 cm\nPekarangan 810 ha\n Musholla 3\nTambak 5 Ha\nJalan 220 ketinggian air 5-120 cm;\nDesa KedungPancing, \n193 rumah tergenang (255 KK/ 626 Jiwa)\nSekolahan : 1\nTamba: 5,5 Ha\nKaras: 200 ha,\nPengungsi: 25 KK\nJalan / gang desa 1100 meter dgn ketinggian air 2 cm s/d 145 cm\nDesa Bojomulyo\n170 rumah tergenang (183 KK/ 531 Jiwa)\nKaras: 34 ha,\nJalan / gang desa 510 meter dgn ketinggian air 35 cm s/d 40 cm\nDesa Bander\n48 rumah tergenang (79 KK/135 Jiwa)\nJalan: 200 m, Ketinggian air 10-50 cm\nDesa Growongkidul\n65 rumah tergenang (65 KK/212 Jiwa)\nKaras: 50 Ha, jalan: 1500 m, Ketinggian air 5-50cm\nFasilitasi umum 1\npekarangan 250 ketinggina 5-25cm;\nJalan desa 200 m, ketinggian 5-30 cm\nDesa Growonglor\n143 rumah tergenang (156 KK/613 jiwa)\nKaras: : 2,5 ha, Jalan: 650 m, Ketinggian air 10-25cm\nDesa Pajeksan\n20 rumah tergenang (20 KK/88jiwa)\nJalan: 450 m, Ketinggian air 15-30cm\nPerkarangan: 2,5 hektar\n5. Kec. Sukolilo:\nDesa Gadudero Dukuh Poncomulyo:\n126 rumah terendam (146 KK / 399 Jiwa)\nSekolah : 3 unit.\nSawah : 290 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 35 – 40 cm.\n     Desa Kasihan:\n80 rumah terendam (96 KK / 248 Jiwa)\nDesa Wotan Dukuh Jongso:\n57 rumah terendam (67 KK / 168 Jiwa)\nKetinggian air rata-rata 50 cm.\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nTim Relawan BPBD Pati, menerima laporan dari warga;\nBPBD Kab. Pati Melaksanakan Assesment untuk keperluan kaji cepat.\nMenggerakan Relawan BPBD di Kab Pati, untuk melaksanakan Asessment dan menolong warga yang membutuhkan Pertolongan.\nBPBD Kab. Pati mengirim alat-alat Evakuasi ke lokasi yang sangat membutuhkan.\nBPBD Kab. Pati menyelenggarakan dapur umum.\nFasilitas Kesehatan dari Dinas Kesehatan.\nPati sudah mulai siaga 1.\n\n","Banjarsari, Gempolsari, Mintobasuki, Tanjang, Babalan, Kosekan, Pantirejo, Kedungmulyo, Tondomulyo, Karangrowo, Ngastorejo, Bungasrejo, Glonggong, Mustokoharjo, Widorokandang, Purworejo, Sinoman, Gajahmati, Sugiharjo, Ketitangwetan, Langgenharjo, Bumirejo, Doropayung, Gadingrejo, Tluwah, Kedungpancing, Jepuro, Kauman, Kudukeras","Gabus, Jakenan, Pati, Margoyoso, Batangan, Juwana","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [74,"574","3/7/2023","Maret","33.20","Jepara","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSelasa, 07 Maret 2023 Pukul 09.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Balong RT 04 RW 02, Kembang, Jepara\n\nSEBAB\nStruktur bangunan rapuh\n\nDAMPAK\nSatu rumah rusak berat milik Ibu Wagimah Warga Desa Balong RT 04 RW 02, Kembang, Jepara.\nTaksiran Kerugian 20.000.000\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nBPBD Kab. Jepara melakukan assesment bersama lintas sektor terkait;\nBPBD Kab. Jepara berkoordinasi dengan warga dan lintas sektor terkait kejadian tersebut.\n","Balong","Kembang","BPBD Kab. Jepara","","","",""],
    [75,"575","3/7/2023","Maret","33.20","Jepara","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nMinggu, 05 Maret 2023 Pukul 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Sukosono RT. 22/06  Kec Kedung Kab Jepara\n\nSEBAB\nStruktur bangunan rapuh\n\nDAMPAK\nAtap rumah rusak milik bapak Harun Warga Desa Sukosono RT. 22/06  Kec Kedung Kab Jepara.\nTaksiran Kerugian 10.000.000\n\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nBPBD Kab. Jepara melakukan assesment bersama lintas sektor terkait;\nBPBD Kab. Jepara berkoordinasi dengan warga dan lintas sektor terkait kejadian tersebut.\n","Sukosono","Kedung","BPBD Kab. Jepara","","","",""],
    [76,"576","3/7/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu\nPENGUNGSIAN\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Payaman (42 Jiwa/19 KK);\nBaldes Gulang (102 Jiwa/95 KK);\nBaldes Jati Wetan (103 Jiwa/35 KK);\nGKMI Tanjung Karang (103 Jiwa/31 KK);\nKlenteng Tanjung Karang (38 Jiwa/11 KK);\nRTQ & Gedung PKK (15 Jiwa/5 KK);\nBaldes karangrowo (68 Jiwa/37 KK);\n\nJumlah Pengungsi : 233 KK dan 471 Jiwa \n\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Payaman\nBalai Desa Gulung\nBalai Desa Jati Wetan\nGKMI Tanjung Karang\nBalai Desa Ngamplak\nMasjid Baittun Naim Krajan\nLokasi Terdampak\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 300 Ha\nWarga terdampak: 1817 KK/5895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 267 Ha\nWarga terdampak: 287 KK/1187 Jiwa\nRumah tergenang: 267 KK\nPengungsi: 19 KK/42 Jiwa \nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa payaman\nGulung\nSawah terdampak: 13 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nPengungsi: 125 Jiwa\nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa Gulung\nKesemabi\nSawah terdampak: 38 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 40 Ha\nGalon Tepus\nSawah terdampak: 7 Ha\nJepang\nSawah terdampak: 35 Ha\nHadiwarno\nSawah terdampak: 1 Ha\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nSawah terdampak: 35 Ha\nWarga terdampak: 147Jiwa\nRumah tergenang: 425 Jiwa\nPengungsi: 151 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : Balai Desa Jati wetan\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 153 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 176 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : GKMI Tanjung karang\nDesa Jetis kapuan\nSawah terdampak: 60 Ha\nWarga terdampak: 1054 KK/2912 Jiwa\nRumah tergenang: 318 KK\nPengungsi: 17 Jiwa\nLokasi pengungsian: RTQ dan Gedung PKK\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 47 Ha\nPasuruan Lor\nSawah terdampak: 15 Ha\nPasuruan Kidul\nSawah terdampak: 11 Ha\nJepang Pakis\nSawah terdampak: 12 Ha\nLoram Wetan\nSawah terdampak: 7 Ha\n\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 388 Ha\nWarga terdampak: 900 KK/3500 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nLokasi DU: Balai Desa Ngemplak\nKarangrowo\nSawah terdampak: 434 Ha\nWarga terdampak: 1000 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nPengungsian: 91 jiwa\nLokasi Pengungsian: Balai Desa Karangrowo\nLokasi DU: Masjid Baitul Naim Krajan\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 227 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 240 Ha\nWates\nSawah terdampak: 500 Ha\nWarga terdampak: 566 Jiwa\nRumah tergenang: 201 KK\nWonosoco\nSawah terdampak: 287 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 78 Ha\n9. Sambung\nSawah terdampak: 69 Ha\n10. Undaan Lor\nSawah terdampak: 567 Ha\nWarga terdampak: 2143 Jiwa\nRumah tergenang: 220 KK\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nSawah terdampak: 163 Ha\nWarga terdampak: 180 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nBulung Kulon\nSawah terdampak: 59 Ha\nWarga terdampak: 2400Jiwa\nRumah tergenang: 150 KK\nSadang\nSawah terdampak: 60 Ha\nSidomulyo\nSawah terdampak: 100 Ha\nGondoharum\nSawah terdampak: 56 Ha\nFladen\nSawah terdampak: 5 Ha\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan\nSawah terdampak: 78 Ha\nGarung Kidul\nSawah terdampak: 63 Ha\nBanget\nSawah terdampak: 120 Ha\nPrambatan Lor\nSawah terdampak: 1,5 Ha\nBlimbing Kidul\nSawah terdampak: 50 Ha\nKedungdowo\nSawah terdampak: 28 Ha\n7. Prambatan Kidul\nSawah terdampak: 8,5 Ha\n8. Gamong\nSawah terdampak: 54 Ha\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nBPBD Kab. Kudus melakukan Assesment data secara periodik\nMonitoring Dapur Umum, lokasi Pengungsian;\nMembantu mobilisasi warga terdampak banjir;\nEvakuasi warga terdampak banjir\n","Temulus, Mejobo, Payaman, Gulung, Kesambi, Kirig, Galontepus, Jepang, Hadiwarno, Jatiwetan, Tanjungkarang, Jetiskapuan, Loram Kulon, Pasuruan Kidul, Pasuruan Lor, Jepang Pakis, Loram Wetan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Wates, Wonosoco, Larikrejo, Berugenjang, Sambung, Undaan Lor, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sadang, Sidomulyo, Gondoharum, Fladen, Setrokalangan, Garung Kidul, Banget, Prambatan Lor, Blimbing Kidul, Kedungdowo, Prambatan Kidul, Gamong","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [77,"577","3/7/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus.\nKecamatan Jakenan.\nKecamatan Pati.\nKecamatan Kayen\nKecamatan Dukuhsetih\nKecamatan Margoyoso\nKecamatan Juwana\nKecamatan Batangan\nKecamatan Sukolilo\n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah kabupaten Pati.\n\nDAMPAK:\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari:\nRumah terendam = 350 rumah (360 KK/1080 Jiwa)\nRumah terdampak : 760 rumah.\nJalan desa : 3000 m ketinggian 30-135cm\nMasjid : 3 unit\nSekolah : 2 unit \nPengungsi Nihil\nDesa Gempolsari:\nRumah terendam = 83 rumah (158 KK/420 Jiwa)\nRumah terdampak : 75 rumah.\nJalan desa : 2000 m ketinggian 10-25cm\nDesa Mintobasuki:\nRumah terendam : 263, TMA ± 30 cm – 60 cm.\nJumlah Warga terdampak: 341 KK/888 Jiwa. \nMushola : 2 unit.\nBalai Desa : 1 unit.\nSekolah : 2 unit.\nJalan desa : 1560 m ketinggian 0-52 cm\nDesa Tanjang:\nRumah = 10 rumah 156 KK/196 Jiwa\nJalan Desa : 70 meter, kedalaman 10 cm s/d 50 cm.\nPekarangan : Hampir semua.\nSawah : + 76 hektar.\nDesa Babalan:\nRumah terendam air : 110 rumah (130 KK, 419 Jiwa)\nJalan desa: 750 m ketinggian 5-60 cm.\nKeterangan :- Hingga saat ini ketinggian air meningkat  sekitar s/d 15 cm\nDesa Kosekan\nRumah : 140 rumah (155KK/330 jiwa).\nJalan desa: 3.500 m ketinggian 10-100 cm.\nMasjid : 1 unit.\nSekolah : 2 unit.\nSawah : + 100 hektar\nKeterangan :- Ketinggian air naik 3 cm.\nf.    Desa Pantireto\nRumah terendam : 57 rumah (78KK/120 jiwa)\nRumah Terdampak : 40 rumah\nJalan desa: 2000 m ketinggian 10-40cm.\nSawah :  + 120 hektar.\nKecamatan Jakenan.\na. Desa Kedungmulyo:\nRumah Terdampak 134 (171kk/393jiwa).\nKetinggian air dalam rumah : 5 - 70 cm.\nMasjid / mushola : 2 unit.\nPanjang jalan desa tergenang: 800 m.\nPengungsi Nihil\nb. Desa Tondomulyo:\n566 rumah tergenang 5-70 cm (593 KK/ 1640 Jiwa) \nSekolah : 1 unit\nSawah 277 ha, \nJalan desa 800 meter.\nJalan raya : 700 meter.\nPekarangan : 23 hektar.\nPengungsi Nihil\nc.  Desa Karangrowo:\nRumah : 283 rumah (956 jiwa/333 KK), ketinggian air 5 - 80 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 3; Perkantoran : 1;\nSawah : 136 ha;\nPekarangan : 25 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 5.500;\nPengungsi : nihil\nd. Desa Ngastorejo:\nRumah : 248 rumah (790 jiwa/290 KK), ketinggian air 5 - 80 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 1; Perkantoran : 1;\nSawah : 130 ha;\nPekarangan : 36 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 3.500;\nPengungsi : nihil\ne. Desa Bungasrejo:\nRumah Terendam : 180 (205KK/523jiwa) \nSawah : 101 hektar\nPekarangan: 5 hektar.\nJalan desa : 700 m.\nPengungsi Nihil.\nf. Desa Glonggong:\nRumah Terendam : 90 (105KK/250jiwa)\nSekolah dasar : 1 unit.\nSekolah TK :1 unit.\nSawah :121 Ha\nDAMPAK:\n3.   Kecamatan Pati.\nDesa Mustokoharjo Dukuh Ngantru:\nRumah terdampak : 207 rumah ( 251 KK / 731Jiwa)\nMusola: 1 unit.\nPekarangan : 5 – 75 cm\nJalan desa : 1250 meter TMA 5 – 75 cm.\nKeterangan : Sampai saat ini TMA tetap\nDesa Widorokandang:\nRumah terdampak : 115 rumah (KK/Jiwa : 270/920).\nSawah: 150 hektar.\nMasjid 1 unit.\nJalan desa : 1,3 km ketinggian 0-70 cm\nKeterangan : Sampai saat ini TMA tetap.\nDesa Purworejo Dukuh Guyangan:\nRumah terdampak : 55 rumah KK/Jiwa : 103/263.\nSekolah: 2 unit.\nSawah: 200 hektar ketinggian 40-85 cm.\nJalan desa : 3 km ketinggian 55 cm.\nKeterangan : Saat ini air turun 5 cm.\nDesa Sinoman Dukuh Triwil:\nRumah terdampak : 35 rumah KK/Jiwa:60/150\npekarangan : ketinggian air  5-50 cm.\nPertanian : 150 Ha\nJalan desa : 1500 m ketinggian 5-30 cm\nKeterangan : Sampai saat ini TMA tetap\ne. Desa Gajahmati Dukuh Tempel:\nRumah tergenang: 28 unit KK/Jiwa: 36/108.\nKetinggian air di dalam rumah 5-25 cm.\nKetinggian air di pekarangan 5-25 cm. \nJalan desa : 600 m ketinggian 10-45 cm.\nPengungsi : 6KK, 19 Jiwa ( mengungsi di pengungsian dirumah panggung Ds. Gajahmati)\nKeterangan: saat ini air turun 5 cm\n f. Desa Sugihharjo\nRumah terdampak: 107 rumah (119 KK / 374 Jiwa)\nJalan desa : 1.800 m ketinggian 5-20cm\nSawah: 95 hektar.\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap\ng. Desa Dengkek (SUDAH SURUT). \n\n4.  Kecamatan Juwana\nDesa Bumirejo\nRumah terendam = 381 rumah (575KK/1528 jiwa)\nKetinggian dalam rumah  ±20 cm – 135 cm\nJalan desa 1000 meter ketinggian 5-95 cm\nMasjid : 1\nMusholla : 3\nSekolahan : 2\nPengungsi: 52 KK/152 jiwa\nDesa Doropayung\nTerendam : 641 rumah ; terdiri dari 696 KK ; dengan jumlah jiwa 1,992\nJalan desa: 6450 m ketinggian 10-180 cm\nTempat Ibadah : 8\nSekolahan :1\nTambak: 11,4 Ha, Karas: 7,5 Ha, \nPengungsi: 250 KK/600 jiwa\nTinggi air: 10 – 130 cm\nDesa Gadingrejo,\n291 rumah tergenang (408 kk/1156 jiwa) \nKetinggian Air : 2 – 120 cm\nPengungsi: Nihil\nTempat Ibadah : 1\nSekolah : 2\ntambak 50 Hektar\njalan desa 5000 meter ketinggian 20-60cm\n\n d. Desa Tluwah,\n216 rumah tergenang (267KK /512 jiwa)  Ketinggian Air 2 – 100 cm\nPekarangan 810 ha\n Musholla 3\nTambak 5 Ha\nJalan 220 ketinggian air 5-120 cm;\nDesa KedungPancing, \n193 rumah tergenang (255 KK/ 626 Jiwa)\nSekolahan : 1\nTamba: 5,5 Ha\nKaras: 200 ha,\nPengungsi: 25 KK\nJalan / gang desa 1100 meter dgn ketinggian air 2 cm s/d 145 cm\nDesa Bojomulyo\n170 rumah tergenang (183 KK/ 531 Jiwa)\nKaras: 34 ha,\nJalan / gang desa 510 meter dgn ketinggian air 35 cm s/d 40 cm\nDesa Bander\n48 rumah tergenang (79 KK/135 Jiwa)\nJalan: 200 m, Ketinggian air 10-50 cm\nDesa Growongkidul\n65 rumah tergenang (65 KK/212 Jiwa)\nKaras: 50 Ha, jalan: 1500 m, Ketinggian air 5-50cm\nFasilitasi umum 1\npekarangan 250 ketinggina 5-25cm;\nJalan desa 200 m, ketinggian 5-30 cm\nDesa Growonglor\n143 rumah tergenang (156 KK/613 jiwa)\nKaras: : 2,5 ha, Jalan: 650 m, Ketinggian air 10-25cm\nDesa Pajeksan\n20 rumah tergenang (20 KK/88jiwa)\nJalan: 450 m, Ketinggian air 15-30cm\nPerkarangan: 2,5 hektar\n5. Kec. Sukolilo:\nDesa Gadudero Dukuh Poncomulyo:\n126 rumah terendam (146 KK / 399 Jiwa)\nSekolah : 3 unit.\nSawah : 290 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 35 – 40 cm.\n     Desa Kasihan:\n80 rumah terendam (96 KK / 248 Jiwa)\nDesa Wotan Dukuh Jongso:\n57 rumah terendam (67 KK / 168 Jiwa)\nKetinggian air rata-rata 50 cm.\n6. Kec. Kayen:\nDesa Srikaton:\n34 rumah terendam (151 KK / 428 Jiwa)\nSawah : 120 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 5 – 35 cm.\n     Desa Pasuruhan:\n112 rumah terendam (342 KK / 889 Jiwa)\nSawah : 430 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 10 – 60 cm.\n7. Kec. Dukuhseti :\nDesa Dukuhseti:\n170 rumah terendam (146 KK / 399 Jiwa)\nKetinggian air 10 – 60 cm.\nSawah : 290 hektar.\nJalan Desa : 250 m\nPengungsi : 70 Orang\n     Desa Banyutowo:\n11 rumah terendam (146 KK / 399 Jiwa)\nKetinggian air 10 – 50 cm.\nSawah : 125 hektar.\nJalan Desa : 50 m\nPengungsi : 70 Orang\nDesa Wotan Ngagel : 6 Maret air sudah surut\nDesa Kembang : 6 Maret air sudah surut\nDesa Tegalombo : 6 Maret air sudah surut\n8. Kecamatan Margoyoso (surut mulai tanggal 5 maret 2023)\n9. Kecamatan Batangan (surut mulai tanggal 4 maret 2023)\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nTim Relawan BPBD Pati, menerima laporan dari warga;\nBPBD Kab. Pati Melaksanakan Assesment untuk keperluan kaji cepat.\nMenggerakan Relawan BPBD di Kab Pati, untuk melaksanakan Asessment dan menolong warga yang membutuhkan Pertolongan.\nBPBD Kab. Pati mengirim alat-alat Evakuasi ke lokasi yang sangat membutuhkan.\nBPBD Kab. Pati menyelenggarakan dapur umum.\nFasilitas Kesehatan dari Dinas Kesehatan.\nPati sudah mulai siaga 1.\n\n\n","Banjarsari, Gempolsari, Mintobasuki, Tanjang, Babalan, Kosekan, Pantirejo, Kedungmulyo, Tondomulyo, Karangrowo, Ngastorejo, Bungasrejo, Glonggong, Mustokoharjo, Widorokandang, Purworejo, Sinoman, Gajahmati, Sugiharjo, Dengkek, Bumirejo, Doropayung, Gadingrejo, Tluwah, Kedungpancing, Bojomulyo, Bander, Growongkidul, Growonglor, Pajeksan, Gadudero, Kasiyan, Wotan, Pasuruhan, Dukuhseti, Banyutowo, Wotan Ngagel, Kembang, Tegalombo","Gabus, Jakenan, Pati, Kayen, Dukuhseti, Margoyoso, Juwana, Batangan, Sukolilo","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [78,"578","3/7/2023","Maret","33.01","Cilacap","1","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSelasa, 7 Maret  2023 Pukul 20.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Jerotengah Rt.04 Rw.01. Desa Boja Kec. Majenang\n\nSEBAB\nHujan yang cukup deras di wilayah Kec. Majenang sejak 19.00 - 20.30 WIB\n Tanah Yang Labil dan terjal.\n\nDAMPAK\ntebing setinggi 25m, panjang 15m longsor dan menutup jalan Provinsi yang menghubungkan Wil. Majenang dan Salem.Dengan ketebalan material longsoran +/- 3 Meter mengakibatkan jalan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat.\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nTelah dilakukan upaya darurat untuk membuka akses jalan.\nCek lokasi bersama unsur Forkopimcam , Pemdes dan Dinas Terkait yang selanjutnya untuk dilaporkan.\nmenghentikan laju kendaraan dari 2 arah. Dari arah Salem dan dari arah Majenang.\nMemasang Rambu Kebencanaan\nMengerahkan sumberdaya relawan untuk rencana penanganan manual ( relawan dari Salem )\nSaat ini belum dapat dilakukan penanganan mengingat kondisi minim pencahayaan.\n","Boja","Majenang","BPBD Kab.Cilacap","","","",""],
    [79,"579","3/7/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu\nPENGUNGSIAN\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Payaman (42 Jiwa/19 KK);\nBaldes Gulang (102 Jiwa/95 KK);\nBaldes Jati Wetan (103 Jiwa/35 KK);\nGKMI Tanjung Karang (103 Jiwa/31 KK);\nKlenteng Tanjung Karang (38 Jiwa/11 KK);\nRTQ & Gedung PKK (15 Jiwa/5 KK);\nBaldes karangrowo (68 Jiwa/37 KK);\n\nJumlah Pengungsi : 233 KK dan 471 Jiwa \n\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Payaman\nBalai Desa Gulung\nBalai Desa Jati Wetan\nGKMI Tanjung Karang\nBalai Desa Ngamplak\nMasjid Baittun Naim Krajan\nLokasi Terdampak\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 300 Ha\nWarga terdampak: 1817 KK/5895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 267 Ha\nWarga terdampak: 287 KK/1187 Jiwa\nRumah tergenang: 267 KK\nPengungsi: 19 KK/42 Jiwa \nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa payaman\nGulung\nSawah terdampak: 13 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nPengungsi: 125 Jiwa\nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa Gulung\nKesemabi\nSawah terdampak: 38 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 40 Ha\nGalon Tepus\nSawah terdampak: 7 Ha\nJepang\nSawah terdampak: 35 Ha\nHadiwarno\nSawah terdampak: 1 Ha\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nSawah terdampak: 35 Ha\nWarga terdampak: 147Jiwa\nRumah tergenang: 425 Jiwa\nPengungsi: 151 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : Balai Desa Jati wetan\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 153 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 176 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : GKMI Tanjung karang\nDesa Jetis kapuan\nSawah terdampak: 60 Ha\nWarga terdampak: 1054 KK/2912 Jiwa\nRumah tergenang: 318 KK\nPengungsi: 17 Jiwa\nLokasi pengungsian: RTQ dan Gedung PKK\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 47 Ha\nPasuruan Lor\nSawah terdampak: 15 Ha\nPasuruan Kidul\nSawah terdampak: 11 Ha\nJepang Pakis\nSawah terdampak: 12 Ha\nLoram Wetan\nSawah terdampak: 7 Ha\n\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 388 Ha\nWarga terdampak: 900 KK/3500 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nLokasi DU: Balai Desa Ngemplak\nKarangrowo\nSawah terdampak: 434 Ha\nWarga terdampak: 1000 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nPengungsian: 91 jiwa\nLokasi Pengungsian: Balai Desa Karangrowo\nLokasi DU: Masjid Baitul Naim Krajan\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 227 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 240 Ha\nWates\nSawah terdampak: 500 Ha\nWarga terdampak: 566 Jiwa\nRumah tergenang: 201 KK\nWonosoco\nSawah terdampak: 287 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 78 Ha\n9. Sambung\nSawah terdampak: 69 Ha\n10. Undaan Lor\nSawah terdampak: 567 Ha\nWarga terdampak: 2143 Jiwa\nRumah tergenang: 220 KK\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nSawah terdampak: 163 Ha\nWarga terdampak: 180 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nBulung Kulon\nSawah terdampak: 59 Ha\nWarga terdampak: 2400Jiwa\nRumah tergenang: 150 KK\nSadang\nSawah terdampak: 60 Ha\nSidomulyo\nSawah terdampak: 100 Ha\nGondoharum\nSawah terdampak: 56 Ha\nFladen\nSawah terdampak: 5 Ha\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan\nSawah terdampak: 78 Ha\nGarung Kidul\nSawah terdampak: 63 Ha\nBanget\nSawah terdampak: 120 Ha\nPrambatan Lor\nSawah terdampak: 1,5 Ha\nBlimbing Kidul\nSawah terdampak: 50 Ha\nKedungdowo\nSawah terdampak: 28 Ha\n7. Prambatan Kidul\nSawah terdampak: 8,5 Ha\n8. Gamong\nSawah terdampak: 54 Ha\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nBPBD Kab. Kudus melakukan Assesment data secara periodik\nMonitoring Dapur Umum, lokasi Pengungsian;\nMembantu mobilisasi warga terdampak banjir;\nEvakuasi warga terdampak banjir\n","Temulus, Mejobo, Payaman, Gulung, Kesambi, Kirig, Galontepus, Jepang, Hadiwarno, Jatiwetan, Tanjungkarang, Jetiskapuan, Loram Kulon, Pasuruan Kidul, Pasuruan Lor, Jepang Pakis, Loram Wetan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Wates, Wonosoco, Larikrejo, Berugenjang, Sambung, Undaan Lor, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sadang, Sidomulyo, Gondoharum, Fladen, Setrokalangan, Garung Kidul, Banget, Prambatan Lor, Blimbing Kidul, Kedungdowo, Prambatan Kidul, Gamong","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [80,"580","3/7/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus.\nKecamatan Jakenan.\nKecamatan Pati.\nKecamatan Kayen\nKecamatan Dukuhsetih\nKecamatan Margoyoso\nKecamatan Juwana\nKecamatan Batangan\nKecamatan Sukolilo\n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah kabupaten Pati.\n\nDAMPAK:\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari:\nRumah terendam = 350 rumah (360 KK/1080 Jiwa)\nRumah terdampak : 760 rumah.\nJalan desa : 3000 m ketinggian 30-135cm\nMasjid : 3 unit\nSekolah : 2 unit \nPengungsi Nihil\nDesa Gempolsari:\nRumah terendam = 83 rumah (158 KK/420 Jiwa)\nRumah terdampak : 75 rumah.\nJalan desa : 2000 m ketinggian 10-25cm\nDesa Mintobasuki:\nRumah terendam : 263, TMA ± 30 cm – 60 cm.\nJumlah Warga terdampak: 341 KK/888 Jiwa. \nMushola : 2 unit.\nBalai Desa : 1 unit.\nSekolah : 2 unit.\nJalan desa : 1560 m ketinggian 0-52 cm\nDesa Tanjang:\nRumah = 10 rumah 156 KK/196 Jiwa\nJalan Desa : 70 meter, kedalaman 10 cm s/d 50 cm.\nPekarangan : Hampir semua.\nSawah : + 76 hektar.\nDesa Babalan:\nRumah terendam air : 110 rumah (130 KK, 419 Jiwa)\nJalan desa: 750 m ketinggian 5-60 cm.\nKeterangan :- Hingga saat ini ketinggian air meningkat  sekitar s/d 15 cm\nDesa Kosekan\nRumah : 140 rumah (155KK/330 jiwa).\nJalan desa: 3.500 m ketinggian 10-100 cm.\nMasjid : 1 unit.\nSekolah : 2 unit.\nSawah : + 100 hektar\nKeterangan :- Ketinggian air naik 3 cm.\nf.    Desa Pantireto\nRumah terendam : 57 rumah (78KK/120 jiwa)\nRumah Terdampak : 40 rumah\nJalan desa: 2000 m ketinggian 10-40cm.\nSawah :  + 120 hektar.\nKecamatan Jakenan.\na. Desa Kedungmulyo:\nRumah Terdampak 134 (171kk/393jiwa).\nKetinggian air dalam rumah : 5 - 70 cm.\nMasjid / mushola : 2 unit.\nPanjang jalan desa tergenang: 800 m.\nPengungsi Nihil\nb. Desa Tondomulyo:\n566 rumah tergenang 5-70 cm (593 KK/ 1640 Jiwa) \nSekolah : 1 unit\nSawah 277 ha, \nJalan desa 800 meter.\nJalan raya : 700 meter.\nPekarangan : 23 hektar.\nPengungsi Nihil\nc.  Desa Karangrowo:\nRumah : 283 rumah (956 jiwa/333 KK), ketinggian air 5 - 80 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 3; Perkantoran : 1;\nSawah : 136 ha;\nPekarangan : 25 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 5.500;\nPengungsi : nihil\nd. Desa Ngastorejo:\nRumah : 248 rumah (790 jiwa/290 KK), ketinggian air 5 - 80 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 1; Perkantoran : 1;\nSawah : 130 ha;\nPekarangan : 36 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 3.500;\nPengungsi : nihil\ne. Desa Bungasrejo:\nRumah Terendam : 180 (205KK/523jiwa) \nSawah : 101 hektar\nPekarangan: 5 hektar.\nJalan desa : 700 m.\nPengungsi Nihil.\nf. Desa Glonggong:\nRumah Terendam : 90 (105KK/250jiwa)\nSekolah dasar : 1 unit.\nSekolah TK :1 unit.\nSawah :121 Ha\nDAMPAK:\n3.   Kecamatan Pati.\nDesa Mustokoharjo Dukuh Ngantru:\nRumah terdampak : 207 rumah ( 251 KK / 731Jiwa)\nMusola: 1 unit.\nPekarangan : 5 – 75 cm\nJalan desa : 1250 meter TMA 5 – 75 cm.\nKeterangan : Sampai saat ini TMA tetap\nDesa Widorokandang:\nRumah terdampak : 115 rumah (KK/Jiwa : 270/920).\nSawah: 150 hektar.\nMasjid 1 unit.\nJalan desa : 1,3 km ketinggian 0-70 cm\nKeterangan : Sampai saat ini TMA tetap.\nDesa Purworejo Dukuh Guyangan:\nRumah terdampak : 55 rumah KK/Jiwa : 103/263.\nSekolah: 2 unit.\nSawah: 200 hektar ketinggian 40-85 cm.\nJalan desa : 3 km ketinggian 55 cm.\nKeterangan : Saat ini air turun 5 cm.\nDesa Sinoman Dukuh Triwil:\nRumah terdampak : 35 rumah KK/Jiwa:60/150\npekarangan : ketinggian air  5-50 cm.\nPertanian : 150 Ha\nJalan desa : 1500 m ketinggian 5-30 cm\nKeterangan : Sampai saat ini TMA tetap\ne. Desa Gajahmati Dukuh Tempel:\nRumah tergenang: 28 unit KK/Jiwa: 36/108.\nKetinggian air di dalam rumah 5-25 cm.\nKetinggian air di pekarangan 5-25 cm. \nJalan desa : 600 m ketinggian 10-45 cm.\nPengungsi : 6KK, 19 Jiwa ( mengungsi di pengungsian dirumah panggung Ds. Gajahmati)\nKeterangan: saat ini air turun 5 cm\n f. Desa Sugihharjo\nRumah terdampak: 107 rumah (119 KK / 374 Jiwa)\nJalan desa : 1.800 m ketinggian 5-20cm\nSawah: 95 hektar.\nKeterangan : Sampai saat ini ketinggian air tetap\ng. Desa Dengkek (SUDAH SURUT). \n\n4.  Kecamatan Juwana\nDesa Bumirejo\nRumah terendam = 381 rumah (575KK/1528 jiwa)\nKetinggian dalam rumah  ±20 cm – 135 cm\nJalan desa 1000 meter ketinggian 5-95 cm\nMasjid : 1\nMusholla : 3\nSekolahan : 2\nPengungsi: 52 KK/152 jiwa\nDesa Doropayung\nTerendam : 641 rumah ; terdiri dari 696 KK ; dengan jumlah jiwa 1,992\nJalan desa: 6450 m ketinggian 10-180 cm\nTempat Ibadah : 8\nSekolahan :1\nTambak: 11,4 Ha, Karas: 7,5 Ha, \nPengungsi: 250 KK/600 jiwa\nTinggi air: 10 – 130 cm\nDesa Gadingrejo,\n291 rumah tergenang (408 kk/1156 jiwa) \nKetinggian Air : 2 – 120 cm\nPengungsi: Nihil\nTempat Ibadah : 1\nSekolah : 2\ntambak 50 Hektar\njalan desa 5000 meter ketinggian 20-60cm\n\n d. Desa Tluwah,\n216 rumah tergenang (267KK /512 jiwa)  Ketinggian Air 2 – 100 cm\nPekarangan 810 ha\n Musholla 3\nTambak 5 Ha\nJalan 220 ketinggian air 5-120 cm;\nDesa KedungPancing, \n193 rumah tergenang (255 KK/ 626 Jiwa)\nSekolahan : 1\nTamba: 5,5 Ha\nKaras: 200 ha,\nPengungsi: 25 KK\nJalan / gang desa 1100 meter dgn ketinggian air 2 cm s/d 145 cm\nDesa Bojomulyo\n170 rumah tergenang (183 KK/ 531 Jiwa)\nKaras: 34 ha,\nJalan / gang desa 510 meter dgn ketinggian air 35 cm s/d 40 cm\nDesa Bander\n48 rumah tergenang (79 KK/135 Jiwa)\nJalan: 200 m, Ketinggian air 10-50 cm\nDesa Growongkidul\n65 rumah tergenang (65 KK/212 Jiwa)\nKaras: 50 Ha, jalan: 1500 m, Ketinggian air 5-50cm\nFasilitasi umum 1\npekarangan 250 ketinggina 5-25cm;\nJalan desa 200 m, ketinggian 5-30 cm\nDesa Growonglor\n143 rumah tergenang (156 KK/613 jiwa)\nKaras: : 2,5 ha, Jalan: 650 m, Ketinggian air 10-25cm\nDesa Pajeksan\n20 rumah tergenang (20 KK/88jiwa)\nJalan: 450 m, Ketinggian air 15-30cm\nPerkarangan: 2,5 hektar\n5. Kec. Sukolilo:\nDesa Gadudero Dukuh Poncomulyo:\n126 rumah terendam (146 KK / 399 Jiwa)\nSekolah : 3 unit.\nSawah : 290 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 35 – 40 cm.\n     Desa Kasihan:\n80 rumah terendam (96 KK / 248 Jiwa)\nDesa Wotan Dukuh Jongso:\n57 rumah terendam (67 KK / 168 Jiwa)\nKetinggian air rata-rata 50 cm.\n6. Kec. Kayen:\nDesa Srikaton:\n34 rumah terendam (151 KK / 428 Jiwa)\nSawah : 120 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 5 – 35 cm.\n     Desa Pasuruhan:\n112 rumah terendam (342 KK / 889 Jiwa)\nSawah : 430 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 10 – 60 cm.\n7. Kec. Dukuhseti :\nDesa Dukuhseti:\n170 rumah terendam (146 KK / 399 Jiwa)\nKetinggian air 10 – 60 cm.\nSawah : 290 hektar.\nJalan Desa : 250 m\nPengungsi : 70 Orang\n\n     Desa Banyutowo:\n11 rumah terendam (146 KK / 399 Jiwa)\nKetinggian air 10 – 50 cm.\nSawah : 125 hektar.\nJalan Desa : 50 m\nPengungsi : 70 Orang\nDesa Wotan Ngagel : 6 Maret air sudah surut\nDesa Kembang : 6 Maret air sudah surut\nDesa Tegalombo : 6 Maret air sudah surut\n8. Kecamatan Margoyoso (surut mulai tanggal 5 maret 2023)\n9. Kecamatan Batangan (surut mulai tanggal 4 maret 2023)\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nTim Relawan BPBD Pati, menerima laporan dari warga;\nBPBD Kab. Pati Melaksanakan Assesment untuk keperluan kaji cepat.\nMenggerakan Relawan BPBD di Kab Pati, untuk melaksanakan Asessment dan menolong warga yang membutuhkan Pertolongan.\nBPBD Kab. Pati mengirim alat-alat Evakuasi ke lokasi yang sangat membutuhkan.\nBPBD Kab. Pati menyelenggarakan dapur umum.\nFasilitas Kesehatan dari Dinas Kesehatan.\nPati sudah mulai siaga 1.\n\n\n","Banjarsari, Gempolsari, Mintobasuki, Tanjang, Babalan, Kosekan, Pantirejo, Kedungmulyo, Tondomulyo, Karangrowo, Ngastorejo, Bungasrejo, Glonggong, Mustokoharjo, Widorokandang, Purworejo, Sinoman, Gajahmati, Sugiharjo, Dengkek, Bumirejo, Doropayung, Gadingrejo, Tluwah, Kedungpancing, Bojomulyo, Bander, Growongkidul, Growonglor, Pajeksan, Gadudero, Kasiyan, Wotan, Pasuruhan, Dukuhseti, Banyutowo, Wotan Ngagel, Kembang, Tegalombo","Gabus, Jakenan, Pati, Kayen, Dukuhseti, Margoyoso, Juwana, Batangan, Sukolilo","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [81,"581","3/7/2023","Maret","33.15","Grobogan","","201.Kebakaran","WAKTU KEJADIAN\nSelasa, 07 Maret 2023 Pukul 13,30WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDsn.Pepe Krajan RT. 05 RW.02 Desa Pepe Kec. Tegowanu  \n \nSEBAB\nkonsleting listrik dari atap rumah\n\nDAMPAK\nRumah terbakar akibat konsleting listrik, ukuran rumah 6x10 dengan dinding rumah  kayu serta berlantai tanah beratap kayu campuran.\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nBPBD Kab. Grobogan melakukan assesment pada lokasi kejadian bencana\n","Pepe","Tegowanu","BPBD Kab. Grobogan","","","",""],
    [82,"582","3/7/2023","Maret","33.14","Sragen","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSelasa, 07 Maret 2023 Pukul 17,10WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nJln Raya Ngawi-Solo Kec. Sambungmacan\n \nSEBAB\nPohon lapuk dan angin kencang\n\nDAMPAK\nPohon Tumbang Di Jln Raya Ngawi-Solo Kec. Sambungmacan ( Depan\nPuskesmas Sambungmacan 1  \n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nBPBD Kab. Sragen melakukan pembersihan pohon tumbang Di Jln Raya Ngawi-Solo Kec. Sambungmacan ( Depan Puskesmas Sambungmacan 1 )\n","","Sambungmacan","BPBD Kab. Sragen","","","",""],
    [83,"583","3/7/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu\nPENGUNGSIAN\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Payaman (42 Jiwa/19 KK);\nBaldes Gulang (102 Jiwa/95 KK);\nBaldes Jati Wetan (103 Jiwa/35 KK);\nGKMI Tanjung Karang (103 Jiwa/31 KK);\nKlenteng Tanjung Karang (38 Jiwa/11 KK);\nRTQ & Gedung PKK (15 Jiwa/5 KK);\nBaldes karangrowo (68 Jiwa/37 KK);\n\nJumlah Pengungsi : 233 KK dan 471 Jiwa \n\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Payaman\nBalai Desa Gulung\nBalai Desa Jati Wetan\nGKMI Tanjung Karang\nBalai Desa Ngamplak\nMasjid Baittun Naim Krajan\nLokasi Terdampak\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 300 Ha\nWarga terdampak: 1817 KK/5895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 267 Ha\nWarga terdampak: 287 KK/1187 Jiwa\nRumah tergenang: 267 KK\nPengungsi: 19 KK/42 Jiwa \nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa payaman\nGulung\nSawah terdampak: 13 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nPengungsi: 125 Jiwa\nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa Gulung\nKesemabi\nSawah terdampak: 38 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 40 Ha\nGalon Tepus\nSawah terdampak: 7 Ha\nJepang\nSawah terdampak: 35 Ha\nHadiwarno\nSawah terdampak: 1 Ha\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nSawah terdampak: 35 Ha\nWarga terdampak: 147Jiwa\nRumah tergenang: 425 Jiwa\nPengungsi: 151 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : Balai Desa Jati wetan\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 153 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 176 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : GKMI Tanjung karang\nDesa Jetis kapuan\nSawah terdampak: 60 Ha\nWarga terdampak: 1054 KK/2912 Jiwa\nRumah tergenang: 318 KK\nPengungsi: 17 Jiwa\nLokasi pengungsian: RTQ dan Gedung PKK\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 47 Ha\nPasuruan Lor\nSawah terdampak: 15 Ha\nPasuruan Kidul\nSawah terdampak: 11 Ha\nJepang Pakis\nSawah terdampak: 12 Ha\nLoram Wetan\nSawah terdampak: 7 Ha\n\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 388 Ha\nWarga terdampak: 900 KK/3500 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nLokasi DU: Balai Desa Ngemplak\nKarangrowo\nSawah terdampak: 434 Ha\nWarga terdampak: 1000 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nPengungsian: 91 jiwa\nLokasi Pengungsian: Balai Desa Karangrowo\nLokasi DU: Masjid Baitul Naim Krajan\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 227 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 240 Ha\nWates\nSawah terdampak: 500 Ha\nWarga terdampak: 566 Jiwa\nRumah tergenang: 201 KK\nWonosoco\nSawah terdampak: 287 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 78 Ha\n9. Sambung\nSawah terdampak: 69 Ha\n10. Undaan Lor\nSawah terdampak: 567 Ha\nWarga terdampak: 2143 Jiwa\nRumah tergenang: 220 KK\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nSawah terdampak: 163 Ha\nWarga terdampak: 180 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nBulung Kulon\nSawah terdampak: 59 Ha\nWarga terdampak: 2400Jiwa\nRumah tergenang: 150 KK\nSadang\nSawah terdampak: 60 Ha\nSidomulyo\nSawah terdampak: 100 Ha\nGondoharum\nSawah terdampak: 56 Ha\nFladen\nSawah terdampak: 5 Ha\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan\nSawah terdampak: 78 Ha\nGarung Kidul\nSawah terdampak: 63 Ha\nBanget\nSawah terdampak: 120 Ha\nPrambatan Lor\nSawah terdampak: 1,5 Ha\nBlimbing Kidul\nSawah terdampak: 50 Ha\nKedungdowo\nSawah terdampak: 28 Ha\n7. Prambatan Kidul\nSawah terdampak: 8,5 Ha\n8. Gamong\nSawah terdampak: 54 Ha\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nBPBD Kab. Kudus melakukan Assesment data secara periodik\nMonitoring Dapur Umum, lokasi Pengungsian;\nMembantu mobilisasi warga terdampak banjir;\nEvakuasi warga terdampak banjir\n","Temulus, Mejobo, Payaman, Gulang, Kesambi, Kirig, Golan Tepus, Jepang, Hadiwarno, Jati Wetan, Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Jati Kulon, Loram Kulon, Pasuruan Lor, Pasuruan Kidul, Jepang Pakis, Loram Wetan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Wates, Wonosoco, Larikrejo, Berugenjang, Kalirejo, Lambangan, Sambung, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sadang, Sidomulyo, Gondoharum, Pladen, Setrokalangan, Garung Kidul, Banget, Prambatan Lor, Blimbing Kidul, Kedungdowo, Prambatan Kidul, Gamong","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [84,"584","3/7/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus.\nKecamatan Jakenan.\nKecamatan Pati.\nKecamatan Kayen\nKecamatan Dukuhsetih\nKecamatan Margoyoso\nKecamatan Juwana\nKecamatan Batangan\nKecamatan Sukolilo\n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah Kabupaten Pati.\n\nDAMPAK:\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari:\nRumah terendam = 350 rumah (360 KK/1080 Jiwa)\nRumah terdampak : 760 rumah.\nJalan desa : 3000 m ketinggian 60 cm\nMasjid : 3 unit\nSekolah : 2 unit \nPengungsi Nihil\nDesa Gempolsari:\nRumah terendam = 83 rumah (158 KK/420 Jiwa);\nRumah terdampak : 75 rumah.\nJalan desa : 2000 m ketinggian 10-40 cm\nDesa Mintobasuki:\nRumah terendam : 263, TMA ± 30 cm – 60 cm.\nJumlah Warga terdampak: 341 KK/888 Jiwa. \nMushola : 2 unit.\nBalai Desa : 1 unit.\nSekolah : 2 unit.\nJalan desa : 1560 m ketinggian 0-52 cm\nDesa Tanjang:\nRumah = 10 rumah 156 KK/196 Jiwa\nJalan Desa : 70 meter, kedalaman 10 cm s/d 30 cm.\nPekarangan : Hampir semua.\nSawah : + 76 hektar.\nDesa Babalan:\nRumah terendam air : 110 rumah (130 KK, 419 Jiwa)\nJalan desa: 750 m ketinggian 5-30 cm.\nDesa Kosekan\nRumah : 140 rumah (155KK/330 jiwa).\nJalan desa: 3.500 m ketinggian 10-30 cm.\nMasjid : 1 unit.\nSekolah : 2 unit.\nSawah : + 100 hektar\nKeterangan :- Ketinggian air naik 3 cm.\nf.    Desa Pantirejo\nRumah terendam : 57 rumah (78KK/120 jiwa)\nRumah Terdampak : 40 rumah\nJalan desa: 2000 m ketinggian 10-20cm.\nSawah :  + 120 hektar.\nKecamatan Jakenan.\na. Desa Kedungmulyo:\nRumah Terdampak 134 (171kk/393jiwa).\nKetinggian air dalam rumah : 5 - 30 cm.\nMasjid / mushola : 2 unit.\nPanjang jalan desa tergenang: 800 m.\nPengungsi Nihil\nb. Desa Tondomulyo:\n566 rumah tergenang 5-40 cm (593 KK/ 1640 Jiwa) \nSekolah : 1 unit\nSawah 277 ha, \nJalan desa 800 meter.\nJalan raya : 700 meter.\nPekarangan : 23 hektar.\nPengungsi Nihil\nc.  Desa Karangrowo:\nRumah : 283 rumah (956 jiwa/333 KK), ketinggian air 5 - 80 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 3; Perkantoran : 1;\nSawah : 136 ha;\nPekarangan : 25 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 5.500;\nPengungsi : nihil\nd. Desa Ngastorejo:\nRumah : 248 rumah (790 jiwa/290 KK), ketinggian air 5 - 80 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 1; Perkantoran : 1;\nSawah : 130 ha;\nPekarangan : 36 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 3.500;\nPengungsi : nihil\ne. Desa Bungasrejo:\nRumah Terendam : 180 (205KK/523jiwa) \nSawah : 101 hektar\nPekarangan: 5 hektar.\nJalan desa : 700 m.\nPengungsi Nihil.\n40 cm\nf. Desa Glonggong:\nRumah Terendam : 90 (105KK/250jiwa)\nSekolah dasar : 1 unit.\nSekolah TK :1 unit.\nSawah :121 Ha\nDAMPAK:\n3.   Kecamatan Pati.\nDesa Mustokoharjo Dukuh Ngantru:\nRumah terdampak : 207 rumah ( 251 KK / 731Jiwa)\nMusola: 1 unit.\nPekarangan : 5 – 75 cm\nJalan desa : 1250 meter TMA 40 – 50 cm.\nKeterangan : Sampai saat ini TMA naik\nDesa Widorokandang:\nRumah terdampak : 115 rumah (KK/Jiwa : 270/920).\nSawah: 150 hektar.\nMasjid 1 unit.\nJalan desa : 1,3 km ketinggian 0-40 cm\nKeterangan : Sampai saat ini TMA turun.\nDesa Purworejo Dukuh Guyangan:\nRumah terdampak : 55 rumah KK/Jiwa : 103/263.\nSekolah: 2 unit.\nSawah: 200 hektar ketinggian 40-85 cm.\nJalan desa : 3 km ketinggian 55 cm.\nKeterangan : Saat ini TMA turun 5 cm.\nDesa Sinoman Dukuh Triwil:\nRumah terdampak : 35 rumah KK/Jiwa:60/150\npekarangan : ketinggian air  5-50 cm.\nPertanian : 150 Ha\nJalan desa : 1500 m ketinggian 5-20 cm\nKeterangan : Sampai saat ini TMA turun\ne. Desa Gajahmati Dukuh Tempel:\nRumah tergenang: 28 unit KK/Jiwa: 36/108.\nKetinggian air di dalam rumah 5-25 cm.\nKetinggian air di pekarangan 5-25 cm. \nJalan desa : 600 m ketinggian 10-45 cm.\nPengungsi : 6KK, 19 Jiwa ( mengungsi di pengungsian dirumah panggung Ds. Gajahmati) Sudah kembali kerumah masing-masing\nKeterangan: saat ini air turun 5 cm\n f. Desa Sugihharjo\nRumah terdampak: 107 rumah (119 KK / 374 Jiwa)\nJalan desa : 1.800 m ketinggian 5-20cm\nSawah: 95 hektar.\nKeterangan : Sudah Surut.\ng. Desa Dengkek (Sudah Surut). \n\n4.  Kecamatan Juwana\nDesa Bumirejo\nRumah terendam = 381 rumah (575KK/1528 jiwa)\nKetinggian dalam rumah  ±20 cm – 135 cm\nJalan desa 1000 meter ketinggian 5-95 cm\nMasjid : 1\nMusholla : 3\nSekolahan : 2\nPengungsi: 52 KK/152 jiwa\nKeterangan : Sudah Surut.\nDesa Doropayung\nTerendam : 641 rumah ; terdiri dari 696 KK ; dengan jumlah jiwa 1,992\nJalan desa: 6450 m ketinggian 10-180 cm\nTempat Ibadah : 8\nSekolahan :1\nTambak: 11,4 Ha, Karas: 7,5 Ha, \nPengungsi: 250 KK/600 jiwa\nTinggi air: 10 – 60 cm;\nTMA Turun\nDesa Gadingrejo,\n291 rumah tergenang (408 kk/1156 jiwa) \nKetinggian Air : 2 – 120 cm\nPengungsi: Nihil\nTempat Ibadah : 1\nSekolah : 2\ntambak 50 Hektar\njalan desa 5000 meter ketinggian 20-40cm turun\n d. Desa Tluwah,\n216 rumah tergenang (267KK /512 jiwa)  Ketinggian Air 2 – 30 cm Pekarangan 810 ha\n Musholla 3\nTambak 5 Ha\nJalan 220 ketinggian air 5-120 cm;\nTMA Turun \nDesa KedungPancing, \n193 rumah tergenang (255 KK/ 626 Jiwa)\nSekolahan : 1\nTamba: 5,5 Ha\nKaras: 200 ha,\nPengungsi: 25 KK\nJalan / gang desa 1100 meter dgn ketinggian air 2 cm s/d 145 cm;\nTMA Turun menjadi 30 cm\nf. Desa Bojomulyo\n170 rumah tergenang (183 KK/ 531 Jiwa)\nKaras: 34 ha,\nJalan / gang desa 510 meter dgn ketinggian air 35 cm s/d 40 cm\nDesa Bendar\n48 rumah tergenang (79 KK/135 Jiwa)\nJalan: 200 m, Ketinggian air 10-50 cm \nKeterangan : Sudah Surut.\nDesa Growongkidul\n65 rumah tergenang (65 KK/212 Jiwa)\nKaras: 50 Ha, jalan: 1500 m, Ketinggian air 5-50cm\nFasilitasi umum 1\npekarangan 250 ketinggina 5-25cm;\nJalan desa 200 m, ketinggian 5-30 cm \nKeterangan : Sudah Surut.\nDesa Growonglor\n143 rumah tergenang (156 KK/613 jiwa)\nKaras: : 2,5 ha, Jalan: 650 m, Ketinggian air 10-25cm\nKeterangan : Sudah Surut.\nDesa Pajeksan\n20 rumah tergenang (20 KK/88jiwa)\nJalan: 450 m, Ketinggian air 15-30cm\nPerkarangan: 2,5 hektar \nKeterangan : Sudah Surut.\n5. Kec. Sukolilo:\nDesa Gadudero Dukuh Poncomulyo:\n126 rumah terendam (146 KK / 399 Jiwa)\nSekolah : 3 unit.\nSawah : 290 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 35 – 40 cm.\n     Desa Kasihan:\n80 rumah terendam (96 KK / 248 Jiwa) TMA 70 cm\nDesa Wotan Dukuh Jongso:\n57 rumah terendam (67 KK / 168 Jiwa)\nKetinggian air rata-rata 50 cm. \n6. Kec. Kayen:\nDesa Srikaton:\n34 rumah terendam (151 KK / 428 Jiwa)\nSawah : 120 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 5 –70cm. TMA Naik\n     Desa Pasuruhan:\n112 rumah terendam (342 KK / 889 Jiwa)\nSawah : 430 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 10 – 60 cm. Keterangan : Sudah Surut.\n7. Kec. Dukuhseti :\nDesa Dukuhseti:\n170 rumah terendam (146 KK / 399 Jiwa)\nKetinggian air 10 – 60 cm.\nSawah : 290 hektar.\nJalan Desa : 250 m\nPengungsi : 70 Orang (Sudah kembali kerumah masing-masing)\nKeterangan : Sudah Surut.\nDesa Banyutowo:\n11 rumah terendam (146 KK / 399 Jiwa)\nKetinggian air 10 – 50 cm.\nSawah : 125 hektar.\nJalan Desa : 50 m\nPengungsi : 70 Orang (Sudah kembali kerumah masing-masing) \nKeterangan : Sudah Surut.\nDesa Wotan Ngagel : 6 Maret air sudah surut\nDesa Kembang : 6 Maret air sudah surut\nDesa Tegalombo : 6 Maret air sudah surut\n8. Kecamatan Margoyoso (surut mulai tanggal 5 maret 2023)\n9. Kecamatan Batangan (surut mulai tanggal 4 maret 2023)\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nMonitoring berkala titik lokasi terdampak banjir;\nUpdate Informasi perkembangan penanganan  dan dampak kejadian banjir.\n","Banjarsari, Gempolsari, Mintobasuki, Tanjang, Babalan, Kosekan, Pantirejo, Kedungmulyo, Tondomulyo, Karangrowo, Ngastorejo, Bungasrejo, Glonggong, Mustokoharjo, Widorokandang, Purworejo, Sinoman, Gajahmati, Sugiharjo, Dengkek, Bumirejo, Doropayung, Gadingrejo, Tluwah, Kedungpancing, Bojomulyo, Bander, Growongkidul, Growonglor, Pajeksan, Gadudero, Kasiyan, Wotan, Pasuruhan, Dukuhseti, Banyutowo, Wotan Ngagel, Kembang, Tegalombo","Gabus, Jakenan, Pati, Kayen, Dukuhseti, Margoyoso, Juwana, Batangan, Sukolilo","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [85,"585","3/8/2023","Maret","33.23","Temanggung","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nRabu, 08 Maret 2023 | Pukul 20.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nJl Raya Parakan, Sukorejo Desa Petirejo, Kelurahan Manggong, Kecamatan Ngadirejo\n\nSEBAB\nSistem drainase buruk \n\nAKIBAT\nTerjadi banjir luapan saat hujan intensitas tinggi.\n\nDAMPAK\n8 rumah terendam;\nFasum/ aspal jalan rusak terkelupas;\nBeberapa pengendara terjatuh;\nTerjadi kemacetan;\nBanjir tidak berlangsug lama, Pukul 22.00 WIB mulai surut\n\nUPAYA\nPersonil BPBD Temanggung bersama Polsek Ngadirejo, Relawan Jadug dan Masyarakat melakukan penutupan jalan,memasang rambu bahaya dan membersihkan jalan untuk mengamankan pengguna jalan raya;\nSementara jalan di tutup dan dialihkan menggunakan jalan lingkar, dikarenakan jalan rusak dan membahayakan pengguna jalan.\n","Manggong","Ngadirejo","BPBD Kab. Temanggung","","","",""],
    [86,"586","3/8/2023","Maret","33.14","Sragen","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nRabu, 08 Maret 2023 | Pukul 20.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKec. Jenar, Desa Banyuurip\n\nSEBAB\nStruktur bangunan kurang kuat\n\nAKIBAT\nBeberapa rumah mengalami kerusakan saat terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang\n\nDAMPAK\n15 rumah rusak ringan bagian atap;\nKerugian: Rp 2.000.000,-\n\nUPAYA\nPersonil BPBD Sragen melakukan assessment serta penanganan darurat dan\nMembantu warga dalam proses pembenahan atap.\n","Jenar","Banyuurip","BPBD Kab. Sragen","","","",""],
    [87,"587","3/8/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu\nPENGUNGSIAN\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Payaman (42 Jiwa/19 KK);\nBaldes Gulang (102 Jiwa/95 KK);\nBaldes Jati Wetan (103 Jiwa/35 KK);\nGKMI Tanjung Karang (103 Jiwa/31 KK);\nKlenteng Tanjung Karang (38 Jiwa/11 KK);\nRTQ & Gedung PKK (15 Jiwa/5 KK);\nBaldes karangrowo (68 Jiwa/37 KK);\n\nJumlah Pengungsi : 233 KK dan 471 Jiwa \n\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Payaman\nBalai Desa Gulung\nBalai Desa Jati Wetan\nGKMI Tanjung Karang\nBalai Desa Ngamplak\nMasjid Baittun Naim Krajan\nLokasi Terdampak\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 300 Ha\nWarga terdampak: 1817 KK/5895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 267 Ha\nWarga terdampak: 287 KK/1187 Jiwa\nRumah tergenang: 267 KK\nPengungsi: 19 KK/42 Jiwa \nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa payaman\nGulung\nSawah terdampak: 13 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nPengungsi: 125 Jiwa\nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa Gulung\nKesemabi\nSawah terdampak: 38 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 40 Ha\nGalon Tepus\nSawah terdampak: 7 Ha\nJepang\nSawah terdampak: 35 Ha\nHadiwarno\nSawah terdampak: 1 Ha\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nSawah terdampak: 35 Ha\nWarga terdampak: 147Jiwa\nRumah tergenang: 425 Jiwa\nPengungsi: 151 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : Balai Desa Jati wetan\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 153 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 176 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : GKMI Tanjung karang\nDesa Jetis kapuan\nSawah terdampak: 60 Ha\nWarga terdampak: 1054 KK/2912 Jiwa\nRumah tergenang: 318 KK\nPengungsi: 17 Jiwa\nLokasi pengungsian: RTQ dan Gedung PKK\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 47 Ha\nPasuruan Lor\nSawah terdampak: 15 Ha\nPasuruan Kidul\nSawah terdampak: 11 Ha\nJepang Pakis\nSawah terdampak: 12 Ha\nLoram Wetan\nSawah terdampak: 7 Ha\n\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 388 Ha\nWarga terdampak: 900 KK/3500 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nLokasi DU: Balai Desa Ngemplak\nKarangrowo\nSawah terdampak: 434 Ha\nWarga terdampak: 1000 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nPengungsian: 91 jiwa\nLokasi Pengungsian: Balai Desa Karangrowo\nLokasi DU: Masjid Baitul Naim Krajan\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 227 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 240 Ha\nWates\nSawah terdampak: 500 Ha\nWarga terdampak: 566 Jiwa\nRumah tergenang: 201 KK\nWonosoco\nSawah terdampak: 287 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 78 Ha\n9. Sambung\nSawah terdampak: 69 Ha\n10. Undaan Lor\nSawah terdampak: 567 Ha\nWarga terdampak: 2143 Jiwa\nRumah tergenang: 220 KK\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nSawah terdampak: 163 Ha\nWarga terdampak: 180 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nBulung Kulon\nSawah terdampak: 59 Ha\nWarga terdampak: 2400Jiwa\nRumah tergenang: 150 KK\nSadang\nSawah terdampak: 60 Ha\nSidomulyo\nSawah terdampak: 100 Ha\nGondoharum\nSawah terdampak: 56 Ha\nFladen\nSawah terdampak: 5 Ha\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan\nSawah terdampak: 78 Ha\nGarung Kidul\nSawah terdampak: 63 Ha\nBanget\nSawah terdampak: 120 Ha\nPrambatan Lor\nSawah terdampak: 1,5 Ha\nBlimbing Kidul\nSawah terdampak: 50 Ha\nKedungdowo\nSawah terdampak: 28 Ha\n7. Prambatan Kidul\nSawah terdampak: 8,5 Ha\n8. Gamong\nSawah terdampak: 54 Ha\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nBPBD Kab. Kudus melakukan Assesment data secara periodik\nMonitoring Dapur Umum, lokasi Pengungsian;\nMembantu mobilisasi warga terdampak banjir;\nEvakuasi warga terdampak banjir\n\nKONDISI TERKINI\nPer 8/03/2023 titik-titik terdampak banjir mengalami penurunan air sekitar 10-15 cm.\n","Temulus, Mejobo, Payaman, Gulang, Kesambi, Kirig, Golan Tepus, Jepang, Hadiwarno, Jati Wetan, Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Jati Kulon, Loram Kulon, Pasuruan Lor, Pasuruan Kidul, Jepang Pakis, Loram Wetan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Wates, Wonosoco, Larikrejo, Berugenjang, Kalirejo, Lambangan, Sambung, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sadang, Sidomulyo, Gondoharum, Pladen, Setrokalangan, Garung Kidul, Banget, Prambatan Lor, Blimbing Kidul, Kedungdowo, Prambatan Kidul, Gamong","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [88,"588","3/8/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus.\nKecamatan Jakenan.\nKecamatan Pati.\nKecamatan Kayen\nKecamatan Dukuhsetih\nKecamatan Margoyoso\nKecamatan Juwana\nKecamatan Batangan\nKecamatan Sukolilo\n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah Kabupaten Pati.\n\nDAMPAK:\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari:\nRumah terendam = 350 rumah (360 KK/1080 Jiwa)\nRumah terdampak : 760 rumah.\nJalan desa : 3000 m ketinggian 60 cm\nMasjid : 3 unit\nSekolah : 2 unit \nPengungsi Nihil\nDesa Gempolsari:\nRumah terendam = 83 rumah (158 KK/420 Jiwa);\nRumah terdampak : 75 rumah.\nJalan desa : 2000 m ketinggian 10-40 cm\nDesa Mintobasuki:\nRumah terendam : 263, TMA ± 30 cm – 60 cm.\nJumlah Warga terdampak: 341 KK/888 Jiwa. \nMushola : 2 unit.\nBalai Desa : 1 unit.\nSekolah : 2 unit.\nJalan desa : 1560 m ketinggian 0-52 cm\nDesa Tanjang:\nRumah = 10 rumah 156 KK/196 Jiwa\nJalan Desa : 70 meter, kedalaman 10 cm s/d 30 cm.\nPekarangan : Hampir semua.\nSawah : + 76 hektar.\nDesa Babalan:\nRumah terendam air : 110 rumah (130 KK, 419 Jiwa)\nJalan desa: 750 m ketinggian 5-30 cm.\nDesa Kosekan\nRumah : 140 rumah (155KK/330 jiwa).\nJalan desa: 3.500 m ketinggian 10-30 cm.\nMasjid : 1 unit.\nSekolah : 2 unit.\nSawah : + 100 hektar\nKeterangan :- Ketinggian air naik 3 cm.\nf.    Desa Pantirejo\nRumah terendam : 57 rumah (78KK/120 jiwa)\nRumah Terdampak : 40 rumah\nJalan desa: 2000 m ketinggian 10-20cm.\nSawah :  + 120 hektar.\nKecamatan Jakenan.\na. Desa Kedungmulyo:\nRumah Terdampak 134 (171kk/393jiwa).\nKetinggian air dalam rumah : 5 - 30 cm.\nMasjid / mushola : 2 unit.\nPanjang jalan desa tergenang: 800 m.\nPengungsi Nihil\nb. Desa Tondomulyo:\n566 rumah tergenang 5-40 cm (593 KK/ 1640 Jiwa) \nSekolah : 1 unit\nSawah 277 ha, \nJalan desa 800 meter.\nJalan raya : 700 meter.\nPekarangan : 23 hektar.\nPengungsi Nihil\nc.  Desa Karangrowo:\nRumah : 283 rumah (956 jiwa/333 KK), ketinggian air 5 - 80 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 3; Perkantoran : 1;\nSawah : 136 ha;\nPekarangan : 25 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 5.500;\nPengungsi : nihil\nd. Desa Ngastorejo:\nRumah : 248 rumah (790 jiwa/290 KK), ketinggian air 5 - 80 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 1; Perkantoran : 1;\nSawah : 130 ha;\nPekarangan : 36 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 3.500;\nPengungsi : nihil\ne. Desa Bungasrejo:\nRumah Terendam : 180 (205KK/523jiwa) \nSawah : 101 hektar\nPekarangan: 5 hektar.\nJalan desa : 700 m.\nPengungsi Nihil.\n40 cm\nf. Desa Glonggong:\nRumah Terendam : 90 (105KK/250jiwa)\nSekolah dasar : 1 unit.\nSekolah TK :1 unit.\nSawah :121 Ha\nDAMPAK:\n3.   Kecamatan Pati.\nDesa Mustokoharjo Dukuh Ngantru:\nRumah terdampak : 207 rumah ( 251 KK / 731Jiwa)\nMusola: 1 unit.\nPekarangan : 5 – 75 cm\nJalan desa : 1250 meter TMA 40 – 50 cm.\nKeterangan : Sampai saat ini TMA sama\nDesa Widorokandang:\nRumah terdampak : 115 rumah (KK/Jiwa : 270/920).\nSawah: 150 hektar.\nMasjid 1 unit.\nJalan desa : 1,3 km ketinggian 0-40 cm\nKeterangan : Sampai saat ini TMA sama\nDesa Purworejo Dukuh Guyangan:\nRumah terdampak : 55 rumah KK/Jiwa : 103/263.\nSekolah: 2 unit.\nSawah: 200 hektar ketinggian 40-85 cm.\nJalan desa : 3 km ketinggian 55 cm.\nKeterangan : Saat ini TMA turun 5 cm.\nDesa Sinoman Dukuh Triwil:\nRumah terdampak : 35 rumah KK/Jiwa:60/150\npekarangan : ketinggian air  5-50 cm.\nPertanian : 150 Ha\nJalan desa : 1500 m ketinggian 5-20 cm\nKeterangan : Sampai saat ini TMA sama\ne. Desa Gajahmati Dukuh Tempel:\nRumah tergenang: 28 unit KK/Jiwa: 36/108.\nKetinggian air di dalam rumah 5-25 cm.\nKetinggian air di pekarangan 5-25 cm. \nJalan desa : 600 m ketinggian 10-45 cm.\nPengungsi : NIHIL / Sudah kembali kerumah masing-masing\nKeterangan: saat ini mulai surut\n f. Desa Sugihharjo (Sudah Surut).\ng. Desa Dengkek (Sudah Surut). \n\n4.  Kecamatan Juwana\nDesa Bumirejo (Sudah Surut).\nDesa Doropayung\nTerendam : 641 rumah ; terdiri dari 696 KK ; dengan jumlah jiwa 1,992\nJalan desa: 6450 m ketinggian 10-180 cm\nTempat Ibadah : 8\nSekolahan :1\nTambak: 11,4 Ha, Karas: 7,5 Ha, \nPengungsi: 250 KK/600 jiwa\nTinggi air: 10 – 60 cm;\nDesa Gadingrejo,\n291 rumah tergenang (408 kk/1156 jiwa) \nKetinggian Air : 2 – 120 cm\nPengungsi: Nihil\nTempat Ibadah : 1\nSekolah : 2\ntambak 50 Hektar\njalan desa 5000 meter ketinggian 20-40cm turun\n d. Desa Tluwah,\n216 rumah tergenang (267KK /512 jiwa)  Ketinggian Air 2 – 30 cm Pekarangan 810 ha\n Musholla 3\nTambak 5 Ha\nJalan 220 ketinggian air 5-120 cm;\nDesa KedungPancing, \n193 rumah tergenang (255 KK/ 626 Jiwa)\nSekolahan : 1\nTamba: 5,5 Ha\nKaras: 200 ha,\nPengungsi: 25 KK\nJalan / gang desa 1100 meter dgn ketinggian air 2 cm s/d 145 cm;\nTMA Turun menjadi 30 cm\nf. Desa Bojomulyo\n170 rumah tergenang (183 KK/ 531 Jiwa)\nKaras: 34 ha,\nJalan / gang desa 510 meter dgn ketinggian air 35 cm s/d 40 cm\nDesa Bendar (Sudah Surut).\nDesa Growongkidul (Sudah Surut).\nDesa Growonglo (Sudah Surut).\nDesa Pajeksan (Sudah Surut).\n\n5. Kec. Sukolilo:\nDesa Gadudero Dukuh Poncomulyo:\n126 rumah terendam (146 KK / 399 Jiwa)\nSekolah : 3 unit.\nSawah : 290 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 35 – 40 cm.\n     Desa Kasihan:\n80 rumah terendam (96 KK / 248 Jiwa) TMA sama\nDesa Wotan Dukuh Jongso:\n57 rumah terendam (67 KK / 168 Jiwa)\nKetinggian air rata-rata 50 cm. \n6. Kec. Kayen:\nDesa Srikaton:\n34 rumah terendam (151 KK / 428 Jiwa)\nSawah : 120 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 5 –70cm. TMA sama\n     Desa Pasuruhan: (Sudah Surut).\n7. Kec. Dukuhseti :\nDesa Dukuhseti Desa Banyutowo: (Sudah Surut).\nDesa Wotan Ngagel : 6 Maret air sudah surut\nDesa Kembang : 6 Maret air sudah surut\nDesa Tegalombo : 6 Maret air sudah surut\n8. Kecamatan Margoyoso (surut mulai tanggal 5 maret 2023)\n9. Kecamatan Batangan (surut mulai tanggal 4 maret 2023)\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nMonitoring berkala titik lokasi terdampak banjir;\nUpdate Informasi perkembangan penanganan  dan dampak kejadian banjir.\n\nDesa Wotan Ngagel : 6 Maret air sudah surut\nDesa Kembang : 6 Maret air sudah surut\nDesa Tegalombo : 6 Maret air sudah surut\n8. Kecamatan Margoyoso (surut mulai tanggal 5 maret 2023)\n9. Kecamatan Batangan (surut mulai tanggal 4 maret 2023)\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nMonitoring berkala titik lokasi terdampak banjir;\nUpdate Informasi perkembangan penanganan  dan dampak kejadian banjir.\n","Banjarsari, Gempolsari, Mintobasuki, Tanjang, Babalan, Kosekan, Pantirejo, Kedungmulyo, Tondomulyo, Karangrowo, Ngastorejo, Bungasrejo, Glonggong, Mustokoharjo, Widorokandang, Purworejo, Sinoman, Gajahmati, Sugiharjo, Dengkek, Bumirejo, Doropayung, Gadingrejo, Tluwah, Kedungpancing, Bojomulyo, Bander, Growongkidul, Growonglor, Pajeksan, Gadudero, Kasiyan, Wotan, Pasuruhan, Dukuhseti, Banyutowo, Wotan Ngagel, Kembang, Tegalombo","Gabus, Jakenan, Pati, Kayen, Dukuhseti, Margoyoso, Juwana, Batangan, Sukolilo","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [89,"589","3/8/2023","Maret","33.17","Rembang","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nRabu, 08 Maret 2023 | Pukul 11.13 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Siwalan sukun;\nDesa Sedan;\nSidorejo RT 03 RW 02;\nSidorejo RT 02 RW 01.\n\nSEBAB\nTopografi curam, Sistem drainase buruk.\n \n\nAKIBAT\nLongsoran di beberapa titik pada saat terjadi hujan.\n\nDAMPAK\nTebing senderan rumah longsor;\n4 Rumah terancam ikut tebawa longsor susulan.\n\nUPAYA\nTim BPBD Kab. Rembang melakukan assesmen di lokasi terdampak;\nKoordinasi dengan Pemdes setempat terkait upaya penanganan lebih lanjut;\nMemberikan bantuan berupa paket sembako kepada korban terdampak;\nKebutuhan mendesak, Pembuatan tanggul darurat dari rajek bambu dan pemberian karung yg di isi tanah.\n","Siwalan, Sedan","","BPBD Kab. Rembang","","","",""],
    [90,"590","3/8/2023","Maret","33.23","Temanggung","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nRabu, 08 Maret 2023 | Pukul 22.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Malatan Rt .03 Rw. 10 Desa Bansari Kec. Bansari.\n\nSEBAB\nTopografi curam, Struktur senderan kurang kuat.\n \nAKIBAT\nSenderan rumah milik Bp Sumidi  64th 2kk 6 jiwa,Longsor, dengan volume panjang 15m dan tinggi 4m  Lebar 1m.\n\nDAMPAK\nSenderan/Talud rusak;\nKerugian Rp. 12.000.000,-\n1 Rumah terancam ikut tebawa longsor susulan.\n\nUPAYA\nTim BPBD Kab. Temanggung melakukan assesmen di lokasi terdampak;\nKoordinasi dengan Pemdes setempat terkait upaya penanganan lebih lanjut;\nMemberikan bantuan berupa paket sembako kepada korban terdampak;\nKebutuhan mendesak: Pembangunan senderan terdampak longsor..\n","Bansari","Bansari","BPBD Kab. Temanggung","","","",""],
    [91,"591","3/8/2023","Maret","33.20","Jepara","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 09 Maret 2023 | Pukul 11.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Tempur RT 01 RW 01 Kec. Keling.\n\nSEBAB\nTopografi curam.\n\nAKIBAT\nTebing longsor pada saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.\n\nDAMPAK\nMaterial longsor berdampak ke jalan desa.\n\nUPAYA\nTim BPBD Kab. Jepara melakukan assesmen di lokasi terdampak;\nKoordinasi dengan Pemdes setempat terkait upaya penanganan lebih lanjut.\n","Tempur","Keling ","BPBD Kab. Jepara","","","",""],
    [92,"592","3/8/2023","Maret","33.12","wonogiri","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 09 Maret 2023 | ± Pukul 14.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Selogiri Kab. Wonogiri\n\nSEBAB\nPohon rimbun\n \nAKIBAT\nBatang pohon roboh pada saat terjadi angin kencang.\n\nDAMPAK\nPohon tumbang menutup sebagian akses jalan\n\nUPAYA\nTim BPBD Kab. Wonogiri melakukan assesmen di lokasi terdampak;\nPerimbasan pohon serta pemotongan poohon tumbang telah dilakukan sehingga akses jalan kembali dapat dilalui.\n","","Selogiri","BPBD Kab. Wonogiri","","","",""],
    [93,"593","3/9/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu\nPENGUNGSIAN\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Payaman (42 Jiwa/19 KK);\nBaldes Gulang (102 Jiwa/95 KK);\nBaldes Jati Wetan (103 Jiwa/35 KK);\nGKMI Tanjung Karang (103 Jiwa/31 KK);\nKlenteng Tanjung Karang (38 Jiwa/11 KK);\nRTQ & Gedung PKK (15 Jiwa/5 KK);\nBaldes karangrowo (68 Jiwa/37 KK);\n\nJumlah Pengungsi : 233 KK dan 471 Jiwa \n\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Payaman\nBalai Desa Gulung\nBalai Desa Jati Wetan\nGKMI Tanjung Karang\nBalai Desa Ngamplak\nMasjid Baittun Naim Krajan\nLokasi Terdampak\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 300 Ha\nWarga terdampak: 1817 KK/5895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 267 Ha\nWarga terdampak: 287 KK/1187 Jiwa\nRumah tergenang: 267 KK\nPengungsi: 19 KK/42 Jiwa \nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa payaman\nGulung\nSawah terdampak: 13 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nPengungsi: 125 Jiwa\nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa Gulung\nKesemabi\nSawah terdampak: 38 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 40 Ha\nGalon Tepus\nSawah terdampak: 7 Ha\nJepang\nSawah terdampak: 35 Ha\nHadiwarno\nSawah terdampak: 1 Ha\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nSawah terdampak: 35 Ha\nWarga terdampak: 147Jiwa\nRumah tergenang: 425 Jiwa\nPengungsi: 151 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : Balai Desa Jati wetan\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 153 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 176 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : GKMI Tanjung karang\nDesa Jetis kapuan\nSawah terdampak: 60 Ha\nWarga terdampak: 1054 KK/2912 Jiwa\nRumah tergenang: 318 KK\nPengungsi: 17 Jiwa\nLokasi pengungsian: RTQ dan Gedung PKK\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 47 Ha\nPasuruan Lor\nSawah terdampak: 15 Ha\nPasuruan Kidul\nSawah terdampak: 11 Ha\nJepang Pakis\nSawah terdampak: 12 Ha\nLoram Wetan\nSawah terdampak: 7 Ha\n\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 388 Ha\nWarga terdampak: 900 KK/3500 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nLokasi DU: Balai Desa Ngemplak\nKarangrowo\nSawah terdampak: 434 Ha\nWarga terdampak: 1000 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nPengungsian: 91 jiwa\nLokasi Pengungsian: Balai Desa Karangrowo\nLokasi DU: Masjid Baitul Naim Krajan\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 227 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 240 Ha\nWates\nSawah terdampak: 500 Ha\nWarga terdampak: 566 Jiwa\nRumah tergenang: 201 KK\nWonosoco\nSawah terdampak: 287 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 78 Ha\n9. Sambung\nSawah terdampak: 69 Ha\n10. Undaan Lor\nSawah terdampak: 567 Ha\nWarga terdampak: 2143 Jiwa\nRumah tergenang: 220 KK\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nSawah terdampak: 163 Ha\nWarga terdampak: 180 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nBulung Kulon\nSawah terdampak: 59 Ha\nWarga terdampak: 2400Jiwa\nRumah tergenang: 150 KK\nSadang\nSawah terdampak: 60 Ha\nSidomulyo\nSawah terdampak: 100 Ha\nGondoharum\nSawah terdampak: 56 Ha\nFladen\nSawah terdampak: 5 Ha\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan\nSawah terdampak: 78 Ha\nGarung Kidul\nSawah terdampak: 63 Ha\nBanget\nSawah terdampak: 120 Ha\nPrambatan Lor\nSawah terdampak: 1,5 Ha\nBlimbing Kidul\nSawah terdampak: 50 Ha\nKedungdowo\nSawah terdampak: 28 Ha\n7. Prambatan Kidul\nSawah terdampak: 8,5 Ha\n8. Gamong\nSawah terdampak: 54 Ha\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nBPBD Kab. Kudus melakukan Assesment data secara periodik\nMonitoring Dapur Umum, lokasi Pengungsian;\nMembantu mobilisasi warga terdampak banjir;\nEvakuasi warga terdampak banjir\n\nKONDISI TERKINI\nPer 9/03/2023 titik-titik terdampak banjir mengalami penurunan air rata-rata 5 -10 cm.\n","Temulus, Mejobo, Payaman, Gulang, Kesambi, Kirig, Golan Tepus, Jepang, Hadiwarno, Jati Wetan, Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Jati Kulon, Loram Kulon, Pasuruan Lor, Pasuruan Kidul, Jepang Pakis, Loram Wetan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Wates, Wonosoco, Larikrejo, Berugenjang, Kalirejo, Lambangan, Sambung, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sadang, Sidomulyo, Gondoharum, Pladen, Setrokalangan, Garung Kidul, Banget, Prambatan Lor, Blimbing Kidul, Kedungdowo, Prambatan Kidul, Gamong","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [94,"594","3/9/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus.\nKecamatan Jakenan.\nKecamatan Pati.\nKecamatan Kayen\nKecamatan Dukuhsetih\nKecamatan Margoyoso\nKecamatan Juwana\nKecamatan Batangan\nKecamatan Sukolilo\n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah Kabupaten Pati.\n\nDAMPAK:\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari:\nRumah terendam = 350 rumah (360 KK/1080 Jiwa)\nRumah terdampak : 760 rumah.\nJalan desa : 3000 m ketinggian 60 cm\nMasjid : 3 unit\nSekolah : 2 unit \nPengungsi Nihil \nDesa Gempolsari:\nRumah terendam = 83 rumah (158 KK/420 Jiwa);\nRumah terdampak : 75 rumah.\nJalan desa : 2000 m ketinggian 10-40 cm Desa Mintobasuki:\nRumah terendam : 263, TMA ± 30 cm – 60 cm.\nJumlah Warga terdampak: 341 KK/888 Jiwa. \nMushola : 2 unit.\nBalai Desa : 1 unit.\nSekolah : 2 unit.\nJalan desa : 1560 m ketinggian 0-52 cm\nDesa Tanjang:\nRumah = 10 rumah 156 KK/196 Jiwa\nJalan Desa : 70 meter, kedalaman 10 cm s/d 30 cm.\nPekarangan : Hampir semua.\nSawah : + 76 hektar.\nDesa Babalan:\nRumah terendam air : 110 rumah (130 KK, 419 Jiwa)\nJalan desa: 750 m ketinggian 5-30 cm.\nDesa Kosekan\nRumah : 140 rumah (155KK/330 jiwa).\nJalan desa: 3.500 m ketinggian 10-35 cm.\nMasjid : 1 unit.\nSekolah : 2 unit.\nSawah : + 100 hektar\nf.    Desa Pantirejo\nRumah terendam : 57 rumah (78KK/120 jiwa)\nRumah Terdampak : 40 rumah\nJalan desa: 2000 m ketinggian 10-20cm.\nSawah :  + 120 hektar.\nKecamatan Jakenan.\na. Desa Kedungmulyo:\nRumah Terdampak 134 (171kk/393jiwa).\nKetinggian air dalam rumah : 5 - 30 cm.\nMasjid / mushola : 2 unit.\nPanjang jalan desa tergenang: 800 m.\nPengungsi Nihil\nb. Desa Tondomulyo:\n566 rumah tergenang 5-40 cm (593 KK/ 1640 Jiwa) \nSekolah : 1 unit\nSawah 277 ha, \nJalan desa 800 meter.\nJalan raya : 700 meter.\nPekarangan : 23 hektar.\nPengungsi Nihil\nc.  Desa Karangrowo:\nRumah : 283 rumah (956 jiwa/333 KK), ketinggian air 5 - 80 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 3; Perkantoran : 1;\nSawah : 136 ha;\nPekarangan : 25 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 5.500;\nPengungsi : nihil\nd. Desa Ngastorejo:\nRumah : 248 rumah (790 jiwa/290 KK), ketinggian air 5 - 80 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 1; Perkantoran : 1;\nSawah : 130 ha;\nPekarangan : 36 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 3.500;\nPengungsi : nihil\ne. Desa Bungasrejo:\nRumah Terendam : 180 (205KK/523jiwa) \nSawah : 101 hektar\nPekarangan: 5 hektar.\nJalan desa : 700 m.\nPengungsi Nihil.\n40 cm\nf. Desa Glonggong:\nRumah Terendam : 90 (105KK/250jiwa)\nSekolah dasar : 1 unit.\nSekolah TK :1 unit.\nSawah :121 Ha\nDAMPAK:\n3.   Kecamatan Pati.\nDesa Mustokoharjo Dukuh Ngantru:\nRumah terdampak : 207 rumah ( 251 KK / 731Jiwa)\nMusola: 1 unit.\nPekarangan : 5 – 75 cm\nJalan desa : 1250 meter TMA 40 – 50 cm.\nDesa Widorokandang:\nRumah terdampak : 115 rumah (KK/Jiwa : 270/920).\nSawah: 150 hektar.\nMasjid 1 unit.\nJalan desa : 1,3 km ketinggian 0-40 cm\nDesa Purworejo Dukuh Guyangan:\nRumah terdampak : 55 rumah KK/Jiwa : 103/263.\nSekolah: 2 unit.\nSawah: 200 hektar ketinggian 40-80 cm.\nJalan desa : 3 km ketinggian 55 cm.\nDesa Sinoman Dukuh Triwil:\nRumah terdampak : 35 rumah KK/Jiwa:60/150\npekarangan : ketinggian air  5-50 cm.\nPertanian : 150 Ha\nJalan desa : 1500 m ketinggian 5-20 cm\ne. Desa Gajahmati Dukuh Tempel:\nRumah tergenang: 28 unit KK/Jiwa: 36/108.\nKetinggian air di dalam rumah 5-25 cm.\nKetinggian air di pekarangan 5-25 cm. \nJalan desa : 600 m ketinggian 10-45 cm.\nKeterangan: saat ini mulai surut\n f. Desa Sugihharjo (Sudah Surut).\ng. Desa Dengkek (Sudah Surut). \n\n4.  Kecamatan Juwana\nDesa Bumirejo (Sudah Surut).\nDesa Doropayung\nTerendam : 641 rumah ; terdiri dari 696 KK ; dengan jumlah jiwa 1,992\nJalan desa: 6450 m ketinggian 10-180 cm\nTempat Ibadah : 8\nSekolahan :1\nTambak: 11,4 Ha, Karas: 7,5 Ha, \nPengungsi: 250 KK/600 jiwa\nTinggi air: 10 – 60 cm;\nDesa Gadingrejo,\n291 rumah tergenang (408 kk/1156 jiwa) \nKetinggian Air : 2 – 120 cm\nPengungsi: Nihil\nTempat Ibadah : 1\nSekolah : 2\ntambak 50 Hektar\njalan desa 5000 meter ketinggian 20-40cm turun\n d. Desa Tluwah,\n216 rumah tergenang (267KK /512 jiwa)  Ketinggian Air 2 – 30 cm Pekarangan 810 ha\n Musholla 3\nTambak 5 Ha\nJalan 220 ketinggian air 5-120 cm;\nDesa KedungPancing, \n193 rumah tergenang (255 KK/ 626 Jiwa)\nSekolahan : 1\nTamba: 5,5 Ha\nKaras: 200 ha,\nPengungsi: 25 KK\nJalan / gang desa 1100 meter dgn ketinggian air 2 cm s/d 145 cm;\nTMA Turun menjadi 30 cm\nf. Desa Bojomulyo\n170 rumah tergenang (183 KK/ 531 Jiwa)\nKaras: 34 ha,\nJalan / gang desa 510 meter dgn ketinggian air 35 cm s/d 40 cm\nDesa Bendar (Sudah Surut).\nDesa Growongkidul (Sudah Surut).\nDesa Growonglo (Sudah Surut).\nDesa Pajeksan (Sudah Surut).\n\n5. Kec. Sukolilo:\nDesa Gadudero Dukuh Poncomulyo:\n126 rumah terendam (146 KK / 399 Jiwa)\nSekolah : 3 unit.\nSawah : 290 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 35 – 40 cm.\n     Desa Kasihan:\n80 rumah terendam (96 KK / 248 Jiwa) TMA sama\nDesa Wotan Dukuh Jongso:\n57 rumah terendam (67 KK / 168 Jiwa)\nKetinggian air rata-rata 50 cm. \n6. Kec. Kayen:\nDesa Srikaton:\n34 rumah terendam (151 KK / 428 Jiwa)\nSawah : 120 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 5 –70cm. TMA sama\n     Desa Pasuruhan: (Sudah Surut).\n7. Kec. Dukuhseti :\nDesa Dukuhseti Desa Banyutowo: (Sudah Surut).\nDesa Wotan Ngagel : 6 Maret air sudah surut\nDesa Kembang : 6 Maret air sudah surut\nDesa Tegalombo : 6 Maret air sudah surut\n8. Kecamatan Margoyoso (surut mulai tanggal 5 maret 2023)\n9. Kecamatan Batangan (surut mulai tanggal 4 maret 2023)\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nMonitoring berkala titik lokasi terdampak banjir;\nUpdate Informasi perkembangan penanganan  dan dampak kejadian banjir.\n\nDesa Wotan Ngagel : 6 Maret air sudah surut\nDesa Kembang : 6 Maret air sudah surut\nDesa Tegalombo : 6 Maret air sudah surut\n8. Kecamatan Margoyoso (surut mulai tanggal 5 maret 2023)\n9. Kecamatan Batangan (surut mulai tanggal 4 maret 2023)\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nMonitoring berkala titik lokasi terdampak banjir;\nUpdate Informasi perkembangan penanganan  dan dampak kejadian banjir;\nKondisi terkini TMA masih cenderung sama dengan hari sebelumnya.\n","Banjarsari, Gempolsari, Mintobasuki, Tanjang, Babalan, Kosekan, Pantirejo, Kedungmulyo, Tondomulyo, Karangrowo, Ngastorejo, Bungasrejo, Glonggong, Mustokoharjo, Widorokandang, Purworejo, Sinoman, Gajahmati, Sugiharjo, Dengkek, Bumirejo, Doropayung, Gadingrejo, Tluwah, Kedungpancing, Bojomulyo, Bander, Growongkidul, Growonglor, Pajeksan, Gadudero, Kasiyan, Wotan, Pasuruhan, Dukuhseti, Banyutowo, Wotan Ngagel, Kembang, Tegalombo","Gabus, Jakenan, Pati, Kayen, Dukuhseti, Margoyoso, Juwana, Batangan, Sukolilo","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [95,"595","3/9/2023","Maret","33.05","Kebumen","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 09 Maret 2023 | Pukul 14.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDk. Besuki kidul RT 06 RW 02 Desa Jatiluhur Kec. Rowokele.\n\nSEBAB\nPecahnya gorong-gorong..\n \nAKIBAT\nMeluapnya drainase.\n\nDAMPAK\n2 rumah rusak ringan;\n2 tempat usaha rusak ringan\nUPAYA\nMasyarakat melakukan pembersihan lumpur di rumah warga terdampak secara gotong-royong;\nPenggantian gorong-gorong;\nMelakukan koordinasi dengan OPD/Instansi terkait.\n","Jatiluhur","Rowokele","BPBD Kab. Kebumen","","","",""],
    [96,"596","3/9/2023","Maret","33.10","Klaten","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 09 Maret 2023 | Pukul 16.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Ceper (Desa Kujon, Ceper, Pokak).\n\nSEBAB\nMaterial atap bangunan kurang kuat \nPohon Lapuk\n\nAKIBAT:\nAtap Ruko dan Atap Kios terhempas;\nPohon tumbang menutupi akses jalan.\n\nDAMPAK:\nDk. Kulupan RT 01 RW 10  Desa Ceper Kec. Ceper :\n Atap rumah usaha milik a.n Bapak Yuliman terhepas terbuat \n    dari bahan seng luasan kerusakan berukuran P 2 M x L 13 M;\nb. Atap ruko Edo Mart terbuat dari Baja ringan terhempas\n    luasan  kerusakan P 24 M x L 5 M selain itu 1 pohon mlanding, \n    2  pohon mahoni tumbang yang berjarak 20 M dari EdoMart.\nDk. Kujon Kidul RT 01 RW:\nAtap tempat usaha “Konter” box dan Atap tempat usaha “Stand“ Es Coklat berbahan baja ringan milik a.n Rizsky luasan kerusakan berukuran 3 M;\n3.     Desa Pokak:\n        Pohon Flamboyan tumbang dan menutup akses jalan. \n\nTOTAL KERUGIAN:\nRp. 19.700.000\n\nUPAYA:\nTRC PB BPBD Kab. Klaten melakukan assessment dan koordinasi dengan relawan;\nDilakukan pemotongan pohon.\n","Kujon, Ceper, Pokak","Ceper","BPBD Kab. Klaten","","","",""],
    [97,"597","3/10/2023","Maret","33.73","Kota Salatiga","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 10 Maret 2023 | Pukul 09.00-10.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nRT 007 / RW 005 Bendosari, Kumpulrejo, Argomulyo\n\nSEBAB:\nStruktur pondasi talud kurang kokoh\n\nDAMPAK\nSemakin melebarnya area longsoran menyebabkan 1 pohon mahoni berpotensi roboh dikhawatirkan mengganggu akses jalan desa .\n\nUPAYA\nTeam TRC BPBD Kab. Salatiga  untuk Kaji Cepat (Assesment ) dan Evakuasi\nBerkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup\n\n","Kumpulrejo","Argomulyo","BPBD Kota Salatiga","","","",""],
    [98,"598","3/10/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu\nPENGUNGSIAN\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Payaman (42 Jiwa/19 KK);\nBaldes Gulang (102 Jiwa/95 KK);\nBaldes Jati Wetan (103 Jiwa/35 KK);\nGKMI Tanjung Karang (103 Jiwa/31 KK);\nKlenteng Tanjung Karang (38 Jiwa/11 KK);\nRTQ & Gedung PKK (15 Jiwa/5 KK);\nBaldes karangrowo (68 Jiwa/37 KK);\n\nJumlah Pengungsi : 233 KK dan 471 Jiwa \n\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Payaman\nBalai Desa Gulung\nBalai Desa Jati Wetan\nGKMI Tanjung Karang\nBalai Desa Ngamplak\nMasjid Baittun Naim Krajan\nLokasi Terdampak\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 300 Ha\nWarga terdampak: 1817 KK/5895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 267 Ha\nWarga terdampak: 287 KK/1187 Jiwa\nRumah tergenang: 267 KK\nPengungsi: 19 KK/42 Jiwa \nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa payaman\nGulung\nSawah terdampak: 13 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nPengungsi: 125 Jiwa\nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa Gulung\nKesemabi\nSawah terdampak: 38 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 40 Ha\nGalon Tepus\nSawah terdampak: 7 Ha\nJepang\nSawah terdampak: 35 Ha\nHadiwarno\nSawah terdampak: 1 Ha\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nSawah terdampak: 35 Ha\nWarga terdampak: 147Jiwa\nRumah tergenang: 425 Jiwa\nPengungsi: 151 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : Balai Desa Jati wetan\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 153 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 176 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : GKMI Tanjung karang\nDesa Jetis kapuan\nSawah terdampak: 60 Ha\nWarga terdampak: 1054 KK/2912 Jiwa\nRumah tergenang: 318 KK\nPengungsi: 17 Jiwa\nLokasi pengungsian: RTQ dan Gedung PKK\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 47 Ha\nPasuruan Lor\nSawah terdampak: 15 Ha\nPasuruan Kidul\nSawah terdampak: 11 Ha\nJepang Pakis\nSawah terdampak: 12 Ha\nLoram Wetan\nSawah terdampak: 7 Ha\n\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 388 Ha\nWarga terdampak: 900 KK/3500 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nLokasi DU: Balai Desa Ngemplak\nKarangrowo\nSawah terdampak: 434 Ha\nWarga terdampak: 1000 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nPengungsian: 91 jiwa\nLokasi Pengungsian: Balai Desa Karangrowo\nLokasi DU: Masjid Baitul Naim Krajan\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 227 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 240 Ha\nWates\nSawah terdampak: 500 Ha\nWarga terdampak: 566 Jiwa\nRumah tergenang: 201 KK\nWonosoco\nSawah terdampak: 287 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 78 Ha\n9. Sambung\nSawah terdampak: 69 Ha\n10. Undaan Lor\nSawah terdampak: 567 Ha\nWarga terdampak: 2143 Jiwa\nRumah tergenang: 220 KK\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nSawah terdampak: 163 Ha\nWarga terdampak: 180 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nBulung Kulon\nSawah terdampak: 59 Ha\nWarga terdampak: 2400Jiwa\nRumah tergenang: 150 KK\nSadang\nSawah terdampak: 60 Ha\nSidomulyo\nSawah terdampak: 100 Ha\nGondoharum\nSawah terdampak: 56 Ha\nFladen\nSawah terdampak: 5 Ha\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan\nSawah terdampak: 78 Ha\nGarung Kidul\nSawah terdampak: 63 Ha\nBanget\nSawah terdampak: 120 Ha\nPrambatan Lor\nSawah terdampak: 1,5 Ha\nBlimbing Kidul\nSawah terdampak: 50 Ha\nKedungdowo\nSawah terdampak: 28 Ha\n7. Prambatan Kidul\nSawah terdampak: 8,5 Ha\nGamong\nSawah terdampak: 54 Ha\nLAPORAN POMPA AIR DI TANGGULANGIN JATI WETAN\nBahwa Pompa di Jati mulai beroperasi saat genangan air tinggi dan pintu Air Tanggulangin ditutup sejal tanggal 28 Februari 2023.\nJumlah Pompa ada 2 (dua) titik. Titik a : Pompa PUPR KUDUS dengan Jumlah 3 (tiga). Titik b :  Pompa BBWS Pemali Juana ( 2 Kendaraan) dan Pusdataru Seluna (1 unit pompa)\nSetiap hari mesin beroperasi 24 Jam dengan istirahat mesin 2 kali ( pukul 12.00 s.d. 14.00 dan pukul 18.00 s.d.19.00).\n\nKONDISI SAAT INI\nPompa kendali Dinas PUPR KUDUS saat ini beroperasi 2 pembuangan dan pipa satu mengalami kerusakan dan tahap perbaikan\nPompa kendali BBWS dan Pusdataru dengan (keseluruhan 5 selang/pipa) saat ini beroperasi hanya 1 (satu) pipa/selang dari pompa Pusdataru.Sedangkan 2 unit mobil pompa dengan 4 pipa/selang  BBWS yang mengalami kerusakan  sejak kemarin rusak saat ini sudah diperbaiki 1 unit mobil pompa mulai pukul 11.00 siang tadi karena menunggu onderdil, sedangkan 1(satu) unit pompa diganti dengan 1 unit pompa lain dan sekarang sedang dalam perjalanan (sampai demak/macet). Diperkirakan segera diupayakan secepatnya beroperasi hari ini.\nSaat ini pintu air di Tanggulangin ditutup tadi pagi pukul 05.30 yang kemarin sempat di buka 24 jam sejak kemarin pagi.\nKetinggian air rata rata 10 s.d. 100 cm dan setiap hari  genangan surut antara 5-10 CM.Kedalaman bervariasi yang paling dalam di titik titik tertentu jalan kampung atau halaman rumah yang rendah. Sedang jalan desa lancar  dilalui kendaraan.\n","Temulus, Mejobo, Payaman, Gulang, Kesambi, Kirig, Golan Tepus, Jepang, Hadiwarno, Jati Wetan, Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Jati Kulon, Loram Kulon, Pasuruan Lor, Pasuruan Kidul, Jepang Pakis, Loram Wetan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Wates, Wonosoco, Larikrejo, Berugenjang, Kalirejo, Lambangan, Sambung, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sadang, Sidomulyo, Gondoharum, Pladen, Setrokalangan, Garung Kidul, Banget, Prambatan Lor, Blimbing Kidul, Kedungdowo, Prambatan Kidul, Gamong","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [99,"599","3/10/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus.\nKecamatan Jakenan.\nKecamatan Pati.\nKecamatan Kayen\nKecamatan Dukuhsetih\nKecamatan Margoyoso\nKecamatan Juwana\nKecamatan Batangan\nKecamatan Sukolilo\n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah Kabupaten Pati.\n\nDAMPAK:\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari:\nRumah terendam = 350 rumah (360 KK/1080 Jiwa)\nRumah terdampak : 760 rumah.\nJalan desa : 3000 m ketinggian 60 cm\nMasjid : 3 unit\nSekolah : 2 unit \nPengungsi Nihil \nDesa Gempolsari:\nRumah terendam = 83 rumah (158 KK/420 Jiwa);\nRumah terdampak : 75 rumah.\nJalan desa : 2000 m ketinggian 10-40 cm Desa Mintobasuki:\nRumah terendam : 263, TMA ± 30 cm – 60 cm.\nJumlah Warga terdampak: 341 KK/888 Jiwa. \nMushola : 2 unit.\nBalai Desa : 1 unit.\nSekolah : 2 unit.\nJalan desa : 1560 m ketinggian 0-52 cm\nDesa Tanjang:\nRumah = 10 rumah 156 KK/196 Jiwa\nJalan Desa : 70 meter, kedalaman 10 cm s/d 30 cm.\nPekarangan : Hampir semua.\nSawah : + 76 hektar.\nDesa Babalan:\nRumah terendam air : 110 rumah (130 KK, 419 Jiwa)\nJalan desa: 750 m ketinggian 5-30 cm.\nDesa Kosekan\nRumah : 140 rumah (155KK/330 jiwa).\nJalan desa: 3.500 m ketinggian 10-35 cm.\nMasjid : 1 unit.\nSekolah : 2 unit.\nSawah : + 100 hektar\nf.    Desa Pantirejo\nRumah terendam : 57 rumah (78KK/120 jiwa)\nRumah Terdampak : 40 rumah\nJalan desa: 2000 m ketinggian 10-20cm.\nSawah :  + 120 hektar.\nKecamatan Jakenan.\na. Desa Kedungmulyo:\nRumah Terdampak 134 (171kk/393jiwa).\nKetinggian air dalam rumah : 5 - 30 cm.\nMasjid / mushola : 2 unit.\nPanjang jalan desa tergenang: 800 m.\nPengungsi Nihil\nb. Desa Tondomulyo:\n566 rumah tergenang 5-40 cm (593 KK/ 1640 Jiwa) \nSekolah : 1 unit\nSawah 277 ha, \nJalan desa 800 meter.\nJalan raya : 700 meter.\nPekarangan : 23 hektar.\nPengungsi Nihil\nc.  Desa Karangrowo:\nRumah : 283 rumah (956 jiwa/333 KK), ketinggian air 5 - 80 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 3; Perkantoran : 1;\nSawah : 136 ha;\nPekarangan : 25 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 5.500;\nPengungsi : nihil\nd. Desa Ngastorejo:\nRumah : 248 rumah (790 jiwa/290 KK), ketinggian air 5 - 80 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 1; Perkantoran : 1;\nSawah : 130 ha;\nPekarangan : 36 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 3.500;\nPengungsi : nihil\ne. Desa Bungasrejo:\nRumah Terendam : 180 (205KK/523jiwa) \nSawah : 101 hektar\nPekarangan: 5 hektar.\nJalan desa : 700 m.\nPengungsi Nihil.\n40 cm\nf. Desa Glonggong:\nRumah Terendam : 90 (105KK/250jiwa)\nSekolah dasar : 1 unit.\nSekolah TK :1 unit.\nSawah :121 Ha\nDAMPAK:\n3.   Kecamatan Pati.\nDesa Mustokoharjo Dukuh Ngantru:\nRumah terdampak : 207 rumah ( 251 KK / 731Jiwa)\nMusola: 1 unit.\nPekarangan : 5 – 75 cm\nJalan desa : 1250 meter TMA 40 – 50 cm.\nDesa Widorokandang:\nRumah terdampak : 115 rumah (KK/Jiwa : 270/920).\nSawah: 150 hektar.\nMasjid 1 unit.\nJalan desa : 1,3 km ketinggian 0-40 cm\nDesa Purworejo Dukuh Guyangan:\nRumah terdampak : 55 rumah KK/Jiwa : 103/263.\nSekolah: 2 unit.\nSawah: 200 hektar ketinggian 40-80 cm.\nJalan desa : 3 km ketinggian 55 cm.\nDesa Sinoman Dukuh Triwil:\nRumah terdampak : 35 rumah KK/Jiwa:60/150\npekarangan : ketinggian air  5-50 cm.\nPertanian : 150 Ha\nJalan desa : 1500 m ketinggian 5-20 cm\ne. Desa Gajahmati Dukuh Tempel:\nRumah tergenang: 28 unit KK/Jiwa: 36/108.\nKetinggian air di dalam rumah 5-25 cm.\nKetinggian air di pekarangan 5-25 cm. \nJalan desa : 600 m ketinggian 10-45 cm.\nKeterangan: saat ini mulai surut\n4. Kecamatan Juwana\na. Desa Doropayung\nTerendam : 641 rumah ; terdiri dari 696 KK ; dengan jumlah jiwa 1,992\nJalan desa: 6450 m ketinggian 10-180 cm\nTempat Ibadah : 8\nSekolahan :1\nTambak: 11,4 Ha, Karas: 7,5 Ha, \nPengungsi: 250 KK/600 jiwa\nTinggi air: 10 – 60 cm;\n\n b. Desa Gadingrejo,\n291 rumah tergenang (408 kk/1156 jiwa) \nKetinggian Air : 2 – 120 cm\nPengungsi: Nihil\nTempat Ibadah : 1\nSekolah : 2\ntambak 50 Hektar\njalan desa 5000 meter ketinggian 20-40cm turun\n c. Desa Tluwah,\n216 rumah tergenang (267KK /512 jiwa)  Ketinggian Air 2 – 30 cm Pekarangan 810 ha\n Musholla 3\nTambak 5 Ha\nJalan 220 ketinggian air 5-120 cm; \nd. Desa KedungPancing, \n193 rumah tergenang (255 KK/ 626 Jiwa)\nSekolahan : 1\nTamba: 5,5 Ha\nKaras: 200 ha,\nPengungsi: 25 KK\nJalan / gang desa 1100 meter dgn ketinggian air 2 cm s/d 145 cm;\nTMA Turun menjadi 30 cm\ne. Desa Bojomulyo\n170 rumah tergenang (183 KK/ 531 Jiwa)\nKaras: 34 ha,\nJalan / gang desa 510 meter dgn ketinggian air 35 cm s/d 40 cm\n5. Kec. Sukolilo:\nDesa Gadudero Dukuh Poncomulyo:\n126 rumah terendam (146 KK / 399 Jiwa)\nSekolah : 3 unit.\nSawah : 290 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 35 – 40 cm.\n\n b. Desa Kasihan:\n80 rumah terendam (96 KK / 248 Jiwa) TMA sama\nDesa Wotan Dukuh Jongso:\n57 rumah terendam (67 KK / 168 Jiwa)\nKetinggian air rata-rata 50 cm. \n6. Kec. Kayen:\nDesa Srikaton:\n34 rumah terendam (151 KK / 428 Jiwa)\nSawah : 120 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 5 –70cm. TMA sama\n     Desa Pasuruhan: (Sudah Surut).\n7. Kec. Dukuhseti :\nDesa Dukuhseti Desa Banyutowo: (Sudah Surut).\nDesa Wotan Ngagel : 6 Maret air sudah surut\nDesa Kembang : 6 Maret air sudah surut\nDesa Tegalombo : 6 Maret air sudah surut\n8. Kecamatan Margoyoso (surut mulai tanggal 5 maret 2023)\n9. Kecamatan Batangan (surut mulai tanggal 4 maret 2023)\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nMonitoring berkala titik lokasi terdampak banjir;\nUpdate Informasi perkembangan penanganan  dan dampak kejadian banjir;\nKondisi terkini TMA masih sama.\n\n\n","Banjarsari, Gempolsari, Mintobasuki, Tanjang, Babalan, Kosekan, Pantirejo, Kedungmulyo, Tondomulyo, Karangrowo, Ngastorejo, Bungasrejo, Glonggong, Mustokoharjo, Widorokandang, Purworejo, Sinoman, Gajahmati, Sugiharjo, Dengkek, Bumirejo, Doropayung, Gadingrejo, Tluwah, Kedungpancing, Bojomulyo, Bander, Growongkidul, Growonglor, Pajeksan, Gadudero, Kasiyan, Wotan, Pasuruhan, Dukuhseti, Banyutowo, Wotan Ngagel, Kembang, Tegalombo","Gabus, Jakenan, Pati, Kayen, Dukuhseti, Margoyoso, Juwana, Batangan, Sukolilo","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [100,"600","3/11/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu\nPENGUNGSIAN\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Payaman (32 Jiwa);\nBaldes Gulang (125 Jiwa);\nBaldes Jati Wetan (158 Jiwa);\nGKMI Tanjung Karang dan Klenteng Tanjung Karang (176 Jiwa);\nRTQ & Gedung PKK (17 Jiwa);\nBaldes karangrowo (82 Jiwa);\n\nJumlah Pengungsi : dan 590 Jiwa \n\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Payaman\nBalai Desa Gulang\nBalai Desa Jati Wetan\nGKMI Tanjung Karang\nBalai Desa Ngamplak\nMasjid Baittun Naim Krajan\nPMI\nLokasi Terdampak\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 300 Ha\nWarga terdampak: 1817 KK/5895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 267 Ha\nWarga terdampak: 480 KK/1440 Jiwa\nRumah tergenang: 267 KK\nPengungsi: 15 KK/32 Jiwa \nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa payaman\nGulang\nSawah terdampak: 13 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nPengungsi: 125 Jiwa\nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa Gulung\nKesemabi\nSawah terdampak: 38 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 40 Ha\nWarga terdampak: 1407 \nGalon Tepus\nSawah terdampak: 7 Ha\nJepang\nSawah terdampak: 35 Ha\nHadiwarno\nSawah terdampak: 1 Ha\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nSawah terdampak: 35 Ha\nWarga terdampak: 147Jiwa\nRumah tergenang: 425 Jiwa\nPengungsi: 158 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : Balai Desa Jati wetan\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 153 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 126 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : GKMI Tanjung karang\nDesa Jetis kapuan\nSawah terdampak: 60 Ha\nWarga terdampak: 1054 KK/2912 Jiwa\nRumah tergenang: 318 KK\nPengungsi: 17 Jiwa\nLokasi pengungsian: RTQ dan Gedung PKK\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 47 Ha\nPasuruan Lor\nSawah terdampak: 15 Ha\nPasuruan Kidul\nSawah terdampak: 11 Ha\nJepang Pakis\nSawah terdampak: 12 Ha\nLoram Wetan\nSawah terdampak: 7 Ha\n\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 388 Ha\nWarga terdampak: 800 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nLokasi DU: Balai Desa Ngemplak\nKarangrowo\nSawah terdampak: 434 Ha\nWarga terdampak: 1000 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nPengungsian: 44 jiwa\nLokasi Pengungsian: Balai Desa Karangrowo\nLokasi DU: Masjid Baitul Naim Krajan\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 227 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 240 Ha\nWates\nSawah terdampak: 500 Ha\nWarga terdampak: 566 Jiwa\nRumah tergenang: 201 KK\nWonosoco\nSawah terdampak: 287 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 78 Ha\n9. Sambung\nSawah terdampak: 69 Ha\n10. Undaan Lor\nSawah terdampak: 567 Ha\nWarga terdampak: 2143 Jiwa\nRumah tergenang: 220 KK\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nSawah terdampak: 163 Ha\nWarga terdampak: 1800 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nBulung Kulon\nSawah terdampak: 59 Ha\nWarga terdampak: 2400Jiwa\nRumah tergenang: 150 KK\nSadang\nSawah terdampak: 60 Ha\nSidomulyo\nSawah terdampak: 100 Ha\nGondoharum\nSawah terdampak: 56 Ha\nFladen\nSawah terdampak: 5 Ha\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan\nSawah terdampak: 78 Ha\nGarung Kidul\nSawah terdampak: 63 Ha\nBanget\nSawah terdampak: 120 Ha\nPrambatan Lor\nSawah terdampak: 1,5 Ha\nBlimbing Kidul\nSawah terdampak: 50 Ha\nKedungdowo\nSawah terdampak: 28 Ha\n7. Prambatan Kidul\nSawah terdampak: 8,5 Ha\nGamong\nSawah terdampak: 54 Ha\nLAPORAN POMPA AIR DI TANGGULANGIN JATI WETAN\nJumlah Pompa ada 2 (dua) titik. Titik a : Pompa PUPR KUDUS dengan Jumlah 3 (tiga). Titik b :  Pompa BBWS Pemali Juana ( 2 Kendaraan) dan Pusdataru Seluna (1 unit pompa)\nSetiap hari mesin beroperasi 24 Jam dengan istirahat mesin 2 kali ( pukul 12.00 s.d. 14.00 dan pukul 18.00 s.d.19.00).\n\nKONDISI SAAT INI\nPompa kendali Dinas PUPR KUDUS saat ini beroperasi 2 pembuangan dan pipa satu mengalami kerusakan dan tahap perbaikan\nPompa kendali BBWS dan Pusdataru dengan (keseluruhan 5 selang/pipa) saat ini beroperasi hanya 1 (satu) pipa/selang dari pompa Pusdataru.Sedangkan 2 unit mobil pompa dengan 4 pipa/selang  BBWS yang mengalami kerusakan  sejak kemarin rusak saat ini sudah diperbaiki 1 unit mobil pompa mulai pukul 11.00 siang tadi karena menunggu onderdil, sedangkan 1(satu) unit pompa diganti dengan 1 unit pompa lain dan sekarang sedang dalam perjalanan (sampai demak/macet). Diperkirakan segera diupayakan secepatnya beroperasi hari ini.\nSaat ini pintu air di Tanggulangin ditutup tadi pagi pukul 05.30 yang kemarin sempat di buka 24 jam sejak kemarin pagi.\nKetinggian air rata rata 10 s.d. 100 cm dan setiap hari  genangan surut antara 5-10 CM.Kedalaman bervariasi yang paling dalam di titik titik tertentu jalan kampung atau halaman rumah yang rendah. Sedang jalan desa lancar  dilalui kendaraan.\nKONDISI MUTAKHIR\nWarga yang terdampak banjir dilakukan evakuasi\nMempersiapkan DU dan tempat pengungsian\n\nGIAT HARI INI\nMembantu mobilisasi warga yang terdampak banjir\nMonitoring ditempat pengungsian\nMenyalurkan bantuan logistik di berbagai DU\n","Temulus, Mejobo, Payaman, Gulang, Kesambi, Kirig, Golan Tepus, Jepang, Hadiwarno, Jati Wetan, Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Jati Kulon, Loram Kulon, Pasuruan Lor, Pasuruan Kidul, Jepang Pakis, Loram Wetan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Wates, Wonosoco, Larikrejo, Berugenjang, Kalirejo, Lambangan, Sambung, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sadang, Sidomulyo, Gondoharum, Pladen, Setrokalangan, Garung Kidul, Banget, Prambatan Lor, Blimbing Kidul, Kedungdowo, Prambatan Kidul, Gamong","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [101,"601","3/11/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus.\nKecamatan Jakenan.\nKecamatan Pati.\nKecamatan Kayen\nKecamatan Dukuhsetih\nKecamatan Margoyoso\nKecamatan Juwana\nKecamatan Batangan\nKecamatan Sukolilo\n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah Kabupaten Pati.\n\nDAMPAK:\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari:\nRumah terendam = 350 rumah (360 KK/1080 Jiwa)\nRumah terdampak : 760 rumah.\nJalan desa : 3000 m ketinggian 60 cm\nMasjid : 3 unit\nSekolah : 2 unit \nPengungsi Nihil \nDesa Gempolsari:\nRumah terendam = 83 rumah (158 KK/420 Jiwa);\nRumah terdampak : 75 rumah.\nJalan desa : 2000 m ketinggian 10-40 cm Desa Mintobasuki:\nRumah terendam : 263, TMA ± 30 cm – 60 cm.\nJumlah Warga terdampak: 341 KK/888 Jiwa. \nMushola : 2 unit.\nBalai Desa : 1 unit.\nSekolah : 2 unit.\nJalan desa : 1560 m ketinggian 0-52 cm\nDesa Tanjang:\nRumah = 10 rumah 156 KK/196 Jiwa\nJalan Desa : 70 meter, kedalaman 10 cm s/d 30 cm.\nPekarangan : Hampir semua.\nSawah : + 76 hektar.\nDesa Babalan:\nRumah terendam air : 110 rumah (130 KK, 419 Jiwa)\nJalan desa: 750 m ketinggian 5-30 cm.\nDesa Kosekan\nRumah : 140 rumah (155KK/330 jiwa).\nJalan desa: 3.500 m ketinggian 10-35 cm.\nMasjid : 1 unit.\nSekolah : 2 unit.\nSawah : + 100 hektar\nf.    Desa Pantirejo\nRumah terendam : 57 rumah (78KK/120 jiwa)\nRumah Terdampak : 40 rumah\nJalan desa: 2000 m ketinggian 10-20cm.\nSawah :  + 120 hektar.\nKecamatan Jakenan.\na. Desa Kedungmulyo:\nRumah Terdampak 134 (171kk/393jiwa).\nKetinggian air dalam rumah : 5 - 30 cm.\nMasjid / mushola : 2 unit.\nPanjang jalan desa tergenang: 800 m.\nPengungsi Nihil\nb. Desa Tondomulyo:\n566 rumah tergenang 5-40 cm (593 KK/ 1640 Jiwa) \nSekolah : 1 unit\nSawah 277 ha, \nJalan desa 800 meter.\nJalan raya : 700 meter.\nPekarangan : 23 hektar.\nPengungsi Nihil\nc.  Desa Karangrowo:\nRumah : 283 rumah (956 jiwa/333 KK), ketinggian air 5 - 80 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 3; Perkantoran : 1;\nSawah : 136 ha;\nPekarangan : 25 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 5.500;\nPengungsi : nihil\nd. Desa Ngastorejo:\nRumah : 248 rumah (790 jiwa/290 KK), ketinggian air 5 - 80 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 1; Perkantoran : 1;\nSawah : 130 ha;\nPekarangan : 36 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 3.500;\nPengungsi : nihil\ne. Desa Bungasrejo:\nRumah Terendam : 180 (205KK/523jiwa) \nSawah : 101 hektar\nPekarangan: 5 hektar.\nJalan desa : 700 m.\nPengungsi Nihil.\n40 cm\nf. Desa Glonggong:\nRumah Terendam : 90 (105KK/250jiwa)\nSekolah dasar : 1 unit.\nSekolah TK :1 unit.\nSawah :121 Ha\nDAMPAK:\n3.   Kecamatan Pati.\nDesa Mustokoharjo Dukuh Ngantru:\nRumah terdampak : 207 rumah ( 251 KK / 731Jiwa)\nMusola: 1 unit.\nPekarangan : 5 – 75 cm\nJalan desa : 1250 meter TMA 40 – 50 cm.\nDesa Widorokandang:\nRumah terdampak : 115 rumah (KK/Jiwa : 270/920).\nSawah: 150 hektar.\nMasjid 1 unit.\nJalan desa : 1,3 km ketinggian 0-40 cm\nDesa Purworejo Dukuh Guyangan:\nRumah terdampak : 55 rumah KK/Jiwa : 103/263.\nSekolah: 2 unit.\nSawah: 200 hektar ketinggian 40-80 cm.\nJalan desa : 3 km ketinggian 55 cm.\nDesa Sinoman Dukuh Triwil:\nRumah terdampak : 35 rumah KK/Jiwa:60/150\npekarangan : ketinggian air  5-50 cm.\nPertanian : 150 Ha\nJalan desa : 1500 m ketinggian 5-20 cm\ne. Desa Gajahmati Dukuh Tempel:\nRumah tergenang: 28 unit KK/Jiwa: 36/108.\nKetinggian air di dalam rumah 5-25 cm.\nKetinggian air di pekarangan 5-25 cm. \nJalan desa : 600 m ketinggian 10-45 cm.\nKeterangan: saat ini mulai surut\n4. Kecamatan Juwana\na. Desa Doropayung\nTerendam : 641 rumah ; terdiri dari 696 KK ; dengan jumlah jiwa 1,992\nJalan desa: 6450 m ketinggian 10-180 cm\nTempat Ibadah : 8\nSekolahan :1\nTambak: 11,4 Ha, Karas: 7,5 Ha, \nPengungsi: 250 KK/600 jiwa\nTinggi air: 10 – 60 cm;\n\n b. Desa Gadingrejo,\n291 rumah tergenang (408 kk/1156 jiwa) \nKetinggian Air : 2 – 120 cm\nPengungsi: Nihil\nTempat Ibadah : 1\nSekolah : 2\ntambak 50 Hektar\njalan desa 5000 meter ketinggian 20-40cm turun\n c. Desa Tluwah,\n216 rumah tergenang (267KK /512 jiwa)  Ketinggian Air 2 – 30 cm Pekarangan 810 ha\n Musholla 3\nTambak 5 Ha\nJalan 220 ketinggian air 5-120 cm; \nd. Desa KedungPancing, \n193 rumah tergenang (255 KK/ 626 Jiwa)\nSekolahan : 1\nTamba: 5,5 Ha\nKaras: 200 ha,\nPengungsi: 25 KK\nJalan / gang desa 1100 meter dgn ketinggian air 2 cm s/d 145 cm;\nTMA Turun menjadi 30 cm\ne. Desa Bojomulyo\n170 rumah tergenang (183 KK/ 531 Jiwa)\nKaras: 34 ha,\nJalan / gang desa 510 meter dgn ketinggian air 35 cm s/d 40 cm\n5. Kec. Sukolilo:\nDesa Gadudero Dukuh Poncomulyo:\n126 rumah terendam (146 KK / 399 Jiwa)\nSekolah : 3 unit.\nSawah : 290 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 35 – 40 cm.\n\n b. Desa Kasihan:\n80 rumah terendam (96 KK / 248 Jiwa) TMA sama\nDesa Wotan Dukuh Jongso:\n57 rumah terendam (67 KK / 168 Jiwa)\nKetinggian air rata-rata 50 cm. \n6. Kec. Kayen:\nDesa Srikaton:\n34 rumah terendam (151 KK / 428 Jiwa)\nSawah : 120 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 5 –70cm. TMA sama\n     Desa Pasuruhan: (Sudah Surut).\n7. Kec. Dukuhseti :\nDesa Dukuhseti Desa Banyutowo: (Sudah Surut).\nDesa Wotan Ngagel : 6 Maret air sudah surut\nDesa Kembang : 6 Maret air sudah surut\nDesa Tegalombo : 6 Maret air sudah surut\n8. Kecamatan Margoyoso (surut mulai tanggal 5 maret 2023)\n9. Kecamatan Batangan (surut mulai tanggal 4 maret 2023)\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nMonitoring berkala titik lokasi terdampak banjir;\nUpdate Informasi perkembangan penanganan  dan dampak kejadian banjir;\nKondisi terkini TMA masih sama.\n\n\n","Banjarsari, Gempolsari, Mintobasuki, Tanjang, Babalan, Kosekan, Pantirejo, Kedungmulyo, Tondomulyo, Karangrowo, Ngastorejo, Bungasrejo, Glonggong, Mustokoharjo, Widorokandang, Purworejo, Sinoman, Gajahmati, Sugiharjo, Dengkek, Bumirejo, Doropayung, Gadingrejo, Tluwah, Kedungpancing, Bojomulyo, Bander, Growongkidul, Growonglor, Pajeksan, Gadudero, Kasiyan, Wotan, Pasuruhan, Dukuhseti, Banyutowo, Wotan Ngagel, Kembang, Tegalombo","Gabus, Jakenan, Pati, Kayen, Dukuhseti, Margoyoso, Juwana, Batangan, Sukolilo","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [102,"602","3/11/2023","Maret","33.74","Kota Semarang","","201.Kebakaran","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 04.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nJl. Sikrocoan Sumurrejo RT6 Rw1.\n\nSEBAB\nBelum diketahui\n\n\nDAMPAK:\n1 Pabrik pembuatan tahu terbakar \n\nTOTAL KERUGIAN:\nSedang dalam perhitungan\n\nUPAYA:\nWarga menghubungi damkar Kota Semarag untuk proses pemadaman\nWarga secara bersama-sama melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke permukiman  .\n","","","BPBD Kota Semarang","","","",""],
    [103,"603","3/11/2023","Maret","33.08","Magelang","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\n\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\n \nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\n \nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n \nKecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\n\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \n\nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\n\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\n \nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n\nKecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n \n Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kecamatan Magelang Utara 2. Kecamatan Magelang Tengah 3. Kecamatan Magelang Selatan\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKecamatan Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudald\nKelurahan Sidorejoe\nKelurahan Temanggung 1\nKelurahan Temanggung 2\nKelurahan Walitelon\nKecamatan Tembarak\nDesa Wonokerso\nDesa Purwodadi\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nKecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\nKecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\nKecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\nKecamatan Bansari\nDesa Bansari\nKecamatan Kledung\nKecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nKecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nKecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\nKecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nKecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan masker ke Kab. Wonosobo dan Kota Magelang sejumlah 12,000 masker;\nBPBD Kabupaten Magelang dan Boyolali sudah melakukan koordinasi dan turun ke lapangan melakukan penyemprotan jalan;\nPendistribusian masker kepada masyarakat terdampak serta pengguna jalan antisipasi dampak abu vulkanik. Di Kab/Kota terdampak sebaran abu;\nPembersihan akan dilanjutkan besok pagi, diawali apel jam 07 00 WIB. Dengan pembina Bp. Pj Sekda di Alon2 Timur, dilanjut pembagian ruas jalan yang dibersihkan\nPemantauan perkembangan dampak sebaran abu vulkanik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.\nSedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nPetugas – petugas yang bertanggungjawab pada pengelolaan shelter Tempat Pengungsian Akhir (TPA) di Desa Kebondalem Lor, Menden dan Demakijo juga telah dihubungi oleh para penanggung jawab, dan diperintahkan untuk siaga dan selalu mengikuti perkembangan yang ada.\n","Ketep, Wonolelo, Paten, Sengi, Ngargomulyo, Keningar, Sewukan, Mangunsuko, Krinjing, Surojoyo, Giyamti, Bateh, Pakis, Bawang, Kajangkoso, Pogalan, Kebonagung, Mangunrejo, Sukorejo, Purwosari, Donorojo, Ngadirejo, Klopo, Japan, Tegalrejo, Banyuurip, Trasan, Banyuwangi, Salam kanci, Bandongan, Kebonagung, Kalegen, Windusari, Beseran, Balekerto, Ngablak, Mantenan, Prejegsari, Pringombo, Growong, Kemutuk","Sawangan, Dukun, Candimulyo, Pakis, Tegalrejo, Tempuran, Bandongan, Windusari, Kaliangkrik, Ngablak, Mertoyudan","BPBD Kab. Magelang","","","",""],
    [104,"604","3/11/2023","Maret","33.09","Boyolali","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\n \nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\n Kecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\n \nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n \nKecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\n\nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n Kecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\n \nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n\nKecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n \n Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kecamatan Magelang Utara 2. Kecamatan Magelang Tengah 3. Kecamatan Magelang Selatan\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKecamatan Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudal\nKelurahan Sidorejo\nKelurahan Temanggung\nKelurahan Walitelon\nKecamatan Tembarak\nDesa Wonokerso\nDesa Purwodadi\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nKecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\nKecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\nKecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\nKecamatan Bansari\nDesa Bansari\nKecamatan Kledung\nDesa Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nKecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nKecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\nKecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nKecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nBPBD Kabupaten Magelang dan Boyolali sudah melakukan koordinasi dan turun ke lapangan;\nPendistribusian masker kepada masyarakat terdampak serta pengguna jalan antisipasi dampak abu vulkanik. Di Kab/Kota terdampak sebaran abu;\nPemantauan perkembangan dampak sebaran abu vulkanik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III).Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.\nSedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\n\n\n\n","Jrakah, Klakah, Tlogolele","Selo","BPBD Kab. Boyolali","","","",""],
    [105,"605","3/11/2023","Maret","33.71","Kota Magelang","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\n \nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\n Kecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\n \nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n \nKecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\n\nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n Kecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\n \nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n\nKecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n \n Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kecamatan Magelang Utara 2. Kecamatan Magelang Tengah 3. Kecamatan Magelang Selatan\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKecamatan Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudal\nKelurahan Sidorejo\nKelurahan Temanggung\nKelurahan Walitelon\nKecamatan Tembarak\nDesa Wonokerso\nDesa Purwodadi\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nKecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\nKecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\nKecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\nKecamatan Bansari\nDesa Bansari\nKecamatan Kledung\nDesa Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nKecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nKecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\nKecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nKecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nBPBD Kabupaten Magelang dan Boyolali sudah melakukan koordinasi dan turun ke lapangan;\nPendistribusian masker kepada masyarakat terdampak serta pengguna jalan antisipasi dampak abu vulkanik. Di Kab/Kota terdampak sebaran abu;\nPemantauan perkembangan dampak sebaran abu vulkanik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III).Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.\nSedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\n\n\n\n","","Magelang Utara, Magelang Tengah, Magelang Selatan","BPBD Kota Magelang","","","",""],
    [106,"606","3/11/2023","Maret","33.23","Temanggung","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\n\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\n \nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\n \nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n \nKecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\n\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \n\nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\n\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\n \nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n\nKecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n \n Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kecamatan Magelang Utara 2. Kecamatan Magelang Tengah 3. Kecamatan Magelang Selatan\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKecamatan Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudald\nKelurahan Sidorejoe\nKelurahan Temanggung 1\nKelurahan Temanggung 2\nKelurahan Walitelon\nKecamatan Tembarak\nDesa Wonokerso\nDesa Purwodadi\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nKecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\nKecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\nKecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\nKecamatan Bansari\nDesa Bansari\nKecamatan Kledung\nKecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nKecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nKecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\nKecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nKecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan masker ke Kab. Wonosobo dan Kota Magelang sejumlah 12,000 masker;\nBPBD Kabupaten Magelang dan Boyolali sudah melakukan koordinasi dan turun ke lapangan melakukan penyemprotan jalan;\nPendistribusian masker kepada masyarakat terdampak serta pengguna jalan antisipasi dampak abu vulkanik. Di Kab/Kota terdampak sebaran abu;\nPembersihan akan dilanjutkan besok pagi, diawali apel jam 07 00 WIB. Dengan pembina Bp. Pj Sekda di Alon2 Timur, dilanjut pembagian ruas jalan yang dibersihkan\nPemantauan perkembangan dampak sebaran abu vulkanik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.\nSedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nPetugas – petugas yang bertanggungjawab pada pengelolaan shelter Tempat Pengungsian Akhir (TPA) di Desa Kebondalem Lor, Menden dan Demakijo juga telah dihubungi oleh para penanggung jawab, dan diperintahkan untuk siaga dan selalu mengikuti perkembangan yang ada.\n","Pringsurat, Kranggan, Kowangan, Madureso, Mudal, Sidorejo, Temanggung, Walitelon, Lungge, Wonotirto, Bulu, Jetis, Tunggulanom, Mandisari, Parakan Wetan, Patirejo, Manggong, Ngadirejo, Candiroto, Muntung, Bansari, Mranggen Kidul, Kledung, Kwadungan Jurang, Tlogomulyo, Langgeng, Gedegan, Legoksari, Kandangan, Malebo, Tlogopucang, Tempuran, Kedu, Mergowati, Gemawang, Bojonegoro, Sucen, Rejosari, Campurejo, Donorejo, Congkrang","Pringsurat, Kranggan, Temanggung, Selopampang, Bulu, Parakan, Ngadirejo, Candiroto, Bansari, Kledung, Tlogomulyo, Kandangan, Kaloran, Kedu, Gemawang, Wonoboyo, Tretep, Bejen","BPBD Kab. Temanggung","","","",""],
    [107,"607","3/11/2023","Maret","33.07","Wonosobo","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\n \nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\n Kecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\n \nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n \nKecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\n\nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n Kecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\n \nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n\nKecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n \n Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kecamatan Magelang Utara 2. Kecamatan Magelang Tengah 3. Kecamatan Magelang Selatan\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKecamatan Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudal\nKelurahan Sidorejo\nKelurahan Temanggung\nKelurahan Walitelon\nKecamatan Tembarak\nDesa Wonokerso\nDesa Purwodadi\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nKecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\nKecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\nKecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\nKecamatan Bansari\nDesa Bansari\nKecamatan Kledung\nDesa Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nKecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nKecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\nKecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nKecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nBPBD Kabupaten Magelang dan Boyolali sudah melakukan koordinasi dan turun ke lapangan;\nPendistribusian masker kepada masyarakat terdampak serta pengguna jalan antisipasi dampak abu vulkanik. Di Kab/Kota terdampak sebaran abu;\nPemantauan perkembangan dampak sebaran abu vulkanik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III).Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.\nSedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\n\n\n\n","","Wonosobo, Garung, Mojotengah, Selomerto, Watumalang, Kertek, Kepil","BPBD Kab. Wonosobo","","","",""],
    [108,"608","3/13/2023","Maret","33.22","Semarang","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n Kecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n Kecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n  Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kec. Magelang Utara 2. Kec. Magelang Tengah 3. Kec. Magelang Selatan\n\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKec Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudal\nKel Sidorejo\nKel Temanggung 1\nKel Temanggung 2\nKel Walitelon\nDesa Lungge\n4.  Kecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\n\n\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\n6.  Kecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKelurahan Parakan Wetan\n7.  Kecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\n8.   Kecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\n9.   Kecamatan Bansari\nDesa Bansari\nDesa Mranggen Kidul\n10.  Kecamatan Kledung\nDesa Kledung\nDesa Kwadungan Jurang\n11. Kecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nDesa Gedegan\nDesa Legoksari\n12. Kecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nDesa Malebo\nDesa Tlogopucang\n13. Kecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\n14. Kecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nDesa Bojonegoro\n15. Kecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\nDesa Sucen\n 16.  Kecamatan Wonoboyo\nDesa Rejosari\n 17. Kecamatan Tretep\nDesa Campurejo\nDesa Donorejo\n 18. Kecamatan Bejen\nDesa Congkrang  \n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\n\nKab. Semarang\nKecamatan Getasasn\nKecamatan Banyubiru\nKecamatan Jambu\n\nHEWAN TERNAK TERDAMPAK,\nKabupaten Magelang\nSapi : 566 ekor\nDomba : 15 ekor\n\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di sekolah-sekolah wilayah Desa Sengi dan Desa Krinjing Kec. Dukun, Kab. Magelang.\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di  Masjid Pugeran, Desa Krinjing,  Kec. Dukun\nKoordinasi dan Pengecekan Kesiapan TEA di Desa Jerukagung, Kec. Srumbung Kab. Magelang.\nBPBD Kab. Magelang melakukan pendistribusian Masker ke Desa Banyuroto Kec. Sawangan dan SMPN 2 Dukun.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \nMembutuhkan pakan ternak berupa rumput,\nKebutuhan kacamata google meningkat karena aktivitas warga terganggu abu vulkanik yang hari ini masih turun dan terkena angin\n\nKONDISI TERKINI\nUpdate G.Merapi malam ini Senin, 13 Maret 2023 Pkl: 21:08 WIB, terjadi luncuran lava pijar yang mengarah ke barat daya, untuk jarak luncur tunggu Rilis BPPTKG;\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPotensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas guguran pada: Kali Woro sejauh 3 km dari puncak, Kali Gendol sejauh 5 km dari puncak, Kali Boyong sejauh 5 km dari puncak, Kali Bedog, Krasak, Bebeng sejauh 7 km dari puncak.\nLontaran material vulkanik jika terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nKondisi terkini masih terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur berfariatif yang mengarah ke barat daya (Kali Bebeng)\nSenin, 13 Maret 2023 tercatat 60 kejadian awanpanas guguran di Gunung Merapi.\nUjung luncuran awan panas guguran teramati di sisi barat daya di alur Kali Bebeng. Berdasarkan pantauan foto udara menggunakan drone, jarak luncur awan panas guguran kali ini mencapi 3,7 km dari puncak Gunung Merapi.\nUPAYA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH\nSurat Edaran dari Dinas Energi dan Suber Daya Mineral nomor 543/2096 perihal Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Merapi, dengan hormat meminta perhatian kepada masyarakat dan para pemegang IUPdi sekitar wilayah lereng Gunung Merapi (Kab. Boyolali, Kab. Magelang dan Kab. Klaten),\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan 4 BPBD Kabupaten/Kota (Kab. Magelang, Kota Magelang, Kab. Boyolali dan Kab. Klaten) untuk memantau kondisi dan perkembangan terkini terkait dampak erupsi Gunung Merapi\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi BPPTKG terkait pemantauan kondisi Gunung merapi perkembangan terkini.\n\nUPAYA PEMERINTAH KABUPATEN\nSurat Edaran Pemkab Magelang melalui Kepala Desa Kaliurang nomor 145/065/003/III/2023 memutuskan sebagai berikut:\nMenghimbau kepada masyarakat Ds.Kaliurang untuk tetap tenang dan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan\nMulai Hari Sabtu, 11 Maret 2023 Portal Desa Kaliurag ditutup sampai  batas waktu yang belum ditentukan/sementara.\nBPBD Kab. Magelang berkoordinasi dengan BPTKG untuk mengetahui perkembangan terkini merapi, menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.\n \n","","Getasan, Banyubiru, Jambu","BPBD Kab. Semarang","","","",""],
    [109,"609","3/11/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu\nPENGUNGSIAN\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Payaman \nBaldes Gulang \nBaldes Jati Wetan \nGKMI Tanjung Karang dan Klenteng Tanjung Karang \nRTQ & Gedung PKK \nBaldes karangrowo \nJumlah Pengungsi : dan 588 Jiwa \n\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Payaman\nBalai Desa Gulang\nBalai Desa Jati Wetan\nGKMI Tanjung Karang\nBalai Desa Ngamplak\nMasjid Baittun Naim Krajan\nPMI\nLokasi Terdampak\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 300 Ha\nWarga terdampak: 1817 KK/5895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 267 Ha\nWarga terdampak: 480 KK/1440 Jiwa\nRumah tergenang: 267 KK\nPengungsi: 15 KK/32 Jiwa \nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa payaman\nGulang\nSawah terdampak: 13 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nPengungsi: 125 Jiwa\nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa Gulung\nKesemabi\nSawah terdampak: 38 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 40 Ha\nWarga terdampak: 1407 \nGalon Tepus\nSawah terdampak: 7 Ha\nJepang\nSawah terdampak: 35 Ha\nHadiwarno\nSawah terdampak: 1 Ha\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nSawah terdampak: 35 Ha\nWarga terdampak: 147Jiwa\nRumah tergenang: 425 Jiwa\nPengungsi: 158 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : Balai Desa Jati wetan\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 153 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 126 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : GKMI Tanjung karang\nDesa Jetis kapuan\nSawah terdampak: 60 Ha\nWarga terdampak: 1054 KK/2912 Jiwa\nRumah tergenang: 318 KK\nPengungsi: 17 Jiwa\nLokasi pengungsian: RTQ dan Gedung PKK\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 47 Ha\nPasuruan Lor\nSawah terdampak: 15 Ha\nPasuruan Kidul\nSawah terdampak: 11 Ha\nJepang Pakis\nSawah terdampak: 12 Ha\nLoram Wetan\nSawah terdampak: 7 Ha\n\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 388 Ha\nWarga terdampak: 800 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nLokasi DU: Balai Desa Ngemplak\nKarangrowo\nSawah terdampak: 434 Ha\nWarga terdampak: 1000 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nPengungsian: 44 jiwa\nLokasi Pengungsian: Balai Desa Karangrowo\nLokasi DU: Masjid Baitul Naim Krajan\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 227 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 240 Ha\nWates\nSawah terdampak: 500 Ha\nWarga terdampak: 566 Jiwa\nRumah tergenang: 201 KK\nWonosoco\nSawah terdampak: 287 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 78 Ha\n9. Sambung\nSawah terdampak: 69 Ha\n10. Undaan Lor\nSawah terdampak: 567 Ha\nWarga terdampak: 2143 Jiwa\nRumah tergenang: 220 KK\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nSawah terdampak: 163 Ha\nWarga terdampak: 1800 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nBulung Kulon\nSawah terdampak: 59 Ha\nWarga terdampak: 2400Jiwa\nRumah tergenang: 150 KK\nSadang\nSawah terdampak: 60 Ha\nSidomulyo\nSawah terdampak: 100 Ha\nGondoharum\nSawah terdampak: 56 Ha\nFladen\nSawah terdampak: 5 Ha\n\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan\nSawah terdampak: 78 Ha\nGarung Kidul\nSawah terdampak: 63 Ha\nBanget\nSawah terdampak: 120 Ha\nPrambatan Lor\nSawah terdampak: 1,5 Ha\nBlimbing Kidul\nSawah terdampak: 50 Ha\nKedungdowo\nSawah terdampak: 28 Ha\n7. Prambatan Kidul\nSawah terdampak: 8,5 Ha\nGamong\nSawah terdampak: 54 Ha\nLAPORAN POMPA AIR DI TANGGULANGIN JATI WETAN\nJumlah Pompa ada 2 (dua) titik. Titik a : Pompa PUPR KUDUS dengan Jumlah 3 (tiga). Titik b :  Pompa BBWS Pemali Juana ( 2 Kendaraan) dan Pusdataru Seluna (1 unit pompa)\nSetiap hari mesin beroperasi 24 Jam dengan istirahat mesin 2 kali ( pukul 12.00 s.d. 14.00 dan pukul 18.00 s.d.19.00).\n\nKONDISI SAAT INI\nPompa kendali Dinas PUPR KUDUS saat ini beroperasi 2 pembuangan dan pipa satu mengalami kerusakan dan tahap perbaikan\nPompa kendali BBWS dan Pusdataru dengan (keseluruhan 5 selang/pipa) saat ini beroperasi hanya 1 (satu) pipa/selang dari pompa Pusdataru.Sedangkan 2 unit mobil pompa dengan 4 pipa/selang  BBWS yang mengalami kerusakan  sejak kemarin rusak saat ini sudah diperbaiki 1 unit mobil pompa mulai pukul 11.00 siang tadi karena menunggu onderdil, sedangkan 1(satu) unit pompa diganti dengan 1 unit pompa lain dan sekarang sedang dalam perjalanan (sampai demak/macet). Diperkirakan segera diupayakan secepatnya beroperasi hari ini.\nSaat ini pintu air di Tanggulangin ditutup tadi pagi pukul 05.30 yang kemarin sempat di buka 24 jam sejak kemarin pagi.\nKetinggian air rata rata 10 s.d. 100 cm dan setiap hari  genangan surut antara 5-10 CM.Kedalaman bervariasi yang paling dalam di titik titik tertentu jalan kampung atau halaman rumah yang rendah. Sedang jalan desa lancar  dilalui kendaraan.\nGIAT HARI INI\nMembantu mobilisasi warga yang terdampak banjir\nMonitoring ditempat pengungsian\nMenyalurkan bantuan logistik di berbagai DU\n\n","Temulus, Mejobo, Payaman, Gulang, Kesambi, Kirig, Golan Tepus, Jepang, Hadiwarno, Jati Wetan, Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Jati Kulon, Loram Kulon, Pasuruan Lor, Pasuruan Kidul, Jepang Pakis, Loram Wetan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Wates, Wonosoco, Larikrejo, Berugenjang, Kalirejo, Lambangan, Sambung, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sadang, Sidomulyo, Gondoharum, Pladen, Setrokalangan, Garung Kidul, Banget, Prambatan Lor, Blimbing Kidul, Kedungdowo, Prambatan Kidul, Gamong","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [110,"610","3/11/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus.\nKecamatan Jakenan.\nKecamatan Pati.\nKecamatan Kayen\nKecamatan Dukuhsetih\nKecamatan Margoyoso\nKecamatan Juwana\nKecamatan Batangan\nKecamatan Sukolilo\n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah Kabupaten Pati.\n\nDAMPAK:\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari:\nRumah terendam = 350 rumah (360 KK/1080 Jiwa)\nRumah terdampak : 760 rumah.\nJalan desa : 3000 m ketinggian 60 cm\nMasjid : 3 unit\nSekolah : 2 unit \nPengungsi Nihil \nDesa Gempolsari:\nRumah terendam = 83 rumah (158 KK/420 Jiwa);\nRumah terdampak : 75 rumah.\nJalan desa : 2000 m ketinggian 10-40 cm Desa Mintobasuki:\nRumah terendam : 263, TMA ± 30 cm – 60 cm.\nJumlah Warga terdampak: 341 KK/888 Jiwa. \nMushola : 2 unit.\nBalai Desa : 1 unit.\nSekolah : 2 unit.\nJalan desa : 1560 m ketinggian 0-52 cm\nDesa Tanjang:\nRumah = 10 rumah 156 KK/196 Jiwa\nJalan Desa : 70 meter, kedalaman 10 cm s/d 30 cm.\nPekarangan : Hampir semua.\nSawah : + 76 hektar.\nDesa Babalan:\nRumah terendam air : 110 rumah (130 KK, 419 Jiwa)\nJalan desa: 750 m ketinggian 5-30 cm.\nDesa Kosekan\nRumah : 140 rumah (155KK/330 jiwa).\nJalan desa: 3.500 m ketinggian 10-35 cm.\nMasjid : 1 unit.\nSekolah : 2 unit.\nSawah : + 100 hektar\nf.    Desa Pantirejo\nRumah terendam : 57 rumah (78KK/120 jiwa)\nRumah Terdampak : 40 rumah\nJalan desa: 2000 m ketinggian 10-20cm.\nSawah :  + 120 hektar.\nKecamatan Jakenan.\na. Desa Kedungmulyo:\nRumah Terdampak 134 (171kk/393jiwa).\nKetinggian air dalam rumah : 5 - 30 cm.\nMasjid / mushola : 2 unit.\nPanjang jalan desa tergenang: 800 m.\nPengungsi Nihil\nb. Desa Tondomulyo:\n566 rumah tergenang 5-40 cm (593 KK/ 1640 Jiwa) \nSekolah : 1 unit\nSawah 277 ha, \nJalan desa 800 meter.\nJalan raya : 700 meter.\nPekarangan : 23 hektar.\nPengungsi Nihil\nc.  Desa Karangrowo:\nRumah : 283 rumah (956 jiwa/333 KK), ketinggian air 5 - 80 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 3; Perkantoran : 1;\nSawah : 136 ha;\nPekarangan : 25 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 5.500;\nPengungsi : nihil\nd. Desa Ngastorejo:\nRumah : 248 rumah (790 jiwa/290 KK), ketinggian air 5 - 80 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 1; Perkantoran : 1;\nSawah : 130 ha;\nPekarangan : 36 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 3.500;\nPengungsi : nihil\ne. Desa Bungasrejo:\nRumah Terendam : 180 (205KK/523jiwa) \nSawah : 101 hektar\nPekarangan: 5 hektar.\nJalan desa : 700 m.\nPengungsi Nihil.\n40 cm\nf. Desa Glonggong:\nRumah Terendam : 90 (105KK/250jiwa)\nSekolah dasar : 1 unit.\nSekolah TK :1 unit.\nSawah :121 Ha\nDAMPAK:\n3.   Kecamatan Pati.\nDesa Mustokoharjo Dukuh Ngantru:\nRumah terdampak : 207 rumah ( 251 KK / 731Jiwa)\nMusola: 1 unit.\nPekarangan : 5 – 75 cm\nJalan desa : 1250 meter TMA 40 – 50 cm.\nDesa Widorokandang:\nRumah terdampak : 115 rumah (KK/Jiwa : 270/920).\nSawah: 150 hektar.\nMasjid 1 unit.\nJalan desa : 1,3 km ketinggian 0-40 cm\nDesa Purworejo Dukuh Guyangan:\nRumah terdampak : 55 rumah KK/Jiwa : 103/263.\nSekolah: 2 unit.\nSawah: 200 hektar ketinggian 40-80 cm.\nJalan desa : 3 km ketinggian 55 cm.\nDesa Sinoman Dukuh Triwil:\nRumah terdampak : 35 rumah KK/Jiwa:60/150\npekarangan : ketinggian air  5-50 cm.\nPertanian : 150 Ha\nJalan desa : 1500 m ketinggian 5-20 cm\ne. Desa Gajahmati Dukuh Tempel:\nRumah tergenang: 28 unit KK/Jiwa: 36/108.\nKetinggian air di dalam rumah 5-25 cm.\nKetinggian air di pekarangan 5-25 cm. \nJalan desa : 600 m ketinggian 10-45 cm.\nKeterangan: saat ini mulai surut\n4. Kecamatan Juwana\na. Desa Doropayung\nTerendam : 641 rumah ; terdiri dari 696 KK ; dengan jumlah jiwa 1,992\nJalan desa: 6450 m ketinggian 10-180 cm\nTempat Ibadah : 8\nSekolahan :1\nTambak: 11,4 Ha, Karas: 7,5 Ha, \nPengungsi: 250 KK/600 jiwa\nTinggi air: 10 – 60 cm;\n\n b. Desa Gadingrejo,\n291 rumah tergenang (408 kk/1156 jiwa) \nKetinggian Air : 2 – 120 cm\nPengungsi: Nihil\nTempat Ibadah : 1\nSekolah : 2\ntambak 50 Hektar\njalan desa 5000 meter ketinggian 20-40cm turun\n c. Desa Tluwah,\n216 rumah tergenang (267KK /512 jiwa)  Ketinggian Air 2 – 30 cm Pekarangan 810 ha\n Musholla 3\nTambak 5 Ha\nJalan 220 ketinggian air 5-120 cm; \nd. Desa KedungPancing, \n193 rumah tergenang (255 KK/ 626 Jiwa)\nSekolahan : 1\nTamba: 5,5 Ha\nKaras: 200 ha,\nPengungsi: 25 KK\nJalan / gang desa 1100 meter dgn ketinggian air 2 cm s/d 145 cm;\nTMA Turun menjadi 30 cm\ne. Desa Bojomulyo\n170 rumah tergenang (183 KK/ 531 Jiwa)\nKaras: 34 ha,\nJalan / gang desa 510 meter dgn ketinggian air 35 cm s/d 40 cm\n5. Kec. Sukolilo:\nDesa Gadudero Dukuh Poncomulyo:\n126 rumah terendam (146 KK / 399 Jiwa)\nSekolah : 3 unit.\nSawah : 290 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 35 – 40 cm.\n\n b. Desa Kasihan:\n80 rumah terendam (96 KK / 248 Jiwa) TMA sama\nDesa Wotan Dukuh Jongso:\n57 rumah terendam (67 KK / 168 Jiwa)\nKetinggian air rata-rata 50 cm. \n6. Kec. Kayen:\nDesa Srikaton:\n34 rumah terendam (151 KK / 428 Jiwa)\nSawah : 120 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 5 –70cm. TMA sama\n     Desa Pasuruhan: (Sudah Surut).\n7. Kec. Dukuhseti :\nDesa Dukuhseti Desa Banyutowo: (Sudah Surut).\nDesa Wotan Ngagel : 6 Maret air sudah surut\nDesa Kembang : 6 Maret air sudah surut\nDesa Tegalombo : 6 Maret air sudah surut\n8. Kecamatan Margoyoso (surut mulai tanggal 5 maret 2023)\n9. Kecamatan Batangan (surut mulai tanggal 4 maret 2023)\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nMonitoring berkala titik lokasi terdampak banjir;\nUpdate Informasi perkembangan penanganan  dan dampak kejadian banjir;\nKondisi terkini TMA masih sama.\n\n\n","Banjarsari, Gempolsari, Mintobasuki, Tanjang, Babalan, Kosekan, Pantirejo, Kedungmulyo, Tondomulyo, Karangrowo, Ngastorejo, Bungasrejo, Glonggong, Mustokoharjo, Widorokandang, Purworejo, Sinoman, Gajahmati, Sugiharjo, Dengkek, Bumirejo, Doropayung, Gadingrejo, Tluwah, Kedungpancing, Bojomulyo, Bander, Growongkidul, Growonglor, Pajeksan, Gadudero, Kasiyan, Wotan, Pasuruhan, Dukuhseti, Banyutowo, Wotan Ngagel, Kembang, Tegalombo","Gabus, Jakenan, Pati, Kayen, Dukuhseti, Margoyoso, Juwana, Batangan, Sukolilo","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [111,"611","3/11/2023","Maret","33.08","Magelang","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\n\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\n \nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\n \nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n \nKecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\n\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \n\nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\n\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\n \nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n\nKecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n \n Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kecamatan Magelang Utara 2. Kecamatan Magelang Tengah 3. Kecamatan Magelang Selatan\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKecamatan Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudald\nKelurahan Sidorejoe\nKelurahan Temanggung 1\nKelurahan Temanggung 2\nKelurahan Walitelon\nKecamatan Tembarak\nDesa Wonokerso\nDesa Purwodadi\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nKecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\nKecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\nKecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\nKecamatan Bansari\nDesa Bansari\nKecamatan Kledung\nKecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nKecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nKecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\nKecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nKecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan masker ke Kab. Wonosobo dan Kota Magelang sejumlah 12,000 masker;\nBPBD Kabupaten Magelang dan Boyolali sudah melakukan koordinasi dan turun ke lapangan melakukan penyemprotan jalan;\nPendistribusian masker kepada masyarakat terdampak serta pengguna jalan antisipasi dampak abu vulkanik. Di Kab/Kota terdampak sebaran abu;\nPembersihan akan dilanjutkan besok pagi, diawali apel jam 07 00 WIB. Dengan pembina Bp. Pj Sekda di Alon2 Timur, dilanjut pembagian ruas jalan yang dibersihkan\nPemantauan perkembangan dampak sebaran abu vulkanik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.\nSedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nPetugas – petugas yang bertanggungjawab pada pengelolaan shelter Tempat Pengungsian Akhir (TPA) di Desa Kebondalem Lor, Menden dan Demakijo juga telah dihubungi oleh para penanggung jawab, dan diperintahkan untuk siaga dan selalu mengikuti perkembangan yang ada.\n","Ketep, Wonolelo, Paten, Sengi, Ngargomulyo, Keningar, Sewukan, Mangunsuko, Krinjing, Surojoyo, Giyamti, Bateh, Pakis, Bawang, Kajangkoso, Pogalan, Kebonagung, Mangunrejo, Sukorejo, Purwosari, Donorojo, Ngadirejo, Klopo, Japan, Tegalrejo, Banyuurip, Trasan, Banyuwangi, Salam kanci, Bandongan, Kebonagung, Kalegen, Windusari, Beseran, Balekerto, Ngablak, Mantenan","Sawangan, Dukun, Candimulyo, Pakis, Tegalrejo, Bandongan, Windusari, Kaliangkrik, Ngablak, Mertoyudan","BPBD Kab. Magelang","","","",""],
    [112,"612","3/11/2023","Maret","33.09","Boyolali","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\n\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\n \nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\n \nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n \nKecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\n\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \n\nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\n\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\n \nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n\nKecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n \n Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kecamatan Magelang Utara 2. Kecamatan Magelang Tengah 3. Kecamatan Magelang Selatan\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKecamatan Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudald\nKelurahan Sidorejoe\nKelurahan Temanggung 1\nKelurahan Temanggung 2\nKelurahan Walitelon\nKecamatan Tembarak\nDesa Wonokerso\nDesa Purwodadi\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nKecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\nKecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\nKecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\nKecamatan Bansari\nDesa Bansari\nKecamatan Kledung\nKecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nKecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nKecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\nKecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nKecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan masker ke Kab. Wonosobo dan Kota Magelang sejumlah 12,000 masker;\nBPBD Kabupaten Magelang dan Boyolali sudah melakukan koordinasi dan turun ke lapangan melakukan penyemprotan jalan;\nPendistribusian masker kepada masyarakat terdampak serta pengguna jalan antisipasi dampak abu vulkanik. Di Kab/Kota terdampak sebaran abu;\nPembersihan akan dilanjutkan besok pagi, diawali apel jam 07 00 WIB. Dengan pembina Bp. Pj Sekda di Alon2 Timur, dilanjut pembagian ruas jalan yang dibersihkan\nPemantauan perkembangan dampak sebaran abu vulkanik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.\nSedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nPetugas – petugas yang bertanggungjawab pada pengelolaan shelter Tempat Pengungsian Akhir (TPA) di Desa Kebondalem Lor, Menden dan Demakijo juga telah dihubungi oleh para penanggung jawab, dan diperintahkan untuk siaga dan selalu mengikuti perkembangan yang ada.\n","Jrakah, Klakah, Tlogolele","Selo","BPBD Kab. Boyolali","","","",""],
    [113,"613","3/11/2023","Maret","33.71","Kota Magelang","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\n\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\n \nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\n \nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n \nKecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\n\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \n\nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\n\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\n \nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n\nKecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n \n Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kecamatan Magelang Utara 2. Kecamatan Magelang Tengah 3. Kecamatan Magelang Selatan\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKecamatan Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudald\nKelurahan Sidorejoe\nKelurahan Temanggung 1\nKelurahan Temanggung 2\nKelurahan Walitelon\nKecamatan Tembarak\nDesa Wonokerso\nDesa Purwodadi\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nKecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\nKecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\nKecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\nKecamatan Bansari\nDesa Bansari\nKecamatan Kledung\nKecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nKecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nKecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\nKecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nKecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan masker ke Kab. Wonosobo dan Kota Magelang sejumlah 12,000 masker;\nBPBD Kabupaten Magelang dan Boyolali sudah melakukan koordinasi dan turun ke lapangan melakukan penyemprotan jalan;\nPendistribusian masker kepada masyarakat terdampak serta pengguna jalan antisipasi dampak abu vulkanik. Di Kab/Kota terdampak sebaran abu;\nPembersihan akan dilanjutkan besok pagi, diawali apel jam 07 00 WIB. Dengan pembina Bp. Pj Sekda di Alon2 Timur, dilanjut pembagian ruas jalan yang dibersihkan\nPemantauan perkembangan dampak sebaran abu vulkanik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.\nSedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nPetugas – petugas yang bertanggungjawab pada pengelolaan shelter Tempat Pengungsian Akhir (TPA) di Desa Kebondalem Lor, Menden dan Demakijo juga telah dihubungi oleh para penanggung jawab, dan diperintahkan untuk siaga dan selalu mengikuti perkembangan yang ada.\n","","Magelang Utara, Magelang Tengah, Magelang Selatan","BPBD Kota Magelang","","","",""],
    [114,"614","3/11/2023","Maret","33.23","Temanggung","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\n\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\n \nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\n \nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n \nKecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\n\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \n\nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\n\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\n \nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n\nKecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n \n Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kecamatan Magelang Utara 2. Kecamatan Magelang Tengah 3. Kecamatan Magelang Selatan\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKecamatan Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudald\nKelurahan Sidorejoe\nKelurahan Temanggung 1\nKelurahan Temanggung 2\nKelurahan Walitelon\nKecamatan Tembarak\nDesa Wonokerso\nDesa Purwodadi\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nKecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\nKecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\nKecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\nKecamatan Bansari\nDesa Bansari\nKecamatan Kledung\nKecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nKecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nKecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\nKecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nKecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan masker ke Kab. Wonosobo dan Kota Magelang sejumlah 12,000 masker;\nBPBD Kabupaten Magelang dan Boyolali sudah melakukan koordinasi dan turun ke lapangan melakukan penyemprotan jalan;\nPendistribusian masker kepada masyarakat terdampak serta pengguna jalan antisipasi dampak abu vulkanik. Di Kab/Kota terdampak sebaran abu;\nPembersihan akan dilanjutkan besok pagi, diawali apel jam 07 00 WIB. Dengan pembina Bp. Pj Sekda di Alon2 Timur, dilanjut pembagian ruas jalan yang dibersihkan\nPemantauan perkembangan dampak sebaran abu vulkanik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.\nSedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nPetugas – petugas yang bertanggungjawab pada pengelolaan shelter Tempat Pengungsian Akhir (TPA) di Desa Kebondalem Lor, Menden dan Demakijo juga telah dihubungi oleh para penanggung jawab, dan diperintahkan untuk siaga dan selalu mengikuti perkembangan yang ada.\n","Pringsurat, Kranggan, Kowangan, Madureso, Mudal, Sidorejo, Temanggung, Walitelon, Wonokerso, Purwodadi, Jetis, Wonotirto, Bulu, Tunggulanom, Mandisari, Patirejo, Manggong, Ngadirejo, Candiroto, Muntung, Bansari, Tlogomulyo, Langgeng, Kandangan, Tempuran, Kedu, Mergowati, Gemawang","Pringsurat, Kranggan, Temanggung, Tembarak, Selopampang, Bulu, Parakan, Ngadirejo, Candiroto, Bansari, Kledung, Kandangan, Kaloran, Kedu, Gemawang","BPBD Kab. Temanggung","","","",""],
    [115,"615","3/11/2023","Maret","33.07","Wonosobo","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\n\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\n \nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\n \nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n \nKecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\n\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \n\nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\n\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\n \nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n\nKecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n \n Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kecamatan Magelang Utara 2. Kecamatan Magelang Tengah 3. Kecamatan Magelang Selatan\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKecamatan Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudald\nKelurahan Sidorejoe\nKelurahan Temanggung 1\nKelurahan Temanggung 2\nKelurahan Walitelon\nKecamatan Tembarak\nDesa Wonokerso\nDesa Purwodadi\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nKecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\nKecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\nKecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\nKecamatan Bansari\nDesa Bansari\nKecamatan Kledung\nKecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nKecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nKecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\nKecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nKecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan masker ke Kab. Wonosobo dan Kota Magelang sejumlah 12,000 masker;\nBPBD Kabupaten Magelang dan Boyolali sudah melakukan koordinasi dan turun ke lapangan melakukan penyemprotan jalan;\nPendistribusian masker kepada masyarakat terdampak serta pengguna jalan antisipasi dampak abu vulkanik. Di Kab/Kota terdampak sebaran abu;\nPembersihan akan dilanjutkan besok pagi, diawali apel jam 07 00 WIB. Dengan pembina Bp. Pj Sekda di Alon2 Timur, dilanjut pembagian ruas jalan yang dibersihkan\nPemantauan perkembangan dampak sebaran abu vulkanik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.\nSedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nPetugas – petugas yang bertanggungjawab pada pengelolaan shelter Tempat Pengungsian Akhir (TPA) di Desa Kebondalem Lor, Menden dan Demakijo juga telah dihubungi oleh para penanggung jawab, dan diperintahkan untuk siaga dan selalu mengikuti perkembangan yang ada.\n","","Wonosobo, Garung, Mojotengah, Selomerto, Watumalang, Kertek, Kepil","BPBD Kab. Wonosobo","","","",""],
    [116,"616","3/11/2023","Maret","33.29","Brebes","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 17.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nJl. kabupaten ruas kretek - Pandansari dukuh Cijampang desa Ragatunjung kec. Paguyangan Kab. Brebes\n\nPENYEBAB\nAngin Kencang\n\nDAMPAK\n2 tiang listrik roboh dan 2 tiang listrik yang miring;\n4 pohon pinus roboh;\nJalan kabupaten ruas Kretek-Pandansari mengalami kemacetan\n\nUPAYA YANG DILAKUKAN\nSATGAS-PB BPBD Brebes Dan relawan melakukan assesment terkait kronologi dan dampak kejadian;\nSATGAS-PB  melakukan giat pemotongan pohon tumbang yang menutup jalan;\nSATGAS-PB Brebes menghimbau kepada warga untuk selalu berhati-hati dan waspada dalam beraktifitas baik di dalam lokasi atau wilayah tersebut  sekarang cuaca tidak menentu dan terkadang cukup ekstrim\n","Ragatunjung","Paguyangan","BPBD Kab. Brebes","","","",""],
    [117,"617","3/11/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu\n\nPENGUNGSIAN\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Payaman \nBaldes Gulang \nBaldes Jati Wetan \nGKMI Tanjung Karang dan Klenteng Tanjung Karang \nRTQ & Gedung PKK \nBaldes karangrowo \nJumlah Pengungsi : 227 KK dan 588 Jiwa \n\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Payaman\nBalai Desa Gulang\nBalai Desa Jati Wetan\nGKMI Tanjung Karang\nBalai Desa Ngamplak\nMasjid Baittun Naim Krajan Karangrowo\nPMI KUDUS\nLokasi Terdampak\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 300 Ha\nWarga terdampak: 1817 KK/5895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 267 Ha\nWarga terdampak: 480 KK/1440 Jiwa\nRumah tergenang: 267 KK\nPengungsi: 15 KK/32 Jiwa \nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa payaman\nGulang\nSawah terdampak: 13 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nPengungsi: 125 Jiwa\nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa Gulung\nKesemabi\nSawah terdampak: 38 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 40 Ha\nWarga terdampak: 1407 \nGalon Tepus\nSawah terdampak: 7 Ha\nJepang\nSawah terdampak: 35 Ha\nHadiwarno\nSawah terdampak: 1 Ha\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nSawah terdampak: 35 Ha\nWarga terdampak: 147Jiwa\nRumah tergenang: 425 Jiwa\nPengungsi: 158 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : Balai Desa Jati wetan\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 153 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 126 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : GKMI Tanjung karang\nDesa Jetis kapuan\nSawah terdampak: 60 Ha\nWarga terdampak: 1054 KK/2912 Jiwa\nRumah tergenang: 318 KK\nPengungsi: 17 Jiwa\nLokasi pengungsian: RTQ dan Gedung PKK\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 47 Ha\nPasuruan Lor\nSawah terdampak: 15 Ha\nPasuruan Kidul\nSawah terdampak: 11 Ha\nJepang Pakis\nSawah terdampak: 12 Ha\nLoram Wetan\nSawah terdampak: 7 Ha\n\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 388 Ha\nWarga terdampak: 800 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nLokasi DU: Balai Desa Ngemplak\nKarangrowo\nSawah terdampak: 434 Ha\nWarga terdampak: 1000 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nPengungsian: 44 jiwa\nLokasi Pengungsian: Balai Desa Karangrowo\nLokasi DU: Masjid Baitul Naim Krajan\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 227 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 240 Ha\nWates\nSawah terdampak: 500 Ha\nWarga terdampak: 566 Jiwa\nRumah tergenang: 201 KK\nWonosoco\nSawah terdampak: 287 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 78 Ha\n9. Sambung\nSawah terdampak: 69 Ha\n10. Undaan Lor\nSawah terdampak: 567 Ha\nWarga terdampak: 2143 Jiwa\nRumah tergenang: 220 KK\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nSawah terdampak: 163 Ha\nWarga terdampak: 1800 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nBulung Kulon\nSawah terdampak: 59 Ha\nWarga terdampak: 2400Jiwa\nRumah tergenang: 150 KK\nSadang\nSawah terdampak: 60 Ha\nSidomulyo\nSawah terdampak: 100 Ha\nGondoharum\nSawah terdampak: 56 Ha\nFladen\nSawah terdampak: 5 Ha\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan (Sawah terdampak: 78 Ha)\nGarung Kidul (Sawah terdampak: 63 Ha)\nBanget (Sawah terdampak: 120 Ha)\nPrambatan Lor (Sawah terdampak: 1,5 Ha)\nBlimbing Kidul (Sawah terdampak: 50 Ha)\nKedungdowo (Sawah terdampak: 28 Ha)\n7. Prambatan Kidul (Sawah terdampak: 8,5 Ha)\nGamong (Sawah terdampak: 54 Ha)\n\nJUMLAH TERDAMPAK:\nSawah Terdampak: 4,916 Ha\nWarga Terdampak: 6974 KK/22378 Jiwa\nRumah tergenang: 2381 rumah\nPengungsi: 227 KK/588 Jiwa \nLAPORAN POMPA AIR DI TANGGULANGIN JATI WETAN\nJumlah Pompa ada 2 (dua) titik. Titik a : Pompa PUPR KUDUS dengan Jumlah 3 (tiga). Titik b :  Pompa BBWS Pemali Juana ( 2 Kendaraan) dan Pusdataru Seluna (1 unit pompa)\nSetiap hari mesin beroperasi 24 Jam dengan istirahat mesin 2 kali ( pukul 12.00 s.d. 14.00 dan pukul 18.00 s.d.19.00).\n\nKONDISI SAAT INI\nPompa kendali Dinas PUPR KUDUS saat ini beroperasi 2 pembuangan dan pipa satu mengalami kerusakan dan tahap perbaikan\nPompa kendali BBWS dan Pusdataru dengan (keseluruhan 5 selang/pipa) saat ini beroperasi hanya 1 (satu) pipa/selang dari pompa Pusdataru.Sedangkan 2 unit mobil pompa dengan 4 pipa/selang  BBWS yang mengalami kerusakan  sejak kemarin rusak saat ini sudah diperbaiki 1 unit mobil pompa mulai pukul 11.00 siang tadi karena menunggu onderdil, sedangkan 1(satu) unit pompa diganti dengan 1 unit pompa lain dan sekarang sedang dalam perjalanan (sampai demak/macet). Diperkirakan segera diupayakan secepatnya beroperasi hari ini.\nSaat ini pintu air di Tanggulangin ditutup tadi pagi pukul 05.30 yang kemarin sempat di buka 24 jam sejak kemarin pagi.\nKetinggian air rata rata 10 s.d. 100 cm dan setiap hari  genangan surut antara 5-10 CM.Kedalaman bervariasi yang paling dalam di titik titik tertentu jalan kampung atau halaman rumah yang rendah. Sedang jalan desa lancar  dilalui kendaraan.\n\nGIAT HARI INI\nMembantu mobilisasi warga yang terdampak banjir\nMonitoring ditempat pengungsian\nMenyalurkan bantuan logistik di berbagai DU\n\n","Temulus, Mejobo, Payaman, Gulang, Kesambi, Kirig, Golan Tepus, Jepang, Hadiwarno, Jati Wetan, Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Jati Kulon, Loram Kulon, Pasuruan Lor, Pasuruan Kidul, Jepang Pakis, Loram Wetan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Wates, Wonosoco, Larikrejo, Berugenjang, Kalirejo, Lambangan, Sambung, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sadang, Sidomulyo, Gondoharum, Pladen, Setrokalangan, Garung Kidul, Banget, Prambatan Lor, Blimbing Kidul, Kedungdowo, Prambatan Kidul, Gamong","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [118,"618","3/11/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus.\nKecamatan Jakenan.\nKecamatan Pati.\nKecamatan Kayen\nKecamatan Dukuhsetih\nKecamatan Margoyoso\nKecamatan Juwana\nKecamatan Batangan\nKecamatan Sukolilo\n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah Kabupaten Pati.\n\nDAMPAK:\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari:\nRumah terendam = 350 rumah (360 KK/1080 Jiwa)\nRumah terdampak : 760 rumah.\nJalan desa : 3000 m ketinggian 60 cm\nMasjid : 3 unit\nSekolah : 2 unit \nPengungsi Nihil \nDesa Gempolsari:\nRumah terendam = 83 rumah (158 KK/420 Jiwa);\nRumah terdampak : 75 rumah.\nJalan desa : 2000 m ketinggian 10-40 cm Desa Mintobasuki:\nRumah terendam : 263, TMA ± 30 cm – 60 cm.\nJumlah Warga terdampak: 341 KK/888 Jiwa. \nMushola : 2 unit.\nBalai Desa : 1 unit.\nSekolah : 2 unit.\nJalan desa : 1560 m ketinggian 0-52 cm\nDesa Tanjang:\nRumah = 10 rumah 156 KK/196 Jiwa\nJalan Desa : 70 meter, kedalaman 10 cm s/d 30 cm.\nPekarangan : Hampir semua.\nSawah : + 76 hektar.\nDesa Babalan:\nRumah terendam air : 110 rumah (130 KK, 419 Jiwa)\nJalan desa: 750 m ketinggian 5-30 cm.\nDesa Kosekan\nRumah : 140 rumah (155KK/330 jiwa).\nJalan desa: 3.500 m ketinggian 10-35 cm.\nMasjid : 1 unit.\nSekolah : 2 unit.\nSawah : + 100 hektar\nf.    Desa Pantirejo\nRumah terendam : 57 rumah (78KK/120 jiwa)\nRumah Terdampak : 40 rumah\nJalan desa: 2000 m ketinggian 10-20cm.\nSawah :  + 120 hektar.\nKecamatan Jakenan.\na. Desa Kedungmulyo:\nRumah Terdampak 134 (171kk/393jiwa).\nKetinggian air dalam rumah : 5 - 30 cm.\nMasjid / mushola : 2 unit.\nPanjang jalan desa tergenang: 800 m.\nPengungsi Nihil\nb. Desa Tondomulyo:\n566 rumah tergenang 5-40 cm (593 KK/ 1640 Jiwa) \nSekolah : 1 unit\nSawah 277 ha, \nJalan desa 800 meter.\nJalan raya : 700 meter.\nPekarangan : 23 hektar.\nPengungsi Nihil\nc.  Desa Karangrowo:\nRumah : 283 rumah (956 jiwa/333 KK), ketinggian air 5 - 80 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 3; Perkantoran : 1;\nSawah : 136 ha;\nPekarangan : 25 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 5.500;\nPengungsi : nihil\nd. Desa Ngastorejo:\nRumah : 248 rumah (790 jiwa/290 KK), ketinggian air 5 - 80 cm;\nSekolahan : 2; Tempat Ibadah : 1; Perkantoran : 1;\nSawah : 130 ha;\nPekarangan : 36 ha;\nPanjang jalan desa tergenang: 3.500;\nPengungsi : nihil\ne. Desa Bungasrejo:\nRumah Terendam : 180 (205KK/523jiwa) \nSawah : 101 hektar\nPekarangan: 5 hektar.\nJalan desa : 700 m.\nPengungsi Nihil.\n40 cm\nf. Desa Glonggong:\nRumah Terendam : 90 (105KK/250jiwa)\nSekolah dasar : 1 unit.\nSekolah TK :1 unit.\nSawah :121 Ha\nDAMPAK:\n3.   Kecamatan Pati.\nDesa Mustokoharjo Dukuh Ngantru:\nRumah terdampak : 207 rumah ( 251 KK / 731Jiwa)\nMusola: 1 unit.\nPekarangan : 5 – 75 cm\nJalan desa : 1250 meter TMA 40 – 50 cm.\nDesa Widorokandang:\nRumah terdampak : 115 rumah (KK/Jiwa : 270/920).\nSawah: 150 hektar.\nMasjid 1 unit.\nJalan desa : 1,3 km ketinggian 0-40 cm\nDesa Purworejo Dukuh Guyangan:\nRumah terdampak : 55 rumah KK/Jiwa : 103/263.\nSekolah: 2 unit.\nSawah: 200 hektar ketinggian 40-80 cm.\nJalan desa : 3 km ketinggian 55 cm.\nDesa Sinoman Dukuh Triwil:\nRumah terdampak : 35 rumah KK/Jiwa:60/150\npekarangan : ketinggian air  5-50 cm.\nPertanian : 150 Ha\nJalan desa : 1500 m ketinggian 5-20 cm\ne. Desa Gajahmati Dukuh Tempel:\nRumah tergenang: 28 unit KK/Jiwa: 36/108.\nKetinggian air di dalam rumah 5-25 cm.\nKetinggian air di pekarangan 5-25 cm. \nJalan desa : 600 m ketinggian 10-45 cm.\nKeterangan: saat ini mulai surut\n4. Kecamatan Juwana\na. Desa Doropayung\nTerendam : 641 rumah ; terdiri dari 696 KK ; dengan jumlah jiwa 1,992\nJalan desa: 6450 m ketinggian 10-180 cm\nTempat Ibadah : 8\nSekolahan :1\nTambak: 11,4 Ha, Karas: 7,5 Ha, \nPengungsi: 250 KK/600 jiwa\nTinggi air: 10 – 60 cm;\n\n b. Desa Gadingrejo,\n291 rumah tergenang (408 kk/1156 jiwa) \nKetinggian Air : 2 – 120 cm\nPengungsi: Nihil\nTempat Ibadah : 1\nSekolah : 2\ntambak 50 Hektar\njalan desa 5000 meter ketinggian 20-40cm turun\n c. Desa Tluwah,\n216 rumah tergenang (267KK /512 jiwa)  Ketinggian Air 2 – 30 cm Pekarangan 810 ha\n Musholla 3\nTambak 5 Ha\nJalan 220 ketinggian air 5-120 cm; \nd. Desa KedungPancing, \n193 rumah tergenang (255 KK/ 626 Jiwa)\nSekolahan : 1\nTamba: 5,5 Ha\nKaras: 200 ha,\nPengungsi: 25 KK\nJalan / gang desa 1100 meter dgn ketinggian air 2 cm s/d 145 cm;\nTMA Turun menjadi 30 cm\ne. Desa Bojomulyo\n170 rumah tergenang (183 KK/ 531 Jiwa)\nKaras: 34 ha,\nJalan / gang desa 510 meter dgn ketinggian air 35 cm s/d 40 cm\n5. Kec. Sukolilo:\nDesa Gadudero Dukuh Poncomulyo:\n126 rumah terendam (146 KK / 399 Jiwa)\nSekolah : 3 unit.\nSawah : 290 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 35 – 40 cm.\n\n b. Desa Kasihan:\n80 rumah terendam (96 KK / 248 Jiwa) TMA sama\nDesa Wotan Dukuh Jongso:\n57 rumah terendam (67 KK / 168 Jiwa)\nKetinggian air rata-rata 50 cm. \n6. Kec. Kayen:\nDesa Srikaton:\n34 rumah terendam (151 KK / 428 Jiwa)\nSawah : 120 hektar.\nJalan Desa : 2.000 m\nKetinggian air 5 –70cm. TMA sama\n     Desa Pasuruhan: (Sudah Surut).\n7. Kec. Dukuhseti :\nDesa Dukuhseti Desa Banyutowo: (Sudah Surut).\nDesa Wotan Ngagel : 6 Maret air sudah surut\nDesa Kembang : 6 Maret air sudah surut\nDesa Tegalombo : 6 Maret air sudah surut\n8. Kecamatan Margoyoso (surut mulai tanggal 5 maret 2023)\n9. Kecamatan Batangan (surut mulai tanggal 4 maret 2023)\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN\nMonitoring berkala titik lokasi terdampak banjir;\nUpdate Informasi perkembangan penanganan  dan dampak kejadian banjir;\nKondisi terkini TMA masih sama.\n\n\n","Banjarsari, Gempolsari, Mintobasuki, Tanjang, Babalan, Kosekan, Pantirejo, Kedungmulyo, Tondomulyo, Karangrowo, Ngastorejo, Bungasrejo, Glonggong, Mustokoharjo, Widorokandang, Purworejo, Sinoman, Gajahmati, Sugiharjo, Dengkek, Bumirejo, Doropayung, Gadingrejo, Tluwah, Kedungpancing, Bojomulyo, Bander, Growongkidul, Growonglor, Pajeksan, Gadudero, Kasiyan, Wotan, Pasuruhan, Dukuhseti, Banyutowo, Wotan Ngagel, Kembang, Tegalombo","Gabus, Jakenan, Pati, Kayen, Dukuhseti, Margoyoso, Juwana, Batangan, Sukolilo","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [119,"619","3/11/2023","Maret","33.08","Magelang","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\n\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\n \nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\n \nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n \nKecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\n\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \n\nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\n\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\n \nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n\nKecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n \n Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kecamatan Magelang Utara 2. Kecamatan Magelang Tengah 3. Kecamatan Magelang Selatan\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKecamatan Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudald\nKelurahan Sidorejoe\nKelurahan Temanggung 1\nKelurahan Temanggung 2\nKelurahan Walitelon\nKecamatan Tembarak\nDesa Wonokerso\nDesa Purwodadi\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nKecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\nKecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\nKecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\nKecamatan Bansari\nDesa Bansari\nKecamatan Kledung\nKecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nKecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nKecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\nKecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nKecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan masker ke Kab. Wonosobo dan Kota Magelang sejumlah 12,000 masker;\nBPBD Kabupaten Magelang dan Boyolali sudah melakukan koordinasi dan turun ke lapangan melakukan penyemprotan jalan;\nPendistribusian masker kepada masyarakat terdampak serta pengguna jalan antisipasi dampak abu vulkanik. Di Kab/Kota terdampak sebaran abu;\nPembersihan akan dilanjutkan besok pagi, diawali apel jam 07 00 WIB. Dengan pembina Bp. Pj Sekda di Alon2 Timur, dilanjut pembagian ruas jalan yang dibersihkan\nPemantauan perkembangan dampak sebaran abu vulkanik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.\nSedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nPetugas – petugas yang bertanggungjawab pada pengelolaan shelter Tempat Pengungsian Akhir (TPA) di Desa Kebondalem Lor, Menden dan Demakijo juga telah dihubungi oleh para penanggung jawab, dan diperintahkan untuk siaga dan selalu mengikuti perkembangan yang ada.\n","Ketep, Wonolelo, Paten, Sengi, Ngargomulyo, Keningar, Sewukan, Mangunsuko, Krinjing, Surojoyo, Giyamti, Bateh, Pakis, Bawang, Kajangkoso, Pogalan, Kebonagung, Mangunrejo, Sukorejo, Purwosari, Donorojo, Ngadirejo, Klopo, Japan, Tegalrejo, Banyuurip, Trasan, Banyuwangi, Salam kanci, Bandongan, Kebonagung, Kalegen, Windusari, Beseran, Balekerto, Ngablak, Mantenan","Sawangan, Dukun, Candimulyo, Pakis, Tegalrejo, Bandongan, Windusari, Kaliangkrik, Ngablak, Mertoyudan","BPBD Kab. Magelang","","","",""],
    [120,"620","3/11/2023","Maret","33.09","Boyolali","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\n\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\n \nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\n \nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n \nKecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\n\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \n\nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\n\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\n \nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n\nKecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n \n Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kecamatan Magelang Utara 2. Kecamatan Magelang Tengah 3. Kecamatan Magelang Selatan\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKecamatan Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudald\nKelurahan Sidorejoe\nKelurahan Temanggung 1\nKelurahan Temanggung 2\nKelurahan Walitelon\nKecamatan Tembarak\nDesa Wonokerso\nDesa Purwodadi\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nKecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\nKecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\nKecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\nKecamatan Bansari\nDesa Bansari\nKecamatan Kledung\nKecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nKecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nKecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\nKecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nKecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan masker ke Kab. Wonosobo dan Kota Magelang sejumlah 12,000 masker;\nBPBD Kabupaten Magelang dan Boyolali sudah melakukan koordinasi dan turun ke lapangan melakukan penyemprotan jalan;\nPendistribusian masker kepada masyarakat terdampak serta pengguna jalan antisipasi dampak abu vulkanik. Di Kab/Kota terdampak sebaran abu;\nPembersihan akan dilanjutkan besok pagi, diawali apel jam 07 00 WIB. Dengan pembina Bp. Pj Sekda di Alon2 Timur, dilanjut pembagian ruas jalan yang dibersihkan\nPemantauan perkembangan dampak sebaran abu vulkanik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.\nSedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nPetugas – petugas yang bertanggungjawab pada pengelolaan shelter Tempat Pengungsian Akhir (TPA) di Desa Kebondalem Lor, Menden dan Demakijo juga telah dihubungi oleh para penanggung jawab, dan diperintahkan untuk siaga dan selalu mengikuti perkembangan yang ada.\n","Jrakah, Klakah, Tlogolele","Selo","BPBD Kab. Boyolali","","","",""],
    [121,"621","3/11/2023","Maret","33.71","Kota Magelang","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\n\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\n \nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\n \nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n \nKecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\n\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \n\nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\n\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\n \nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n\nKecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n \n Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kecamatan Magelang Utara 2. Kecamatan Magelang Tengah 3. Kecamatan Magelang Selatan\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKecamatan Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudald\nKelurahan Sidorejoe\nKelurahan Temanggung 1\nKelurahan Temanggung 2\nKelurahan Walitelon\nKecamatan Tembarak\nDesa Wonokerso\nDesa Purwodadi\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nKecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\nKecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\nKecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\nKecamatan Bansari\nDesa Bansari\nKecamatan Kledung\nKecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nKecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nKecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\nKecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nKecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan masker ke Kab. Wonosobo dan Kota Magelang sejumlah 12,000 masker;\nBPBD Kabupaten Magelang dan Boyolali sudah melakukan koordinasi dan turun ke lapangan melakukan penyemprotan jalan;\nPendistribusian masker kepada masyarakat terdampak serta pengguna jalan antisipasi dampak abu vulkanik. Di Kab/Kota terdampak sebaran abu;\nPembersihan akan dilanjutkan besok pagi, diawali apel jam 07 00 WIB. Dengan pembina Bp. Pj Sekda di Alon2 Timur, dilanjut pembagian ruas jalan yang dibersihkan\nPemantauan perkembangan dampak sebaran abu vulkanik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.\nSedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nPetugas – petugas yang bertanggungjawab pada pengelolaan shelter Tempat Pengungsian Akhir (TPA) di Desa Kebondalem Lor, Menden dan Demakijo juga telah dihubungi oleh para penanggung jawab, dan diperintahkan untuk siaga dan selalu mengikuti perkembangan yang ada.\n","","Magelang Utara, Magelang Tengah, Magelang Selatan","BPBD Kota Magelang","","","",""],
    [122,"622","3/11/2023","Maret","33.23","Temanggung","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\n\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\n \nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\n \nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n \nKecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\n\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \n\nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\n\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\n \nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n\nKecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n \n Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kecamatan Magelang Utara 2. Kecamatan Magelang Tengah 3. Kecamatan Magelang Selatan\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKecamatan Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudald\nKelurahan Sidorejoe\nKelurahan Temanggung 1\nKelurahan Temanggung 2\nKelurahan Walitelon\nKecamatan Tembarak\nDesa Wonokerso\nDesa Purwodadi\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nKecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\nKecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\nKecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\nKecamatan Bansari\nDesa Bansari\nKecamatan Kledung\nKecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nKecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nKecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\nKecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nKecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan masker ke Kab. Wonosobo dan Kota Magelang sejumlah 12,000 masker;\nBPBD Kabupaten Magelang dan Boyolali sudah melakukan koordinasi dan turun ke lapangan melakukan penyemprotan jalan;\nPendistribusian masker kepada masyarakat terdampak serta pengguna jalan antisipasi dampak abu vulkanik. Di Kab/Kota terdampak sebaran abu;\nPembersihan akan dilanjutkan besok pagi, diawali apel jam 07 00 WIB. Dengan pembina Bp. Pj Sekda di Alon2 Timur, dilanjut pembagian ruas jalan yang dibersihkan\nPemantauan perkembangan dampak sebaran abu vulkanik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.\nSedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nPetugas – petugas yang bertanggungjawab pada pengelolaan shelter Tempat Pengungsian Akhir (TPA) di Desa Kebondalem Lor, Menden dan Demakijo juga telah dihubungi oleh para penanggung jawab, dan diperintahkan untuk siaga dan selalu mengikuti perkembangan yang ada.\n","Pringsurat, Kranggan, Kowangan, Madureso, Mudal, Sidorejo, Temanggung, Walitelon, Lungge, Wonotirto, Bulu, Jetis, Tunggulanom, Mandisari, Parakan Wetan, Patirejo, Manggong, Ngadirejo, Candiroto, Muntung, Bansari, Mranggen Kidul, Kledung, Kwadungan Jurang, Tlogomulyo, Langgeng, Gedegan, Legoksari, Kandangan, Malebo, Tlogopucang, Tempuran, Kedu, Mergowati, Gemawang, Bojonegoro, Sucen, Rejosari, Campurejo, Donorejo, Congkrang","Pringsurat, Kranggan, Temanggung, Selopampang, Bulu, Parakan, Ngadirejo, Candiroto, Bansari, Kledung, Tlogomulyo, Kandangan, Kaloran, Kedu, Gemawang, Wonoboyo, Tretep, Bejen","BPBD Kab. Temanggung","","","",""],
    [123,"623","3/11/2023","Maret","33.07","Wonosobo","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\n\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\n \nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\n \nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n \nKecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\n\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \n\nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\n\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\n \nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n\nKecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n \n Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kecamatan Magelang Utara 2. Kecamatan Magelang Tengah 3. Kecamatan Magelang Selatan\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKecamatan Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudald\nKelurahan Sidorejoe\nKelurahan Temanggung 1\nKelurahan Temanggung 2\nKelurahan Walitelon\nKecamatan Tembarak\nDesa Wonokerso\nDesa Purwodadi\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nKecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\nKecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\nKecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\nKecamatan Bansari\nDesa Bansari\nKecamatan Kledung\nKecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nKecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nKecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\nKecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nKecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan masker ke Kab. Wonosobo dan Kota Magelang sejumlah 12,000 masker;\nBPBD Kabupaten Magelang dan Boyolali sudah melakukan koordinasi dan turun ke lapangan melakukan penyemprotan jalan;\nPendistribusian masker kepada masyarakat terdampak serta pengguna jalan antisipasi dampak abu vulkanik. Di Kab/Kota terdampak sebaran abu;\nPembersihan akan dilanjutkan besok pagi, diawali apel jam 07 00 WIB. Dengan pembina Bp. Pj Sekda di Alon2 Timur, dilanjut pembagian ruas jalan yang dibersihkan\nPemantauan perkembangan dampak sebaran abu vulkanik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.\nSedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nPetugas – petugas yang bertanggungjawab pada pengelolaan shelter Tempat Pengungsian Akhir (TPA) di Desa Kebondalem Lor, Menden dan Demakijo juga telah dihubungi oleh para penanggung jawab, dan diperintahkan untuk siaga dan selalu mengikuti perkembangan yang ada.\n","","Wonosobo, Garung, Mojotengah, Selomerto, Watumalang, Kertek, Kepil","BPBD Kab. Wonosobo","","","",""],
    [124,"624","3/11/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu\n\nPENGUNGSIAN\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Payaman \nBaldes Gulang \nBaldes Jati Wetan \nGKMI Tanjung Karang dan Klenteng Tanjung Karang \nRTQ & Gedung PKK \nBaldes karangrowo \nJumlah Pengungsi : 227 KK dan 588 Jiwa \n\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Payaman\nBalai Desa Gulang\nBalai Desa Jati Wetan\nGKMI Tanjung Karang\nBalai Desa Ngamplak\nMasjid Baittun Naim Krajan Karangrowo\nPMI KUDUS\nLokasi Terdampak\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 300 Ha\nWarga terdampak: 1817 KK/5895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 267 Ha\nWarga terdampak: 480 KK/1440 Jiwa\nRumah tergenang: 267 KK\nPengungsi: 15 KK/32 Jiwa \nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa payaman\nGulang\nSawah terdampak: 13 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nPengungsi: 125 Jiwa\nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa Gulung\nKesemabi\nSawah terdampak: 38 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 40 Ha\nWarga terdampak: 1407 \nGalon Tepus\nSawah terdampak: 7 Ha\nJepang\nSawah terdampak: 35 Ha\nHadiwarno\nSawah terdampak: 1 Ha\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nSawah terdampak: 35 Ha\nWarga terdampak: 147Jiwa\nRumah tergenang: 425 Jiwa\nPengungsi: 158 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : Balai Desa Jati wetan\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 153 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 126 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : GKMI Tanjung karang\nDesa Jetis kapuan\nSawah terdampak: 60 Ha\nWarga terdampak: 1054 KK/2912 Jiwa\nRumah tergenang: 318 KK\nPengungsi: 17 Jiwa\nLokasi pengungsian: RTQ dan Gedung PKK\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 47 Ha\nPasuruan Lor\nSawah terdampak: 15 Ha\nPasuruan Kidul\nSawah terdampak: 11 Ha\nJepang Pakis\nSawah terdampak: 12 Ha\nLoram Wetan\nSawah terdampak: 7 Ha\n\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 388 Ha\nWarga terdampak: 800 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nLokasi DU: Balai Desa Ngemplak\nKarangrowo\nSawah terdampak: 434 Ha\nWarga terdampak: 1000 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nPengungsian: 44 jiwa\nLokasi Pengungsian: Balai Desa Karangrowo\nLokasi DU: Masjid Baitul Naim Krajan\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 227 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 240 Ha\nWates\nSawah terdampak: 500 Ha\nWarga terdampak: 566 Jiwa\nRumah tergenang: 201 KK\nWonosoco\nSawah terdampak: 287 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 78 Ha\n9. Sambung\nSawah terdampak: 69 Ha\n10. Undaan Lor\nSawah terdampak: 567 Ha\nWarga terdampak: 2143 Jiwa\nRumah tergenang: 220 KK\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nSawah terdampak: 163 Ha\nWarga terdampak: 1800 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nBulung Kulon\nSawah terdampak: 59 Ha\nWarga terdampak: 2400Jiwa\nRumah tergenang: 150 KK\nSadang\nSawah terdampak: 60 Ha\nSidomulyo\nSawah terdampak: 100 Ha\nGondoharum\nSawah terdampak: 56 Ha\nFladen\nSawah terdampak: 5 Ha\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan (Sawah terdampak: 78 Ha)\nGarung Kidul (Sawah terdampak: 63 Ha)\nBanget (Sawah terdampak: 120 Ha)\nPrambatan Lor (Sawah terdampak: 1,5 Ha)\nBlimbing Kidul (Sawah terdampak: 50 Ha)\nKedungdowo (Sawah terdampak: 28 Ha)\n7. Prambatan Kidul (Sawah terdampak: 8,5 Ha)\nGamong (Sawah terdampak: 54 Ha)\n\nJUMLAH TERDAMPAK:\nSawah Terdampak: 4,916 Ha\nWarga Terdampak: 6974 KK/22378 Jiwa\nRumah tergenang: 2381 rumah\nPengungsi: 227 KK/588 Jiwa \nLAPORAN POMPA AIR DI TANGGULANGIN JATI WETAN\nJumlah Pompa ada 2 (dua) titik. Titik a : Pompa PUPR KUDUS dengan Jumlah 3 (tiga). Titik b :  Pompa BBWS Pemali Juana ( 2 Kendaraan) dan Pusdataru Seluna (1 unit pompa)\nSetiap hari mesin beroperasi 24 Jam dengan istirahat mesin 2 kali ( pukul 12.00 s.d. 14.00 dan pukul 18.00 s.d.19.00).\n\nKONDISI SAAT INI\nPompa kendali Dinas PUPR KUDUS saat ini beroperasi 2 pembuangan dan pipa satu mengalami kerusakan dan tahap perbaikan\nPompa kendali BBWS dan Pusdataru dengan (keseluruhan 5 selang/pipa) saat ini beroperasi hanya 1 (satu) pipa/selang dari pompa Pusdataru.Sedangkan 2 unit mobil pompa dengan 4 pipa/selang  BBWS yang mengalami kerusakan  sejak kemarin rusak saat ini sudah diperbaiki 1 unit mobil pompa mulai pukul 11.00 siang tadi karena menunggu onderdil, sedangkan 1(satu) unit pompa diganti dengan 1 unit pompa lain dan sekarang sedang dalam perjalanan (sampai demak/macet). Diperkirakan segera diupayakan secepatnya beroperasi hari ini.\nSaat ini pintu air di Tanggulangin ditutup tadi pagi pukul 05.30 yang kemarin sempat di buka 24 jam sejak kemarin pagi.\nKetinggian air rata rata 10 s.d. 100 cm dan setiap hari  genangan surut antara 5-10 CM.Kedalaman bervariasi yang paling dalam di titik titik tertentu jalan kampung atau halaman rumah yang rendah. Sedang jalan desa lancar  dilalui kendaraan.\n\nGIAT HARI INI\nMembantu mobilisasi warga yang terdampak banjir\nMonitoring ditempat pengungsian\nMenyalurkan bantuan logistik di berbagai DU\n\n","Temulus, Mejobo, Payaman, Gulang, Kesambi, Kirig, Golan Tepus, Jepang, Hadiwarno, Jati Wetan, Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Jati Kulon, Loram Kulon, Pasuruan Lor, Pasuruan Kidul, Jepang Pakis, Loram Wetan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Wates, Wonosoco, Larikrejo, Berugenjang, Kalirejo, Lambangan, Sambung, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sadang, Sidomulyo, Gondoharum, Pladen, Setrokalangan, Garung Kidul, Banget, Prambatan Lor, Blimbing Kidul, Kedungdowo, Prambatan Kidul, Gamong","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [125,"625","3/11/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus\nKecamatan Pati\nKecamatan Kayen\nKecamatan Dukuhsetih\nKecamatan Margoyoso\nKecamatan Juwana\nKecamatan Batangan\nKecamatan Sukolilo\n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah Kab. Pati.\n\nDAMPAK:\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari:\nRumah : 80 rumah (98 KK / 705 Jiwa)\nPekarangan : 3 Ha\nSawah : 95 Ha\nJalan Desa : 2.500 m\nSekolah : 2 unit \nMasjid : 2 unit\nKetinggian air turun 2cm\nb. Mintobasuki:\nRumah : 190, ketinggian air 5 s.d 36cm (204 KK / 637 Jiwa)\nSawah : 35 Ha\nJalan Desa 1.230m\nSekolah : 1 unit.\nTK : 1 Unit\nMasjid / Mushola : 2 unit\nBalai Desa : 1 unit\nKetinggian air turun 2cm\nDesa Tanjang:\nRumah : 90 rumah (196 KK / 451 Jiwa)\nPekarangan : 4 Ha\nSawah : 150 Ha\nJalan Desa : 1.500 m\nKetinggian air turun 2cm\nDesa Babalan:\nRumah : 85 rumah (104 KK / 337 Jiwa)\nPekarangan : 22 Ha\nSawah : 110 Ha\nJalan Desa: 3.625 m\nKetinggian air turun 2cm\ne. Desa Kosekan\nRumah : 72 rumah (108 KK / 253 jiwa)\nPekarangan : 12 Ha\nSawah : 90 Ha\nJalan desa: 2.000 m\nKetinggian air turun 2cm\nf.  Desa Pantirejo\nRumah : 18 rumah (28 KK / 68 jiwa)\nPekarangan : 8 Ha\nSawah :  120 Ha\nJalan desa : 2000 m\nKetinggian air turun 5cm\nDAMPAK:\n2.   Kecamatan Pati.\nDesa Mustokoharjo Dukuh Ngantru RT. 03 & 04 RW. 01:\nRumah : 170 rumah, ketinggian air 0 s.d 40cm (211 KK / 650 Jiwa)\nRT. 03 : 80 Rumah\nRT. 04 : 90 Rumah\nKolam / Tambak Ikan : Kolam Lele 40 kotak\nPekarangan : ketinggian air 5 – 50 cm\nJalan desa : 1.050 m, ketinggian 5 – 50 cm\nSampai saat ini ketinggian air tetap\nDesa Widorokandang:\nRumah : 67 rumah, ketinggian air 5 – 35 cm (128 KK/ 376 Jiwa)\nSawah: 150 hektar\nPekarangan RW. 01 Dukuh Widoro RT. 5,6,7,8 : 63 rumah, ketinggian air 5 – 60 cm (128 KK)\nPekarang RW. 02 Dukuh Cangkring RT. 5 : 6 rumah, ketinggian air 5 – 50 cm (11 KK)\nJalan desa : 1.100 m, ketinggian 5 – 55 cm\nSawah : 150 Ha, ketinggian 10 – 100 cm\nSampai saat ini ketinggian air turun 5 cm\nDesa Purworejo Dukuh Guyangan:\nRumah : 35 rumah, ketinggian 5 – 15 cm (80 KK / 183 Jiwa)\nPekarangan : ketinggian air 20 – 40 cm\nJalan desa : 2 Km, ketinggian 25 – 35 cm.\nSawah : 200 Ha, ketinggian 45 – 80 cm\nSampai saat ini turun 5 cm\nDesa Sinoman Dukuh Triwil RT. 01 RW. 01:\nRumah : 10 rumah, ketinggian air 10 – 20 cm (10 KK / 50 Jiwa)\nPekarangan : ketinggian air 10 – 80 cm\nJalan desa : 1 Km, ketinggian 10 – 20 cm\nSawah : 198 Ha, Ketinggian air 50 – 90cm\nSampai saat ini ketinggian air tetap\ne. Desa Gajahmati Dukuh Tempel RT. 04 RW. 01 :\nRumah : 28 unit, Ketinggian air 5 – 25 cm (36 KK / 108 Jiwa)\nPekarangan : ketinggian air 5 – 55 cm\nSawah : 90 Ha, ketinggian air 50 – 95 cm\nJalan Desa : 600 m, ketinggian air 10 – 45 cm\nPengungsi : 6 KK /  19 Jiwa\nSampai saat ini ketinggian air tetap\nf. Desa Sugiharjo\nRumah : 10 rumah, ketinggian 5 – 10 cm (13 KK / 36 Jiwa)\nJalan Desa : 1 Km, ketinggian 5 – 30 cm\nPekarangan : ketinggian air 5 – 40 cm\nSawah : 95 Ha\nSampai saat ini ketinggian air turun 10 cm\n","Banjarsari, Gempolsari, Mintobasuki, Tanjang, Babalan, Kosekan, Pantirejo, Kedungmulyo, Tondomulyo, Karangrowo, Ngastorejo, Bungasrejo, Glonggong, Mustokoharjo, Widorokandang, Purworejo, Sinoman, Gajahmati, Sugiharjo, Dengkek, Bumirejo, Doropayung, Gadingrejo, Tluwah, Kedungpancing, Bojomulyo, Bander, Growongkidul, Growonglor, Pajeksan, Gadudero, Kasiyan, Wotan, Pasuruhan, Dukuhseti, Banyutowo, Wotan Ngagel, Kembang, Tegalombo","Gabus, Jakenan, Pati, Kayen, Dukuhseti, Margoyoso, Juwana, Batangan, Sukolilo","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [126,"626","3/12/2023","Maret","33.08","Magelang","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\n\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\n \nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\n \nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n \nKecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\n\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \n\nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\n\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\n \nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n\nKecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n \n Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kecamatan Magelang Utara 2. Kecamatan Magelang Tengah 3. Kecamatan Magelang Selatan\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKecamatan Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudald\nKelurahan Sidorejoe\nKelurahan Temanggung 1\nKelurahan Temanggung 2\nKelurahan Walitelon\nKecamatan Tembarak\nDesa Wonokerso\nDesa Purwodadi\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nKecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\nKecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\nKecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\nKecamatan Bansari\nDesa Bansari\nKecamatan Kledung\nKecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nKecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nKecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\nKecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nKecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan masker ke Kab. Wonosobo dan Kota Magelang sejumlah 12,000 masker;\nBPBD Kabupaten Magelang dan Boyolali sudah melakukan koordinasi dan turun ke lapangan melakukan penyemprotan jalan;\nPendistribusian masker kepada masyarakat terdampak serta pengguna jalan antisipasi dampak abu vulkanik. Di Kab/Kota terdampak sebaran abu;\nPembersihan akan dilanjutkan besok pagi, diawali apel jam 07 00 WIB. Dengan pembina Bp. Pj Sekda di Alon2 Timur, dilanjut pembagian ruas jalan yang dibersihkan\nPemantauan perkembangan dampak sebaran abu vulkanik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.\nSedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nPetugas – petugas yang bertanggungjawab pada pengelolaan shelter Tempat Pengungsian Akhir (TPA) di Desa Kebondalem Lor, Menden dan Demakijo juga telah dihubungi oleh para penanggung jawab, dan diperintahkan untuk siaga dan selalu mengikuti perkembangan yang ada.\n","Ketep, Wonolelo, Paten, Sengi, Ngargomulyo, Keningar, Sewukan, Mangunsuko, Krinjing, Surojoyo, Giyamti, Bateh, Pakis, Bawang, Kajangkoso, Pogalan, Kebonagung, Mangunrejo, Sukorejo, Purwosari, Donorojo, Ngadirejo, Klopo, Japan, Tegalrejo, Banyuurip, Trasan, Banyuwangi, Salam kanci, Bandongan, Kebonagung, Kalegen, Windusari, Beseran, Balekerto, Ngablak, Mantenan, Prejegsari, Pringombo, Growong, Kemutuk","Sawangan, Dukun, Candimulyo, Pakis, Tegalrejo, Tempuran, Bandongan, Windusari, Kaliangkrik, Ngablak, Mertoyudan","BPBD Kab. Magelang","","","",""],
    [127,"627","3/12/2023","Maret","33.09","Boyolali","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\n\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\n \nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\n \nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n \nKecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\n\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \n\nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\n\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\n \nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n\nKecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n \n Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kecamatan Magelang Utara 2. Kecamatan Magelang Tengah 3. Kecamatan Magelang Selatan\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKecamatan Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudald\nKelurahan Sidorejoe\nKelurahan Temanggung 1\nKelurahan Temanggung 2\nKelurahan Walitelon\nKecamatan Tembarak\nDesa Wonokerso\nDesa Purwodadi\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nKecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\nKecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\nKecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\nKecamatan Bansari\nDesa Bansari\nKecamatan Kledung\nKecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nKecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nKecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\nKecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nKecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan masker ke Kab. Wonosobo dan Kota Magelang sejumlah 12,000 masker;\nBPBD Kabupaten Magelang dan Boyolali sudah melakukan koordinasi dan turun ke lapangan melakukan penyemprotan jalan;\nPendistribusian masker kepada masyarakat terdampak serta pengguna jalan antisipasi dampak abu vulkanik. Di Kab/Kota terdampak sebaran abu;\nPembersihan akan dilanjutkan besok pagi, diawali apel jam 07 00 WIB. Dengan pembina Bp. Pj Sekda di Alon2 Timur, dilanjut pembagian ruas jalan yang dibersihkan\nPemantauan perkembangan dampak sebaran abu vulkanik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.\nSedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nPetugas – petugas yang bertanggungjawab pada pengelolaan shelter Tempat Pengungsian Akhir (TPA) di Desa Kebondalem Lor, Menden dan Demakijo juga telah dihubungi oleh para penanggung jawab, dan diperintahkan untuk siaga dan selalu mengikuti perkembangan yang ada.\n","Jrakah, Klakah, Tlogolele","Selo","BPBD Kab. Boyolali","","","",""],
    [128,"628","3/12/2023","Maret","33.71","Kota Magelang","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\n\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\n \nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\n \nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n \nKecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\n\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \n\nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\n\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\n \nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n\nKecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n \n Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kecamatan Magelang Utara 2. Kecamatan Magelang Tengah 3. Kecamatan Magelang Selatan\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKecamatan Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudald\nKelurahan Sidorejoe\nKelurahan Temanggung 1\nKelurahan Temanggung 2\nKelurahan Walitelon\nKecamatan Tembarak\nDesa Wonokerso\nDesa Purwodadi\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nKecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\nKecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\nKecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\nKecamatan Bansari\nDesa Bansari\nKecamatan Kledung\nKecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nKecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nKecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\nKecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nKecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan masker ke Kab. Wonosobo dan Kota Magelang sejumlah 12,000 masker;\nBPBD Kabupaten Magelang dan Boyolali sudah melakukan koordinasi dan turun ke lapangan melakukan penyemprotan jalan;\nPendistribusian masker kepada masyarakat terdampak serta pengguna jalan antisipasi dampak abu vulkanik. Di Kab/Kota terdampak sebaran abu;\nPembersihan akan dilanjutkan besok pagi, diawali apel jam 07 00 WIB. Dengan pembina Bp. Pj Sekda di Alon2 Timur, dilanjut pembagian ruas jalan yang dibersihkan\nPemantauan perkembangan dampak sebaran abu vulkanik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.\nSedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nPetugas – petugas yang bertanggungjawab pada pengelolaan shelter Tempat Pengungsian Akhir (TPA) di Desa Kebondalem Lor, Menden dan Demakijo juga telah dihubungi oleh para penanggung jawab, dan diperintahkan untuk siaga dan selalu mengikuti perkembangan yang ada.\n","","Magelang Utara, Magelang Tengah, Magelang Selatan","BPBD Kota Magelang","","","",""],
    [129,"629","3/12/2023","Maret","33.23","Temanggung","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\n\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\n \nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\n \nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n \nKecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\n\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \n\nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\n\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\n \nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n\nKecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n \n Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kecamatan Magelang Utara 2. Kecamatan Magelang Tengah 3. Kecamatan Magelang Selatan\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKecamatan Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudald\nKelurahan Sidorejoe\nKelurahan Temanggung 1\nKelurahan Temanggung 2\nKelurahan Walitelon\nKecamatan Tembarak\nDesa Wonokerso\nDesa Purwodadi\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nKecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\nKecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\nKecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\nKecamatan Bansari\nDesa Bansari\nKecamatan Kledung\nKecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nKecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nKecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\nKecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nKecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan masker ke Kab. Wonosobo dan Kota Magelang sejumlah 12,000 masker;\nBPBD Kabupaten Magelang dan Boyolali sudah melakukan koordinasi dan turun ke lapangan melakukan penyemprotan jalan;\nPendistribusian masker kepada masyarakat terdampak serta pengguna jalan antisipasi dampak abu vulkanik. Di Kab/Kota terdampak sebaran abu;\nPembersihan akan dilanjutkan besok pagi, diawali apel jam 07 00 WIB. Dengan pembina Bp. Pj Sekda di Alon2 Timur, dilanjut pembagian ruas jalan yang dibersihkan\nPemantauan perkembangan dampak sebaran abu vulkanik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.\nSedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nPetugas – petugas yang bertanggungjawab pada pengelolaan shelter Tempat Pengungsian Akhir (TPA) di Desa Kebondalem Lor, Menden dan Demakijo juga telah dihubungi oleh para penanggung jawab, dan diperintahkan untuk siaga dan selalu mengikuti perkembangan yang ada.\n","Pringsurat, Kranggan, Kowangan, Madureso, Mudal, Sidorejo, Temanggung, Walitelon, Lungge, Wonotirto, Bulu, Jetis, Tunggulanom, Mandisari, Parakan Wetan, Patirejo, Manggong, Ngadirejo, Candiroto, Muntung, Bansari, Mranggen Kidul, Kledung, Kwadungan Jurang, Tlogomulyo, Langgeng, Gedegan, Legoksari, Kandangan, Malebo, Tlogopucang, Tempuran, Kedu, Mergowati, Gemawang, Bojonegoro, Sucen, Rejosari, Campurejo, Donorejo, Congkrang","Pringsurat, Kranggan, Temanggung, Selopampang, Bulu, Parakan, Ngadirejo, Candiroto, Bansari, Kledung, Tlogomulyo, Kandangan, Kaloran, Kedu, Gemawang, Wonoboyo, Tretep, Bejen","BPBD Kab. Temanggung","","","",""],
    [130,"630","3/12/2023","Maret","33.07","Wonosobo","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\n\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\n \nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\n \nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n \nKecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\n\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \n\nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\n\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\n \nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n\nKecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n \n Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kecamatan Magelang Utara 2. Kecamatan Magelang Tengah 3. Kecamatan Magelang Selatan\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKecamatan Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudald\nKelurahan Sidorejoe\nKelurahan Temanggung 1\nKelurahan Temanggung 2\nKelurahan Walitelon\nKecamatan Tembarak\nDesa Wonokerso\nDesa Purwodadi\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nKecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\nKecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\nKecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\nKecamatan Bansari\nDesa Bansari\nKecamatan Kledung\nKecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nKecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nKecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\nKecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nKecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan masker ke Kab. Wonosobo dan Kota Magelang sejumlah 12,000 masker;\nBPBD Kabupaten Magelang dan Boyolali sudah melakukan koordinasi dan turun ke lapangan melakukan penyemprotan jalan;\nPendistribusian masker kepada masyarakat terdampak serta pengguna jalan antisipasi dampak abu vulkanik. Di Kab/Kota terdampak sebaran abu;\nPembersihan akan dilanjutkan besok pagi, diawali apel jam 07 00 WIB. Dengan pembina Bp. Pj Sekda di Alon2 Timur, dilanjut pembagian ruas jalan yang dibersihkan\nPemantauan perkembangan dampak sebaran abu vulkanik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.\nSedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nPetugas – petugas yang bertanggungjawab pada pengelolaan shelter Tempat Pengungsian Akhir (TPA) di Desa Kebondalem Lor, Menden dan Demakijo juga telah dihubungi oleh para penanggung jawab, dan diperintahkan untuk siaga dan selalu mengikuti perkembangan yang ada.\n","","Wonosobo, Garung, Mojotengah, Selomerto, Watumalang, Kertek, Kepil","BPBD Kab. Wonosobo","","","",""],
    [131,"631","3/12/2023","Maret","33.22","Semarang","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\n\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\n \nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\n \nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n \nKecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\n\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \n\nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\n\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\n \nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n\nKecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n \n Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kecamatan Magelang Utara 2. Kecamatan Magelang Tengah 3. Kecamatan Magelang Selatan\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKecamatan Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudald\nKelurahan Sidorejoe\nKelurahan Temanggung 1\nKelurahan Temanggung 2\nKelurahan Walitelon\nKecamatan Tembarak\nDesa Wonokerso\nDesa Purwodadi\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nKecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\nKecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\nKecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\nKecamatan Bansari\nDesa Bansari\nKecamatan Kledung\nKecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nKecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nKecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\nKecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nKecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan masker ke Kab. Wonosobo dan Kota Magelang sejumlah 12,000 masker;\nBPBD Kabupaten Magelang dan Boyolali sudah melakukan koordinasi dan turun ke lapangan melakukan penyemprotan jalan;\nPendistribusian masker kepada masyarakat terdampak serta pengguna jalan antisipasi dampak abu vulkanik. Di Kab/Kota terdampak sebaran abu;\nPembersihan akan dilanjutkan besok pagi, diawali apel jam 07 00 WIB. Dengan pembina Bp. Pj Sekda di Alon2 Timur, dilanjut pembagian ruas jalan yang dibersihkan\nPemantauan perkembangan dampak sebaran abu vulkanik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.\nSedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nPetugas – petugas yang bertanggungjawab pada pengelolaan shelter Tempat Pengungsian Akhir (TPA) di Desa Kebondalem Lor, Menden dan Demakijo juga telah dihubungi oleh para penanggung jawab, dan diperintahkan untuk siaga dan selalu mengikuti perkembangan yang ada.\n","","Getasan, Banyubiru, Jambu","BPBD Kab. Semarang","","","",""],
    [132,"632","3/12/2023","Maret","33.14","Sragen","","201.Kebakaran","WAKTU KEJADIAN\nMINGGU, 12 MARET 2023 PUKUL20.06 WIB.\n\nLKASI KEJADIAN \nKamp.Sidomulyo. Rt.46/13, Kel. Sragen Wetan, Kec.Sragen\n\nSEBAB\nKonsleting listrik\n\nDAMPAK:\n1 Rumah rusak berat\n\nUPAYA PENANGANAN\nTeam TRC BPBD Kab. Sragen Melakukan Kaji Cepat (Assesment ) Dan Evakuasi bersama Warga Sekitar TKB\n","Sragen Wetan","Sragen","BPBD Kab. Sragen","","","",""],
    [133,"633","3/11/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu\n\nPENGUNGSIAN\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Payaman \nBaldes Gulang \nBaldes Jati Wetan \nGKMI Tanjung Karang dan Klenteng Tanjung Karang \nRTQ & Gedung PKK \nBaldes karangrowo \nJumlah Pengungsi : 227 KK dan 588 Jiwa \n\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Payaman\nBalai Desa Gulang\nBalai Desa Jati Wetan\nGKMI Tanjung Karang\nBalai Desa Ngamplak\nMasjid Baittun Naim Krajan Karangrowo\nPMI KUDUS\nLokasi Terdampak\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 300 Ha\nWarga terdampak: 1817 KK/5895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 267 Ha\nWarga terdampak: 480 KK/1440 Jiwa\nRumah tergenang: 267 KK\nPengungsi: 15 KK/32 Jiwa \nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa payaman\nGulang\nSawah terdampak: 13 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nPengungsi: 125 Jiwa\nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa Gulung\nKesemabi\nSawah terdampak: 38 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 40 Ha\nWarga terdampak: 1407 \nGalon Tepus\nSawah terdampak: 7 Ha\nJepang\nSawah terdampak: 35 Ha\nHadiwarno\nSawah terdampak: 1 Ha\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nSawah terdampak: 35 Ha\nWarga terdampak: 147Jiwa\nRumah tergenang: 425 Jiwa\nPengungsi: 158 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : Balai Desa Jati wetan\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 153 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 126 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : GKMI Tanjung karang\nDesa Jetis kapuan\nSawah terdampak: 60 Ha\nWarga terdampak: 1054 KK/2912 Jiwa\nRumah tergenang: 318 KK\nPengungsi: 17 Jiwa\nLokasi pengungsian: RTQ dan Gedung PKK\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 47 Ha\nPasuruan Lor\nSawah terdampak: 15 Ha\nPasuruan Kidul\nSawah terdampak: 11 Ha\nJepang Pakis\nSawah terdampak: 12 Ha\nLoram Wetan\nSawah terdampak: 7 Ha\n\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 388 Ha\nWarga terdampak: 800 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nLokasi DU: Balai Desa Ngemplak\nKarangrowo\nSawah terdampak: 434 Ha\nWarga terdampak: 1000 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nPengungsian: 44 jiwa\nLokasi Pengungsian: Balai Desa Karangrowo\nLokasi DU: Masjid Baitul Naim Krajan\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 227 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 240 Ha\nWates\nSawah terdampak: 500 Ha\nWarga terdampak: 566 Jiwa\nRumah tergenang: 201 KK\nWonosoco\nSawah terdampak: 287 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 78 Ha\n9. Sambung\nSawah terdampak: 69 Ha\n10. Undaan Lor\nSawah terdampak: 567 Ha\nWarga terdampak: 2143 Jiwa\nRumah tergenang: 220 KK\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nSawah terdampak: 163 Ha\nWarga terdampak: 1800 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nBulung Kulon\nSawah terdampak: 59 Ha\nWarga terdampak: 2400Jiwa\nRumah tergenang: 150 KK\nSadang\nSawah terdampak: 60 Ha\nSidomulyo\nSawah terdampak: 100 Ha\nGondoharum\nSawah terdampak: 56 Ha\nFladen\nSawah terdampak: 5 Ha\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan (Sawah terdampak: 78 Ha)\nGarung Kidul (Sawah terdampak: 63 Ha)\nBanget (Sawah terdampak: 120 Ha)\nPrambatan Lor (Sawah terdampak: 1,5 Ha)\nBlimbing Kidul (Sawah terdampak: 50 Ha)\nKedungdowo (Sawah terdampak: 28 Ha)\n7. Prambatan Kidul (Sawah terdampak: 8,5 Ha)\nGamong (Sawah terdampak: 54 Ha)\n\nJUMLAH TERDAMPAK:\nSawah Terdampak: 4,916 Ha\nWarga Terdampak: 6974 KK/22378 Jiwa\nRumah tergenang: 2381 rumah\nPengungsi: 227 KK/588 Jiwa \nLAPORAN POMPA AIR DI TANGGULANGIN JATI WETAN\nJumlah Pompa ada 2 (dua) titik. Titik a : Pompa PUPR KUDUS dengan Jumlah 3 (tiga). Titik b :  Pompa BBWS Pemali Juana ( 2 Kendaraan) dan Pusdataru Seluna (1 unit pompa)\nSetiap hari mesin beroperasi 24 Jam dengan istirahat mesin 2 kali ( pukul 12.00 s.d. 14.00 dan pukul 18.00 s.d.19.00).\n\nKONDISI SAAT INI\nPompa kendali Dinas PUPR KUDUS saat ini beroperasi 2 pembuangan dan pipa satu mengalami kerusakan dan tahap perbaikan\nPompa kendali BBWS dan Pusdataru dengan (keseluruhan 5 selang/pipa) saat ini beroperasi hanya 1 (satu) pipa/selang dari pompa Pusdataru.Sedangkan 2 unit mobil pompa dengan 4 pipa/selang  BBWS yang mengalami kerusakan  sejak kemarin rusak saat ini sudah diperbaiki 1 unit mobil pompa mulai pukul 11.00 siang tadi karena menunggu onderdil, sedangkan 1(satu) unit pompa diganti dengan 1 unit pompa lain dan sekarang sedang dalam perjalanan (sampai demak/macet). Diperkirakan segera diupayakan secepatnya beroperasi hari ini.\nSaat ini pintu air di Tanggulangin ditutup tadi pagi pukul 05.30 yang kemarin sempat di buka 24 jam sejak kemarin pagi.\nKetinggian air rata rata 10 s.d. 100 cm dan setiap hari  genangan surut antara 5-10 CM.Kedalaman bervariasi yang paling dalam di titik titik tertentu jalan kampung atau halaman rumah yang rendah. Sedang jalan desa lancar  dilalui kendaraan.\n\nGIAT HARI INI\nMembantu mobilisasi warga yang terdampak banjir\nMonitoring ditempat pengungsian\nMenyalurkan bantuan logistik di berbagai DU\n\n","Temulus, Mejobo, Payaman, Gulang, Kesambi, Kirig, Golan Tepus, Jepang, Hadiwarno, Jati Wetan, Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Jati Kulon, Loram Kulon, Pasuruan Lor, Pasuruan Kidul, Jepang Pakis, Loram Wetan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Wates, Wonosoco, Larikrejo, Berugenjang, Kalirejo, Lambangan, Sambung, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sadang, Sidomulyo, Gondoharum, Pladen, Setrokalangan, Garung Kidul, Banget, Prambatan Lor, Blimbing Kidul, Kedungdowo, Prambatan Kidul, Gamong","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [134,"634","3/11/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus\nKecamatan Pati\nKecamatan Kayen\nKecamatan Dukuhsetih\nKecamatan Margoyoso\nKecamatan Juwana\nKecamatan Batangan\nKecamatan Sukolilo\n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah Kab. Pati.\n\nDAMPAK:\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari:\nRumah : 80 rumah (98 KK / 705 Jiwa)\nPekarangan : 3 Ha\nSawah : 95 Ha\nJalan Desa : 2.500 m\nSekolah : 2 unit \nMasjid : 2 unit\nKetinggian air turun 2cm\nb. Mintobasuki:\nRumah : 190, ketinggian air 5 s.d 36cm (204 KK / 637 Jiwa)\nSawah : 35 Ha\nJalan Desa 1.230m\nSekolah : 1 unit.\nTK : 1 Unit\nMasjid / Mushola : 2 unit\nBalai Desa : 1 unit\nKetinggian air turun 2cm\nDesa Tanjang:\nRumah : 90 rumah (196 KK / 451 Jiwa)\nPekarangan : 4 Ha\nSawah : 150 Ha\nJalan Desa : 1.500 m\nKetinggian air turun 2cm\nDesa Babalan:\nRumah : 85 rumah (104 KK / 337 Jiwa)\nPekarangan : 22 Ha\nSawah : 110 Ha\nJalan Desa: 3.625 m\nKetinggian air turun 2cm\ne. Desa Kosekan\nRumah : 72 rumah (108 KK / 253 jiwa)\nPekarangan : 12 Ha\nSawah : 90 Ha\nJalan desa: 2.000 m\nKetinggian air turun 2cm\nf.  Desa Pantirejo\nRumah : 18 rumah (28 KK / 68 jiwa)\nPekarangan : 8 Ha\nSawah :  120 Ha\nJalan desa : 2000 m\nKetinggian air turun 5cm\nDAMPAK:\n2.   Kecamatan Pati.\nDesa Mustokoharjo Dukuh Ngantru RT. 03 & 04 RW. 01:\nRumah : 170 rumah, ketinggian air 0 s.d 40cm (211 KK / 650 Jiwa)\nRT. 03 : 80 Rumah\nRT. 04 : 90 Rumah\nKolam / Tambak Ikan : Kolam Lele 40 kotak\nPekarangan : ketinggian air 5 – 50 cm\nJalan desa : 1.050 m, ketinggian 5 – 50 cm\nSampai saat ini ketinggian air tetap\nDesa Widorokandang:\nRumah : 67 rumah, ketinggian air 5 – 35 cm (128 KK/ 376 Jiwa)\nSawah: 150 hektar\nPekarangan RW. 01 Dukuh Widoro RT. 5,6,7,8 : 63 rumah, ketinggian air 5 – 60 cm (128 KK)\nPekarang RW. 02 Dukuh Cangkring RT. 5 : 6 rumah, ketinggian air 5 – 50 cm (11 KK)\nJalan desa : 1.100 m, ketinggian 5 – 55 cm\nSawah : 150 Ha, ketinggian 10 – 100 cm\nSampai saat ini ketinggian air turun 5 cm\nDesa Purworejo Dukuh Guyangan:\nRumah : 35 rumah, ketinggian 5 – 15 cm (80 KK / 183 Jiwa)\nPekarangan : ketinggian air 20 – 40 cm\nJalan desa : 2 Km, ketinggian 25 – 35 cm.\nSawah : 200 Ha, ketinggian 45 – 80 cm\nSampai saat ini turun 5 cm\nDesa Sinoman Dukuh Triwil RT. 01 RW. 01:\nRumah : 10 rumah, ketinggian air 10 – 20 cm (10 KK / 50 Jiwa)\nPekarangan : ketinggian air 10 – 80 cm\nJalan desa : 1 Km, ketinggian 10 – 20 cm\nSawah : 198 Ha, Ketinggian air 50 – 90cm\nSampai saat ini ketinggian air tetap\ne. Desa Gajahmati Dukuh Tempel RT. 04 RW. 01 :\nRumah : 28 unit, Ketinggian air 5 – 25 cm (36 KK / 108 Jiwa)\nPekarangan : ketinggian air 5 – 55 cm\nSawah : 90 Ha, ketinggian air 50 – 95 cm\nJalan Desa : 600 m, ketinggian air 10 – 45 cm\nPengungsi : 6 KK /  19 Jiwa\nSampai saat ini ketinggian air tetap\nf. Desa Sugiharjo\nRumah : 10 rumah, ketinggian 5 – 10 cm (13 KK / 36 Jiwa)\nJalan Desa : 1 Km, ketinggian 5 – 30 cm\nPekarangan : ketinggian air 5 – 40 cm\nSawah : 95 Ha\nSampai saat ini ketinggian air turun 10 cm\n","Banjarsari, Gempolsari, Mintobasuki, Tanjang, Babalan, Kosekan, Pantirejo, Kedungmulyo, Tondomulyo, Karangrowo, Ngastorejo, Bungasrejo, Glonggong, Mustokoharjo, Widorokandang, Purworejo, Sinoman, Gajahmati, Sugiharjo, Dengkek, Bumirejo, Doropayung, Gadingrejo, Tluwah, Kedungpancing, Bojomulyo, Bander, Growongkidul, Growonglor, Pajeksan, Gadudero, Kasiyan, Wotan, Pasuruhan, Dukuhseti, Banyutowo, Wotan Ngagel, Kembang, Tegalombo","Gabus, Jakenan, Pati, Kayen, Dukuhseti, Margoyoso, Juwana, Batangan, Sukolilo","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [135,"635","3/13/2023","Maret","33.08","Magelang","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n Kecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n Kecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n  Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kec. Magelang Utara 2. Kec. Magelang Tengah 3. Kec. Magelang Selatan\n\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKec Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudal\nKel Sidorejo\nKel Temanggung 1\nKel Temanggung 2\nKel Walitelon\nDesa Lungge\n4.  Kecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\n\n\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\n6.  Kecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKelurahan Parakan Wetan\n7.  Kecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\n8.   Kecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\n9.   Kecamatan Bansari\nDesa Bansari\nDesa Mranggen Kidul\n10.  Kecamatan Kledung\nDesa Kledung\nDesa Kwadungan Jurang\n11. Kecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nDesa Gedegan\nDesa Legoksari\n12. Kecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nDesa Malebo\nDesa Tlogopucang\n13. Kecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\n14. Kecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nDesa Bojonegoro\n15. Kecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\nDesa Sucen\n 16.  Kecamatan Wonoboyo\nDesa Rejosari\n 17. Kecamatan Tretep\nDesa Campurejo\nDesa Donorejo\n 18. Kecamatan Bejen\nDesa Congkrang  \n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\n\nKab. Semarang\nKecamatan Getasasn\nKecamatan Banyubiru\nKecamatan Jambu\n\nHEWAN TERNAK TERDAMPAK,\nKabupaten Magelang\nSapi : 566 ekor\nDomba : 15 ekor\n\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di sekolah-sekolah wilayah Desa Sengi dan Desa Krinjing Kec. Dukun, Kab. Magelang.\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di  Masjid Pugeran, Desa Krinjing,  Kec. Dukun\nKoordinasi dan Pengecekan Kesiapan TEA di Desa Jerukagung, Kec. Srumbung Kab. Magelang.\nBPBD Kab. Magelang melakukan pendistribusian Masker ke Desa Banyuroto Kec. Sawangan dan SMPN 2 Dukun.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \nMembutuhkan pakan ternak berupa rumput,\nKebutuhan kacamata google meningkat karena aktivitas warga terganggu abu vulkanik yang hari ini masih turun dan terkena angin\n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPotensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas guguran pada: Kali Woro sejauh 3 km dari puncak, Kali Gendol sejauh 5 km dari puncak, Kali Boyong sejauh 5 km dari puncak, Kali Bedog, Krasak, Bebeng sejauh 7 km dari puncak.\nLontaran material vulkanik jika terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nKondisi terkini masih terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur berfariatif yang mengarah ke barat daya (Kali Bebeng)\nSenin, 13 Maret 2023 tercatat 60 kejadian awanpanas guguran di Gunung Merapi.\nUjung luncuran awan panas guguran teramati di sisi barat daya di alur Kali Bebeng. Berdasarkan pantauan foto udara menggunakan drone, jarak luncur awan panas guguran kali ini mencapi 3,7 km dari puncak Gunung Merapi.\nUPAYA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH\nSurat Edaran dari Dinas Energi dan Suber Daya Mineral nomor 543/2096 perihal Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Merapi, dengan hormat meminta perhatian kepada masyarakat dan para pemegang IUPdi sekitar wilayah lereng Gunung Merapi (Kab. Boyolali, Kab. Magelang dan Kab. Klaten),\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan 4 BPBD Kabupaten/Kota (Kab. Magelang, Kota Magelang, Kab. Boyolali dan Kab. Klaten) untuk memantau kondisi dan perkembangan terkini terkait dampak erupsi Gunung Merapi\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi BPPTKG terkait pemantauan kondisi Gunung merapi perkembangan terkini.\n\nUPAYA PEMERINTAH KABUPATEN\nSurat Edaran Pemkab Magelang melalui Kepala Desa Kaliurang nomor 145/065/003/III/2023 memutuskan sebagai berikut:\nMenghimbau kepada masyarakat Dsa Kaliurang untuk tetap teang dan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan\nMulai Hari Sabtu, 11 Maret 2023 Portal Desa Kaliurag ditutup sampai  batas waktu yang belum ditentukan/sementara.\nBPBD Kab. Magelang berkoordinasi dengan BPTKG untuk mengetahui perkembangan terkini merapi, menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.\n \n","Ketep, Wonolelo, Paten, Sengi, Ngargomulyo, Keningar, Sewukan, Mangunsuko, Krinjing, Surojoyo, Giyamti, Bateh, Pakis, Bawang, Kajangkoso, Pogalan, Kebonagung, Mangunrejo, Sukorejo, Purwosari, Donorojo, Ngadirejo, Klopo, Japan, Tegalrejo, Banyuurip, Trasan, Banyuwangi, Salam kanci, Bandongan, Kebonagung, Kalegen, Windusari, Beseran, Balekerto, Ngablak, Mantenan, Prejegsari, Pringombo, Growong, Kemutuk","Sawangan, Dukun, Candimulyo, Pakis, Tegalrejo, Tempuran, Bandongan, Windusari, Kaliangkrik, Ngablak, Mertoyudan","BPBD Kab. Magelang","","","",""],
    [136,"636","3/13/2023","Maret","33.09","Boyolali","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n Kecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n Kecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n  Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kec. Magelang Utara 2. Kec. Magelang Tengah 3. Kec. Magelang Selatan\n\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKec Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudal\nKel Sidorejo\nKel Temanggung 1\nKel Temanggung 2\nKel Walitelon\nDesa Lungge\n4.  Kecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\n\n\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\n6.  Kecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKelurahan Parakan Wetan\n7.  Kecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\n8.   Kecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\n9.   Kecamatan Bansari\nDesa Bansari\nDesa Mranggen Kidul\n10.  Kecamatan Kledung\nDesa Kledung\nDesa Kwadungan Jurang\n11. Kecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nDesa Gedegan\nDesa Legoksari\n12. Kecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nDesa Malebo\nDesa Tlogopucang\n13. Kecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\n14. Kecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nDesa Bojonegoro\n15. Kecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\nDesa Sucen\n 16.  Kecamatan Wonoboyo\nDesa Rejosari\n 17. Kecamatan Tretep\nDesa Campurejo\nDesa Donorejo\n 18. Kecamatan Bejen\nDesa Congkrang  \n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\n\nKab. Semarang\nKecamatan Getasasn\nKecamatan Banyubiru\nKecamatan Jambu\n\nHEWAN TERNAK TERDAMPAK,\nKabupaten Magelang\nSapi : 566 ekor\nDomba : 15 ekor\n\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di sekolah-sekolah wilayah Desa Sengi dan Desa Krinjing Kec. Dukun, Kab. Magelang.\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di  Masjid Pugeran, Desa Krinjing,  Kec. Dukun\nKoordinasi dan Pengecekan Kesiapan TEA di Desa Jerukagung, Kec. Srumbung Kab. Magelang.\nBPBD Kab. Magelang melakukan pendistribusian Masker ke Desa Banyuroto Kec. Sawangan dan SMPN 2 Dukun.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \nMembutuhkan pakan ternak berupa rumput,\nKebutuhan kacamata google meningkat karena aktivitas warga terganggu abu vulkanik yang hari ini masih turun dan terkena angin\n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPotensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas guguran pada: Kali Woro sejauh 3 km dari puncak, Kali Gendol sejauh 5 km dari puncak, Kali Boyong sejauh 5 km dari puncak, Kali Bedog, Krasak, Bebeng sejauh 7 km dari puncak.\nLontaran material vulkanik jika terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nKondisi terkini masih terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur berfariatif yang mengarah ke barat daya (Kali Bebeng)\nSenin, 13 Maret 2023 tercatat 60 kejadian awanpanas guguran di Gunung Merapi.\nUjung luncuran awan panas guguran teramati di sisi barat daya di alur Kali Bebeng. Berdasarkan pantauan foto udara menggunakan drone, jarak luncur awan panas guguran kali ini mencapi 3,7 km dari puncak Gunung Merapi.\nUPAYA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH\nSurat Edaran dari Dinas Energi dan Suber Daya Mineral nomor 543/2096 perihal Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Merapi, dengan hormat meminta perhatian kepada masyarakat dan para pemegang IUPdi sekitar wilayah lereng Gunung Merapi (Kab. Boyolali, Kab. Magelang dan Kab. Klaten),\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan 4 BPBD Kabupaten/Kota (Kab. Magelang, Kota Magelang, Kab. Boyolali dan Kab. Klaten) untuk memantau kondisi dan perkembangan terkini terkait dampak erupsi Gunung Merapi\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi BPPTKG terkait pemantauan kondisi Gunung merapi perkembangan terkini.\n\nUPAYA PEMERINTAH KABUPATEN\nSurat Edaran Pemkab Magelang melalui Kepala Desa Kaliurang nomor 145/065/003/III/2023 memutuskan sebagai berikut:\nMenghimbau kepada masyarakat Dsa Kaliurang untuk tetap teang dan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan\nMulai Hari Sabtu, 11 Maret 2023 Portal Desa Kaliurag ditutup sampai  batas waktu yang belum ditentukan/sementara.\nBPBD Kab. Magelang berkoordinasi dengan BPTKG untuk mengetahui perkembangan terkini merapi, menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.\n \n","Jrakah, Klakah, Tlogolele","Selo","BPBD Kab. Boyolali","","","",""],
    [137,"637","3/13/2023","Maret","33.71","Kota Magelang","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n Kecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n Kecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n  Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kec. Magelang Utara 2. Kec. Magelang Tengah 3. Kec. Magelang Selatan\n\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKec Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudal\nKel Sidorejo\nKel Temanggung 1\nKel Temanggung 2\nKel Walitelon\nDesa Lungge\n4.  Kecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\n\n\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\n6.  Kecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKelurahan Parakan Wetan\n7.  Kecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\n8.   Kecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\n9.   Kecamatan Bansari\nDesa Bansari\nDesa Mranggen Kidul\n10.  Kecamatan Kledung\nDesa Kledung\nDesa Kwadungan Jurang\n11. Kecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nDesa Gedegan\nDesa Legoksari\n12. Kecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nDesa Malebo\nDesa Tlogopucang\n13. Kecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\n14. Kecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nDesa Bojonegoro\n15. Kecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\nDesa Sucen\n 16.  Kecamatan Wonoboyo\nDesa Rejosari\n 17. Kecamatan Tretep\nDesa Campurejo\nDesa Donorejo\n 18. Kecamatan Bejen\nDesa Congkrang  \n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\n\nKab. Semarang\nKecamatan Getasasn\nKecamatan Banyubiru\nKecamatan Jambu\n\nHEWAN TERNAK TERDAMPAK,\nKabupaten Magelang\nSapi : 566 ekor\nDomba : 15 ekor\n\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di sekolah-sekolah wilayah Desa Sengi dan Desa Krinjing Kec. Dukun, Kab. Magelang.\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di  Masjid Pugeran, Desa Krinjing,  Kec. Dukun\nKoordinasi dan Pengecekan Kesiapan TEA di Desa Jerukagung, Kec. Srumbung Kab. Magelang.\nBPBD Kab. Magelang melakukan pendistribusian Masker ke Desa Banyuroto Kec. Sawangan dan SMPN 2 Dukun.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \nMembutuhkan pakan ternak berupa rumput,\nKebutuhan kacamata google meningkat karena aktivitas warga terganggu abu vulkanik yang hari ini masih turun dan terkena angin\n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPotensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas guguran pada: Kali Woro sejauh 3 km dari puncak, Kali Gendol sejauh 5 km dari puncak, Kali Boyong sejauh 5 km dari puncak, Kali Bedog, Krasak, Bebeng sejauh 7 km dari puncak.\nLontaran material vulkanik jika terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nKondisi terkini masih terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur berfariatif yang mengarah ke barat daya (Kali Bebeng)\nSenin, 13 Maret 2023 tercatat 60 kejadian awanpanas guguran di Gunung Merapi.\nUjung luncuran awan panas guguran teramati di sisi barat daya di alur Kali Bebeng. Berdasarkan pantauan foto udara menggunakan drone, jarak luncur awan panas guguran kali ini mencapi 3,7 km dari puncak Gunung Merapi.\nUPAYA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH\nSurat Edaran dari Dinas Energi dan Suber Daya Mineral nomor 543/2096 perihal Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Merapi, dengan hormat meminta perhatian kepada masyarakat dan para pemegang IUPdi sekitar wilayah lereng Gunung Merapi (Kab. Boyolali, Kab. Magelang dan Kab. Klaten),\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan 4 BPBD Kabupaten/Kota (Kab. Magelang, Kota Magelang, Kab. Boyolali dan Kab. Klaten) untuk memantau kondisi dan perkembangan terkini terkait dampak erupsi Gunung Merapi\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi BPPTKG terkait pemantauan kondisi Gunung merapi perkembangan terkini.\n\nUPAYA PEMERINTAH KABUPATEN\nSurat Edaran Pemkab Magelang melalui Kepala Desa Kaliurang nomor 145/065/003/III/2023 memutuskan sebagai berikut:\nMenghimbau kepada masyarakat Dsa Kaliurang untuk tetap teang dan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan\nMulai Hari Sabtu, 11 Maret 2023 Portal Desa Kaliurag ditutup sampai  batas waktu yang belum ditentukan/sementara.\nBPBD Kab. Magelang berkoordinasi dengan BPTKG untuk mengetahui perkembangan terkini merapi, menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.\n \n","","Magelang Utara, Magelang Tengah, Magelang Selatan","BPBD Kota Magelang","","","",""],
    [138,"638","3/13/2023","Maret","33.23","Temanggung","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n Kecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n Kecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n  Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kec. Magelang Utara 2. Kec. Magelang Tengah 3. Kec. Magelang Selatan\n\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKec Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudal\nKel Sidorejo\nKel Temanggung 1\nKel Temanggung 2\nKel Walitelon\nDesa Lungge\n4.  Kecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\n\n\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\n6.  Kecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKelurahan Parakan Wetan\n7.  Kecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\n8.   Kecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\n9.   Kecamatan Bansari\nDesa Bansari\nDesa Mranggen Kidul\n10.  Kecamatan Kledung\nDesa Kledung\nDesa Kwadungan Jurang\n11. Kecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nDesa Gedegan\nDesa Legoksari\n12. Kecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nDesa Malebo\nDesa Tlogopucang\n13. Kecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\n14. Kecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nDesa Bojonegoro\n15. Kecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\nDesa Sucen\n 16.  Kecamatan Wonoboyo\nDesa Rejosari\n 17. Kecamatan Tretep\nDesa Campurejo\nDesa Donorejo\n 18. Kecamatan Bejen\nDesa Congkrang  \n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\n\nKab. Semarang\nKecamatan Getasasn\nKecamatan Banyubiru\nKecamatan Jambu\n\nHEWAN TERNAK TERDAMPAK,\nKabupaten Magelang\nSapi : 566 ekor\nDomba : 15 ekor\n\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di sekolah-sekolah wilayah Desa Sengi dan Desa Krinjing Kec. Dukun, Kab. Magelang.\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di  Masjid Pugeran, Desa Krinjing,  Kec. Dukun\nKoordinasi dan Pengecekan Kesiapan TEA di Desa Jerukagung, Kec. Srumbung Kab. Magelang.\nBPBD Kab. Magelang melakukan pendistribusian Masker ke Desa Banyuroto Kec. Sawangan dan SMPN 2 Dukun.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \nMembutuhkan pakan ternak berupa rumput,\nKebutuhan kacamata google meningkat karena aktivitas warga terganggu abu vulkanik yang hari ini masih turun dan terkena angin\n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPotensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas guguran pada: Kali Woro sejauh 3 km dari puncak, Kali Gendol sejauh 5 km dari puncak, Kali Boyong sejauh 5 km dari puncak, Kali Bedog, Krasak, Bebeng sejauh 7 km dari puncak.\nLontaran material vulkanik jika terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nKondisi terkini masih terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur berfariatif yang mengarah ke barat daya (Kali Bebeng)\nSenin, 13 Maret 2023 tercatat 60 kejadian awanpanas guguran di Gunung Merapi.\nUjung luncuran awan panas guguran teramati di sisi barat daya di alur Kali Bebeng. Berdasarkan pantauan foto udara menggunakan drone, jarak luncur awan panas guguran kali ini mencapi 3,7 km dari puncak Gunung Merapi.\nUPAYA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH\nSurat Edaran dari Dinas Energi dan Suber Daya Mineral nomor 543/2096 perihal Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Merapi, dengan hormat meminta perhatian kepada masyarakat dan para pemegang IUPdi sekitar wilayah lereng Gunung Merapi (Kab. Boyolali, Kab. Magelang dan Kab. Klaten),\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan 4 BPBD Kabupaten/Kota (Kab. Magelang, Kota Magelang, Kab. Boyolali dan Kab. Klaten) untuk memantau kondisi dan perkembangan terkini terkait dampak erupsi Gunung Merapi\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi BPPTKG terkait pemantauan kondisi Gunung merapi perkembangan terkini.\n\nUPAYA PEMERINTAH KABUPATEN\nSurat Edaran Pemkab Magelang melalui Kepala Desa Kaliurang nomor 145/065/003/III/2023 memutuskan sebagai berikut:\nMenghimbau kepada masyarakat Dsa Kaliurang untuk tetap teang dan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan\nMulai Hari Sabtu, 11 Maret 2023 Portal Desa Kaliurag ditutup sampai  batas waktu yang belum ditentukan/sementara.\nBPBD Kab. Magelang berkoordinasi dengan BPTKG untuk mengetahui perkembangan terkini merapi, menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.\n \n","Pringsurat, Kranggan, Kowangan, Madureso, Mudal, Sidorejo, Temanggung, Walitelon, Lungge, Wonotirto, Bulu, Jetis, Tunggulanom, Mandisari, Parakan Wetan, Patirejo, Manggong, Ngadirejo, Candiroto, Muntung, Bansari, Mranggen Kidul, Kledung, Kwadungan Jurang, Tlogomulyo, Langgeng, Gedegan, Legoksari, Kandangan, Malebo, Tlogopucang, Tempuran, Kedu, Mergowati, Gemawang, Bojonegoro, Sucen, Rejosari, Campurejo, Donorejo, Congkrang","Pringsurat, Kranggan, Temanggung, Selopampang, Bulu, Parakan, Ngadirejo, Candiroto, Bansari, Kledung, Tlogomulyo, Kandangan, Kaloran, Kedu, Gemawang, Wonoboyo, Tretep, Bejen","BPBD Kab. Temanggung","","","",""],
    [139,"639","3/13/2023","Maret","33.07","Wonosobo","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n Kecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n Kecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n  Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kec. Magelang Utara 2. Kec. Magelang Tengah 3. Kec. Magelang Selatan\n\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKec Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudal\nKel Sidorejo\nKel Temanggung 1\nKel Temanggung 2\nKel Walitelon\nDesa Lungge\n4.  Kecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\n\n\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\n6.  Kecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKelurahan Parakan Wetan\n7.  Kecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\n8.   Kecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\n9.   Kecamatan Bansari\nDesa Bansari\nDesa Mranggen Kidul\n10.  Kecamatan Kledung\nDesa Kledung\nDesa Kwadungan Jurang\n11. Kecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nDesa Gedegan\nDesa Legoksari\n12. Kecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nDesa Malebo\nDesa Tlogopucang\n13. Kecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\n14. Kecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nDesa Bojonegoro\n15. Kecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\nDesa Sucen\n 16.  Kecamatan Wonoboyo\nDesa Rejosari\n 17. Kecamatan Tretep\nDesa Campurejo\nDesa Donorejo\n 18. Kecamatan Bejen\nDesa Congkrang  \n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\n\nKab. Semarang\nKecamatan Getasasn\nKecamatan Banyubiru\nKecamatan Jambu\n\nHEWAN TERNAK TERDAMPAK,\nKabupaten Magelang\nSapi : 566 ekor\nDomba : 15 ekor\n\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di sekolah-sekolah wilayah Desa Sengi dan Desa Krinjing Kec. Dukun, Kab. Magelang.\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di  Masjid Pugeran, Desa Krinjing,  Kec. Dukun\nKoordinasi dan Pengecekan Kesiapan TEA di Desa Jerukagung, Kec. Srumbung Kab. Magelang.\nBPBD Kab. Magelang melakukan pendistribusian Masker ke Desa Banyuroto Kec. Sawangan dan SMPN 2 Dukun.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \nMembutuhkan pakan ternak berupa rumput,\nKebutuhan kacamata google meningkat karena aktivitas warga terganggu abu vulkanik yang hari ini masih turun dan terkena angin\n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPotensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas guguran pada: Kali Woro sejauh 3 km dari puncak, Kali Gendol sejauh 5 km dari puncak, Kali Boyong sejauh 5 km dari puncak, Kali Bedog, Krasak, Bebeng sejauh 7 km dari puncak.\nLontaran material vulkanik jika terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nKondisi terkini masih terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur berfariatif yang mengarah ke barat daya (Kali Bebeng)\nSenin, 13 Maret 2023 tercatat 60 kejadian awanpanas guguran di Gunung Merapi.\nUjung luncuran awan panas guguran teramati di sisi barat daya di alur Kali Bebeng. Berdasarkan pantauan foto udara menggunakan drone, jarak luncur awan panas guguran kali ini mencapi 3,7 km dari puncak Gunung Merapi.\nUPAYA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH\nSurat Edaran dari Dinas Energi dan Suber Daya Mineral nomor 543/2096 perihal Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Merapi, dengan hormat meminta perhatian kepada masyarakat dan para pemegang IUPdi sekitar wilayah lereng Gunung Merapi (Kab. Boyolali, Kab. Magelang dan Kab. Klaten),\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan 4 BPBD Kabupaten/Kota (Kab. Magelang, Kota Magelang, Kab. Boyolali dan Kab. Klaten) untuk memantau kondisi dan perkembangan terkini terkait dampak erupsi Gunung Merapi\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi BPPTKG terkait pemantauan kondisi Gunung merapi perkembangan terkini.\n\nUPAYA PEMERINTAH KABUPATEN\nSurat Edaran Pemkab Magelang melalui Kepala Desa Kaliurang nomor 145/065/003/III/2023 memutuskan sebagai berikut:\nMenghimbau kepada masyarakat Dsa Kaliurang untuk tetap teang dan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan\nMulai Hari Sabtu, 11 Maret 2023 Portal Desa Kaliurag ditutup sampai  batas waktu yang belum ditentukan/sementara.\nBPBD Kab. Magelang berkoordinasi dengan BPTKG untuk mengetahui perkembangan terkini merapi, menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.\n \n","","Wonosobo, Garung, Mojotengah, Selomerto, Watumalang, Kertek, Kepil","BPBD Kab. Wonosobo","","","",""],
    [140,"640","3/13/2023","Maret","33.22","Semarang","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n Kecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n Kecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n  Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kec. Magelang Utara 2. Kec. Magelang Tengah 3. Kec. Magelang Selatan\n\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKec Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudal\nKel Sidorejo\nKel Temanggung 1\nKel Temanggung 2\nKel Walitelon\nDesa Lungge\n4.  Kecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\n\n\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\n6.  Kecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKelurahan Parakan Wetan\n7.  Kecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\n8.   Kecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\n9.   Kecamatan Bansari\nDesa Bansari\nDesa Mranggen Kidul\n10.  Kecamatan Kledung\nDesa Kledung\nDesa Kwadungan Jurang\n11. Kecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nDesa Gedegan\nDesa Legoksari\n12. Kecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nDesa Malebo\nDesa Tlogopucang\n13. Kecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\n14. Kecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nDesa Bojonegoro\n15. Kecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\nDesa Sucen\n 16.  Kecamatan Wonoboyo\nDesa Rejosari\n 17. Kecamatan Tretep\nDesa Campurejo\nDesa Donorejo\n 18. Kecamatan Bejen\nDesa Congkrang  \n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\n\nKab. Semarang\nKecamatan Getasasn\nKecamatan Banyubiru\nKecamatan Jambu\n\nHEWAN TERNAK TERDAMPAK,\nKabupaten Magelang\nSapi : 566 ekor\nDomba : 15 ekor\n\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di sekolah-sekolah wilayah Desa Sengi dan Desa Krinjing Kec. Dukun, Kab. Magelang.\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di  Masjid Pugeran, Desa Krinjing,  Kec. Dukun\nKoordinasi dan Pengecekan Kesiapan TEA di Desa Jerukagung, Kec. Srumbung Kab. Magelang.\nBPBD Kab. Magelang melakukan pendistribusian Masker ke Desa Banyuroto Kec. Sawangan dan SMPN 2 Dukun.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \nMembutuhkan pakan ternak berupa rumput,\nKebutuhan kacamata google meningkat karena aktivitas warga terganggu abu vulkanik yang hari ini masih turun dan terkena angin\n\nKONDISI TERKINI\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPotensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas guguran pada: Kali Woro sejauh 3 km dari puncak, Kali Gendol sejauh 5 km dari puncak, Kali Boyong sejauh 5 km dari puncak, Kali Bedog, Krasak, Bebeng sejauh 7 km dari puncak.\nLontaran material vulkanik jika terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nKondisi terkini masih terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur berfariatif yang mengarah ke barat daya (Kali Bebeng)\nSenin, 13 Maret 2023 tercatat 60 kejadian awanpanas guguran di Gunung Merapi.\nUjung luncuran awan panas guguran teramati di sisi barat daya di alur Kali Bebeng. Berdasarkan pantauan foto udara menggunakan drone, jarak luncur awan panas guguran kali ini mencapi 3,7 km dari puncak Gunung Merapi.\nUPAYA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH\nSurat Edaran dari Dinas Energi dan Suber Daya Mineral nomor 543/2096 perihal Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Merapi, dengan hormat meminta perhatian kepada masyarakat dan para pemegang IUPdi sekitar wilayah lereng Gunung Merapi (Kab. Boyolali, Kab. Magelang dan Kab. Klaten),\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan 4 BPBD Kabupaten/Kota (Kab. Magelang, Kota Magelang, Kab. Boyolali dan Kab. Klaten) untuk memantau kondisi dan perkembangan terkini terkait dampak erupsi Gunung Merapi\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi BPPTKG terkait pemantauan kondisi Gunung merapi perkembangan terkini.\n\nUPAYA PEMERINTAH KABUPATEN\nSurat Edaran Pemkab Magelang melalui Kepala Desa Kaliurang nomor 145/065/003/III/2023 memutuskan sebagai berikut:\nMenghimbau kepada masyarakat Dsa Kaliurang untuk tetap teang dan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan\nMulai Hari Sabtu, 11 Maret 2023 Portal Desa Kaliurag ditutup sampai  batas waktu yang belum ditentukan/sementara.\nBPBD Kab. Magelang berkoordinasi dengan BPTKG untuk mengetahui perkembangan terkini merapi, menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.\n \n","","Getasan, Banyubiru, Jambu","BPBD Kab. Semarang","","","",""],
    [141,"641","3/13/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu\n\nPENGUNGSIAN\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Payaman \nBaldes Gulang \nBaldes Jati Wetan \nGKMI Tanjung Karang dan Klenteng Tanjung Karang \nRTQ & Gedung PKK \nBaldes karangrowo \nJumlah Pengungsi : 227 KK dan 588 Jiwa \n\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Payaman\nBalai Desa Gulang\nBalai Desa Jati Wetan\nGKMI Tanjung Karang\nBalai Desa Ngamplak\nMasjid Baittun Naim Krajan Karangrowo\nPMI KUDUS\nLokasi Terdampak\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 300 Ha\nWarga terdampak: 1817 KK/5895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 28 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 267 Ha\nWarga terdampak: 480 KK/1440 Jiwa\nRumah tergenang: 267 KK\nPengungsi: 15 KK/32 Jiwa \nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa payaman\nGulang\nSawah terdampak: 13 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nPengungsi: 125 Jiwa\nLokasi DU dan Pengungsian : Balai desa Gulung\nKesemabi\nSawah terdampak: 38 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 40 Ha\nWarga terdampak: 1407 \nGalon Tepus\nSawah terdampak: 7 Ha\nJepang\nSawah terdampak: 35 Ha\nHadiwarno\nSawah terdampak: 1 Ha\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nSawah terdampak: 35 Ha\nWarga terdampak: 147Jiwa\nRumah tergenang: 425 Jiwa\nPengungsi: 158 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : Balai Desa Jati wetan\nDesa Tanjung karang\nSawah terdampak: 27 Ha\nWarga terdampak: 153 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nPengungsi: 126 Jiwa\nLokasi DU dan pengungsian : GKMI Tanjung karang\nDesa Jetis kapuan\nSawah terdampak: 60 Ha\nWarga terdampak: 1054 KK/2912 Jiwa\nRumah tergenang: 318 KK\nPengungsi: 17 Jiwa\nLokasi pengungsian: RTQ dan Gedung PKK\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 47 Ha\nPasuruan Lor\nSawah terdampak: 15 Ha\nPasuruan Kidul\nSawah terdampak: 11 Ha\nJepang Pakis\nSawah terdampak: 12 Ha\nLoram Wetan\nSawah terdampak: 7 Ha\n\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 388 Ha\nWarga terdampak: 800 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nLokasi DU: Balai Desa Ngemplak\nKarangrowo\nSawah terdampak: 434 Ha\nWarga terdampak: 1000 KK/3000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nPengungsian: 44 jiwa\nLokasi Pengungsian: Balai Desa Karangrowo\nLokasi DU: Masjid Baitul Naim Krajan\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 227 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 240 Ha\nWates\nSawah terdampak: 500 Ha\nWarga terdampak: 566 Jiwa\nRumah tergenang: 201 KK\nWonosoco\nSawah terdampak: 287 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 78 Ha\n9. Sambung\nSawah terdampak: 69 Ha\n10. Undaan Lor\nSawah terdampak: 567 Ha\nWarga terdampak: 2143 Jiwa\nRumah tergenang: 220 KK\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nSawah terdampak: 163 Ha\nWarga terdampak: 1800 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nBulung Kulon\nSawah terdampak: 59 Ha\nWarga terdampak: 2400Jiwa\nRumah tergenang: 150 KK\nSadang\nSawah terdampak: 60 Ha\nSidomulyo\nSawah terdampak: 100 Ha\nGondoharum\nSawah terdampak: 56 Ha\nFladen\nSawah terdampak: 5 Ha\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan (Sawah terdampak: 78 Ha)\nGarung Kidul (Sawah terdampak: 63 Ha)\nBanget (Sawah terdampak: 120 Ha)\nPrambatan Lor (Sawah terdampak: 1,5 Ha)\nBlimbing Kidul (Sawah terdampak: 50 Ha)\nKedungdowo (Sawah terdampak: 28 Ha)\n7. Prambatan Kidul (Sawah terdampak: 8,5 Ha)\nGamong (Sawah terdampak: 54 Ha)\n\nJUMLAH TERDAMPAK:\nSawah Terdampak: 4,916 Ha\nWarga Terdampak: 6974 KK/22378 Jiwa\nRumah tergenang: 2381 rumah\nPengungsi: 227 KK/588 Jiwa \nLAPORAN POMPA AIR DI TANGGULANGIN JATI WETAN\nJumlah Pompa ada 2 (dua) titik. Titik a : Pompa PUPR KUDUS dengan Jumlah 3 (tiga). Titik b :  Pompa BBWS Pemali Juana ( 2 Kendaraan) dan Pusdataru Seluna (1 unit pompa)\nSetiap hari mesin beroperasi 24 Jam dengan istirahat mesin 2 kali ( pukul 12.00 s.d. 14.00 dan pukul 18.00 s.d.19.00).\n\nKONDISI SAAT INI\nPompa kendali Dinas PUPR KUDUS saat ini beroperasi 2 pembuangan dan pipa satu mengalami kerusakan dan tahap perbaikan\nPompa kendali BBWS dan Pusdataru dengan (keseluruhan 5 selang/pipa) saat ini beroperasi hanya 1 (satu) pipa/selang dari pompa Pusdataru.Sedangkan 2 unit mobil pompa dengan 4 pipa/selang  BBWS yang mengalami kerusakan  sejak kemarin rusak saat ini sudah diperbaiki 1 unit mobil pompa mulai pukul 11.00 siang tadi karena menunggu onderdil, sedangkan 1(satu) unit pompa diganti dengan 1 unit pompa lain dan sekarang sedang dalam perjalanan (sampai demak/macet). Diperkirakan segera diupayakan secepatnya beroperasi hari ini.\nSaat ini pintu air di Tanggulangin ditutup tadi pagi pukul 05.30 yang kemarin sempat di buka 24 jam sejak kemarin pagi.\nKetinggian air rata rata 10 s.d. 100 cm dan setiap hari  genangan surut antara 5-10 CM.Kedalaman bervariasi yang paling dalam di titik titik tertentu jalan kampung atau halaman rumah yang rendah. Sedang jalan desa lancar  dilalui kendaraan.\n\nGIAT HARI INI\nMembantu mobilisasi warga yang terdampak banjir\nMonitoring ditempat pengungsian\nMenyalurkan bantuan logistik di berbagai DU\n\n","Temulus, Mejobo, Payaman, Gulang, Kesambi, Kirig, Golan Tepus, Jepang, Hadiwarno, Jati Wetan, Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Jati Kulon, Loram Kulon, Pasuruan Lor, Pasuruan Kidul, Jepang Pakis, Loram Wetan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Wates, Wonosoco, Larikrejo, Berugenjang, Kalirejo, Lambangan, Sambung, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sadang, Sidomulyo, Gondoharum, Pladen, Setrokalangan, Garung Kidul, Banget, Prambatan Lor, Blimbing Kidul, Kedungdowo, Prambatan Kidul, Gamong","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [142,"642","3/13/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\n1. Kecamatan Gabus 2. Kecamatan Jakenan 3. Kecamatan Pati 4. Kec. Kayen 5. Kecamatan Dukuhseti 6. Kecamatan Sukolilo 7. Kecamatan Juwana 8. Kecamatan Margoyoso (surut mulai tanggal 5 maret 2023) 9. Kecamatan Batangan (tanggal 4 maret 2023, air sudah surut)\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah Kab. Pati.\n\nDAMPAK:\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari:\nRumah : 235 rumah (301 KK / 888 Jiwa)\nSawah : 95 Ha\nJalan Desa : 3.000 m\nSekolah : 2 unit \nMasjid : 3 unit\nb. Mintobasuki:\nRumah : 152, ketinggian air 5 s.d 20cm (185 KK / 524 Jiwa)\nSekolah : 1 unit.\nDesa Tanjang:\nRumah : 156 rumah (196 KK / 451 Jiwa)\nMushola : 4 Unit\nMasjid : 3 Unit\nSekolah : 1\nDesa Babalan:\nRumah : 110 rumah (130 KK / 419 Jiwa)\ne. Desa Kosekan\nRumah : 140 rumah (155 KK / 330 jiwa)\nMasjid : 1 Unit\nSekolah : 2 Unit\nf.  Desa Pantirejo\nSawahg : 120 ha\nDAMPAK:\n2.   Kecamatan Pati.\nDesa Mustokoharjo Dukuh Ngantru RT. 03 & 04 RW. 01:\nRumah : 207 rumah, ketinggian air 5 s.d 65 cm (251 KK / 731 Jiwa)\nRT. 03 : 100 Rumah\nRT. 04 : 107 Rumah\nPekarangan : ketinggian air 5 – 75 cm\nJalan desa : 1.250 m, ketinggian 5 – 75 cm\nSampai saat ini ketinggian air tetap\nDesa Widorokandang (SUDAH SURUT MULAI 13 MARET 2023)\nDesa Purworejo Dukuh Guyangan (SUDAH SURUT MULAI 13 MARET 2023)\nd. Desa Sinoman Dukuh Triwil RT. 01 RW. 01 (SUDAH SURUT MULAI 13 MARET 2023)\ne. Desa Gajahmati Dukuh Tempel RT. 04 RW. 01 :\nRumah : 28 unit, Ketinggian air 5 – 25 cm (36 KK / 108 Jiwa)\nSawah : 90 Ha, ketinggian air 50 – 95 cm\nJalan Desa : ketinggian air 10 – 45 cm\nPengungsi : 6 KK /  19 Jiwa\nPosisi air turu 5 cm\nf. Desa Sugiharjo\nRumah : 10 rumah, ketinggian 5 – 10 cm (13 KK / 36 Jiwa)\nJalan Desa : 1 Km, ketinggian 5 – 30 cm\nPekarangan : ketinggian air 5 – 40 cm\nSawah : 95 Ha\nSampai saat ini ketinggian air turun 10 cm\n\nDAMPAK:\n3.   Kecamatan Jakenan\nDesa Ngastorejo\nRumah : 248 rumah, ketinggian air 5 s.d 80 cm (290 KK / 790 Jiwa)\nDesa Karangrowo\nRumah : 126 rumah, ketinggian air 5 s.d 30 cm (160 KK / 560 Jiwa)\nTempat Ibadah : 3 unit\nc. Desa Kedungmulyo\nRumah : 134 rumah, ketinggia 5 -70 cm\nTempat Ibadah : 2 unit\nd. Desa Tondomulyo (SUDAH SURUT MULAI 9 MARET 2023)\ne. Desa Bungasrejo (SUDAH SURUT MULAI 13 MARET 2023)\nf. Desa Sonorejo (SUDAH SURUT MULAI 9 MARET 2023)\ng. Desa Kalimulyo (SUDAH SURUT MULAI 9 MARET 2023)\nDAMPAK:\n4.   Kecamatan Kayen\nDesa Srikaton\nRumah : 34 rumah\nSawah : 120 ha\nDesa Pasuruhan\nRumah : 112 rumah\n\n5. Kecamatan Dukuhseti (SUDAH SURUT)\n\n6. Kecamatan Sukolilo\nDesa Gadudero\nRumah : 126 (146 KK/399 Jiwa)\nb. Desa Kasihan\nRumah : 80 rumah (96 KK/248 Jiwa)\nc. Desa Wotan \nRumah : 60 rumah (70 KK/175 Jiwa)\n\n7.   Kecamatan Juwana (sudah surut)\n\n8.    Kecamatan Margoyoso\n\n","Banjarsari, Gempolsari, Mintobasuki, Tanjang, Babalan, Kosekan, Pantirejo, Kedungmulyo, Tondomulyo, Karangrowo, Ngastorejo, Bungasrejo, Glonggong, Mustokoharjo, Widorokandang, Purworejo, Sinoman, Gajahmati, Sugiharjo, Dengkek, Bumirejo, Doropayung, Gadingrejo, Tluwah, Kedungpancing, Bojomulyo, Bander, Growongkidul, Growonglor, Pajeksan, Gadudero, Kasiyan, Wotan, Pasuruhan, Dukuhseti, Banyutowo, Wotan Ngagel, Kembang, Tegalombo","Gabus, Jakenan, Pati, Kayen, Dukuhseti, Margoyoso, Juwana, Batangan, Sukolilo","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [143,"643","3/13/2023","Maret","33.08","Magelang","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n Kecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n Kecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n  Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kec. Magelang Utara 2. Kec. Magelang Tengah 3. Kec. Magelang Selatan\n\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKec Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudal\nKel Sidorejo\nKel Temanggung 1\nKel Temanggung 2\nKel Walitelon\nDesa Lungge\n4.  Kecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\n\n\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\n6.  Kecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKelurahan Parakan Wetan\n7.  Kecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\n8.   Kecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\n9.   Kecamatan Bansari\nDesa Bansari\nDesa Mranggen Kidul\n10.  Kecamatan Kledung\nDesa Kledung\nDesa Kwadungan Jurang\n11. Kecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nDesa Gedegan\nDesa Legoksari\n12. Kecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nDesa Malebo\nDesa Tlogopucang\n13. Kecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\n14. Kecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nDesa Bojonegoro\n15. Kecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\nDesa Sucen\n 16.  Kecamatan Wonoboyo\nDesa Rejosari\n 17. Kecamatan Tretep\nDesa Campurejo\nDesa Donorejo\n 18. Kecamatan Bejen\nDesa Congkrang  \n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\n\nKab. Semarang\nKecamatan Getasasn\nKecamatan Banyubiru\nKecamatan Jambu\n\nHEWAN TERNAK TERDAMPAK,\nKabupaten Magelang\nSapi : 566 ekor\nDomba : 15 ekor\n\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di sekolah-sekolah wilayah Desa Sengi dan Desa Krinjing Kec. Dukun, Kab. Magelang.\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di  Masjid Pugeran, Desa Krinjing,  Kec. Dukun\nKoordinasi dan Pengecekan Kesiapan TEA di Desa Jerukagung, Kec. Srumbung Kab. Magelang.\nBPBD Kab. Magelang melakukan pendistribusian Masker ke Desa Banyuroto Kec. Sawangan dan SMPN 2 Dukun.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \nMembutuhkan pakan ternak berupa rumput,\nKebutuhan kacamata google meningkat karena aktivitas warga terganggu abu vulkanik yang hari ini masih turun dan terkena angin\n\nKONDISI TERKINI\nUpdate G.Merapi malam ini Senin, 13 Maret 2023 Pkl: 21:08 WIB, terjadi luncuran lava pijar yang mengarah ke barat daya, untuk jarak luncur tunggu Rilis BPPTKG;\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPotensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas guguran pada: Kali Woro sejauh 3 km dari puncak, Kali Gendol sejauh 5 km dari puncak, Kali Boyong sejauh 5 km dari puncak, Kali Bedog, Krasak, Bebeng sejauh 7 km dari puncak.\nLontaran material vulkanik jika terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nKondisi terkini masih terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur berfariatif yang mengarah ke barat daya (Kali Bebeng)\nSenin, 13 Maret 2023 tercatat 60 kejadian awanpanas guguran di Gunung Merapi.\nUjung luncuran awan panas guguran teramati di sisi barat daya di alur Kali Bebeng. Berdasarkan pantauan foto udara menggunakan drone, jarak luncur awan panas guguran kali ini mencapi 3,7 km dari puncak Gunung Merapi.\nUPAYA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH\nSurat Edaran dari Dinas Energi dan Suber Daya Mineral nomor 543/2096 perihal Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Merapi, dengan hormat meminta perhatian kepada masyarakat dan para pemegang IUPdi sekitar wilayah lereng Gunung Merapi (Kab. Boyolali, Kab. Magelang dan Kab. Klaten),\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan 4 BPBD Kabupaten/Kota (Kab. Magelang, Kota Magelang, Kab. Boyolali dan Kab. Klaten) untuk memantau kondisi dan perkembangan terkini terkait dampak erupsi Gunung Merapi\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi BPPTKG terkait pemantauan kondisi Gunung merapi perkembangan terkini.\n\nUPAYA PEMERINTAH KABUPATEN\nSurat Edaran Pemkab Magelang melalui Kepala Desa Kaliurang nomor 145/065/003/III/2023 memutuskan sebagai berikut:\nMenghimbau kepada masyarakat Ds.Kaliurang untuk tetap tenang dan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan\nMulai Hari Sabtu, 11 Maret 2023 Portal Desa Kaliurag ditutup sampai  batas waktu yang belum ditentukan/sementara.\nBPBD Kab. Magelang berkoordinasi dengan BPTKG untuk mengetahui perkembangan terkini merapi, menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.\n \n","Ketep, Wonolelo, Paten, Sengi, Ngargomulyo, Keningar, Sewukan, Mangunsuko, Krinjing, Surojoyo, Giyamti, Bateh, Pakis, Bawang, Kajangkoso, Pogalan, Kebonagung, Mangunrejo, Sukorejo, Purwosari, Donorojo, Ngadirejo, Klopo, Japan, Tegalrejo, Banyuurip, Trasan, Banyuwangi, Salam kanci, Bandongan, Kebonagung, Kalegen, Windusari, Beseran, Balekerto, Ngablak, Mantenan, Prejegsari, Pringombo, Growong, Kemutuk","Sawangan, Dukun, Candimulyo, Pakis, Tegalrejo, Tempuran, Bandongan, Windusari, Kaliangkrik, Ngablak, Mertoyudan","BPBD Kab. Magelang","","","",""],
    [144,"644","3/13/2023","Maret","33.09","Boyolali","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n Kecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n Kecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n  Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kec. Magelang Utara 2. Kec. Magelang Tengah 3. Kec. Magelang Selatan\n\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKec Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudal\nKel Sidorejo\nKel Temanggung 1\nKel Temanggung 2\nKel Walitelon\nDesa Lungge\n4.  Kecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\n\n\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\n6.  Kecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKelurahan Parakan Wetan\n7.  Kecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\n8.   Kecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\n9.   Kecamatan Bansari\nDesa Bansari\nDesa Mranggen Kidul\n10.  Kecamatan Kledung\nDesa Kledung\nDesa Kwadungan Jurang\n11. Kecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nDesa Gedegan\nDesa Legoksari\n12. Kecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nDesa Malebo\nDesa Tlogopucang\n13. Kecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\n14. Kecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nDesa Bojonegoro\n15. Kecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\nDesa Sucen\n 16.  Kecamatan Wonoboyo\nDesa Rejosari\n 17. Kecamatan Tretep\nDesa Campurejo\nDesa Donorejo\n 18. Kecamatan Bejen\nDesa Congkrang  \n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\n\nKab. Semarang\nKecamatan Getasasn\nKecamatan Banyubiru\nKecamatan Jambu\n\nHEWAN TERNAK TERDAMPAK,\nKabupaten Magelang\nSapi : 566 ekor\nDomba : 15 ekor\n\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di sekolah-sekolah wilayah Desa Sengi dan Desa Krinjing Kec. Dukun, Kab. Magelang.\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di  Masjid Pugeran, Desa Krinjing,  Kec. Dukun\nKoordinasi dan Pengecekan Kesiapan TEA di Desa Jerukagung, Kec. Srumbung Kab. Magelang.\nBPBD Kab. Magelang melakukan pendistribusian Masker ke Desa Banyuroto Kec. Sawangan dan SMPN 2 Dukun.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \nMembutuhkan pakan ternak berupa rumput,\nKebutuhan kacamata google meningkat karena aktivitas warga terganggu abu vulkanik yang hari ini masih turun dan terkena angin\n\nKONDISI TERKINI\nUpdate G.Merapi malam ini Senin, 13 Maret 2023 Pkl: 21:08 WIB, terjadi luncuran lava pijar yang mengarah ke barat daya, untuk jarak luncur tunggu Rilis BPPTKG;\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPotensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas guguran pada: Kali Woro sejauh 3 km dari puncak, Kali Gendol sejauh 5 km dari puncak, Kali Boyong sejauh 5 km dari puncak, Kali Bedog, Krasak, Bebeng sejauh 7 km dari puncak.\nLontaran material vulkanik jika terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nKondisi terkini masih terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur berfariatif yang mengarah ke barat daya (Kali Bebeng)\nSenin, 13 Maret 2023 tercatat 60 kejadian awanpanas guguran di Gunung Merapi.\nUjung luncuran awan panas guguran teramati di sisi barat daya di alur Kali Bebeng. Berdasarkan pantauan foto udara menggunakan drone, jarak luncur awan panas guguran kali ini mencapi 3,7 km dari puncak Gunung Merapi.\nUPAYA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH\nSurat Edaran dari Dinas Energi dan Suber Daya Mineral nomor 543/2096 perihal Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Merapi, dengan hormat meminta perhatian kepada masyarakat dan para pemegang IUPdi sekitar wilayah lereng Gunung Merapi (Kab. Boyolali, Kab. Magelang dan Kab. Klaten),\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan 4 BPBD Kabupaten/Kota (Kab. Magelang, Kota Magelang, Kab. Boyolali dan Kab. Klaten) untuk memantau kondisi dan perkembangan terkini terkait dampak erupsi Gunung Merapi\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi BPPTKG terkait pemantauan kondisi Gunung merapi perkembangan terkini.\n\nUPAYA PEMERINTAH KABUPATEN\nSurat Edaran Pemkab Magelang melalui Kepala Desa Kaliurang nomor 145/065/003/III/2023 memutuskan sebagai berikut:\nMenghimbau kepada masyarakat Ds.Kaliurang untuk tetap tenang dan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan\nMulai Hari Sabtu, 11 Maret 2023 Portal Desa Kaliurag ditutup sampai  batas waktu yang belum ditentukan/sementara.\nBPBD Kab. Magelang berkoordinasi dengan BPTKG untuk mengetahui perkembangan terkini merapi, menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.\n \n","Jrakah, Klakah, Tlogolele","Selo","BPBD Kab. Boyolali","","","",""],
    [145,"645","3/13/2023","Maret","33.71","Kota Magelang","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n Kecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n Kecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n  Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kec. Magelang Utara 2. Kec. Magelang Tengah 3. Kec. Magelang Selatan\n\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKec Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudal\nKel Sidorejo\nKel Temanggung 1\nKel Temanggung 2\nKel Walitelon\nDesa Lungge\n4.  Kecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\n\n\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\n6.  Kecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKelurahan Parakan Wetan\n7.  Kecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\n8.   Kecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\n9.   Kecamatan Bansari\nDesa Bansari\nDesa Mranggen Kidul\n10.  Kecamatan Kledung\nDesa Kledung\nDesa Kwadungan Jurang\n11. Kecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nDesa Gedegan\nDesa Legoksari\n12. Kecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nDesa Malebo\nDesa Tlogopucang\n13. Kecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\n14. Kecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nDesa Bojonegoro\n15. Kecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\nDesa Sucen\n 16.  Kecamatan Wonoboyo\nDesa Rejosari\n 17. Kecamatan Tretep\nDesa Campurejo\nDesa Donorejo\n 18. Kecamatan Bejen\nDesa Congkrang  \n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\n\nKab. Semarang\nKecamatan Getasasn\nKecamatan Banyubiru\nKecamatan Jambu\n\nHEWAN TERNAK TERDAMPAK,\nKabupaten Magelang\nSapi : 566 ekor\nDomba : 15 ekor\n\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di sekolah-sekolah wilayah Desa Sengi dan Desa Krinjing Kec. Dukun, Kab. Magelang.\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di  Masjid Pugeran, Desa Krinjing,  Kec. Dukun\nKoordinasi dan Pengecekan Kesiapan TEA di Desa Jerukagung, Kec. Srumbung Kab. Magelang.\nBPBD Kab. Magelang melakukan pendistribusian Masker ke Desa Banyuroto Kec. Sawangan dan SMPN 2 Dukun.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \nMembutuhkan pakan ternak berupa rumput,\nKebutuhan kacamata google meningkat karena aktivitas warga terganggu abu vulkanik yang hari ini masih turun dan terkena angin\n\nKONDISI TERKINI\nUpdate G.Merapi malam ini Senin, 13 Maret 2023 Pkl: 21:08 WIB, terjadi luncuran lava pijar yang mengarah ke barat daya, untuk jarak luncur tunggu Rilis BPPTKG;\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPotensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas guguran pada: Kali Woro sejauh 3 km dari puncak, Kali Gendol sejauh 5 km dari puncak, Kali Boyong sejauh 5 km dari puncak, Kali Bedog, Krasak, Bebeng sejauh 7 km dari puncak.\nLontaran material vulkanik jika terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nKondisi terkini masih terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur berfariatif yang mengarah ke barat daya (Kali Bebeng)\nSenin, 13 Maret 2023 tercatat 60 kejadian awanpanas guguran di Gunung Merapi.\nUjung luncuran awan panas guguran teramati di sisi barat daya di alur Kali Bebeng. Berdasarkan pantauan foto udara menggunakan drone, jarak luncur awan panas guguran kali ini mencapi 3,7 km dari puncak Gunung Merapi.\nUPAYA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH\nSurat Edaran dari Dinas Energi dan Suber Daya Mineral nomor 543/2096 perihal Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Merapi, dengan hormat meminta perhatian kepada masyarakat dan para pemegang IUPdi sekitar wilayah lereng Gunung Merapi (Kab. Boyolali, Kab. Magelang dan Kab. Klaten),\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan 4 BPBD Kabupaten/Kota (Kab. Magelang, Kota Magelang, Kab. Boyolali dan Kab. Klaten) untuk memantau kondisi dan perkembangan terkini terkait dampak erupsi Gunung Merapi\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi BPPTKG terkait pemantauan kondisi Gunung merapi perkembangan terkini.\n\nUPAYA PEMERINTAH KABUPATEN\nSurat Edaran Pemkab Magelang melalui Kepala Desa Kaliurang nomor 145/065/003/III/2023 memutuskan sebagai berikut:\nMenghimbau kepada masyarakat Ds.Kaliurang untuk tetap tenang dan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan\nMulai Hari Sabtu, 11 Maret 2023 Portal Desa Kaliurag ditutup sampai  batas waktu yang belum ditentukan/sementara.\nBPBD Kab. Magelang berkoordinasi dengan BPTKG untuk mengetahui perkembangan terkini merapi, menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.\n \n","","Magelang Utara, Magelang Tengah, Magelang Selatan","BPBD Kota Magelang","","","",""],
    [146,"646","3/13/2023","Maret","33.23","Temanggung","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n Kecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n Kecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n  Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kec. Magelang Utara 2. Kec. Magelang Tengah 3. Kec. Magelang Selatan\n\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKec Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudal\nKel Sidorejo\nKel Temanggung 1\nKel Temanggung 2\nKel Walitelon\nDesa Lungge\n4.  Kecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\n\n\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\n6.  Kecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKelurahan Parakan Wetan\n7.  Kecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\n8.   Kecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\n9.   Kecamatan Bansari\nDesa Bansari\nDesa Mranggen Kidul\n10.  Kecamatan Kledung\nDesa Kledung\nDesa Kwadungan Jurang\n11. Kecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nDesa Gedegan\nDesa Legoksari\n12. Kecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nDesa Malebo\nDesa Tlogopucang\n13. Kecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\n14. Kecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nDesa Bojonegoro\n15. Kecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\nDesa Sucen\n 16.  Kecamatan Wonoboyo\nDesa Rejosari\n 17. Kecamatan Tretep\nDesa Campurejo\nDesa Donorejo\n 18. Kecamatan Bejen\nDesa Congkrang  \n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\n\nKab. Semarang\nKecamatan Getasasn\nKecamatan Banyubiru\nKecamatan Jambu\n\nHEWAN TERNAK TERDAMPAK,\nKabupaten Magelang\nSapi : 566 ekor\nDomba : 15 ekor\n\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di sekolah-sekolah wilayah Desa Sengi dan Desa Krinjing Kec. Dukun, Kab. Magelang.\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di  Masjid Pugeran, Desa Krinjing,  Kec. Dukun\nKoordinasi dan Pengecekan Kesiapan TEA di Desa Jerukagung, Kec. Srumbung Kab. Magelang.\nBPBD Kab. Magelang melakukan pendistribusian Masker ke Desa Banyuroto Kec. Sawangan dan SMPN 2 Dukun.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \nMembutuhkan pakan ternak berupa rumput,\nKebutuhan kacamata google meningkat karena aktivitas warga terganggu abu vulkanik yang hari ini masih turun dan terkena angin\n\nKONDISI TERKINI\nUpdate G.Merapi malam ini Senin, 13 Maret 2023 Pkl: 21:08 WIB, terjadi luncuran lava pijar yang mengarah ke barat daya, untuk jarak luncur tunggu Rilis BPPTKG;\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPotensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas guguran pada: Kali Woro sejauh 3 km dari puncak, Kali Gendol sejauh 5 km dari puncak, Kali Boyong sejauh 5 km dari puncak, Kali Bedog, Krasak, Bebeng sejauh 7 km dari puncak.\nLontaran material vulkanik jika terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nKondisi terkini masih terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur berfariatif yang mengarah ke barat daya (Kali Bebeng)\nSenin, 13 Maret 2023 tercatat 60 kejadian awanpanas guguran di Gunung Merapi.\nUjung luncuran awan panas guguran teramati di sisi barat daya di alur Kali Bebeng. Berdasarkan pantauan foto udara menggunakan drone, jarak luncur awan panas guguran kali ini mencapi 3,7 km dari puncak Gunung Merapi.\nUPAYA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH\nSurat Edaran dari Dinas Energi dan Suber Daya Mineral nomor 543/2096 perihal Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Merapi, dengan hormat meminta perhatian kepada masyarakat dan para pemegang IUPdi sekitar wilayah lereng Gunung Merapi (Kab. Boyolali, Kab. Magelang dan Kab. Klaten),\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan 4 BPBD Kabupaten/Kota (Kab. Magelang, Kota Magelang, Kab. Boyolali dan Kab. Klaten) untuk memantau kondisi dan perkembangan terkini terkait dampak erupsi Gunung Merapi\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi BPPTKG terkait pemantauan kondisi Gunung merapi perkembangan terkini.\n\nUPAYA PEMERINTAH KABUPATEN\nSurat Edaran Pemkab Magelang melalui Kepala Desa Kaliurang nomor 145/065/003/III/2023 memutuskan sebagai berikut:\nMenghimbau kepada masyarakat Ds.Kaliurang untuk tetap tenang dan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan\nMulai Hari Sabtu, 11 Maret 2023 Portal Desa Kaliurag ditutup sampai  batas waktu yang belum ditentukan/sementara.\nBPBD Kab. Magelang berkoordinasi dengan BPTKG untuk mengetahui perkembangan terkini merapi, menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.\n \n","Pringsurat, Kranggan, Kowangan, Madureso, Mudal, Sidorejo, Temanggung, Walitelon, Lungge, Wonotirto, Bulu, Jetis, Tunggulanom, Mandisari, Parakan Wetan, Patirejo, Manggong, Ngadirejo, Candiroto, Muntung, Bansari, Mranggen Kidul, Kledung, Kwadungan Jurang, Tlogomulyo, Langgeng, Gedegan, Legoksari, Kandangan, Malebo, Tlogopucang, Tempuran, Kedu, Mergowati, Gemawang, Bojonegoro, Sucen, Rejosari, Campurejo, Donorejo, Congkrang","Pringsurat, Kranggan, Temanggung, Selopampang, Bulu, Parakan, Ngadirejo, Candiroto, Bansari, Kledung, Tlogomulyo, Kandangan, Kaloran, Kedu, Gemawang, Wonoboyo, Tretep, Bejen","BPBD Kab. Temanggung","","","",""],
    [147,"647","3/13/2023","Maret","33.07","Wonosobo","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang-Boyolali\n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awanpanas guguran di Kab. Magelang dan Boyolali.\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n Kecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n Kecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n  Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kec. Magelang Utara 2. Kec. Magelang Tengah 3. Kec. Magelang Selatan\n\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKec Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudal\nKel Sidorejo\nKel Temanggung 1\nKel Temanggung 2\nKel Walitelon\nDesa Lungge\n4.  Kecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\n\n\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\n6.  Kecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKelurahan Parakan Wetan\n7.  Kecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\n8.   Kecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\n9.   Kecamatan Bansari\nDesa Bansari\nDesa Mranggen Kidul\n10.  Kecamatan Kledung\nDesa Kledung\nDesa Kwadungan Jurang\n11. Kecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nDesa Gedegan\nDesa Legoksari\n12. Kecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nDesa Malebo\nDesa Tlogopucang\n13. Kecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\n14. Kecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nDesa Bojonegoro\n15. Kecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\nDesa Sucen\n 16.  Kecamatan Wonoboyo\nDesa Rejosari\n 17. Kecamatan Tretep\nDesa Campurejo\nDesa Donorejo\n 18. Kecamatan Bejen\nDesa Congkrang  \n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\n\nKab. Semarang\nKecamatan Getasasn\nKecamatan Banyubiru\nKecamatan Jambu\n\nHEWAN TERNAK TERDAMPAK,\nKabupaten Magelang\nSapi : 566 ekor\nDomba : 15 ekor\n\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di sekolah-sekolah wilayah Desa Sengi dan Desa Krinjing Kec. Dukun, Kab. Magelang.\nGiat Penyemprotan Abu Vulkanik Merapi di  Masjid Pugeran, Desa Krinjing,  Kec. Dukun\nKoordinasi dan Pengecekan Kesiapan TEA di Desa Jerukagung, Kec. Srumbung Kab. Magelang.\nBPBD Kab. Magelang melakukan pendistribusian Masker ke Desa Banyuroto Kec. Sawangan dan SMPN 2 Dukun.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker. \nMembutuhkan pakan ternak berupa rumput,\nKebutuhan kacamata google meningkat karena aktivitas warga terganggu abu vulkanik yang hari ini masih turun dan terkena angin\n\nKONDISI TERKINI\nUpdate G.Merapi malam ini Senin, 13 Maret 2023 Pkl: 21:08 WIB, terjadi luncuran lava pijar yang mengarah ke barat daya, untuk jarak luncur tunggu Rilis BPPTKG;\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPotensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas guguran pada: Kali Woro sejauh 3 km dari puncak, Kali Gendol sejauh 5 km dari puncak, Kali Boyong sejauh 5 km dari puncak, Kali Bedog, Krasak, Bebeng sejauh 7 km dari puncak.\nLontaran material vulkanik jika terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nKondisi terkini masih terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur berfariatif yang mengarah ke barat daya (Kali Bebeng)\nSenin, 13 Maret 2023 tercatat 60 kejadian awanpanas guguran di Gunung Merapi.\nUjung luncuran awan panas guguran teramati di sisi barat daya di alur Kali Bebeng. Berdasarkan pantauan foto udara menggunakan drone, jarak luncur awan panas guguran kali ini mencapi 3,7 km dari puncak Gunung Merapi.\nUPAYA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH\nSurat Edaran dari Dinas Energi dan Suber Daya Mineral nomor 543/2096 perihal Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Merapi, dengan hormat meminta perhatian kepada masyarakat dan para pemegang IUPdi sekitar wilayah lereng Gunung Merapi (Kab. Boyolali, Kab. Magelang dan Kab. Klaten),\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan 4 BPBD Kabupaten/Kota (Kab. Magelang, Kota Magelang, Kab. Boyolali dan Kab. Klaten) untuk memantau kondisi dan perkembangan terkini terkait dampak erupsi Gunung Merapi\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi BPPTKG terkait pemantauan kondisi Gunung merapi perkembangan terkini.\n\nUPAYA PEMERINTAH KABUPATEN\nSurat Edaran Pemkab Magelang melalui Kepala Desa Kaliurang nomor 145/065/003/III/2023 memutuskan sebagai berikut:\nMenghimbau kepada masyarakat Ds.Kaliurang untuk tetap tenang dan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan\nMulai Hari Sabtu, 11 Maret 2023 Portal Desa Kaliurag ditutup sampai  batas waktu yang belum ditentukan/sementara.\nBPBD Kab. Magelang berkoordinasi dengan BPTKG untuk mengetahui perkembangan terkini merapi, menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.\n \n","","Wonosobo, Garung, Mojotengah, Selomerto, Watumalang, Kertek, Kepil","BPBD Kab. Wonosobo","","","",""],
    [148,"648","3/13/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus 2. Kecamatan Jakenan 3. Kecamatan Pati 4. Kec. Kayen 5. Kecamatan Dukuhseti 6. Kecamatan Sukolilo 7. Kecamatan Juwana 8. Kecamatan Margoyoso 9. Kecamatan Batangan \n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah Kab. Pati.\n\nDAMPAK:\nBEBERAPA WILAYAH YANG MASIH TERDAMPAK GENANGAN AIR/BANJIR Al:\n\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari\nRumah : 235 rumah (301 KK / 888 Jiwa)\nSawah : 95 Ha\nJalan Desa : 3.000 m\nSekolah : 2 unit \nMasjid : 3 unit\nb. Mintobasuki\nRumah : 152, ketinggian air 5 s.d 20cm (185 KK / 524 Jiwa)\nSekolah : 1 unit.\nDesa Tanjang\nRumah : 156 rumah (196 KK / 451 Jiwa)\nMushola : 4 Unit\nMasjid : 3 Unit\nSekolah : 1\nd. Desa Kosekan\nRumah : 140 rumah (155 KK / 330 jiwa)\nMasjid : 1 Unit\nSekolah : 2 Unit\n\n2.  Kecamatan Jakenan\nDesa Ngastorejo\nRumah : 248 rumah, ketinggian air 30 s.d 50 cm (290 KK / 790 Jiwa) \nDesa Karangrowo\nRumah : 126 rumah, ketinggian air 30 s.d 50 cm (160 KK / 560 Jiwa)\nTempat Ibadah : 3 unit\n\n3. Kecamatan Sukolilo\nDesa Gadudero\nRumah : 126 (146 KK/399 Jiwa)\nb. Desa Kasihan\nRumah : 80 rumah (96 KK/248 Jiwa)\n\nUPAYA PENANGANAN:\nSampai dengan hari ini masih terus dilakukan pemantauan titik-titik lokasi terdampak banjir;\nKoordinasi berbagai pihak juga terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut.\n","Banjarsari, Mintobasuki, Tanjang, Kosekan, Ngastorejo, Karangrowo, Gadudero, Kasihan","Gabus, Jakenan, Sukolilo","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [149,"649","3/13/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu\n\nJUMLAH TERDAMPAK:\nSawah Terdampak: 5.101 Ha\nWarga Terdampak: 6.974 KK/22.378 Jiwa\nRumah tergenang: 2.381 rumah\nPengungsi: 222 KK/577 Jiwa \n\nPENGUNGSIAN\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Payaman \nBaldes Gulang \nBaldes Jati Wetan \nGKMI Tanjung Karang dan Klenteng Tanjung Karang \nRTQ & Gedung PKK \nBaldes karangrowo \nJumlah Pengungsi : 222 KK dan 577 Jiwa \nLOKASI TERDAMPAK\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 215 Ha\nWarga terdampak: 1.817 KK/5.895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 35 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 236 Ha\nWarga terdampak: 480 KK/1440 Jiwa\nRumah tergenang: 119 KK\nGulang\nSawah terdampak: 226 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nKesambi\nSawah terdampak: 153 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 360 Ha\nWarga terdampak: 582 KK/1.407 Jiwa\nRumah tergenang : 50 KK \nJojo\nSawah terdampak: 117 Ha\n\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nWarga terdampak: 45 JJ/147Jiwa\nRumah tergenang: 425 Jiwa\nDesa Tanjung karang\nWarga terdampak: 52 KK/153 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nDesa Jetis kapuan\nWarga terdampak: 7 KK/17 Jiwa\nRumah tergenang: 388 KK\nJati Kulon\nWarga terdampak : 85 KK/300 Jiwa\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 51 Ha\n\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 390 Ha\nWarga terdampak: 800 KK/3.000 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nKarangrowo\nSawah terdampak: 602 Ha\nWarga terdampak: 1.000 KK/3.000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 410 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 167 Ha\nWates\nSawah terdampak: 340 Ha\nWarga terdampak: 77 KK/566 Jiwa\nRumah tergenang: 201 KK\nWonosoco\nSawah terdampak: 280 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 80 Ha\nSambung\nSawah terdampak: 140 Ha\n 10. Undaan Lor\nSawah terdampak: 465 Ha\nWarga terdampak: 590 KK/2.143 Jiwa\nRumah tergenang: 220 KK\nKalirejo\nSawah terdampak : 30 Ha\nLambangan\nSawah terdampak : 145 Ha\nGlagahwaru\nSawah terdampak : 30 Ha\nMedini\nSawah terdampak : 25 Ha\nTerangmas\nSawah terdampak : 70 Ha\n\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nWarga terdampak: 600 KK/1800 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nBulung Kulon\nWarga terdampak: 800 KK/2.400Jiwa\nRumah tergenang: 150 KK\n\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan (Sawah terdampak: 143 Ha)\nGarung Kidul (Sawah terdampak: 70 Ha)\nBanget (Sawah terdampak: 80 Ha)\nBlimbing Kidul (Sawah terdampak: 40 Ha)\nKedungdowo (Sawah terdampak: 21 Ha)\nLAPORAN POMPA AIR DI TANGGULANGIN JATI WETAN\nJumlah Pompa ada 2 (dua) titik. Titik a : Pompa PUPR KUDUS dengan Jumlah 3 (tiga). Titik b :  Pompa BBWS Pemali Juana ( 2 Kendaraan) dan Pusdataru Seluna (1 unit pompa)\nSetiap hari mesin beroperasi 24 Jam dengan istirahat mesin 2 kali ( pukul 12.00 s.d. 14.00 dan pukul 18.00 s.d.19.00).\n\nKONDISI SAAT INI\nPompa kendali Dinas PUPR KUDUS saat ini beroperasi 2 pembuangan dan pipa satu mengalami kerusakan dan tahap perbaikan\nPompa kendali BBWS dan Pusdataru dengan (keseluruhan 5 selang/pipa) saat ini beroperasi hanya 1 (satu) pipa/selang dari pompa Pusdataru.Sedangkan 2 unit mobil pompa dengan 4 pipa/selang  BBWS yang mengalami kerusakan  sejak kemarin rusak saat ini sudah diperbaiki 1 unit mobil pompa mulai pukul 11.00 siang tadi karena menunggu onderdil, sedangkan 1(satu) unit pompa diganti dengan 1 unit pompa lain dan sekarang sedang dalam perjalanan (sampai demak/macet). Diperkirakan segera diupayakan secepatnya beroperasi hari ini.\nSaat ini pintu air di Tanggulangin ditutup tadi pagi pukul 05.30 yang kemarin sempat di buka 24 jam sejak kemarin pagi.\nKetinggian air rata rata 10 s.d. 100 cm dan setiap hari  genangan surut antara 5-10 CM.Kedalaman bervariasi yang paling dalam di titik titik tertentu jalan kampung atau halaman rumah yang rendah. Sedang jalan desa lancar  dilalui kendaraan.\n\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Payaman\nBalai Desa Gulang\nBalai Desa Jati Wetan\nGKMI Tanjung Karang\nBalai Desa Ngamplak\nMasjid Baittun Naim Krajan Karangrowo\nPMI KUDUS\n","Temulus, Mejobo, Payaman, Gulang, Kesambi, Kirig, Golan Tepus, Jepang, Hadiwarno, Jati Wetan, Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Jati Kulon, Loram Kulon, Pasuruan Lor, Pasuruan Kidul, Jepang Pakis, Loram Wetan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Wates, Wonosoco, Larikrejo, Berugenjang, Kalirejo, Lambangan, Sambung, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sadang, Sidomulyo, Gondoharum, Pladen, Setrokalangan, Garung Kidul, Banget, Prambatan Lor, Blimbing Kidul, Kedungdowo, Prambatan Kidul, Gamong","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [150,"650","3/14/2023","Maret","33.13","Karanganyar","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSelasa, 14 Maret 2023, pukul: 17.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nSepanjang Jl Lawu sampai Papahan, Kel. Karanganyar, Kec. Karanganyar Kota\nTegal Mulyo RT 03/10, Kel Karanganyar, Kec. Karanganyar\n\nSEBAB\nSaluran drainase tidak dapat menampung debit air\n\nDAMPAK\n1. Akses Jalan terganggu;\n2. 2 (dua) rumah terendam.\nKondisi saat ini : Sudah mulai surut\n\nUPAYAPENANGANAN\nTim Bpbd Kab. Karanganyar melakukan asessmet ke lokasi baniir;\nKoordinasi dengan Pemangku wilayah.\n\n","Karanganyar","Karanganyar","BPBD Kab. Karanganyar","","","",""],
    [151,"651","3/14/2023","Maret","33.10","Klaten","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang – Boyolali – Klaten \n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awan panas guguran di Kab. Magelang, Boyolali, Temanggung, Wonosobo, Klaten, Kota Magelang dan Semarang\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n Kecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n Kecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n  Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kec. Magelang Utara 2. Kec. Magelang Tengah 3. Kec. Magelang Selatan\n\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKec Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudal\nKel Sidorejo\nKel Temanggung 1\nKel Temanggung 2\nKel Walitelon\nDesa Lungge\n4.  Kecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\n6.  Kecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKelurahan Parakan Wetan\n7.  Kecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\n8.   Kecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\n9.   Kecamatan Bansari\nDesa Bansari\nDesa Mranggen Kidul\n10.  Kecamatan Kledung\nDesa Kledung\nDesa Kwadungan Jurang\n11. Kecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nDesa Gedegan\nDesa Legoksari\n12. Kecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nDesa Malebo\nDesa Tlogopucang\n13. Kecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\n14. Kecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nDesa Bojonegoro\n15. Kecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\nDesa Sucen\n 16.  Kecamatan Wonoboyo\nDesa Rejosari\n 17. Kecamatan Tretep\nDesa Campurejo\nDesa Donorejo\n 18. Kecamatan Bejen\nDesa Congkrang  \n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\n\nKab. Semarang\nKecamatan Getasasn\nKecamatan Banyubiru\nKecamatan Jambu\n\nG. Kab. Klaten\nDesa Balerante;\nDesa Sidorejo; dan \nDesa Tegalmulyo\nHEWAN TERNAK TERDAMPAK,\nKabupaten Magelang\nSapi : 566 ekor\nDomba : 15 ekor\n\nLUAS LAHAN PERTANIAN TERDAMPAK\nKab. Temanggung : 7906,5 Ha\nKab. Boyolali : 2858,84 Ha\n\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nKONDISI TERKINI\nUpdate G.Merapi malam ini Senin, 13 Maret 2023 Pkl: 21:08 WIB, terjadi luncuran lava pijar yang mengarah ke barat daya, untuk jarak luncur tunggu Rilis BPPTKG;\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPotensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas guguran pada: Kali Woro sejauh 3 km dari puncak, Kali Gendol sejauh 5 km dari puncak, Kali Boyong sejauh 5 km dari puncak, Kali Bedog, Krasak, Bebeng sejauh 7 km dari puncak.\nLontaran material vulkanik jika terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nKondisi terkini masih terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur berfariatif yang mengarah ke barat daya (Kali Bebeng)\nSenin, 13 Maret 2023 tercatat 60 kejadian awanpanas guguran di Gunung Merapi.\nUjung luncuran awan panas guguran teramati di sisi barat daya di alur Kali Bebeng. Berdasarkan pantauan foto udara menggunakan drone, jarak luncur awan panas guguran kali ini mencapi 3,7 km dari puncak Gunung Merapi.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker;\nMembutuhkan pakan ternak berupa rumput;\nKebutuhan kacamata google meningkat karena aktivitas warga terganggu abu vulkanik yang hari ini masih turun dan terkena angin.\nUPAYA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH\nSurat Edaran dari Dinas Energi dan Suber Daya Mineral nomor 543/2096 perihal Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Merapi, dengan hormat meminta perhatian kepada masyarakat dan para pemegang IUP di sekitar wilayah lereng Gunung Merapi (Kab. Boyolali, Kab. Magelang dan Kab. Klaten),\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan 4 BPBD Kabupaten/Kota (Kab. Magelang, Kota Magelang, Kab. Boyolali dan Kab. Klaten) untuk memantau kondisi dan perkembangan terkini terkait dampak erupsi Gunung Merapi\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi BPPTKG terkait pemantauan kondisi Gunung merapi perkembangan terkini;\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mendistribusikan Masker/APD di Kab./Kota Magelang dan Kab. Wonosobo sebanyak 28.000 pcs Masker dan  72 botol sabun cair.\n\nUPAYA PEMERINTAH KABUPATEN\nSurat Edaran Pemkab Magelang melalui Kepala Desa Kaliurang nomor 145/065/003/III/2023 memutuskan sebagai berikut:\nMenghimbau kepada masyarakat Ds.Kaliurang untuk tetap tenang dan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan\nMulai Hari Sabtu, 11 Maret 2023 Portal Desa Kaliurang ditutup sampai  batas waktu yang belum ditentukan/sementara.\nBPBD Kab. Magelang berkoordinasi dengan BPTKG untuk mengetahui perkembangan terkini merapi, menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.\nBPBD Kab. Magelang melakukan pendistribusian Masker dan sabun cuci tangan serta penyemprotan abu vulkanik;\nBPBD Kab. Klaten melakukan pengecekan di Selter (TEA) Menden, Demak Ijo dan Kebun Dalem Kidul.\nMalam ini dilakukan rapat antara relawan Pusdalops dan BPBD Kab. Klaten.\n","Balerante, Sidorejo, Tegalmulyo","Kemalang, ","BPBD Kab. Klaten","","","",""],
    [152,"652","3/14/2023","Maret","33.23","Temanggung","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang – Boyolali – Klaten \n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awan panas guguran di Kab. Magelang, Boyolali, Temanggung, Wonosobo, Klaten, Kota Magelang dan Semarang\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n Kecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n Kecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n  Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kec. Magelang Utara 2. Kec. Magelang Tengah 3. Kec. Magelang Selatan\n\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKec Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudal\nKel Sidorejo\nKel Temanggung 1\nKel Temanggung 2\nKel Walitelon\nDesa Lungge\n4.  Kecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\n6.  Kecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKelurahan Parakan Wetan\n7.  Kecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\n8.   Kecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\n9.   Kecamatan Bansari\nDesa Bansari\nDesa Mranggen Kidul\n10.  Kecamatan Kledung\nDesa Kledung\nDesa Kwadungan Jurang\n11. Kecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nDesa Gedegan\nDesa Legoksari\n12. Kecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nDesa Malebo\nDesa Tlogopucang\n13. Kecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\n14. Kecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nDesa Bojonegoro\n15. Kecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\nDesa Sucen\n 16.  Kecamatan Wonoboyo\nDesa Rejosari\n 17. Kecamatan Tretep\nDesa Campurejo\nDesa Donorejo\n 18. Kecamatan Bejen\nDesa Congkrang  \n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\n\nKab. Semarang\nKecamatan Getasasn\nKecamatan Banyubiru\nKecamatan Jambu\n\nG. Kab. Klaten\nDesa Balerante;\nDesa Sidorejo; dan \nDesa Tegalmulyo\nHEWAN TERNAK TERDAMPAK,\nKabupaten Magelang\nSapi : 566 ekor\nDomba : 15 ekor\n\nLUAS LAHAN PERTANIAN TERDAMPAK\nKab. Temanggung : 7906,5 Ha\nKab. Boyolali : 2858,84 Ha\n\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nKONDISI TERKINI\nUpdate G.Merapi malam ini Senin, 13 Maret 2023 Pkl: 21:08 WIB, terjadi luncuran lava pijar yang mengarah ke barat daya, untuk jarak luncur tunggu Rilis BPPTKG;\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPotensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas guguran pada: Kali Woro sejauh 3 km dari puncak, Kali Gendol sejauh 5 km dari puncak, Kali Boyong sejauh 5 km dari puncak, Kali Bedog, Krasak, Bebeng sejauh 7 km dari puncak.\nLontaran material vulkanik jika terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nKondisi terkini masih terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur berfariatif yang mengarah ke barat daya (Kali Bebeng)\nSenin, 13 Maret 2023 tercatat 60 kejadian awanpanas guguran di Gunung Merapi.\nUjung luncuran awan panas guguran teramati di sisi barat daya di alur Kali Bebeng. Berdasarkan pantauan foto udara menggunakan drone, jarak luncur awan panas guguran kali ini mencapi 3,7 km dari puncak Gunung Merapi.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker;\nMembutuhkan pakan ternak berupa rumput;\nKebutuhan kacamata google meningkat karena aktivitas warga terganggu abu vulkanik yang hari ini masih turun dan terkena angin.\nUPAYA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH\nSurat Edaran dari Dinas Energi dan Suber Daya Mineral nomor 543/2096 perihal Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Merapi, dengan hormat meminta perhatian kepada masyarakat dan para pemegang IUP di sekitar wilayah lereng Gunung Merapi (Kab. Boyolali, Kab. Magelang dan Kab. Klaten),\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan 4 BPBD Kabupaten/Kota (Kab. Magelang, Kota Magelang, Kab. Boyolali dan Kab. Klaten) untuk memantau kondisi dan perkembangan terkini terkait dampak erupsi Gunung Merapi\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi BPPTKG terkait pemantauan kondisi Gunung merapi perkembangan terkini;\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mendistribusikan Masker/APD di Kab./Kota Magelang dan Kab. Wonosobo sebanyak 28.000 pcs Masker dan  72 botol sabun cair.\n\nUPAYA PEMERINTAH KABUPATEN\nSurat Edaran Pemkab Magelang melalui Kepala Desa Kaliurang nomor 145/065/003/III/2023 memutuskan sebagai berikut:\nMenghimbau kepada masyarakat Ds.Kaliurang untuk tetap tenang dan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan\nMulai Hari Sabtu, 11 Maret 2023 Portal Desa Kaliurang ditutup sampai  batas waktu yang belum ditentukan/sementara.\nBPBD Kab. Magelang berkoordinasi dengan BPTKG untuk mengetahui perkembangan terkini merapi, menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.\nBPBD Kab. Magelang melakukan pendistribusian Masker dan sabun cuci tangan serta penyemprotan abu vulkanik;\nBPBD Kab. Klaten melakukan pengecekan di Selter (TEA) Menden, Demak Ijo dan Kebun Dalem Kidul.\nMalam ini dilakukan rapat antara relawan Pusdalops dan BPBD Kab. Klaten.\n","Pringsurat, Kranggan, Kowangan, Madureso, Mudal, Sidorejo, Temanggung, Walitelon, Lungge, Wonotirto, Bulu, Jetis, Tunggulanom, Mandisari, Parakan Wetan, Patirejo, Manggong, Ngadirejo, Candiroto, Muntung, Bansari, Mranggen Kidul, Kledung, Kwadungan Jurang, Tlogomulyo, Langgeng, Gedegan, Legoksari, Kandangan, Malebo, Tlogopucang, Tempuran, Kedu, Mergowati, Gemawang, Bojonegoro, Sucen, Rejosari, Campurejo, Donorejo, Congkrang","Pringsurat, Kranggan, Temanggung, Selopampang, Bulu, Parakan, Ngadirejo, Candiroto, Bansari, Kledung, Tlogomulyo, Kandangan, Kaloran, Kedu, Gemawang, Wonoboyo, Tretep, Bejen","BPBD Kab. Temanggung","","","",""],
    [153,"653","3/14/2023","Maret","33.09","Boyolali","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang – Boyolali – Klaten \n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awan panas guguran di Kab. Magelang, Boyolali, Temanggung, Wonosobo, Klaten, Kota Magelang dan Semarang\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n Kecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n Kecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n  Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kec. Magelang Utara 2. Kec. Magelang Tengah 3. Kec. Magelang Selatan\n\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKec Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudal\nKel Sidorejo\nKel Temanggung 1\nKel Temanggung 2\nKel Walitelon\nDesa Lungge\n4.  Kecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\n6.  Kecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKelurahan Parakan Wetan\n7.  Kecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\n8.   Kecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\n9.   Kecamatan Bansari\nDesa Bansari\nDesa Mranggen Kidul\n10.  Kecamatan Kledung\nDesa Kledung\nDesa Kwadungan Jurang\n11. Kecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nDesa Gedegan\nDesa Legoksari\n12. Kecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nDesa Malebo\nDesa Tlogopucang\n13. Kecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\n14. Kecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nDesa Bojonegoro\n15. Kecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\nDesa Sucen\n 16.  Kecamatan Wonoboyo\nDesa Rejosari\n 17. Kecamatan Tretep\nDesa Campurejo\nDesa Donorejo\n 18. Kecamatan Bejen\nDesa Congkrang  \n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\n\nKab. Semarang\nKecamatan Getasasn\nKecamatan Banyubiru\nKecamatan Jambu\n\nG. Kab. Klaten\nDesa Balerante;\nDesa Sidorejo; dan \nDesa Tegalmulyo\nHEWAN TERNAK TERDAMPAK,\nKabupaten Magelang\nSapi : 566 ekor\nDomba : 15 ekor\n\nLUAS LAHAN PERTANIAN TERDAMPAK\nKab. Temanggung : 7906,5 Ha\nKab. Boyolali : 2858,84 Ha\n\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nKONDISI TERKINI\nUpdate G.Merapi malam ini Senin, 13 Maret 2023 Pkl: 21:08 WIB, terjadi luncuran lava pijar yang mengarah ke barat daya, untuk jarak luncur tunggu Rilis BPPTKG;\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPotensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas guguran pada: Kali Woro sejauh 3 km dari puncak, Kali Gendol sejauh 5 km dari puncak, Kali Boyong sejauh 5 km dari puncak, Kali Bedog, Krasak, Bebeng sejauh 7 km dari puncak.\nLontaran material vulkanik jika terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nKondisi terkini masih terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur berfariatif yang mengarah ke barat daya (Kali Bebeng)\nSenin, 13 Maret 2023 tercatat 60 kejadian awanpanas guguran di Gunung Merapi.\nUjung luncuran awan panas guguran teramati di sisi barat daya di alur Kali Bebeng. Berdasarkan pantauan foto udara menggunakan drone, jarak luncur awan panas guguran kali ini mencapi 3,7 km dari puncak Gunung Merapi.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker;\nMembutuhkan pakan ternak berupa rumput;\nKebutuhan kacamata google meningkat karena aktivitas warga terganggu abu vulkanik yang hari ini masih turun dan terkena angin.\nUPAYA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH\nSurat Edaran dari Dinas Energi dan Suber Daya Mineral nomor 543/2096 perihal Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Merapi, dengan hormat meminta perhatian kepada masyarakat dan para pemegang IUP di sekitar wilayah lereng Gunung Merapi (Kab. Boyolali, Kab. Magelang dan Kab. Klaten),\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan 4 BPBD Kabupaten/Kota (Kab. Magelang, Kota Magelang, Kab. Boyolali dan Kab. Klaten) untuk memantau kondisi dan perkembangan terkini terkait dampak erupsi Gunung Merapi\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi BPPTKG terkait pemantauan kondisi Gunung merapi perkembangan terkini;\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mendistribusikan Masker/APD di Kab./Kota Magelang dan Kab. Wonosobo sebanyak 28.000 pcs Masker dan  72 botol sabun cair.\n\nUPAYA PEMERINTAH KABUPATEN\nSurat Edaran Pemkab Magelang melalui Kepala Desa Kaliurang nomor 145/065/003/III/2023 memutuskan sebagai berikut:\nMenghimbau kepada masyarakat Ds.Kaliurang untuk tetap tenang dan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan\nMulai Hari Sabtu, 11 Maret 2023 Portal Desa Kaliurang ditutup sampai  batas waktu yang belum ditentukan/sementara.\nBPBD Kab. Magelang berkoordinasi dengan BPTKG untuk mengetahui perkembangan terkini merapi, menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.\nBPBD Kab. Magelang melakukan pendistribusian Masker dan sabun cuci tangan serta penyemprotan abu vulkanik;\nBPBD Kab. Klaten melakukan pengecekan di Selter (TEA) Menden, Demak Ijo dan Kebun Dalem Kidul.\nMalam ini dilakukan rapat antara relawan Pusdalops dan BPBD Kab. Klaten.\n","Jrakah, Klakah, Tlogolele","Selo","BPBD Kab. Boyolali","","","",""],
    [154,"654","3/14/2023","Maret","33.08","Magelang","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang – Boyolali – Klaten \n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awan panas guguran di Kab. Magelang, Boyolali, Temanggung, Wonosobo, Klaten, Kota Magelang dan Semarang\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n Kecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n Kecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n  Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kec. Magelang Utara 2. Kec. Magelang Tengah 3. Kec. Magelang Selatan\n\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKec Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudal\nKel Sidorejo\nKel Temanggung 1\nKel Temanggung 2\nKel Walitelon\nDesa Lungge\n4.  Kecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\n6.  Kecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKelurahan Parakan Wetan\n7.  Kecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\n8.   Kecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\n9.   Kecamatan Bansari\nDesa Bansari\nDesa Mranggen Kidul\n10.  Kecamatan Kledung\nDesa Kledung\nDesa Kwadungan Jurang\n11. Kecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nDesa Gedegan\nDesa Legoksari\n12. Kecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nDesa Malebo\nDesa Tlogopucang\n13. Kecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\n14. Kecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nDesa Bojonegoro\n15. Kecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\nDesa Sucen\n 16.  Kecamatan Wonoboyo\nDesa Rejosari\n 17. Kecamatan Tretep\nDesa Campurejo\nDesa Donorejo\n 18. Kecamatan Bejen\nDesa Congkrang  \n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\n\nKab. Semarang\nKecamatan Getasasn\nKecamatan Banyubiru\nKecamatan Jambu\n\nG. Kab. Klaten\nDesa Balerante;\nDesa Sidorejo; dan \nDesa Tegalmulyo\nHEWAN TERNAK TERDAMPAK,\nKabupaten Magelang\nSapi : 566 ekor\nDomba : 15 ekor\n\nLUAS LAHAN PERTANIAN TERDAMPAK\nKab. Temanggung : 7906,5 Ha\nKab. Boyolali : 2858,84 Ha\n\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nKONDISI TERKINI\nUpdate G.Merapi malam ini Senin, 13 Maret 2023 Pkl: 21:08 WIB, terjadi luncuran lava pijar yang mengarah ke barat daya, untuk jarak luncur tunggu Rilis BPPTKG;\nAktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada tingkat “Siaga” (Level III). Potensi bahaya saat ini masih tetap berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. \nPotensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas guguran pada: Kali Woro sejauh 3 km dari puncak, Kali Gendol sejauh 5 km dari puncak, Kali Boyong sejauh 5 km dari puncak, Kali Bedog, Krasak, Bebeng sejauh 7 km dari puncak.\nLontaran material vulkanik jika terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.\nKondisi terkini masih terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur berfariatif yang mengarah ke barat daya (Kali Bebeng)\nSenin, 13 Maret 2023 tercatat 60 kejadian awanpanas guguran di Gunung Merapi.\nUjung luncuran awan panas guguran teramati di sisi barat daya di alur Kali Bebeng. Berdasarkan pantauan foto udara menggunakan drone, jarak luncur awan panas guguran kali ini mencapi 3,7 km dari puncak Gunung Merapi.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker;\nMembutuhkan pakan ternak berupa rumput;\nKebutuhan kacamata google meningkat karena aktivitas warga terganggu abu vulkanik yang hari ini masih turun dan terkena angin.\nUPAYA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH\nSurat Edaran dari Dinas Energi dan Suber Daya Mineral nomor 543/2096 perihal Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Merapi, dengan hormat meminta perhatian kepada masyarakat dan para pemegang IUP di sekitar wilayah lereng Gunung Merapi (Kab. Boyolali, Kab. Magelang dan Kab. Klaten),\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan 4 BPBD Kabupaten/Kota (Kab. Magelang, Kota Magelang, Kab. Boyolali dan Kab. Klaten) untuk memantau kondisi dan perkembangan terkini terkait dampak erupsi Gunung Merapi\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi BPPTKG terkait pemantauan kondisi Gunung merapi perkembangan terkini;\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mendistribusikan Masker/APD di Kab./Kota Magelang dan Kab. Wonosobo sebanyak 28.000 pcs Masker dan  72 botol sabun cair.\n\nUPAYA PEMERINTAH KABUPATEN\nSurat Edaran Pemkab Magelang melalui Kepala Desa Kaliurang nomor 145/065/003/III/2023 memutuskan sebagai berikut:\nMenghimbau kepada masyarakat Ds.Kaliurang untuk tetap tenang dan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan\nMulai Hari Sabtu, 11 Maret 2023 Portal Desa Kaliurang ditutup sampai  batas waktu yang belum ditentukan/sementara.\nBPBD Kab. Magelang berkoordinasi dengan BPTKG untuk mengetahui perkembangan terkini merapi, menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.\nBPBD Kab. Magelang melakukan pendistribusian Masker dan sabun cuci tangan serta penyemprotan abu vulkanik;\nBPBD Kab. Klaten melakukan pengecekan di Selter (TEA) Menden, Demak Ijo dan Kebun Dalem Kidul.\nMalam ini dilakukan rapat antara relawan Pusdalops dan BPBD Kab. Klaten.\n","Ketep, Wonolelo, Paten, Sengi, Ngargomulyo, Keningar, Sewukan, Mangunsuko, Krinjing, Surojoyo, Giyamti, Bateh, Pakis, Bawang, Kajangkoso, Pogalan, Kebonagung, Mangunrejo, Sukorejo, Purwosari, Donorojo, Ngadirejo, Klopo, Japan, Tegalrejo, Banyuurip, Trasan, Banyuwangi, Salam kanci, Bandongan, Kebonagung, Kalegen, Windusari, Beseran, Balekerto, Ngablak, Mantenan, Prejegsari, Pringombo, Growong, Kemutuk","Sawangan, Dukun, Candimulyo, Pakis, Tegalrejo, Tempuran, Bandongan, Windusari, Kaliangkrik, Ngablak, Mertoyudan","BPBD Kab. Magelang","","","",""],
    [155,"655","3/14/2023","Maret","33.22","Semarang","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang – Boyolali – Klaten \n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awan panas guguran di Kab. Magelang, Boyolali, Temanggung, Wonosobo, Klaten, Kota Magelang dan Semarang\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\nKecamatan Candimulyo\nDesa Surojoyo\nDesa Giyanti\nDesa Bateh\nKecamatan Pakis\nDesa Pakis\nDesa Bawang\nDesa Kajangkoso\nDesa Pogalan\n Kecamatan Tegalrejo\nDesa Kebonagung\nDesa Mangunrejo\nDesa Sukorejo\nDesa Purwosari\nDesa Donorojo\nDesa Ngadirejo\nDesa Klopo\nDesa Japan\nDesa Tegalrejo\nDesa Banyuurip\nKecamatan Tempuran\nDesa Prejegsari\nDesa Pringombo\nDesa Growong\nDesa Kemutuk \nKecamatan Bandongan\nDesa Trasan\nDesa Banyuwangi\nDesa Salamkanci\nDesa Bandongan\nDesa Kebonagung\nDesa Kalegen\nKecamatan Windusari\nDesa Windusari\nKecamatan Kaliangkrik\nDesa Beseran\nDesa Balekerto\n Kecamatan Ngablak\nDesa Ngablak\n  Kecamatan Mertoyudan\nDesa Mantenan\n\nKab. Boyolali\nKecamatan Selo\nDesa Jrakah\nDesa Klakah\nDesa Tlogolele\n\nKota Magelang 1. Kec. Magelang Utara 2. Kec. Magelang Tengah 3. Kec. Magelang Selatan\n\nKab. Temanggung\nKecamatan Pringsurat\nDesa Pringsurat\nKecamatan Kranggan\nDesa Kranggan\nKec Temanggung\nKelurahan Kowangan\nKelurahan Madureso\nDesa Mudal\nKel Sidorejo\nKel Temanggung 1\nKel Temanggung 2\nKel Walitelon\nDesa Lungge\n4.  Kecamatan Bulu\nDesa Wonotirto\nDesa Bulu\nKecamatan Selopampang\nDesa Jetis\nDesa Tanggulanom\n6.  Kecamatan Parakan\nDesa Mandisari\nKelurahan Parakan Wetan\n7.  Kecamatan Ngadirejo\nDesa Petirejo\nKelurahan Manggong\nDesa Ngadirejo\n8.   Kecamatan Candiroto\nDesa Candiroto\nDesa Muntung\n9.   Kecamatan Bansari\nDesa Bansari\nDesa Mranggen Kidul\n10.  Kecamatan Kledung\nDesa Kledung\nDesa Kwadungan Jurang\n11. Kecamatan Tlogomulyo\nDesa Langgeng\nDesa Gedegan\nDesa Legoksari\n12. Kecamatan Kandangan\nDesa Kandangan\nDesa Malebo\nDesa Tlogopucang\n13. Kecamatan Kaloran\nDesa Tempuran\n14. Kecamatan Kedu\nDesa Kedu\nDesa Mergowati\nDesa Bojonegoro\n15. Kecamatan Gemawang\nDesa Gemawang\nDesa Sucen\n 16.  Kecamatan Wonoboyo\nDesa Rejosari\n 17. Kecamatan Tretep\nDesa Campurejo\nDesa Donorejo\n 18. Kecamatan Bejen\nDesa Congkrang  \n\nKab. Wonosobo\nKecamatan Wonosobo\nKecamatan Garung\nKecamatan Mojotengah\nKecamatan Selomerto\nKecamatan Watumalang\nKecamatan Kertek\nKecamatan Kepil\n\nKab. Semarang\nKecamatan Getasasn\nKecamatan Banyubiru\nKecamatan Jambu\n\nG. Kab. Klaten\nDesa Balerante;\nDesa Sidorejo; dan \nDesa Tegalmulyo\nHEWAN TERNAK TERDAMPAK,\nKabupaten Magelang\nSapi : 566 ekor\nDomba : 15 ekor\n\nLUAS LAHAN PERTANIAN TERDAMPAK\nKab. Temanggung : 7906,5 Ha\nKab. Boyolali : 2858,84 Ha\n\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nKONDISI TERKINI\nPotensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak;\nGunung jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang, tebal dan tinggi 20-50 m di atas puncak kawah;\nTeramati 3 kali awan panas guguran dengan jarak luncur 1500-2000 m mengarah ke barat daya;\nTeramati 24 kali guguran lava dengan jarak luncur maksimal 1500 meter ke arah barat daya;\nTeramati 3 kali Awan panas guguran dengan jarak luncur maksimal 2000 meter ke arah barat daya.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nKebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah dukungan masker;\nMembutuhkan pakan ternak berupa rumput;\nKebutuhan kacamata google meningkat karena aktivitas warga terganggu abu vulkanik yang hari ini masih turun dan terkena angin.\nUPAYA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH\nSurat Edaran dari Dinas Energi dan Suber Daya Mineral nomor 543/2096 perihal Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Merapi, dengan hormat meminta perhatian kepada masyarakat dan para pemegang IUP di sekitar wilayah lereng Gunung Merapi (Kab. Boyolali, Kab. Magelang dan Kab. Klaten);\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan 4 BPBD Kabupaten/Kota (Kab. Magelang, Kota Magelang, Kab. Boyolali dan Kab. Klaten) untuk memantau kondisi dan perkembangan terkini terkait dampak erupsi Gunung Merapi;\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi BPPTKG terkait pemantauan kondisi Gunung merapi perkembangan terkini;\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mendistribusikan Masker/APD di Kab./Kota Magelang dan Kab. Wonosobo sebanyak 28.000 pcs Masker dan  72 botol sabun cair.\n\nUPAYA PEMERINTAH KABUPATEN\nSurat Edaran Pemkab Magelang melalui Kepala Desa Kaliurang nomor 145/065/003/III/2023 memutuskan sebagai berikut:\nMenghimbau kepada masyarakat Ds. Kaliurang untuk tetap tenang dan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan\nBPBD Kab. Magelang distribusi APD protokol kesehatan pembelajaran tatap muka untuk MI Muh Rambeanak Kec Mungkid;\nBPBD Kab. Magelang sosialisasi Komunikasi Informasi Dan Edukasi Rawan Bencana di Balai Desa Seloprojo Kec. Ngablak;\nBPBD Kab. Magelang sosialisasi komunikasi informasi dan edukasi rawan bencana di Balai Desa Banjarsari Kec. Grabag;\nPenerimaan bantuan pakan ternak rumput hijau kolonjono dari Dinas Peterikan untuk Desa Krinjing, Kecamatan Dukun sebanyak 7.000 kilogram/ 7 Ton dan langsung di bagikan;\nPenerimaan bantuan masker dari PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang sebanyak 15000 Lembar;\nBPBD Kab. Klaten melakukan pengecekan di Selter (TEA) Menden, Demak Ijo dan Kebun Dalem Kidul.\nMalam ini dilakukan rapat antara relawan Pusdalops dan BPBD Kab. Klaten.\n","","Getasan, Banyubiru, Jambu","BPBD Kab. Semarang","","","",""],
    [156,"656","3/14/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus 2. Kecamatan Jakenan 3. Kecamatan Pati 4. Kec. Kayen 5. Kecamatan Dukuhseti 6. Kecamatan Sukolilo 7. Kecamatan Juwana 8. Kecamatan Margoyoso 9. Kecamatan Batangan \n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah Kab. Pati.\n\nDAMPAK:\nBEBERAPA WILAYAH YANG MASIH TERDAMPAK GENANGAN AIR/BANJIR Al:\n\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari\nRumah : 235 rumah (301 KK / 888 Jiwa)\nSawah : 95 Ha\nJalan Desa : 3.000 m\nSekolah : 2 unit \nMasjid : 3 unit\nb. Mintobasuki\nRumah : 152, ketinggian air 5 s.d 20cm (185 KK / 524 Jiwa)\nSekolah : 1 unit.\nDesa Tanjang\nRumah : 156 rumah (196 KK / 451 Jiwa)\nMushola : 4 Unit\nMasjid : 3 Unit\nSekolah : 1\nd. Desa Kosekan\nRumah : 140 rumah (155 KK / 330 jiwa)\nMasjid : 1 Unit\nSekolah : 2 Unit\n\n2.  Kecamatan Jakenan\nDesa Ngastorejo\nRumah : 248 rumah, ketinggian air 30 s.d 50 cm (290 KK / 790 Jiwa) \nDesa Karangrowo\nRumah : 126 rumah, ketinggian air 30 s.d 50 cm (160 KK / 560 Jiwa)\nTempat Ibadah : 3 unit\n\n3. Kecamatan Sukolilo\nDesa Gadudero\nRumah : 126 (146 KK/399 Jiwa)\nb. Desa Kasihan\nRumah : 80 rumah (96 KK/248 Jiwa)\n\nUPAYA PENANGANAN:\nSampai dengan hari ini masih terus dilakukan pemantauan titik-titik lokasi terdampak banjir;\nKoordinasi berbagai pihak juga terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut.\n","Banjarsari, Mintobasuki, Tanjang, Kosekan, Ngastorejo, Karangrowo, Gadudero, Kasihan","Gabus, Jakenan, Sukolilo","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [157,"657","3/14/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu\n\nJUMLAH TERDAMPAK:\nSawah Terdampak: 5.101 Ha\nWarga Terdampak: 6.974 KK/22.378 Jiwa\nRumah tergenang: 2.381 rumah\nPengungsi: 222 KK/577 Jiwa \n\nPENGUNGSIAN\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Payaman \nBaldes Gulang \nBaldes Jati Wetan \nGKMI Tanjung Karang dan Klenteng Tanjung Karang \nRTQ & Gedung PKK \nBaldes karangrowo \nJumlah Pengungsi : 222 KK dan 577 Jiwa \nLOKASI TERDAMPAK\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 215 Ha\nWarga terdampak: 1.817 KK/5.895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 35 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 236 Ha\nWarga terdampak: 480 KK/1440 Jiwa\nRumah tergenang: 119 KK\nGulang\nSawah terdampak: 226 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nKesambi\nSawah terdampak: 153 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 360 Ha\nWarga terdampak: 582 KK/1.407 Jiwa\nRumah tergenang : 50 KK \nJojo\nSawah terdampak: 117 Ha\n\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nWarga terdampak: 45 JJ/147Jiwa\nRumah tergenang: 425 Jiwa\nDesa Tanjung karang\nWarga terdampak: 52 KK/153 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nDesa Jetis kapuan\nWarga terdampak: 7 KK/17 Jiwa\nRumah tergenang: 388 KK\nJati Kulon\nWarga terdampak : 85 KK/300 Jiwa\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 51 Ha\n\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 390 Ha\nWarga terdampak: 800 KK/3.000 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nKarangrowo\nSawah terdampak: 602 Ha\nWarga terdampak: 1.000 KK/3.000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 410 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 167 Ha\nWates\nSawah terdampak: 340 Ha\nWarga terdampak: 77 KK/566 Jiwa\nRumah tergenang: 201 KK\nWonosoco\nSawah terdampak: 280 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 80 Ha\nSambung\nSawah terdampak: 140 Ha\n 10. Undaan Lor\nSawah terdampak: 465 Ha\nWarga terdampak: 590 KK/2.143 Jiwa\nRumah tergenang: 220 KK\nKalirejo\nSawah terdampak : 30 Ha\nLambangan\nSawah terdampak : 145 Ha\nGlagahwaru\nSawah terdampak : 30 Ha\nMedini\nSawah terdampak : 25 Ha\nTerangmas\nSawah terdampak : 70 Ha\n\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nWarga terdampak: 600 KK/1800 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nBulung Kulon\nWarga terdampak: 800 KK/2.400Jiwa\nRumah tergenang: 150 KK\n\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan (Sawah terdampak: 143 Ha)\nGarung Kidul (Sawah terdampak: 70 Ha)\nBanget (Sawah terdampak: 80 Ha)\nBlimbing Kidul (Sawah terdampak: 40 Ha)\nKedungdowo (Sawah terdampak: 21 Ha)\nLAPORAN POMPA AIR DI TANGGULANGIN JATI WETAN\nJumlah Pompa ada 2 (dua) titik. Titik a : Pompa PUPR KUDUS dengan Jumlah 3 (tiga). Titik b :  Pompa BBWS Pemali Juana ( 2 Kendaraan) dan Pusdataru Seluna (1 unit pompa)\nSetiap hari mesin beroperasi 24 Jam dengan istirahat mesin 2 kali ( pukul 12.00 s.d. 14.00 dan pukul 18.00 s.d.19.00).\n\nKONDISI SAAT INI\nPompa kendali Dinas PUPR KUDUS saat ini beroperasi 2 pembuangan dan pipa satu mengalami kerusakan dan tahap perbaikan\nPompa kendali BBWS dan Pusdataru dengan (keseluruhan 5 selang/pipa) saat ini beroperasi hanya 1 (satu) pipa/selang dari pompa Pusdataru.Sedangkan 2 unit mobil pompa dengan 4 pipa/selang  BBWS yang mengalami kerusakan  sejak kemarin rusak saat ini sudah diperbaiki 1 unit mobil pompa mulai pukul 11.00 siang tadi karena menunggu onderdil, sedangkan 1(satu) unit pompa diganti dengan 1 unit pompa lain dan sekarang sedang dalam perjalanan (sampai demak/macet). Diperkirakan segera diupayakan secepatnya beroperasi hari ini.\nSaat ini pintu air di Tanggulangin ditutup tadi pagi pukul 05.30 yang kemarin sempat di buka 24 jam sejak kemarin pagi.\nKetinggian air rata rata 10 s.d. 100 cm dan setiap hari  genangan surut antara 5-10 CM.Kedalaman bervariasi yang paling dalam di titik titik tertentu jalan kampung atau halaman rumah yang rendah. Sedang jalan desa lancar  dilalui kendaraan.\n\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Payaman\nBalai Desa Gulang\nBalai Desa Jati Wetan\nGKMI Tanjung Karang\nBalai Desa Ngamplak\nMasjid Baittun Naim Krajan Karangrowo\nPMI KUDUS\n","Temulus, Mejobo, Payaman, Gulang, Kesambi, Kirig, Golan Tepus, Jepang, Hadiwarno, Jati Wetan, Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Jati Kulon, Loram Kulon, Pasuruan Lor, Pasuruan Kidul, Jepang Pakis, Loram Wetan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Wates, Wonosoco, Larikrejo, Berugenjang, Kalirejo, Lambangan, Sambung, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sadang, Sidomulyo, Gondoharum, Pladen, Setrokalangan, Garung Kidul, Banget, Prambatan Lor, Blimbing Kidul, Kedungdowo, Prambatan Kidul, Gamong","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [158,"658","3/14/2023","Maret","33.13","Karanganyar","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSelasa, 14 Maret 2023, pukul 21.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Songgorunggi, Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar\n\nSEBAB\nTanggul sungai roboh\n\nDAMPAK\n20 rumah tergenang dengan ketinggian 60 cm - 1 meter\n\nUPAYAPENANGANAN\nTim Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karanganyar menuju lokasi untuk memberikan petunjuk pengamanan/ arahan keselamatan;\nMelakukan evakuasi dan pendataan;\nKondisi di lolasi sudah mulai kondusif, debit air  menurun.\n","Dagen","Jaten","BPBD Kab. Karanganyar","","","",""],
    [159,"659","3/14/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus 2. Kecamatan Jakenan 3. Kecamatan Pati 4. Kec. Kayen 5. Kecamatan Dukuhseti 6. Kecamatan Sukolilo 7. Kecamatan Juwana 8. Kecamatan Margoyoso 9. Kecamatan Batangan \n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah Kab. Pati.\n\nDAMPAK:\nBEBERAPA WILAYAH YANG MASIH TERDAMPAK GENANGAN AIR/BANJIR Al:\n\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari\nRumah : 235 rumah (301 KK / 888 Jiwa)\nSawah : 95 Ha\nJalan Desa : 3.000 m\nSekolah : 2 unit \nMasjid : 3 unit\nb. Mintobasuki\nRumah : 152, ketinggian air 5 s.d 20cm (185 KK / 524 Jiwa)\nSekolah : 1 unit.\nDesa Tanjang\nRumah : 156 rumah (196 KK / 451 Jiwa)\nMushola : 4 Unit\nMasjid : 3 Unit\nSekolah : 1\nd. Desa Kosekan\nRumah : 140 rumah (155 KK / 330 jiwa)\nMasjid : 1 Unit\nSekolah : 2 Unit\n\n2.  Kecamatan Jakenan\nDesa Ngastorejo\nRumah : 248 rumah, ketinggian air 30 s.d 50 cm (290 KK / 790 Jiwa) \nDesa Karangrowo\nRumah : 126 rumah, ketinggian air 30 s.d 50 cm (160 KK / 560 Jiwa)\nTempat Ibadah : 3 unit\n\n3. Kecamatan Sukolilo\nDesa Gadudero\nRumah : 126 (146 KK/399 Jiwa)\nb. Desa Kasihan\nRumah : 80 rumah (96 KK/248 Jiwa)\n\nUPAYA PENANGANAN:\nSampai dengan hari ini masih terus dilakukan pemantauan titik-titik lokasi terdampak banjir;\nKoordinasi berbagai pihak juga terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut.\n","Banjarsari, Mintobasuki, Tanjang, Kosekan, Ngastorejo, Karangrowo, Gadudero, Kasihan","Gabus, Jakenan, Sukolilo","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [160,"660","3/14/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu\n\nJUMLAH TERDAMPAK:\nSawah Terdampak: 5.101 Ha\nWarga Terdampak: 6.974 KK/22.378 Jiwa\nRumah tergenang: 2.381 rumah\nPengungsi: 131 KK/312 Jiwa \n\nPENGUNGSIAN\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Jati Wetan \nGKMI Tanjung Karang dan Klenteng Tanjung Karang \nRTQ & Gedung PKK \nBaldes karangrowo \nJumlah Pengungsi : 312 Jiwa \nLOKASI TERDAMPAK\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 215 Ha\nWarga terdampak: 1.817 KK/5.895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 35 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 236 Ha\nWarga terdampak: 480 KK/1440 Jiwa\nRumah tergenang: 119 KK\nGulang\nSawah terdampak: 226 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nKesambi\nSawah terdampak: 153 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 360 Ha\nWarga terdampak: 582 KK/1.407 Jiwa\nRumah tergenang : 50 KK \nJojo\nSawah terdampak: 117 Ha\n\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nWarga terdampak: 45 JJ/147Jiwa\nRumah tergenang: 425 Jiwa\nDesa Tanjung karang\nWarga terdampak: 52 KK/153 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nDesa Jetis kapuan\nWarga terdampak: 7 KK/17 Jiwa\nRumah tergenang: 388 KK\nJati Kulon\nWarga terdampak : 85 KK/300 Jiwa\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 51 Ha\n\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 390 Ha\nWarga terdampak: 800 KK/3.000 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nKarangrowo\nSawah terdampak: 602 Ha\nWarga terdampak: 1.000 KK/3.000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 410 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 167 Ha\nWates\nSawah terdampak: 340 Ha\nWarga terdampak: 77 KK/566 Jiwa\nRumah tergenang: 201 KK\nWonosoco\nSawah terdampak: 280 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 80 Ha\nSambung\nSawah terdampak: 140 Ha\n 10. Undaan Lor\nSawah terdampak: 465 Ha\nWarga terdampak: 590 KK/2.143 Jiwa\nRumah tergenang: 220 KK\nKalirejo\nSawah terdampak : 30 Ha\nLambangan\nSawah terdampak : 145 Ha\nGlagahwaru\nSawah terdampak : 30 Ha\nMedini\nSawah terdampak : 25 Ha\nTerangmas\nSawah terdampak : 70 Ha\n\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nWarga terdampak: 600 KK/1800 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nBulung Kulon\nWarga terdampak: 800 KK/2.400Jiwa\nRumah tergenang: 150 KK\n\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan (Sawah terdampak: 143 Ha)\nGarung Kidul (Sawah terdampak: 70 Ha)\nBanget (Sawah terdampak: 80 Ha)\nBlimbing Kidul (Sawah terdampak: 40 Ha)\nKedungdowo (Sawah terdampak: 21 Ha)\nLAPORAN POMPA AIR DI TANGGULANGIN JATI WETAN\nJumlah Pompa ada 2 (dua) titik. Titik a : Pompa PUPR KUDUS dengan Jumlah 3 (tiga). Titik b :  Pompa BBWS Pemali Juana ( 2 Kendaraan) dan Pusdataru Seluna (1 unit pompa)\nSetiap hari mesin beroperasi 24 Jam dengan istirahat mesin 2 kali (pukul 12.00 s.d. 14.00 dan pukul 18.00 s.d.19.00).\n\nKONDISI SAAT INI\nBPBD Kab. Kudus berkoordinasi dengan Pemdes, Pemcam, TNI, Polri, Destana, Relawan gabungan untuk penanganan evakuasi korban terdampak;\nBPBD Kab. Kudus menyalurkan bantuan ke tempat pengungsian;\nPompa kendali Dinas PUPR KUDUS saat ini beroperasi 2 pembuangan dan pipa satu mengalami kerusakan dan tahap perbaikan\nPompa kendali BBWS dan Pusdataru dengan (keseluruhan 5 selang/pipa) saat ini beroperasi hanya 1 (satu) pipa/selang dari pompa Pusdataru. \nKetinggian air rata rata 10 s.d. 100 cm dan setiap hari  genangan surut antara 5-10 CM. Kedalaman bervariasi yang paling dalam di titik titik tertentu jalan kampung atau halaman rumah yang rendah. Sedang jalan desa lancer dilalui kendaraan.\n\n\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Jati Wetan\nMasjid Baittun Naim Krajan Karangrowo\n\n","Temulus, Mejobo, Payaman, Gulang, Kesambi, Kirig, Golan Tepus, Jepang, Hadiwarno, Jati Wetan, Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Jati Kulon, Loram Kulon, Pasuruan Lor, Pasuruan Kidul, Jepang Pakis, Loram Wetan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Wates, Wonosoco, Larikrejo, Berugenjang, Kalirejo, Lambangan, Sambung, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sadang, Sidomulyo, Gondoharum, Pladen, Setrokalangan, Garung Kidul, Banget, Prambatan Lor, Blimbing Kidul, Kedungdowo, Prambatan Kidul, Gamong","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [161,"661","3/15/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus 2. Kecamatan Jakenan 3. Kecamatan Pati 4. Kec. Kayen 5. Kecamatan Dukuhseti 6. Kecamatan Sukolilo 7. Kecamatan Juwana 8. Kecamatan Margoyoso 9. Kecamatan Batangan \n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah Kab. Pati.\n\nDAMPAK:\nBEBERAPA WILAYAH YANG MASIH TERDAMPAK GENANGAN AIR/BANJIR Al:\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari\nRumah : 235 rumah (301 KK / 888 Jiwa)\nSawah : 95 Ha\nJalan Desa : 3.000 m\nSekolah : 2 unit \nMasjid : 3 unit\nb. Mintobasuki\nRumah : 152, ketinggian air 5 s.d 20cm (185 KK / 524 Jiwa)\nSekolah : 1 unit.\nDesa Tanjang\nRumah : 156 rumah (196 KK / 451 Jiwa)\nMushola : 4 Unit\nMasjid : 3 Unit\nSekolah : 1\nd. Desa Kosekan\nRumah : 140 rumah (155 KK / 330 jiwa)\nMasjid : 1 Unit\nSekolah : 2 Unit\n\n2.  Kecamatan Jakenan\nDesa Ngastorejo\nRumah : 248 rumah, ketinggian air 30 s.d 50 cm (290 KK / 790 Jiwa) \nDesa Karangrowo\nRumah : 126 rumah, ketinggian air 30 s.d 50 cm (160 KK / 560 Jiwa)\nTempat Ibadah : 3 unit\n\n3. Kecamatan Sukolilo\nDesa Gadudero\nRumah : 126 (146 KK/399 Jiwa)\nb. Desa Kasihan\nRumah : 80 rumah (96 KK/248 Jiwa)\n\nUPAYA PENANGANAN:\nSampai dengan hari ini masih terus dilakukan pemantauan titik-titik lokasi terdampak banjir;\nKoordinasi berbagai pihak juga terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut.\n","Banjarsari, Mintobasuki, Tanjang, Kosekan, Ngastorejo, Karangrowo, Gadudero, Kasihan","Gabus, Jakenan, Sukolilo","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [162,"662","3/15/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu\n\nJUMLAH TERDAMPAK:\nSawah Terdampak: 5.101 Ha\nWarga Terdampak: 6.974 KK/22.378 Jiwa\nRumah tergenang: 2.381 KK\nPengungsi: 92 KK/241 Jiwa \n\nPENGUNGSIAN\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Jati Wetan \nGKMI Tanjung Karang dan Klenteng Tanjung Karang \nRTQ & Gedung PKK \nBaldes karangrowo \nJumlah Pengungsi : 312 Jiwa\nLOKASI TERDAMPAK\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 215 Ha\nWarga terdampak: 1.817 KK/5.895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 35 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 236 Ha\nWarga terdampak: 480 KK/1440 Jiwa\nRumah tergenang: 119 KK\nGulang\nSawah terdampak: 226 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nKesambi\nSawah terdampak: 153 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 360 Ha\nWarga terdampak: 582 KK/1.407 Jiwa\nRumah tergenang : 50 KK \nJojo\nSawah terdampak: 117 Ha\n\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nWarga terdampak: 45 KK/147Jiwa\nRumah tergenang: 425 Jiwa\nDesa Tanjung karang\nWarga terdampak: 52 KK/153 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nDesa Jetis kapuan\nWarga terdampak: 7 KK/17 Jiwa\nRumah tergenang: 388 KK\nJati Kulon\nWarga terdampak : 85 KK/300 Jiwa\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 51 Ha\n\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 390 Ha\nWarga terdampak: 800 KK/3.000 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nKarangrowo\nSawah terdampak: 602 Ha\nWarga terdampak: 1.000 KK/3.000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nUndaan Lor \nSawah terdampak: 465 Ha\nWarga terdampak: 590 KK/2.143 Jiwa\nRumah tergenang: 220 KK\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 410 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 167 Ha\nWates\nSawah terdampak: 340 Ha\nWarga terdampak: 77 KK/566 Jiwa\nRumah tergenang: 201 KK\nWonosoco\nSawah terdampak: 280 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 80 Ha\nSambung\nSawah terdampak: 140 Ha\n 10. Kalirejo\nSawah terdampak : 30 Ha\nLambangan\nSawah terdampak : 145 Ha\nGlagahwaru\nSawah terdampak : 30 Ha\nMedini\nSawah terdampak : 25 Ha\nTerangmas\nSawah terdampak : 70 Ha\n\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nWarga terdampak: 600 KK/1800 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nBulung Kulon\nWarga terdampak: 800 KK/2.400Jiwa\nRumah tergenang: 150 KK\n\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan (Sawah terdampak: 143 Ha)\nGarung Kidul (Sawah terdampak: 70 Ha)\nBanget (Sawah terdampak: 80 Ha)\nBlimbing Kidul (Sawah terdampak: 40 Ha)\nKedungdowo (Sawah terdampak: 21 Ha)\nLAPORAN POMPA AIR DI TANGGULANGIN JATI WETAN\nJumlah Pompa ada 2 (dua) titik. Titik a : Pompa PUPR KUDUS dengan Jumlah 3 (tiga). Titik b :  Pompa BBWS Pemali Juana ( 2 Kendaraan) dan Pusdataru Seluna (1 unit pompa)\nSetiap hari mesin beroperasi 24 Jam dengan istirahat mesin 2 kali (pukul 12.00 s.d. 14.00 dan pukul 18.00 s.d.19.00).\n\nKONDISI SAAT INI\nBPBD Kab. Kudus berkoordinasi dengan Pemdes, Pemcam, TNI, Polri, Destana, Relawan gabungan untuk penanganan evakuasi korban terdampak;\nBPBD Kab. Kudus menyalurkan bantuan ke tempat pengungsian;\nPompa kendali Dinas PUPR KUDUS saat ini beroperasi 2 pembuangan dan pipa satu mengalami kerusakan dan tahap perbaikan\nPompa kendali BBWS dan Pusdataru dengan (keseluruhan 5 selang/pipa) saat ini beroperasi hanya 1 (satu) pipa/selang dari pompa Pusdataru. \nKetinggian air rata rata 10 s.d. 100 cm dan setiap hari  genangan surut antara 5-10 CM. Kedalaman bervariasi yang paling dalam di titik titik tertentu jalan kampung atau halaman rumah yang rendah. Sedang jalan desa lancer dilalui kendaraan.\n\n\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Jati Wetan\nMasjid Baittun Naim Krajan Karangrowo\n\n","Temulus, Mejobo, Payaman, Gulang, Kesambi, Kirig, Golan Tepus, Jepang, Hadiwarno, Jati Wetan, Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Jati Kulon, Loram Kulon, Pasuruan Lor, Pasuruan Kidul, Jepang Pakis, Loram Wetan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Wates, Wonosoco, Larikrejo, Berugenjang, Kalirejo, Lambangan, Sambung, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sadang, Sidomulyo, Gondoharum, Pladen, Setrokalangan, Garung Kidul, Banget, Prambatan Lor, Blimbing Kidul, Kedungdowo, Prambatan Kidul, Gamong","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [163,"663","3/15/2023","Maret","33.01","Cilacap","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN:\nRabu, 15 Maret 2023 Pukul 17.10 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nDusun Cihaur dan Sidakaya Kec. Gandrungmangu\n\nSEBAB:\nHujan intensitas tinggi disertai angin kencang\n\nDAMPAK:\n9 rumah terdiri-dari 8 rumah di Dusun Cihaur dan 1 rumah di Dusun Sidakaya rusak ringan bagian atap.\n\nUPAYA PENANGANAN:\nTRC BPBD Kab Cilacap melakukan assessment terhadap kejadian bencana angin kencang;\nInfo update hari ini akan dilakukan kerja bakti yang terdiri-dari Babhinsa, Babinkamtibmas, BPBD Kab Cilacap, Perangkat Desa dan masyarakat sekitar untuk pembersihan sisa kerusakan pada bagian atap rumah\n\n","","Gandrungmangu ","BPBD Kab. Cilacap","","","",""],
    [164,"664","3/15/2023","Maret","33.08","Magelang","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang – Boyolali – Klaten \n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awan panas guguran di Kab. Magelang, Boyolali, Temanggung, Wonosobo, Klaten, Kota Magelang dan Semarang\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\nB. Kota Magelang\n    1. Kec. Magelang Utara 2. Kec. Magelang Tengah 3. Kec. Magelang Selatan\n\nHEWAN TERNAK TERDAMPAK,\nKabupaten Magelang\nSapi : 566 ekor\nDomba : 15 ekor\n\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nKONDISI TERKINI\nPotensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak;\nKondisi saat ini wilayah yang masih terdampak abu vulkanik Kab. Magelang, Wilayah Kota Magelang tadi malam diguyur hujan sehingga abu vulkanik sudah kondusif dan BPBD Kota Magelang melakukan edukasi ke anak TK terkait merapi dan himbauannya memakai masker;\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nMembutuhkan pakan ternak berupa rumput;\nPenyemprotan abu vulkanik khususnya dijalan utama yang terdampak\nUPAYA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH\nSurat Edaran dari Dinas Energi dan Suber Daya Mineral nomor 543/2096 perihal Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Merapi, dengan hormat meminta perhatian kepada masyarakat dan para pemegang IUP di sekitar wilayah lereng Gunung Merapi (Kab. Boyolali, Kab. Magelang dan Kab. Klaten);\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan 4 BPBD Kabupaten/Kota (Kab. Magelang, Kota Magelang, Kab. Boyolali dan Kab. Klaten) untuk memantau kondisi dan perkembangan terkini terkait dampak erupsi Gunung Merapi;\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi BPPTKG terkait pemantauan kondisi Gunung merapi perkembangan terkini;\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mendistribusikan Masker/APD di Kab./Kota Magelang dan Kab. Wonosobo sebanyak 28.000 pcs Masker dan  72 botol sabun cair.\n\nUPAYA PEMERINTAH KABUPATEN\nSurat Edaran Pemkab Magelang melalui Kepala Desa Kaliurang nomor 145/065/003/III/2023 memutuskan sebagai berikut:\nMenghimbau kepada masyarakat Ds. Kaliurang untuk tetap tenang dan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan\nBPBD Kab. Magelang distribusi APD protokol kesehatan pembelajaran tatap muka untuk MI Muh Rambeanak Kec Mungkid;\nBPBD Kab. Magelang sosialisasi Komunikasi Informasi Dan Edukasi Rawan Bencana di Balai Desa Seloprojo Kec. Ngablak;\nBPBD Kab. Magelang sosialisasi komunikasi informasi dan edukasi rawan bencana di Balai Desa Banjarsari Kec. Grabag;\nPenerimaan bantuan pakan ternak rumput hijau kolonjono dari Dinas Peterikan untuk Desa Krinjing, Kecamatan Dukun sebanyak 7.000 kilogram/ 7 Ton dan langsung di bagikan;\nPenerimaan bantuan masker dari PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang sebanyak 15000 Lembar;\n","Ketep, Wonolelo, Paten, Sengi, Ngargomulyo, Keningar, Sewukan, Mangunsuko, Krinjing","Sawangan, Dukun","BPBD Kab. Magelang","","","",""],
    [165,"665","3/15/2023","Maret","33.71","Kota Magelang","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang – Boyolali – Klaten \n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awan panas guguran di Kab. Magelang, Boyolali, Temanggung, Wonosobo, Klaten, Kota Magelang dan Semarang\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 5 Kabupaten Jawa Tengah Al:\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan\nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo\nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\nB. Kota Magelang\n    1. Kec. Magelang Utara 2. Kec. Magelang Tengah 3. Kec. Magelang Selatan\n\nHEWAN TERNAK TERDAMPAK,\nKabupaten Magelang\nSapi : 566 ekor\nDomba : 15 ekor\n\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nKONDISI TERKINI\nPotensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak;\nKondisi saat ini wilayah yang masih terdampak abu vulkanik Kab. Magelang, Wilayah Kota Magelang tadi malam diguyur hujan sehingga abu vulkanik sudah kondusif dan BPBD Kota Magelang melakukan edukasi ke anak TK terkait merapi dan himbauannya memakai masker;\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nMembutuhkan pakan ternak berupa rumput;\nPenyemprotan abu vulkanik khususnya dijalan utama yang terdampak\nUPAYA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH\nSurat Edaran dari Dinas Energi dan Suber Daya Mineral nomor 543/2096 perihal Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Merapi, dengan hormat meminta perhatian kepada masyarakat dan para pemegang IUP di sekitar wilayah lereng Gunung Merapi (Kab. Boyolali, Kab. Magelang dan Kab. Klaten);\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan 4 BPBD Kabupaten/Kota (Kab. Magelang, Kota Magelang, Kab. Boyolali dan Kab. Klaten) untuk memantau kondisi dan perkembangan terkini terkait dampak erupsi Gunung Merapi;\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi BPPTKG terkait pemantauan kondisi Gunung merapi perkembangan terkini;\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mendistribusikan Masker/APD di Kab./Kota Magelang dan Kab. Wonosobo sebanyak 28.000 pcs Masker dan  72 botol sabun cair.\n\nUPAYA PEMERINTAH KABUPATEN\nSurat Edaran Pemkab Magelang melalui Kepala Desa Kaliurang nomor 145/065/003/III/2023 memutuskan sebagai berikut:\nMenghimbau kepada masyarakat Ds. Kaliurang untuk tetap tenang dan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan\nBPBD Kab. Magelang distribusi APD protokol kesehatan pembelajaran tatap muka untuk MI Muh Rambeanak Kec Mungkid;\nBPBD Kab. Magelang sosialisasi Komunikasi Informasi Dan Edukasi Rawan Bencana di Balai Desa Seloprojo Kec. Ngablak;\nBPBD Kab. Magelang sosialisasi komunikasi informasi dan edukasi rawan bencana di Balai Desa Banjarsari Kec. Grabag;\nPenerimaan bantuan pakan ternak rumput hijau kolonjono dari Dinas Peterikan untuk Desa Krinjing, Kecamatan Dukun sebanyak 7.000 kilogram/ 7 Ton dan langsung di bagikan;\nPenerimaan bantuan masker dari PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang sebanyak 15000 Lembar;\n","","Magelang Utara, Magelang Tengah, Magelang Selatan","BPBD Kab. Magelang","","","",""],
    [166,"666","3/15/2023","Maret","33.21","Demak","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nRabu, 15 Maret 2023, pukul  20.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nRT3 RW5 Ds. Wonoagung Kec. Karangtengah\n\nSEBAB\nIntensitas curah hujan tinggi selama 3 jam disertai angin kencang\n\nDAMPAK \nMengakibatkan rumah milik Bpk. Ali khamdan rusak berat.\nKeluarga Bpk. Ali Khamdan mengungsi di rumah saudaranya.\n\nKERUGIAN\nTaksiran Kerugian ± 20 Juta.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Demak melakukan asesmen dilokasi bencana.\nBerkoordinasi dengan Babinsa/Babinkamtibmas, Kades Wonoagung dan relawan setempat untuk kerja bhakti pembersihan puing-puing.\nBerkoordinasi dengan Disperakim Kab. Demak untuk dapat diusulkan bedah rumah, karena penghuni masuk dalam DTKS.\n","Wonoagung","Karangtengah","BPBD Kab. Demak","","","",""],
    [167,"667","3/16/2023","Maret","33.08","Magelang","1","100. Erupsi G. Api","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKab. Magelang – Boyolali – Klaten \n\nSEBAB\nTerjadi guguran awan panas Merapi Sabtu, 11 Maret 2023 Pukul 12.12 WIB mengarah ke Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).\n\nAKIBAT\nSebaran abu vulkanik pasca awan panas guguran di Kab. Magelang, Boyolali, Temanggung, Wonosobo, Klaten, Kota Magelang dan Semarang\n\nDAMPAK\nSebaran abu vulkanik di 2 Kabupaten/Kota Jawa Tengah :\nKab. Magelang \nKecamatan Sawangan : \nDesa Ketep\nDesa Wonolelo\nJumlah kelompok disabilitas terdampak : 31 jiwa\nKecamatan Dukun\nDesa Paten\nDesa Sengi\nDesa Ngargomulyo \nDesa Keningar\nDesa Sewukan\nDesa Mangunsuko\nDesa Krinjing\nJumlah kelompok disabilitas terdampak : 54 jiwa\nKecamatan Ngablak\nJumlah kelompok disabilitas terdampak : 45 jiwa\nDAMPAK\nB. Kota Magelang\n    1. Kec. Magelang Utara 2. Kec. Magelang Tengah 3. Kec. Magelang Selatan\n\nHEWAN TERNAK TERDAMPAK,\nKabupaten Magelang\nSapi : 566 ekor\nDomba : 15 ekor\n\nPENGUNGSI\nSampai saat ini belum ada laporan terkait dengan pengungsi. Situasi masih aman.\n\nKONDISI TERKINI\nKondisi saat ini wilayah yang masih terdampak abu vulkanik Kab. Magelang, sebaran abu saat ini sudah reda, beberapa wilayah terdampak sebelumnya sudah cenderung tipis \nPotensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak;\nMasyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya;\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nMembutuhkan pakan ternak berupa rumput;\nPenyemprotan abu vulkanik khususnya dijalan utama yang terdampak\n\nGIAT BPBD KAB. MAGELANG\nPenyemprotan dan pembersihan abu vulkanik di wilayah Kecamatan Sawangan;\nDistribusi masker;\nKoordinasi dengan dispeterikan terkait distribusi bantuan pakan ternak;\nPemantauan aktivitas Merapi;\nPatroli malam di wilayah KRB III;\nUPAYA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH\nSurat Edaran dari Dinas Energi dan Suber Daya Mineral nomor 543/2096 perihal Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Merapi, dengan hormat meminta perhatian kepada masyarakat dan para pemegang IUP di sekitar wilayah lereng Gunung Merapi (Kab. Boyolali, Kab. Magelang dan Kab. Klaten);\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan 4 BPBD Kabupaten/Kota (Kab. Magelang, Kota Magelang, Kab. Boyolali dan Kab. Klaten) untuk memantau kondisi dan perkembangan terkini terkait dampak erupsi Gunung Merapi;\nBPBD Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi BPPTKG terkait pemantauan kondisi Gunung merapi perkembangan terkini;\nBPBD Provinsi Jawa Tengah mendistribusikan Masker/APD di Kab./Kota Magelang dan Kab. Wonosobo sebanyak 28.000 pcs Masker dan  72 botol sabun cair.\n\nUPAYA PEMERINTAH KABUPATEN\nSurat Edaran Pemkab Magelang melalui Kepala Desa Kaliurang nomor 145/065/003/III/2023 memutuskan sebagai berikut:\nMenghimbau kepada masyarakat Ds. Kaliurang untuk tetap tenang dan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan\nBPBD Kab. Magelang distribusi APD protokol kesehatan pembelajaran tatap muka untuk MI Muh Rambeanak Kec Mungkid;\nBPBD Kab. Magelang sosialisasi Komunikasi Informasi Dan Edukasi Rawan Bencana di Balai Desa Seloprojo Kec. Ngablak;\nBPBD Kab. Magelang sosialisasi komunikasi informasi dan edukasi rawan bencana di Balai Desa Banjarsari Kec. Grabag;\nPenerimaan bantuan pakan ternak rumput hijau kolonjono dari Dinas Peterikan untuk Desa Krinjing, Kecamatan Dukun sebanyak 7.000 kilogram/ 7 Ton dan langsung di bagikan;\nPenerimaan bantuan masker dari PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang sebanyak 15000 Lembar.\n\nDROPPING BANTUAN\nBantuan Pemprov. Jawa Timur kepada Pemkab. Magelang dalam rangka penanganan bencana awan panas guguran gunung Merapi meliputi:\nMasker sebanyak 26.720 Pcs;\nSafety Goggle  sebanyak 500 Pcs.\nBantuan Pemprov. Jawa Timur kepada Pemkab. Klaten dalam rangka penanganan bencana awan panas guguran gunung Merapi meliputi:\nMasker sebanyak 25.440 Pcs;\nSafety Goggle  sebanyak 500 Pcs.\nDIREKTORAT PAKAN, DITJEN PKH\n10 ton konsentrat dari Charoen Pokphand dibagi 3 desa (5 ton krinjing, 2,5 ton paten, 2,5 ton sengi) \nDISNAK KESWAN Prov. Jateng\n5 ton dari HPT dari Disnakkeswan Prop Jateng => Ds. SengiDIREKTORAT PAKAN, DITJEN PKH\n10 ton konsentrat dari Charoen Pokphand dibagi 3 desa (5 ton krinjing, 2,5 ton paten, 2,5 ton sengi) \nDISNAK KESWAN Prov. Jateng\n5 ton dari HPT dari Disnakkeswan Prop Jateng => Ds. Sengi\n","Ketep, Wonolelo, Paten, Sengi, Ngargomulyo, Keningar, Sewukan, Mangunsuko, Krinjing","Sawangan, Dukun, Ngablak ","BPBD Kab. Magelang","","","",""],
    [168,"668","3/16/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus\nKecamatan Jakenan\nKecamatan Pati\nKec. Kayen\nKecamatan Dukuhseti\nKecamatan Sukolilo\nKecamatan Juwana\nKecamatan Margoyoso\nKecamatan Batangan \n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah Kab. Pati.\n\nDAMPAK:\nBEBERAPA WILAYAH YANG MASIH TERDAMPAK GENANGAN AIR/BANJIR :\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari\nRumah : 235 rumah (301 KK / 888 Jiwa)\nSawah : 95 Ha\nJalan Desa : 3.000 m\nSekolah : 2 unit \nMasjid : 3 unit\nb. Mintobasuki\nRumah : 152, ketinggian air 5 s.d 20cm (185 KK / 524 Jiwa)\nSekolah : 1 unit.\nDesa Tanjang\nRumah : 156 rumah (196 KK / 451 Jiwa)\nMushola : 4 Unit\nMasjid : 3 Unit\nSekolah : 1\nd. Desa Kosekan\nRumah : 140 rumah (155 KK / 330 jiwa)\nMasjid : 1 Unit\nSekolah : 2 Unit\n\n2.  Kecamatan Jakenan\nDesa Ngastorejo\nRumah : 248 rumah, ketinggian air 30 s.d 50 cm (290 KK / 790 Jiwa) \nDesa Karangrowo\nRumah : 126 rumah, ketinggian air 30 s.d 50 cm (160 KK / 560 Jiwa)\nTempat Ibadah : 3 unit\n\n3. Kecamatan Sukolilo\nDesa Gadudero\nRumah : 126 (146 KK/399 Jiwa)\nb. Desa Kasihan\nRumah : 80 rumah (96 KK/248 Jiwa)\nKeterangan : Akses jalur alternative Kec. Sukolilo masih terputus\n\nUPAYA PENANGANAN:\nSampai dengan hari ini masih terus dilakukan pemantauan titik-titik lokasi terdampak banjir;\nKoordinasi berbagai pihak juga terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut.\nDistribusi logistik dan nasi bungkus di Desa Gadudero Kecamatan Sukolilo\n","Banjarsari, Mintobasuki, Tanjang, Kosekan, Ngastorejo, Karangrowo, Gadudero, Kasihan","Gabus, Jakenan, Sukolilo","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [169,"669","3/16/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu\n\nJUMLAH TERDAMPAK:\nSawah Terdampak: 5.101 Ha\nWarga Terdampak: 6.974 KK/22.378 Jiwa\nRumah tergenang: 2.381 KK\nPengungsi: 92 KK/241 Jiwa \n\nPENGUNGSIAN\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Jati Wetan \nGKMI Tanjung Karang dan Klenteng Tanjung Karang \nRTQ & Gedung PKK \nBaldes karangrowo \nJumlah Pengungsi : 312 Jiwa\nLOKASI TERDAMPAK\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 215 Ha\nWarga terdampak: 1.817 KK/5.895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 35 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 236 Ha\nWarga terdampak: 119 KK Jiwa\nRumah tergenang: 119 KK\nGulang\nSawah terdampak: 226 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nKesambi\nSawah terdampak: 153 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 360 Ha\nWarga terdampak: 582 KK/1.407 Jiwa\nRumah tergenang : 50 KK \nJojo\nSawah terdampak: 117 Ha\n\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nWarga terdampak: 45 KK/147Jiwa\nRumah tergenang: 425 KK\nDesa Tanjung karang\nWarga terdampak: 52 KK/153 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nDesa Jetis kapuan\nWarga terdampak: 7 KK/17 Jiwa\nRumah tergenang: 388 KK\nJati Kulon\nWarga terdampak : 85 KK/300 Jiwa\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 31 Ha\n\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 390 Ha\nWarga terdampak: 800 KK/3.000 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nKarangrowo\nSawah terdampak: 602 Ha\nWarga terdampak: 1.000 KK/3.000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nUndaan Lor \nSawah terdampak: 465 Ha\nWarga terdampak: 590 KK/2.143 Jiwa\nRumah tergenang: 220 KK\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 410 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 167 Ha\nWates\nSawah terdampak: 340 Ha\nWarga terdampak: 77 KK/566 Jiwa\nRumah tergenang: 201 KK\nWonosoco\nSawah terdampak: 280 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 80 Ha\nSambung\nSawah terdampak: 140 Ha\n 10. Kalirejo\nSawah terdampak : 30 Ha\nLambangan\nSawah terdampak : 145 Ha\nGlagahwaru\nSawah terdampak : 30 Ha\nMedini\nSawah terdampak : 25 Ha\nTerangmas\nSawah terdampak : 70 Ha\n\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nWarga terdampak: 600 KK/1800 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nBulung Kulon\nWarga terdampak: 800 KK/2.400Jiwa\nRumah tergenang: 150 KK\n\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan (Sawah terdampak: 143 Ha)\nGarung Kidul (Sawah terdampak: 70 Ha)\nBanget (Sawah terdampak: 80 Ha)\nBlimbing Kidul (Sawah terdampak: 40 Ha)\nKedungdowo (Sawah terdampak: 21 Ha)\nLAPORAN PENGUNGSIAN\nGKMI Tanjung Karang : 30 jiwa\nKlenteng Tanjung Karang : 40 jiwa;\nBalai Desa Jati Wetan : 82 jiwa.\n\n\nKONDISI SAAT INI\nBPBD Kab. Kudus berkoordinasi dengan Pemdes, Pemcam, TNI, Polri, Destana, Relawan gabungan untuk penanganan evakuasi korban terdampak;\nBPBD Kab. Kudus menyalurkan bantuan ke tempat pengungsian;\nPompa kendali Dinas PUPR KUDUS saat ini beroperasi 2 pembuangan dan pipa satu mengalami kerusakan dan tahap perbaikan\nPompa kendali BBWS dan Pusdataru dengan (keseluruhan 5 selang/pipa) saat ini beroperasi hanya 1 (satu) pipa/selang dari pompa Pusdataru. \nKetinggian air rata rata 10 s.d. 100 cm dan setiap hari  genangan surut antara 5-10 CM. Kedalaman bervariasi yang paling dalam di titik titik tertentu jalan kampung atau halaman rumah yang rendah. Sedang jalan desa lancer dilalui kendaraan.\n\n\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Jati Wetan;\nMasjid Baittun Naim Krajan Karangrowo.\n\n","Temulus, Mejobo, Payaman, Gulang, Kesambi, Kirig, Golan Tepus, Jepang, Hadiwarno, Jati Wetan, Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Jati Kulon, Loram Kulon, Pasuruan Lor, Pasuruan Kidul, Jepang Pakis, Loram Wetan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Wates, Wonosoco, Larikrejo, Berugenjang, Kalirejo, Lambangan, Sambung, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sadang, Sidomulyo, Gondoharum, Pladen, Setrokalangan, Garung Kidul, Banget, Prambatan Lor, Blimbing Kidul, Kedungdowo, Prambatan Kidul, Gamong","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [170,"670","3/16/2023","Maret","33.08","Magelang","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 16 Maret 2023 Pukul 15.00 WIB.\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Trikayan, Desa Bumirejo, Kec. Mungkid.\n\nSEBAB\nPohon berjenis akar mudah rungkat.\n\nAKIBAT\nPohon tumbang pada saat terjadi angin kencang.\n\nDAMPAK:\n1 rumah warga an. Yoko 35 th 1 KK/5 jiwa mengalami rusak sedang;\nPengungsi Nihil (Rumah masih dapat ditempati).\n\nUPAYA PENANGANAN:\nTim BPBD Kabupaten Magelang melakukan assessment awal; \nBerkoordinasi dengan Pemdes Bumirejo untuk penanganan lanjutan;\nKerjabakti pembersihan material pohon tumbang dilakukan oleh warga setempat.\n","Bumirejo","Mungkid","BPBD Kab. Magelang","","","",""],
    [171,"671","3/16/2023","Maret","33.03","Purbalingga","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 16 Maret 2023, pukul 15.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nRT 01/01 Desa Gumiwang Kec. Kejobong\nRT 02/03 dan RT 02/01  Desa Sokanegara Kec. Kejobong\n\nSEBAB\nTurunnya curah hujan tinggi selama 3 jam di wilayah Kejobong, disertai angin kencang\n\nDAMPAK \nDesa Gumiwang : 3 pohon jenis randu, albasia, & kelapa tumbang menimpa atap rumah milik Bpk. Muharso, dengan kondisi rusak sedang.\nDesa Sokanegara : Pohon Durian berumur tua tumbang menimpa rumah Bpk. Paryono kondisi rusak sedang, dan pohon jengkol tumbang menimpa rumah ibu Sumarti kondisi rusak ringan.\n\nKERUGIAN\nTaksiran Kerugian TKP di Desa Gumiwang ± 3 Juta dan TKP di Desa Sokanegara ± 15 Juta.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Purbalingga melakukan koordinasi dan asesmen bersama Kades Gumiwang & Sokanegara, TNI/Polri dilokasi kejadian.\nBersama warga sekitar membantu evakuasi pohon tumbang tersebut.\n","Gumiwang, Sokanegara","Kejobong","BPBD Kab. Purbalingga","","","",""],
    [172,"672","3/16/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus\nKecamatan Jakenan\nKecamatan Pati\nKec. Kayen\nKecamatan Dukuhseti\nKecamatan Sukolilo\nKecamatan Juwana\nKecamatan Margoyoso\nKecamatan Batangan \n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah Kab. Pati.\n\nDAMPAK:\nBEBERAPA WILAYAH YANG MASIH TERDAMPAK GENANGAN AIR/BANJIR :\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari\nRumah : 235 rumah (301 KK / 888 Jiwa)\nSawah : 95 Ha\nJalan Desa : 3.000 m\nSekolah : 2 unit \nMasjid : 3 unit\nb. Mintobasuki\nRumah : 152, ketinggian air 5 s.d 20cm (185 KK / 524 Jiwa)\nSekolah : 1 unit.\nDesa Tanjang\nRumah : 156 rumah (196 KK / 451 Jiwa)\nMushola : 4 Unit\nMasjid : 3 Unit\nSekolah : 1\nd. Desa Kosekan\nRumah : 140 rumah (155 KK / 330 jiwa)\nMasjid : 1 Unit\nSekolah : 2 Unit\n\n2.  Kecamatan Jakenan\nDesa Ngastorejo\nRumah : 248 rumah, ketinggian air 30 s.d 50 cm (290 KK / 790 Jiwa) \nDesa Karangrowo\nRumah : 126 rumah, ketinggian air 30 s.d 50 cm (160 KK / 560 Jiwa)\nTempat Ibadah : 3 unit\n\n3. Kecamatan Sukolilo\nDesa Gadudero\nRumah : 126 (146 KK/399 Jiwa)\nb. Desa Kasihan\nRumah : 80 rumah (96 KK/248 Jiwa)\nKeterangan : Akses jalur alternative Kec. Sukolilo masih terputus\n\nUPAYA PENANGANAN:\nSampai dengan hari ini masih terus dilakukan pemantauan titik-titik lokasi terdampak banjir;\nKoordinasi berbagai pihak juga terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut.\nDistribusi logistik dan nasi bungkus di Desa Gadudero Kecamatan Sukolilo\n","Banjarsari, Mintobasuki, Tanjang, Kosekan, Ngastorejo, Karangrowo, Gadudero, Kasihan","Gabus, Jakenan, Sukolilo","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [173,"673","3/16/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu\n\nJUMLAH TERDAMPAK:\nSawah Terdampak: 5.101 Ha\nWarga Terdampak: 6.974 KK/22.378 Jiwa\nRumah tergenang: 2.381 KK\nPengungsi: 92 KK/241 Jiwa \n\nPENGUNGSIAN\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Jati Wetan \nGKMI Tanjung Karang dan Klenteng Tanjung Karang \nRTQ & Gedung PKK \nBaldes karangrowo \nJumlah Pengungsi : 312 Jiwa\nLOKASI TERDAMPAK\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 215 Ha\nWarga terdampak: 1.817 KK/5.895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 35 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 236 Ha\nWarga terdampak: 119 KK Jiwa\nRumah tergenang: 119 KK\nGulang\nSawah terdampak: 226 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nKesambi\nSawah terdampak: 153 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 360 Ha\nWarga terdampak: 582 KK/1.407 Jiwa\nRumah tergenang : 50 KK \nJojo\nSawah terdampak: 117 Ha\n\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nWarga terdampak: 45 KK/147Jiwa\nRumah tergenang: 425 KK\nDesa Tanjung karang\nWarga terdampak: 52 KK/153 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nDesa Jetis kapuan\nWarga terdampak: 7 KK/17 Jiwa\nRumah tergenang: 388 KK\nJati Kulon\nWarga terdampak : 85 KK/300 Jiwa\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 31 Ha\n\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 390 Ha\nWarga terdampak: 800 KK/3.000 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nKarangrowo\nSawah terdampak: 602 Ha\nWarga terdampak: 1.000 KK/3.000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nUndaan Lor \nSawah terdampak: 465 Ha\nWarga terdampak: 590 KK/2.143 Jiwa\nRumah tergenang: 220 KK\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 410 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 167 Ha\nWates\nSawah terdampak: 340 Ha\nWarga terdampak: 77 KK/566 Jiwa\nRumah tergenang: 201 KK\nWonosoco\nSawah terdampak: 280 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 80 Ha\nSambung\nSawah terdampak: 140 Ha\n 10. Kalirejo\nSawah terdampak : 30 Ha\nLambangan\nSawah terdampak : 145 Ha\nGlagahwaru\nSawah terdampak : 30 Ha\nMedini\nSawah terdampak : 25 Ha\nTerangmas\nSawah terdampak : 70 Ha\n\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nWarga terdampak: 600 KK/1800 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nBulung Kulon\nWarga terdampak: 800 KK/2.400Jiwa\nRumah tergenang: 150 KK\n\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan (Sawah terdampak: 143 Ha)\nGarung Kidul (Sawah terdampak: 70 Ha)\nBanget (Sawah terdampak: 80 Ha)\nBlimbing Kidul (Sawah terdampak: 40 Ha)\nKedungdowo (Sawah terdampak: 21 Ha)\nLAPORAN PENGUNGSIAN\nGKMI Tanjung Karang : 30 jiwa\nKlenteng Tanjung Karang : 40 jiwa;\nBalai Desa Jati Wetan : 82 jiwa.\n\n\nKONDISI SAAT INI\nBPBD Kab. Kudus berkoordinasi dengan Pemdes, Pemcam, TNI, Polri, Destana, Relawan gabungan untuk penanganan evakuasi korban terdampak;\nBPBD Kab. Kudus menyalurkan bantuan ke tempat pengungsian;\nPompa kendali Dinas PUPR KUDUS saat ini beroperasi 2 pembuangan dan pipa satu mengalami kerusakan dan tahap perbaikan\nPompa kendali BBWS dan Pusdataru dengan (keseluruhan 5 selang/pipa) saat ini beroperasi hanya 1 (satu) pipa/selang dari pompa Pusdataru. \nKetinggian air rata rata 10 s.d. 100 cm dan setiap hari  genangan surut antara 5-10 CM. Kedalaman bervariasi yang paling dalam di titik titik tertentu jalan kampung atau halaman rumah yang rendah. Sedang jalan desa lancer dilalui kendaraan.\n\n\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Jati Wetan;\nMasjid Baittun Naim Krajan Karangrowo.\n\n","Temulus, Mejobo, Payaman, Gulang, Kesambi, Kirig, Golan Tepus, Jepang, Hadiwarno, Jati Wetan, Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Jati Kulon, Loram Kulon, Pasuruan Lor, Pasuruan Kidul, Jepang Pakis, Loram Wetan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Wates, Wonosoco, Larikrejo, Berugenjang, Kalirejo, Lambangan, Sambung, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sadang, Sidomulyo, Gondoharum, Pladen, Setrokalangan, Garung Kidul, Banget, Prambatan Lor, Blimbing Kidul, Kedungdowo, Prambatan Kidul, Gamong","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [174,"674","3/16/2023","Maret","33.12","wonogiri","","200.Tanah Gerak","WAKTU KEJADIAN\nSenin, 1 Maret 2023 Pukul 06.00 WIB.\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Gondang RT 02/04  Desa Sendangsari Kec. Batuwarno Kab. Wonogiri\n\nSEBAB\nKondisi Tanah rapuh, dan potensi gerakan tanah tinggi ditambah curah hujan tinggi.\n\nAKIBAT\nTerjadi gerakan tanah hingga mengakibatkan rumah Bpk. Misman  rusak berat.\n\nDAMPAK:\n1 rumah warga an. Bpk. Misman (1 KK/5 jiwa) mengalami rusak berat;\nMengungsi dirumah kerabat\n\nPERKEMBANGAN UPAYA PENANGANAN:\nTim BPBD Kab. Wonogiri  terus melakukan pemantauan dan kajian melalui tinjauan langsung dan pantauan relawan; \nBerkoordinasi dengan Pemdes Sendangsari untuk penanganan lanjutan;\nKerjabakti pembersihan material rumah dilakukan oleh warga setempat.\nBPBD Kab. Wonogiri berkoordinasi dengan Dinas ESDM Kab. Magelang dan Disperakim Kab. Wonogiri.\n","Sendangsari","Batuwarno","BPBD Kab. Wonogiri","","","",""],
    [175,"675","3/17/2023","Maret","33.08","Magelang","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 17 Maret 2023, pukul 14.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Carikan Desa Gondosuli Kec. Muntilan\n\nSEBAB\nPohon lapuk\n\nDAMPAK \nPohon Trembesi berdiameter 80-100 cm tumbang di 3 titik yang berbeda, berakibat akses jalan antar desa tertutup total serta jaringan PLN dan Telkom terganggu.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Magelang melakukan kaji cepat\nPenanganan darurat oleh BPBD Kab. Magelang, Satpol PP, TNI, Polri, relawan, dan warga.\n","Gondosuli","Muntilan","BPBD Kab. Magelang","","","",""],
    [176,"676","3/17/2023","Maret","33.08","Magelang","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 17 Maret 2023, pukul 14.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Santren Desa Gunungpring Kec. Muntilan\n\nSEBAB\nPohon lapuk\n\nDAMPAK \nPohon tumbang menutup akses jalan di Dusun Santren\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Magelang melakukan kaji cepat\nPenanganan darurat oleh BPBD Kab. Magelang, relawan, dan warga.\n","Gunungpring ","Muntilan","BPBD Kab. Magelang","","","",""],
    [177,"677","3/17/2023","Maret","33.15","Grobogan","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 17 Maret 2023, pukul 14.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Krajan RT.01 RW 02 Desa Sumberjatipohon Kec. Grobogan\nDusun Bringin RT.01 RW.02 Desa Bringin Kec. Godong\n\nSEBAB\nStruktur bangunan yang rapuh\n\nDAMPAK \nRumah roboh bagian dapur\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Grobogan melakukan kaji cepat\nPenanganan darurat oleh BPBD Kab. Grobogan, Pemdes Bringin, Pemerintah Kec. Godong dan warga.\n","Sumberjati, Bringin","Grobogan, Godong","BPBD Kab. Grobogan","","","",""],
    [178,"678","3/17/2023","Maret","33.13","Karanganyar","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 17 Maret 2023, pukul 13.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Krancangan RT 01/04, Desa Puntukrejo, kec Ngargoyoso\n\nSEBAB\nLereng curam\n\nDAMPAK \nTalud pekarangan mengalami longsor nenimpa teras rumah\n\nUPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kabupaten Karanganyar menuju lokasi untuk  melakukan pendataan.\nPemberian logistik untuk kegiatan kerja bakti.\nMelaporkan kejadian tersebut\n","Puntukrejo","Ngargorejo","BPBD Kab. Karanganyar","","","",""],
    [179,"679","3/17/2023","Maret","33.13","Karanganyar","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 17 Maret 2023, pukul 13.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Gemawang RT 02/10, Desa Wukirsawit, Kec. Jatiyoso\n\nSEBAB\nLereng curam\n\nDAMPAK \nTalud jalan dusun gemawang longsor\n\nUPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kabupaten Karanganyar menuju lokasi untuk  melakukan pendataan.\nPemberian logistik untuk kegiatan kerja bakti.\nMelaporkan kejadian tersebut.\n","Wukirsawit","Jatiyoso","BPBD Kab. Karanganyar","","","",""],
    [180,"680","3/17/2023","Maret","33.11","Sukoharjo","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 17 Maret 2023, pukul 13.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Baran, Kec. Nguter Kab. Sukoharjo\n\nSEBAB\nPohon lapuk\n\nDAMPAK \nPohon jati tumbang melintang di jalan perbatasan Ds Lawu dan Desa Baran, serta menimpa rumah salah seorang warga\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Sukoharjo melakukan kaji cepat\nBPBD Kab. Sukoharjo melakukan koordinasi dengan PLN untuk pengkondisian kabel yg tertimpa pohon\nBPBD Kab. Sukoharjo melakkan evakuasi pohon tumbang\n","Baran","Nguter","BPBD Kab. Sukoharjo","","","",""],
    [181,"681","3/17/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus\nKecamatan Jakenan\nKecamatan Pati\nKec. Kayen\nKecamatan Dukuhseti\nKecamatan Sukolilo\nKecamatan Juwana\nKecamatan Margoyoso\nKecamatan Batangan \n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah Kab. Pati.\n\nDAMPAK:\nBEBERAPA WILAYAH YANG MASIH TERDAMPAK GENANGAN AIR/BANJIR :\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari\nRumah : 235 rumah (301 KK / 888 Jiwa)\nSawah : 95 Ha\nJalan Desa : 3.000 m\nSekolah : 2 unit \nMasjid : 3 unit\nb. Mintobasuki\nRumah : 152, ketinggian air 5 s.d 20cm (185 KK / 524 Jiwa)\nSekolah : 1 unit.\nDesa Tanjang\nRumah : 156 rumah (196 KK / 451 Jiwa)\nMushola : 4 Unit\nMasjid : 3 Unit\nSekolah : 1\nd. Desa Kosekan\nRumah : 140 rumah (155 KK / 330 jiwa)\nMasjid : 1 Unit\nSekolah : 2 Unit\n\n2.  Kecamatan Jakenan\nDesa Ngastorejo\nRumah : 248 rumah, ketinggian air 30 s.d 50 cm (290 KK / 790 Jiwa) \nDesa Karangrowo\nRumah : 126 rumah, ketinggian air 30 s.d 50 cm (160 KK / 560 Jiwa)\nTempat Ibadah : 3 unit\n\n3. Kecamatan Sukolilo\nDesa Gadudero\nRumah : 126 (146 KK/399 Jiwa)\nb. Desa Kasihan\nRumah : 80 rumah (96 KK/248 Jiwa)\nKeterangan : Akses jalur alternative Kec. Sukolilo masih terputus\n\nUPAYA PENANGANAN:\nSampai dengan hari ini masih terus dilakukan pemantauan titik-titik lokasi terdampak banjir;\nKoordinasi berbagai pihak juga terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut.\nDistribusi logistik dan nasi bungkus di Desa Gadudero Kecamatan Sukolilo\n","Banjarsari, Mintobasuki, Tanjang, Kosekan, Ngastorejo, Karangrowo, Gadudero, Kasihan","Gabus, Jakenan, Sukolilo","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [182,"682","3/17/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu\n\nJUMLAH TERDAMPAK:\nSawah Terdampak: 5.101 Ha\nWarga Terdampak: 6.974 KK/22.378 Jiwa\nRumah tergenang: 2.381 KK\nPengungsi: 92 KK/241 Jiwa \n\nPENGUNGSIAN\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Jati Wetan \nGKMI Tanjung Karang dan Klenteng Tanjung Karang \nRTQ & Gedung PKK \nBaldes karangrowo \nJumlah Pengungsi : -\nLOKASI TERDAMPAK\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 215 Ha\nWarga terdampak: 1.817 KK/5.895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 35 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 236 Ha\nWarga terdampak: 119 KK Jiwa\nRumah tergenang: 119 KK\nGulang\nSawah terdampak: 226 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nKesambi\nSawah terdampak: 153 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 360 Ha\nWarga terdampak: 582 KK/1.407 Jiwa\nRumah tergenang : 50 KK \nJojo\nSawah terdampak: 117 Ha\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nWarga terdampak: 45 KK/147Jiwa\nRumah tergenang: 425 KK\nDesa Tanjung karang\nWarga terdampak: 52 KK/153 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nDesa Jetis kapuan\nWarga terdampak: 7 KK/17 Jiwa\nRumah tergenang: 388 KK\nJati Kulon\nWarga terdampak : 85 KK/300 Jiwa\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 31 Ha\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 390 Ha\nWarga terdampak: 800 KK/3.000 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nKarangrowo\nSawah terdampak: 602 Ha\nWarga terdampak: 1.000 KK/3.000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nUndaan Lor \nSawah terdampak: 465 Ha\nWarga terdampak: 590 KK/2.143 Jiwa\nRumah tergenang: 220 KK\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 410 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 167 Ha\nWates\nSawah terdampak: 340 Ha\nWarga terdampak: 77 KK/566 Jiwa\nRumah tergenang: 201 KK\nWonosoco\nSawah terdampak: 280 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 80 Ha\nSambung\nSawah terdampak: 140 Ha\n 10. Kalirejo\nSawah terdampak : 30 Ha\nLambangan\nSawah terdampak : 145 Ha\nGlagahwaru\nSawah terdampak : 30 Ha\nMedini\nSawah terdampak : 25 Ha\nTerangmas\nSawah terdampak : 70 Ha\n\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nWarga terdampak: 600 KK/1800 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nBulung Kulon\nWarga terdampak: 800 KK/2.400Jiwa\nRumah tergenang: 150 KK\n\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan (Sawah terdampak: 143 Ha)\nGarung Kidul (Sawah terdampak: 70 Ha)\nBanget (Sawah terdampak: 80 Ha)\nBlimbing Kidul (Sawah terdampak: 40 Ha)\nKedungdowo (Sawah terdampak: 21 Ha)\nLAPORAN PENGUNGSIAN\nNIHIL\n\n\nKONDISI SAAT INI\nBPBD Kab. Kudus berkoordinasi dengan Pemdes, Pemcam, TNI, Polri, Destana, Relawan gabungan untuk penanganan evakuasi korban terdampak;\nBPBD Kab. Kudus menyalurkan bantuan ke tempat pengungsian;\nPompa kendali Dinas PUPR KUDUS saat ini beroperasi 2 pembuangan dan pipa satu mengalami kerusakan dan tahap perbaikan\nPompa kendali BBWS dan Pusdataru dengan (keseluruhan 5 selang/pipa) saat ini beroperasi hanya 1 (satu) pipa/selang dari pompa Pusdataru. \nKetinggian air rata rata 10 s.d. 100 cm dan setiap hari  genangan surut antara 5-10 CM. Kedalaman bervariasi yang paling dalam di titik titik tertentu jalan kampung atau halaman rumah yang rendah. Sedang jalan desa lancer dilalui kendaraan.\n\n\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Jati Wetan;\nMasjid Baittun Naim Krajan Karangrowo.\n\n","Temulus, Mejobo, Payaman, Gulang, Kesambi, Kirig, Golan Tepus, Jepang, Hadiwarno, Jati Wetan, Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Jati Kulon, Loram Kulon, Pasuruan Lor, Pasuruan Kidul, Jepang Pakis, Loram Wetan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Wates, Wonosoco, Larikrejo, Berugenjang, Kalirejo, Lambangan, Sambung, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sadang, Sidomulyo, Gondoharum, Pladen, Setrokalangan, Garung Kidul, Banget, Prambatan Lor, Blimbing Kidul, Kedungdowo, Prambatan Kidul, Gamong","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [183,"683","3/17/2023","Maret","33.23","Temanggung","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 17 Maret 2023, pukul 13.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Temanggung : Desa Danupayan, Desa Gilingsari, Dusun Gilingsari Utara RT 01 RW 01, Desa Gilingsari Dusun Gilingsari Selatan RT 01 RW 02\nKecamatan Bulu : Desa Malangsari Dusun Reban RT/01, RW 01.,Desa Pandemulyo Dusun Mangir RT 01 RW 10\nKecamatan Kadangan : Desa Baledu Dusun Pacitran RT 04, RW 03., Desa kandangan Dusun Termas Jalan raya kandangan-Rowoseneng Segrowong, Jalan raya kandangan-Rowoseneng Dusun Madureso Desa Gesing, Penanganan Pohon Tumbang menutup jalan Raya Rejosari Desa Ngemplak \nSEBAB\nHujan dengan intensitas tinggi disertai angin\n\nDAMPAK \nKecamatan Temanggung : \nDesa Danupayan (16 rumah rusak ringan, 2 rumah rusak berat)\nDesa Gilingsari, Dusun Gilingsari Utara RT 01 RW 01, (7 rumah rusak ringan)\nDesa Gilingsari Dusun Gilingsari Selatan RT 01 RW 02 (2 rumah rusak ringan)\nKecamatan Bulu :\nDesa Malangsari Dusun Reban RT/01, RW 01 (1 rumah rusak ringan)\nDesa Pandemulyo Dusun Mangir RT 01 RW 10 (1 rumah rusak berat, 1 rumah rusak ringan, 1 masjid rusak ringan, 1 SD rusak ringan, bangunan lain rusak sedang)\nKecamatan Kadangan :\nDesa Baledu Dusun Pacitran RT 04, RW 03 (2 rumah rusak ringan)\nDesa kandangan Dusun Termas (1 rumah rusak berat, 2 rumah rusak sedang)\nJalan raya kandangan-Rowoseneng Segrowong, Jalan raya kandangan-Rowoseneng Dusun Madureso Desa Gesing, beberapa pohon tumbang menutup jalan.\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Temanggung melakukan Asesment\nPenanganan darurat oleh BPBD Kab. Temanggung, Satpol PP, TNI, Polri, relawan, dan warga\n(kerja bakti untuk membersihkan pohon yang tumbang dan membantu membenahi atap rumah warga terdampak\n\n","Danupayan, Gilingsari, Malangsari, Pandemulyo, Baledu, Kandangan, Gesing","Temanggung, Bulu, Kandangan","BPBD Kab. Temanggung","","","",""],
    [184,"684","3/17/2023","Maret","33.10","Klaten","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 17 Maret 2023, pukul 14.30 WIB\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Trucuk (Desa Mireng, Kradenan, Wonosari, Palar)\nKecamatan Prambanan (Desa Kebondalem Lor)\nKecamatan Kalikotes (Desa Krajan, Kalikotes)\nKecamatan Wedi (Desa Brangkal)\nKecamatan Manisrenggo (Desa Taskombang, Solodiran)\nKecamatan Ceper (Desa Krajan, Srebegan, Pusung)\nKecamatan Pedan (Desa Ngaren)\nKecamatan Klaten Tengah (Desa Gumulan)\nSEBAB\nHujan dengan intansitas tinggi disertai angin kencang\nDAMPAK \nKecamatan Trucuk beberapa rumah rusak dan pohon tumbang : (Desa Mireng 1 RB / 1 RR, Desa Kradenan 1 RR, Desa Wonosari 1 RR, Palar 1 RR, pohon tumbang 7)\nKecamatan Prambanan beberapa rumah rusak dan pohon tumbang (Desa Kebondalem Lor:1 RR, 1 RB, 1RS, 1 pohon tumbang)\nKecamatan Kalikotes rumah rusak (Desa Krajan 1 RS, 1 pohon tumbang)\nKecamatan Wedi rumah rusak (Desa Brangkal 1 RS)\nKecamatan Manisrenggo rumah rusak (Desa Taskombang 2 RS / 1 RR, Solodiran 1 RR)\nKecamatan Ceper beberapa rumah rusak (Desa Srebegan 1 RS, 1 RR, RB 1, 1 pohon tumbang)\nKecamatan Pedan rumah rusak (Desa Ngaren 1 pohon tumbang menimpa jaringan listrik )\nKecamatan Klaten Tengah rumah rusak (Desa Gumulan 1 RR)\nUPAYA PENANGANAN\nTRC PB BPBD Kab. Klaten melakukan assessment\nTRC PB BPBD Kab. Klaten melakukan koordinasi dengan relawan relawan di beberapa Kecamatan untuk memberikan informasi kebencanan dan untuk melakukan pemantauan diwilayah masing – masing\nBPBD Kab. Klaten menghimbau kepada para warga masyarakat agar untuk tetap berhati – hati saat beraktivitas diluar rumah maupun dirumah pada saat hujan dan angin.\nBPBD Kab. Klaten Menghimbau untuk mewaspadai tanda – tanda alam maupun non alam saat terjadinya bencana.\n","Mireng, Kradenan, Wonosari, Palar, Kebondalem Lor, Krajan, Kalikotes, Brangkal, Taskombang, Solodiran, Krajan, Srebegan, Pusung, Ngaren, Gumulan","Trucuk, Prambanan, Kalikotes, Wedi, Manisrenggo, Ceper, Pedan, Klaten Tengah","BPBD Kab. Klaten","","","",""],
    [185,"685","3/17/2023","Maret","33.01","Cilacap","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 17 Maret 2023, pukul 15.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Babakan, RT 01,02/RW 04,RT 01/RW 14, Desa Bantar, Kecamatan Wanareja\n\nSEBAB\nHujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang\n\nDAMPAK \n7 rumah warga mengalami rusak ringan bagian atap\n\nUPAYA PENANGANAN\nCek lokasi bersama Forkopimcam Wanareja dan Pemdes Bantar untuk pendataan.\nSebagian warga kerja bakti memperbaiki atap rumah yang rusak.\nKerja bakti pemotongan pohon yang tumbang dan perbaikan atap rumah yang rusak dilanjutkan besok hari.\n","Bantar","Wanareja","BPBD Kab. Cilacap","","","",""],
    [186,"686","3/17/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus\nKecamatan Jakenan\nKecamatan Pati\nKec. Kayen\nKecamatan Dukuhseti\nKecamatan Sukolilo\nKecamatan Juwana\nKecamatan Margoyoso\nKecamatan Batangan \n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah Kab. Pati.\n\nDAMPAK:\nBEBERAPA WILAYAH YANG MASIH TERDAMPAK GENANGAN AIR/BANJIR :\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari\nRumah : 235 rumah (301 KK / 888 Jiwa)\nSawah : 95 Ha\nJalan Desa : 3.000 m\nSekolah : 2 unit \nMasjid : 3 unit\nb. Mintobasuki\nRumah : 152, ketinggian air 5 s.d 20cm (185 KK / 524 Jiwa)\nSekolah : 1 unit.\nDesa Tanjang\nRumah : 156 rumah (196 KK / 451 Jiwa)\nMushola : 4 Unit\nMasjid : 3 Unit\nSekolah : 1\nd. Desa Kosekan\nRumah : 140 rumah (155 KK / 330 jiwa)\nMasjid : 1 Unit\nSekolah : 2 Unit\n\n2.  Kecamatan Jakenan\nDesa Ngastorejo\nRumah : 248 rumah, ketinggian air 30 s.d 50 cm (290 KK / 790 Jiwa) \nDesa Karangrowo\nRumah : 126 rumah, ketinggian air 30 s.d 50 cm (160 KK / 560 Jiwa)\nTempat Ibadah : 3 unit\n\n3. Kecamatan Sukolilo\nDesa Gadudero\nRumah : 126 (146 KK/399 Jiwa)\nb. Desa Kasihan\nRumah : 80 rumah (96 KK/248 Jiwa)\nKeterangan : Akses jalur alternative Kec. Sukolilo masih terputus\n\nUPAYA PENANGANAN:\nSampai dengan hari ini masih terus dilakukan pemantauan titik-titik lokasi terdampak banjir;\nKoordinasi berbagai pihak juga terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut.\nDistribusi logistik dan nasi bungkus di Desa Gadudero Kecamatan Sukolilo\n","Banjarsari, Mintobasuki, Tanjang, Kosekan, Ngastorejo, Karangrowo, Gadudero, Kasihan","Gabus, Jakenan, Sukolilo","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [187,"687","3/17/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu\n\nJUMLAH TERDAMPAK:\nSawah Terdampak: 5.101 Ha\nWarga Terdampak: 6.974 KK/22.378 Jiwa\nRumah tergenang: 2.381 KK\nPengungsi: 92 KK/241 Jiwa \n\nPENGUNGSIAN\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Jati Wetan \nGKMI Tanjung Karang dan Klenteng Tanjung Karang \nRTQ & Gedung PKK \nBaldes karangrowo \nJumlah Pengungsi : -\nLOKASI TERDAMPAK\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 215 Ha\nWarga terdampak: 1.817 KK/5.895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 35 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 236 Ha\nWarga terdampak: 119 KK Jiwa\nRumah tergenang: 119 KK\nGulang\nSawah terdampak: 226 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nKesambi\nSawah terdampak: 153 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 360 Ha\nWarga terdampak: 582 KK/1.407 Jiwa\nRumah tergenang : 50 KK \nJojo\nSawah terdampak: 117 Ha\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nWarga terdampak: 45 KK/147Jiwa\nRumah tergenang: 425 KK\nDesa Tanjung karang\nWarga terdampak: 52 KK/153 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nDesa Jetis kapuan\nWarga terdampak: 7 KK/17 Jiwa\nRumah tergenang: 388 KK\nJati Kulon\nWarga terdampak : 85 KK/300 Jiwa\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 31 Ha\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 390 Ha\nWarga terdampak: 800 KK/3.000 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nKarangrowo\nSawah terdampak: 602 Ha\nWarga terdampak: 1.000 KK/3.000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nUndaan Lor \nSawah terdampak: 465 Ha\nWarga terdampak: 590 KK/2.143 Jiwa\nRumah tergenang: 220 KK\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 410 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 167 Ha\nWates\nSawah terdampak: 340 Ha\nWarga terdampak: 77 KK/566 Jiwa\nRumah tergenang: 201 KK\nWonosoco\nSawah terdampak: 280 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 80 Ha\nSambung\nSawah terdampak: 140 Ha\n 10. Kalirejo\nSawah terdampak : 30 Ha\nLambangan\nSawah terdampak : 145 Ha\nGlagahwaru\nSawah terdampak : 30 Ha\nMedini\nSawah terdampak : 25 Ha\nTerangmas\nSawah terdampak : 70 Ha\n\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nWarga terdampak: 600 KK/1800 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nBulung Kulon\nWarga terdampak: 800 KK/2.400Jiwa\nRumah tergenang: 150 KK\n\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan (Sawah terdampak: 143 Ha)\nGarung Kidul (Sawah terdampak: 70 Ha)\nBanget (Sawah terdampak: 80 Ha)\nBlimbing Kidul (Sawah terdampak: 40 Ha)\nKedungdowo (Sawah terdampak: 21 Ha)\nLAPORAN PENGUNGSIAN\nNIHIL\n\n\nKONDISI SAAT INI\nBPBD Kab. Kudus berkoordinasi dengan Pemdes, Pemcam, TNI, Polri, Destana, Relawan gabungan untuk penanganan evakuasi korban terdampak;\nBPBD Kab. Kudus menyalurkan bantuan ke tempat pengungsian;\nPompa kendali Dinas PUPR KUDUS saat ini beroperasi 2 pembuangan dan pipa satu mengalami kerusakan dan tahap perbaikan\nPompa kendali BBWS dan Pusdataru dengan (keseluruhan 5 selang/pipa) saat ini beroperasi hanya 1 (satu) pipa/selang dari pompa Pusdataru. \nKetinggian air rata rata 10 s.d. 100 cm dan setiap hari  genangan surut antara 5-10 CM. Kedalaman bervariasi yang paling dalam di titik titik tertentu jalan kampung atau halaman rumah yang rendah. Sedang jalan desa lancer dilalui kendaraan.\n\n\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Jati Wetan;\nMasjid Baittun Naim Krajan Karangrowo.\n\n","Temulus, Mejobo, Payaman, Gulang, Kesambi, Kirig, Golan Tepus, Jepang, Hadiwarno, Jati Wetan, Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Jati Kulon, Loram Kulon, Pasuruan Lor, Pasuruan Kidul, Jepang Pakis, Loram Wetan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Wates, Wonosoco, Larikrejo, Berugenjang, Kalirejo, Lambangan, Sambung, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sadang, Sidomulyo, Gondoharum, Pladen, Setrokalangan, Garung Kidul, Banget, Prambatan Lor, Blimbing Kidul, Kedungdowo, Prambatan Kidul, Gamong","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [188,"688","3/17/2023","Maret","33.14","Sragen","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 17 Maret 2023, pukul 20.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDk. Kepoh RT 25 Desa. Jetis Kecamatan Sambirejo\n\nSEBAB\nAdanya retakan karena talud tidak dapat menompang dengan baik\n\nDAMPAK \nAkses jalan terganggu\n\nUPAYA PENANGANAN\nTRC PB BPBD Kab. Sragen melakukan assessment\nBPBD Kab. Sragen menghimbau kepada para warga masyarakat agar untuk tetap berhati – hati saat beraktivitas diluar rumah maupun dirumah pada saat hujan dan angin.\nBPBD Kab. Sragen melakukan pemantauan lokasi da pembersihan lokasi bencana\n","Jetis","Sambirejo","BPBD Kab. Sragen","","","",""],
    [189,"689","3/17/2023","Maret","33.01","Cilacap","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 17 Maret 2023, pukul 15.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Rangkasan, RT 01/RW 08,Desa Tarisi,Kecamatan Wanareja.\n\nSEBAB\nMaterial bahan bangunan tidak tepat dan beberapa pohon lapuk.\n\nDAMPAK \n2 (dua) rumah rusak sedang\n1 orang luka ringan \n\nUPAYA PENANGANAN\nCek lokasi bersama Forkopimcam Wanareja Pemdes Tarisi untuk pendataan. \nKerja bakti pembongkaran rumah milik Yuliyana oleh warga masyarakat. \nKerja bakti pembersihan pohon yang tumbang oleh warga masyarakat. \nMenghimbau warga masyarakat untuk memangkas pepohonan tinggi yang dirasa membahayakan yang dekat dengan pemukiman. \n","Tarisi","Wanareja","BPBD Kab. Cilacap","","","",""],
    [190,"690","3/17/2023","Maret","33.18","Pati","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN:\nJumat, 17 Februari 2023 Pukul 09.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN:\nKecamatan Gabus\nKecamatan Jakenan\nKecamatan Pati\nKec. Kayen\nKecamatan Dukuhseti\nKecamatan Sukolilo\nKecamatan Juwana\nKecamatan Margoyoso\nKecamatan Batangan \n\nSEBAB:\nLimpasan sungai Juwana/Silugonggo.\n\nAKIBAT:\nBanjir menggenangi persawahan dan permukiman beberapa wilayah Kab. Pati.\n\nDAMPAK:\nBEBERAPA WILAYAH YANG MASIH TERDAMPAK GENANGAN AIR/BANJIR :\nKecamatan Gabus:\nDesa Banjarsari\nRumah : 235 rumah (301 KK / 888 Jiwa)\nSawah : 95 Ha\nJalan Desa : 3.000 m\nSekolah : 2 unit \nMasjid : 3 unit\nb. Mintobasuki\nSawah dan Perkarangan masih terendam dengan ketinggian air 5 s.d 30cm.\n\n2.  Kecamatan Jakenan\nDesa Ngastorejo\nRumah : 248 (25-35) rumah, ketinggian air 30 s.d 50 cm (290 KK / 790 Jiwa)\nMasjid : 1 unit.\nDesa Karangrowo\nSawah dan Perkarangan masih terendam dengan ketinggian air 30 s.d 50 cm.\n\n3. Kecamatan Sukolilo\nDesa Gadudero\nRumah : 126 (146 KK/399 Jiwa)\nb. Desa Kasihan\nRumah : 80 rumah (96 KK/248 Jiwa)\nKeterangan : Akses jalur alternative Kec. Sukolilo masih terputus\n\nPERKEMBANGAN PENANGANAN:\nSampai dengan hari ini masih terus dilakukan pemantauan titik-titik lokasi terdampak banjir;\nKoordinasi berbagai pihak juga terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut.\nAktifitas DU mandiri di Desa Gadudero masih beroperasi untuk memprodusi logistik permakanan bagi warga Desa Gadudero Kecamatan Sukolilo.\nBPBD Prov. Jateng bersama Dinas terkait menghimbau kepada warga terdampak banjir agar tetap menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam keluarga maupun lingkungan.\n","Banjarsari, Mintobasuki, Ngastorejo, Karangrowo, Gadudero, Kasihan","Gabus, Jakenan, Sukolilo","BPBD Kab. Pati","","","",""],
    [191,"691","3/17/2023","Maret","33.19","Kudus","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSemula Senin, 27 Februari 2023, dan kejadian Jumat. 3 Maret 2023 pkl. 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu\n\nJUMLAH TERDAMPAK:\nSawah Terdampak: 5.101 Ha\nWarga Terdampak: 6.974 KK/22.378 Jiwa\nRumah tergenang: 2.381 KK\nPengungsi: 92 KK/241 Jiwa \n\nPENGUNGSIAN\nLokasi Pengungsian : \nBaldes Jati Wetan \nGKMI Tanjung Karang dan Klenteng Tanjung Karang \nRTQ & Gedung PKK \nBaldes karangrowo \nJumlah Pengungsi : -\nLOKASI TERDAMPAK\nKec. Mejobo\nDesa Temulus\nSawah terdampak: 215 Ha\nWarga terdampak: 1.817 KK/5.895 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nMejobo\nSawah terdampak: 35 Ha\nPayaman\nSawah terdampak: 236 Ha\nWarga terdampak: 119 KK Jiwa\nRumah tergenang: 119 KK\nGulang\nSawah terdampak: 226 Ha\nWarga terdampak: 39 KK/110 Jiwa\nRumah tergenang: 12 KK\nKesambi\nSawah terdampak: 153 Ha\nKirig\nSawah terdampak: 360 Ha\nWarga terdampak: 582 KK/1.407 Jiwa\nRumah tergenang : 50 KK \nJojo\nSawah terdampak: 117 Ha\nKec. Jati\nDesa Jati wetan\nWarga terdampak: 45 KK/147Jiwa\nRumah tergenang: 425 KK\nDesa Tanjung karang\nWarga terdampak: 52 KK/153 Jiwa\nRumah tergenang: 74 KK\nDesa Jetis kapuan\nWarga terdampak: 7 KK/17 Jiwa\nRumah tergenang: 388 KK\nJati Kulon\nWarga terdampak : 85 KK/300 Jiwa\nLoram Kulon\nSawah terdampak: 31 Ha\nKec. Undaan\nDesa Ngemplak\nSawah terdampak: 390 Ha\nWarga terdampak: 800 KK/3.000 Jiwa\nRumah tergenang: 142 KK\nKarangrowo\nSawah terdampak: 602 Ha\nWarga terdampak: 1.000 KK/3.000 Jiwa\nRumah tergenang: 400 KK\nUndaan Lor \nSawah terdampak: 465 Ha\nWarga terdampak: 590 KK/2.143 Jiwa\nRumah tergenang: 220 KK\nUndaan Kidul\nSawah terdampak: 410 Ha\nUndaan Tengah\nSawah terdampak: 167 Ha\nWates\nSawah terdampak: 340 Ha\nWarga terdampak: 77 KK/566 Jiwa\nRumah tergenang: 201 KK\nWonosoco\nSawah terdampak: 280 Ha\nLarikrejo\nSawah terdampak: 180 Ha\nBerugenjang\nSawah terdampak: 80 Ha\nSambung\nSawah terdampak: 140 Ha\n 10. Kalirejo\nSawah terdampak : 30 Ha\nLambangan\nSawah terdampak : 145 Ha\nGlagahwaru\nSawah terdampak : 30 Ha\nMedini\nSawah terdampak : 25 Ha\nTerangmas\nSawah terdampak : 70 Ha\n\nKec. Jekulo\nDesa Bulungcangkring\nWarga terdampak: 600 KK/1800 Jiwa\nRumah tergenang: 100 KK\nBulung Kulon\nWarga terdampak: 800 KK/2.400Jiwa\nRumah tergenang: 150 KK\n\n\nKec. Kaliwungu\nDesa Strokalangan (Sawah terdampak: 143 Ha)\nGarung Kidul (Sawah terdampak: 70 Ha)\nBanget (Sawah terdampak: 80 Ha)\nBlimbing Kidul (Sawah terdampak: 40 Ha)\nKedungdowo (Sawah terdampak: 21 Ha)\nLAPORAN PENGUNGSIAN\nNIHIL\n\n\nKONDISI SAAT INI\nBPBD Kab. Kudus berkoordinasi dengan Pemdes, Pemcam, TNI, Polri, Destana, Relawan gabungan untuk penanganan evakuasi korban terdampak;\nBPBD Kab. Kudus menyalurkan bantuan ke tempat pengungsian;\nPompa kendali Dinas PUPR KUDUS saat ini beroperasi 2 pembuangan dan pipa satu mengalami kerusakan dan tahap perbaikan\nPompa kendali BBWS dan Pusdataru dengan (keseluruhan 5 selang/pipa) saat ini beroperasi hanya 1 (satu) pipa/selang dari pompa Pusdataru. \nKetinggian air rata rata 10 s.d. 100 cm dan setiap hari  genangan surut antara 5-10 CM. Kedalaman bervariasi yang paling dalam di titik titik tertentu jalan kampung atau halaman rumah yang rendah. Sedang jalan desa lancer dilalui kendaraan.\n\n\nDAPUR UMUM:\nBalai Desa Jati Wetan;\nMasjid Baittun Naim Krajan Karangrowo.\n\n","Temulus, Mejobo, Payaman, Gulang, Kesambi, Kirig, Golan Tepus, Jepang, Hadiwarno, Jati Wetan, Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Jati Kulon, Loram Kulon, Pasuruan Lor, Pasuruan Kidul, Jepang Pakis, Loram Wetan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Wates, Wonosoco, Larikrejo, Berugenjang, Kalirejo, Lambangan, Sambung, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sadang, Sidomulyo, Gondoharum, Pladen, Setrokalangan, Garung Kidul, Banget, Prambatan Lor, Blimbing Kidul, Kedungdowo, Prambatan Kidul, Gamong","Jati, Undaan, Mejobo, Jekulo dan Kaliwungu","BPBD Kab. Kudus","","","",""],
    [192,"692","3/17/2023","Maret","33.23","Temanggung","","200.Tanah Gerak","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 17 Maret 2023, pukul 16.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Sumenggoh 04/01 Desa Margolelo Kec. Kandangan.\n\nSEBAB\nTopografi curam\n\nAKIBAT\nTebing jalan longsor dengan luas area longsor dengan panjang 10 meter dan ketinggian 18 meter. \n\nDAMPAK \nMaterial longsor berdampak pada akses jalan alternatif penghubung Desa Margolelo-Desa Ngemplak Kec. Kandangan;\nTidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.\n\nUPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kab. Temanggung melakukan assessment ke lokasi terdampak;\nKoordinasi dengan pihak setempat;\nPemberian bantuan logistik kerja bakti;\nBPBD, TNI, POLRI serta pemangku kepentingan melaksanakan kerja bakti pembersihan material tanah longsor;\nAkses jalan yang sempat terhambat kini sudah dapat dilalui kembali.\n","Margolelo","Kandangan","BPBD Kab. Temanggung","","","",""],
    [193,"693","3/17/2023","Maret","33.23","Temanggung","","200.Tanah Gerak","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 17 Maret 2023, pukul 15.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDsn. Paponan rt 1 rw 3 Ds. Paponan Kec.Kledung.\n\nSEBAB\nStruktur pondasi kurang kuat.\n\nAKIBAT\nPondasi warga denganvolume panjang 20m tinggi 4 meter longsor.\n\nDAMPAK \n4 rumah terancam longsor susulan;\nKorban jiwa Nihil;\nKerugian Rp. 13.550.000,-\n\nUPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kab. Temanggung melakukan assessment ke lokasi terdampak;\nKoordinasi dengan Pemdes Paponan terkait penanganan lebih lanjut;\nTelah dilaksanakan kerjabakti pembersihan material longsor yang menutup saluran irigasi oleh masyarakat dan perangkat desa.\n","Paponan","Kledung ","BPBD Kab. Temanggung","","","",""],
    [194,"694","3/17/2023","Maret","33.08","Wonosobo","","200.Tanah Gerak","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 18 Maret 2023, pukul 15.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nRT 01/08, Kalikowel, Kaliwiro, Wonosobo.\n\nSEBAB\nTopografi curam.\n\nAKIBAT\nTebing jalan longsor.\n\nDAMPAK \n1 rumah rusak sedang terdampak material longsor;\nKorban jiwa Nihil.\n\nUPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kab. Wonosobo melakukan assessment ke lokasi terdampak;\nKoordinasi dengan Pemdes Kalikowel terkait penanganan lebih lanjut;\nPembersihan material longsor dan rumah rusak oleh warga setempat.\n","Kalikowel","Kaliwiro","BPBD Kab. Wonosobo","","","",""],
    [195,"695","3/17/2023","Maret","33.23","Temanggung","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 17 Maret 2023, pukul 16.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDsn.Balong Rt 3 Rw 1 Ds.Langeng Kec.Tlogomulyo.\n\nSEBAB\nStruktur bangunan atap rumah kurang kuat.\n\nAKIBAT\nAtap rusak ketika terjadi angin kencang.\n\nDAMPAK \n2 rumah rusak ringan (bagian atap);\nKorban jiwa Nihil;\nKerugian Rp. 19.000.000,-\n\nUPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kab. Temanggung melakukan assessment ke lokasi terdampak;\nKoordinasi dengan Pemdes Langgeng terkait penanganan lebih lanjut;\nTelah dilaksanakan kerjabakti pembersihan material atap rusak oleh masyarakat dan perangkat desa setempat.\n","Langgeng","Tlogomulyo","BPBD Kab. Temanggung","","","",""],
    [196,"696","3/18/2023","Maret","33.14","Sragen","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 18 Maret 2023, pukul 17.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nJalan Raya Grompol - Jambangan KM 2\nPilang bangu RT 19, Sepat, Masaran\n\nSEBAB\nPohon rimbun, Pohon berjenis akar mudah rungkat.\n\nAKIBAT\nPohon tumbang di 2 titik pada saat terjadi hujan disertai angin kencang.\n\nDAMPAK \nMaterial pohon tumbang menimpa jaringan listrik dan melintang ke jalan;\nKorban jiwa Nihil;\nKerugian Rp. 2.000.000,-\n\nUPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kab. Sragen melakukan assessment ke lokasi terdampak;\nKoordinasi dengan Pemdes setempat terkait penanganan lebih lanjut;\nTelah dilaksanakan kerjabakti pembersihan material pohon tumbang oleh tim gabungan  BPBD, Polsek Masaran, Komunitas Relawan setempat.\n","","Masaran","BPBD Kab. Sragen","","","",""],
    [197,"697","3/18/2023","Maret","33.17","Rembang","","200.Tanah Gerak","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 18 Maret 2023\n\nLOKASI KEJADIAN\n Dukuh Waru Desa Sidorejo Kecamatan Sedan, Kab. Rembang\n\nSEBAB\nPergerakan tanah di sekitar sungai\n\nAKIBAT\nkeretakan dinding rumah sehingga rumah milik Bapak Bajuri (82 Tahun) rusak parah.\n\nDAMPAK \nTanah gerak tersebut mengakibatkan rumah dengan panjang 10 meter, lebar 5 meter dan tinggi 3 meter mengalami rusak dan roboh.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab Rembang Melakukan assesment ke lapangan untuk mendata jumlah kerugian dan Memberikan bantuan berupa sembako\n","Sidorejo","Sedan","BPBD Kab. Rembang","","","",""],
    [198,"698","3/19/2023","Maret","33.11","Sukoharjo","","201.Kebakaran","WAKTU KEJADIAN\nMinggu, 19 Maret 2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nDukuh Tambak RT 4/2 Desa Grogol Kec. Grogol Kab. Sukoharjo.\n\nSEBAB\nDalam penyelidikan petugas kepolisian setempat.\n\nAKIBAT\nKebakaran Pabrik\n\nDAMPAK \nPT NAGA PLASTIK di Dukuh Tambak RT 4/2 Desa Grogol Kec. Grogol  terbakar;\nTidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut;\nKerugian masih dalam penghitungan.\n\nUPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kab. Sukoharjo melakukan assessment ke lokasi terdampak;\nPemadaman Api dilakukan oleh Tim Damkar Kab. Sukoharjo dibantu Tim Damkar Kab. Sragen.\n","Grogol","Grogol","BPBD Kab. Sukoharjo","","","",""],
    [199,"699","3/19/2023","Maret","33.23","Temanggung","","200.Tanah Gerak","WAKTU KEJADIAN\nMinggu, 19 Maret 2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Kedopokan RT/RW 05/01 Desa Tlogopucang Kecamatan Kandangan, Kab. Temanggung\n\nSEBAB\nHujan intensitas tinggi \n\nAKIBAT\nTanah longsor di Dusun Kedopokan Desa Tlogopucang Kecamatan Kandangan.\n\nDAMPAK \nAkibat kejadian ini dindinding rumah Ibu Suniah (60 tahun, 1 KK 1 Jiwa) jebol pada bagian kamar mandi. ukuran dinding yang jebol Panjang 5 meter dan tinggi 3 meter.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab Temanggung, melakukan pendataan dan mendistribusikan bantuan logistik untuk kerjabakti dan berkoordinasi dengan perangkat setempat untuk penanganan.\nWarga Desa Tlogopucang melakukan upaya kerjabakti pembersihan material longsor.\n","Tlogopucang","Kandangan","BPBD Kab. Temanggung","","","",""],
    [200,"700","3/20/2023","Maret","33.74","Kota Semarang","","201.Kebakaran","WAKTU KEJADIAN\nSenin, 20 Maret 2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan : Semarang Tengah Kelurahan : Pekunden. Jl. Pandanaran No 126\n\nSEBAB\nAC Mengalami Konsleting listrik\n\nAKIBAT\nKebakaran\n\nDAMPAK \n1 ruangan kelas 6B SD Isriati terbakar\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kota Semarang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kelurahan/Kecamatan, serta instansi terkait lainnya mendatangi lokasi melakukan Assesment dan mengambil dokumentasi.\nWarga berkoordinasi dengan Ketua RT, RW, serta Kelurahan/Kecamatan menghubungi BPBD serta instansi terkait.\n","Pekunden","Semarang Tengah","BPBD Kota Semarang","","","",""],
    [201,"701","3/20/2023","Maret","33.02","Banyumas","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSsnin, 20 Maret 2023\n\nLOKASI KEJADIAN\n Jl. Provinsi Gunung Tugel, Sudimara Kelurahan Karangklesem Kecamatan Purwokerto Selatan\n\nSEBAB\nHujan disertai angin kencang dengan durasi yang lama\n\nAKIBAT\nPohon Tumbang\n\nDAMPAK \npohon tumbang mengenai kabel listrik sehingga dapat membahayakan masyarakat sekitar\n\nUPAYA PENANGANAN\n PLN sudah mengamankan arus listrik pada kabel di lokasi kejadian\nBPBD Kab Banyumas dan PLN membereskan pohon yang tumbang tersebut.\n","Karangklesem","Purwokerto Selatan","BPBD Kab. Banyumas","","","",""],
    [202,"702","3/20/2023","Maret","33.02","Banyumas","","200.Tanah Gerak","WAKTU KEJADIAN\nSenin 20 Maret 2023 Pukul 17.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKelurahan Arca Winangun RT 04 RW 04 Kecamatan Purwokerto Timur\n\nSEBAB\nHujan dengan intensitas tinggi selama  ±  3 jam \nBanjir sungai Pelus \n\nAKIBAT\nTebing Sungai Pelus longsor, dengan dampak volume P: 8 m T: 20 m L: 4 m dan mengakibatkan 1 rumah warga terancam\n\nDAMPAK \nTebing longsor (Sungai Pelus). Ada ancaman bencana susulan apabila terjadi hujan deras lebih dari 3 jam dan debit air sungai Pelus limpas, dimungkinkan terjadi longsor susulan.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab Banyumas bersama Babinsa menindak lanjuti laporan dari Grup WA terkait laporan tanah longsor, dan Tim BPBD segera menuju ke lokasi untuk melakukan pendataan dan koordinasi.\n","Arca Winangun","Purwokerto Timur ","BPBD Kab. Banyumas","","","",""],
    [203,"703","3/20/2023","Maret","33.07","Wonosobo","","200.Tanah Gerak","WAKTU KEJADIAN\nSenin 20 Maret 2023 Pukul 12.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKp. Potrowijayan 05/02, Kel. Selomerto, Kec. Selomerto\n\nSEBAB\nHujan deras diwilayah selomerto dan sekitarnya, \n\nAKIBAT\nAkibatnya senderan rumah huni milik Bapak Wagiman mengalami longsor, dengan luasan tinggi 5 meter dan lebar  3 meter dan menimpa rumah huni bagian garasi milik Bapak Sarmanto.\n\nDAMPAK \nTerdapat 2 KK/ 6 Jiwa yang mengalami kerusakan rumah dan mengalami kerugian hingga Rp 5.000.000. Dan dimungkinkan masih ada longsor susulan.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab Wonosobo melakukan pendata, assessment kerusakan, berkoordinasi dengan pihak terkait, serta pelaporan kebencanaan.\nBPBD Kab. Wonosobo dan warga setempat melakukan pembersihan material dan melakukan pemasangan terpal pada rumah terdampak.\n\n","Selomerto","Selomerto","BPBD Kab. Wonosobo","","","",""],
    [204,"704","3/20/2023","Maret","33.29","Brebes","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSenin, 20 maret 2023 15.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDukuh Pesanggrahan 2, RT 08/01  Desa Kretek Kec. Paguyangan\n\nSEBAB\nDikarnakan hujan yg terjadi di Brebes selatan dengan intensitas tinggi beserta Angin kencang\n\nAKIBAT\nAngin kencang berdampak kepada rusaknya 9 rumah, dan 1 pohon Albasiar tumbang mengenai 1 rumah milik Bpk. Katub\n\nDAMPAK \n1 rumah non permanen rusak berat\n1 jiwa mengungsi\n\nUPAYA PENANGANAN\nSATGAS-PB BPBD Brebes Dan relawan melakukan assesment terkait kronologi dan dampak kejadian.\nSATGAS-PB  melakukan giat pemotongan pohon yang menimpa rumah\nSATGAS-PB Brebes menghimbau kepada warga untuk selalu berhati-hati dan waspada dalam beraktifitas baik di dalam lokasi atau wilayah tersebut  sekarang cuaca tidak menentu dan terkadang cukup ekstrim.\n","Kretek","Paguyangan","BPBD Kab. Brebes","","","",""],
    [205,"705","3/20/2023","Maret","33.15","Grobogan","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSenin, 20 maret 2023 16.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Purwodadi\n\nSEBAB\nTerjadi Angin Kencang disertai hujan deras di wilayah Kecamatan Purwodadi\n\nAKIBAT\nAngin kencang berdampak kepada rusaknya 3 rumah, Atap/plafon masjid sebagaian berjatuhan dan 5 pohon tumbang mengenai Mobil, Kabel Listrik, Menutup Akses Jalan\n\nDAMPAK \n3 rumah warga rusak dibagian atap\nMengganggu aktivitas rumah tangga dan keagamaan\nMengganggu kelancaran lalu lintas\n\nUPAYA PENANGANAN\nSATGAS-PB BPBD Grobogan Dan relawan melakukan assesment terkait kronologi dan dampak kejadian.\nSATGAS-PB  melakukan giat pemotongan pohon yang menimpa rumah\nSATGAS-PB Grobogan menghimbau kepada warga untuk selalu berhati-hati dan waspada dalam beraktifitas baik di dalam lokasi atau wilayah tersebut  sekarang cuaca tidak menentu dan terkadang cukup ekstrim.\n","","Puwodadi","BPBD Kab. Grobogan","","","",""],
    [206,"706","3/20/2023","Maret","33.15","Grobogan","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSenin 20 Maret 2023 Pukul 16.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Brangkal Desa Nampu Kecamatan Karangrayung\n\nSEBAB\nHujan lebat di wilayah Desa Nampu dari jam 15.00 - 17.00 WIB\n\nAKIBAT\nSungai Brangkal tidak mampu menampung debit air sehingga meluap hingga keluar jalurnya\n\nDAMPAK \nLuapan air masuk pemukiman dan lahan pertanian warga. Namun saat ini air sudah surut kembali\n\nUPAYA PENANGANAN\nSATGAS-PB BPBD Grobogan Dan relawan melakukan assesment terkait kronologi dan dampak kejadian.\nSATGAS-PB  melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Nampu terkait pantauan banjir di Desa Nampu Karangruyang\nSATGAS-PB Grobogan menghimbau kepada warga untuk selalu berhati-hati dan waspada dalam beraktifitas baik di dalam lokasi atau wilayah tersebut  sekarang cuaca tidak menentu dan terkadang cukup ekstrim.\n","Nampu","Karangrayung","BPBD Kab. Grobogan","","","",""],
    [207,"707","3/20/2023","Maret","33.03","Purbalingga","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSenin 20 Maret 2023 Pukul 15.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nLuapan Sungai Benda\nDesa Babakan RT 01 / RW 01, Kec. Kalimanah\nLuapan Sungai Gringsing\nKelurahan Purbalingga Lor RT 04 / RW 01, Kec.Purbalingga\nKelurahan Purbalingga Kulon RT 04 / RW 01, Kec.Purbalingga\nKelurahan Purbalingga Kidul RT 01 - 02 / RW 02 & RT 03 / RW 03, Kec. Purbalingga\nKelurahan Kedungmenjangan RT 03 - 04 / RW 01, Kec. Purbalingga\nKelurahan Bojong (Almira Residence), Kec. Purbalingga\n\nSEBAB\nHujan deras dari pukul 14.00 WIB mengakibatkan sungai Grising dan sungai Benda mengakibatkan sungai meluap. \n\nAKIBAT\nMengakibatkan sungai Grising dan sungai Benda meluap ke pemukiman dan Jalan Lt. Yusuf\n\nDAMPAK \n46 KK/ 140 jiwa terdampak\nJl. Letnan Yusuf terendam ±30-50 cm\n1 bangunan sekolah TK terendam\n\n\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Purbalingga berkoordinasi dengan pemerintah Desa setempat \nBPBD Kab. Purbalingga Melakukan Assesment Pada Lokasi Kejadian.\n\n","Babakan, Purbalingga Lor, Purbalingga Kulon, Purbalingga Kidul, Kedungmenjangan, Bojong","Kalimanah, Purbalingga","BPBD Kab. Purbalingga","","","",""],
    [208,"708","3/20/2023","Maret","33.07","Wonosobo","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSenin, 20 maret 2023 17.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nJalan Tumenggung Jogonegoro Km. 4, RT 03/01\nDesa Kalierang, Kec. Selomerto\n\nSEBAB\nPohon ayom trembesi di jalan provinsi mengalami retak dan lapuk serta membahayakan pengguna jalan\n\nAKIBAT\nKelancaran lalu lintas terganggu\n\nDAMPAK \nPohon lapuk dalam kondisi miring, mengganggu kelancaran lalu lintas sehingga harus dievakuasi.\n\nUPAYA PENANGANAN\nSatgas PB BPBD Kab. Wonosobo melakukan pemotongan pohon yang membahayakan\nSatgas PB BPBD Kab. Wonosobo melakukan evakuasi ranting yang berserakan di jalan\n","Kalierang","Selomerto","BPBD Kab. Wonosobo","","","",""],
    [209,"709","3/20/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSenin, 20 Maret 2023 Pukul 16.45 WIB.\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Patoman, Desa Wiramastra dan Desa Kutayasa Kecamatan Bawang;\nDesa Desa Pucungbedug RT 02 RW 01 Kec Purwanegara.\n\nSEBAB\nSedimentasi sungai;\nHujan dengan intensitas tinggi selama  ±  3 jam. \n\nAKIBAT\nSungai Kali Putih meluap.\n\nDAMPAK \n1 (satu) unit jembatan putus / Sungai Kalisatan  anak sungai Kali Putih;\n1 (satu) unit kendaraan roda dua hanyut (sudah terevakuasi); \nSejumlah Kolam ikan terendam banjir;\nSejumlah pemukiman warga terendam banjir.\n\nUPAYA PENANGANAN\nCek lokasi;\nKoordinasi dengan pihak terkait;\nMembuat jembatan darurat penghubung dari Desa Watuurip ke Desa Majelangka.(tepatnya di Dusun Majalangu Rt 02 Rw 07 Desa Majalengka Kec Bawang)\n","Wiramastra, Kutayasa, Pucungbedug","Bawang, Purwanegara","BPBD Kab. Banjarnegara","","","",""],
    [210,"710","3/20/2023","Maret","33.16","Blora","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSenin, 20 Maret 2023 Pukul 16.30 WIB.\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Klagen Kecamatan Kedungtuban.\n\nSEBAB\nStruktur bangunan (atap) kurang kuat.\n\nAKIBAT\nAtap rumah warga rusak ketika terjadi angin kencang.\n\nDAMPAK \n1 rumah rusak sedang dan 14 rumah rusak ringan;\nKorban Jiwa Nihil;\nKerugian masih dalam penghitungan.\n\nUPAYA PENANGANAN\nTRC BPBD Blora melaksanakan asesment dan pendataan;\nMelaksanakan koordinasi dengan Pemdes Klagen da Dinas terkait untuk penanganan tindak lanjut;\nPemerintah Desa Klagen melaksanakan penanganan darurat berupa bantuan genteng sebanyak 3000 pcs dan asbes 100 lembar;\nTim PLN melaksanakan perbaikan jaringan listrik desa.\n","Klagen","Kedungtuban","BPBD Kab. Blora","","","",""],
    [211,"711","3/20/2023","Maret","33.20","Jepara","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSenin, 20 Maret 2023 Pukul 19.30 WIB.\n\nLOKASI KEJADIAN\nDkh. Bengkereh Desa Watuaji RT 03 dan RT 04 RW 01 dan Dkh. Mendak Desa Damarwulan RT 04 RW 02 Kec. Keling.\n\nSEBAB\nStruktur bangunan (atap) kurang kuat.\n\nAKIBAT\nAtap rumah warga rusak ketika terjadi angin kencang.\n\nDAMPAK \n18 rumah rusak ringan;\nKorban Jiwa Nihil;\nKerugian masih dalam penghitungan.\n\nUPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kab. Jepara melakukan Assesment dan pendataan ke lokasi terdampak;\nBerkoodinasi dengan Dinas LHK dan Pemdes terkait penanganan yang akan dilakukan;\nBersama Dinas LHK melakukan pembersihan pohon tumbang.\n","Watuaji, Damarwulan","Keling","BPBD Kab. Jepara","","","",""],
    [212,"712","3/20/2023","Maret","33.21","Demak","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSenin, 20 maret 2023 19.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Bonang\n\nSEBAB\nStruktur bangunan (atap) kurang kuat;\nPohon rimbun dan atau berjenis akar mudah rungkat.\n\nAKIBAT\nbeberapa pohon di Jl. Bonang – Wedung menghalangi jalan dan beberapa rumah/Atap di Desa Sukodono Kec. Bonang rusak.\n\nUPDATE DAMPAK\nWilayah Kecamatan Bonang meliputi:\nDesa Jatirogo (425 rumah rusak ringan)\nDesa Boyolangu dan Desa Karangrejo \nTerjadi Pohon Tumbang Jenis Trembesi sebanyak 14 titik dan yang menghalangi jalan sebanyak 7 Titik di jalan Boyolangu – Karangrejo Kec. Bonang. Saat ini sudah teratasi)\nDesa Sukodono \n13 rumah dan 1 tempat ibadah terdampak (atap rusak)\nDesa Serangan \n1 Faskes/ Poliklinik Kesehatan Desa rusak berat dan 28 rumah terdampak (1 rumah rusak berat, 1 rumah rusak sedang dan 26 rumah rusak ringan).\n\nTotal Fasum Terdampak sebanyak 2 unit (1 tempat Ibadah dan 1 Faskes) dan Rumah Penduduk Terdampak sebanyak 466 rumah.\n\nUPDATE PENANGANAN\nSelasa, 21/03/2023 masih dilakukan Assesment dan pendataan serta penanganan lanjutan ke lokasi terdampak bencana;\nKoordinasi dengan Pemdes terdampak terkait tindak lanjut penanganan.\n","Jatirogo, Boyolangu, Sukodono, Serangan","Bonang","BPBD Kab. Demak","","","",""],
    [213,"713","3/20/2023","Maret","33.20","Jepara","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSenin, 20 Maret 2023 17.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nJl. MT Haryono Kelurahan Bulu, Jepara\nJl. Ciklanang Kelurahan Jobokuto, Jepara\nKomplek SGBK Jepara\nPerempatan Jl. Dr Sutomo Kauman, Jepara\nDesa Kecapi RT.20 RW.03 Tahunan\n\nSEBAB\nPohon rimbun dan atau berjenis akar mudah rungkat.\n\nAKIBAT\nPohon tumbang di sejumlah titik pada saat hujan disertai angin kencang.\n\nUPDATE DAMPAK\nPohon tumbang berdampak ke jalan dan jaringan listrik.\n\nUPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kab. Jepara melakukan Assesment dan pendataan ke lokasi terdampak;\nBerkoodinasi dengan Dinas LHK dan Pemdes terkait penanganan yang akan dilakukan;\nBerkoordinasi dengan PLN ULP Jepara terkait jaringan listrik yang terdampak;\nBersama Dinas LHK melakukan pembersihan pohon tumbang;\nStatus penanganan selesai.\n","Bulu, Jobokuto, Kauman, Kecapi","Jepara, Tahunan","BPBD Kab. Jepara","","","",""],
    [214,"714","3/20/2023","Maret","33.23","Temanggung","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSenin, 20 Maret 2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Margolelo Desa Margolelo Kec Kandangan;\nDusun  Sabrang Desa Margolelo Kec Kandangan. \n\nSEBAB\nStruktur talud jalan kurang kuat;\nPeningkatan debit Aliran Sungai di Desa Margolelo\n\nAKIBAT\nSayap jembatan penghubung Dusun Margolelo Desa Margolelo Kec. Kandangan dengan lahan pertanian longsor;\nSenderan jalan Dusun Sabrang 05/02 Desa Margolelo Kec. Kandangan longsor dengan panjang 20 meter Tinggi 5 meter.\nKerugian Rp. 42.000.000,-\n\nUPDATE DAMPAK\nPohon tumbang berdampak ke jalan dan jaringan listrik.\n\nUPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kab. Jepara melakukan Assesment ke lokasi terdampak a;\nBerkoodinasi Pemdes Margolelo dan DPUPR Kab. Temanggung guna penanganan lebih lanjut.\n","Margolelo","Kandangan","BPBD Kab. Temanggung","","","",""],
    [215,"715","3/21/2023","Maret","33.24","Kendal","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSelasa, 21 Maret 2023 Pukul 16.00 WIB.\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Penggik RT 01 RW 02 Desa Gondang Kec. Limbangan.\n\nSEBAB\nStruktur bangunan kurang kuat.\n\nAKIBAT\nBeberapa atap rumah warga dan fasum rusak ketika terjadi angin kencang.\n\nDAMPAK \n3 bangunan sekolah rusak ringan;\n5 rumah rusak sedang;\n29 rumah rusak ringan;\nKerugian dalam proses pendataan;\nBeberapa rumah dengan kerusakan ringan sudah dilakukan perbaikan.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kabupaten Kendal mengirimkan tim Satgas PB untuk melakukan assessment data ke lokasi.\nBPBD Kabupaten Kendal megirimkan bantuan logistic guna support kegiatan kerja bakti.\nBPBD Kabupaten Kendal melaksanakan kerja bakti bersama pemdes dan warga sekitar.\n","Gondang","Limbangan","BPBD Kab. Kendal","","","",""],
    [216,"716","3/21/2023","Maret","33.12","Wonogiri","1","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSelasa, 21 Maret 2023 Pukul 23.00 WIB.\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Sukoharjo Kecamatan Tirtomoyo.\n\nSEBAB\nTopografi curam.\n\nAKIBAT\nTebing longsor berdampak ke pemukiman warga dan jalan.\n\n DAMPAK \n3 Rumah rusak ringan, 1 rumah terancam.\nKerugian mencapai Rp. 5.000.000,- \n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Wonogiri memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak;\nGotong royong pembersihan material longsor;\n","Sukoharjo","Tirtomoyo","BPBD Kab. Wonogiri","","","",""],
    [217,"717","3/21/2023","Maret","33.07","Wonosobo","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSelasa, 21 Maret 2023 Pukul 16.30 WIB.\n\nLOKASI KEJADIAN\nDsn tinggring. Kel. Kalianget  Kec. Wonosobo.\n\nSEBAB\nTopografi/ daerah lereng curam\n\nAKIBAT\nTebing degnan tinggi 10 m longsor saat terjadi hujan lebat dengan durasi lama\n\nDAMPAK \nMaterial longsor menimpa badan jalan;\nMenimbulkan kemacetan selama 2 jam;\nMutakhir: Pukul 19.00 WIB akses jalan normal sudah bias dilalui.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kabupaten Wonosobo bersama TNI-Polri dan relawan melakukan penanganan pembersihan material longsor yang menutup badan jalan.\n","Kalianget","Wonosobo","BPBD Kab. Wonosobo","","","",""],
    [218,"718","3/21/2023","Maret","33.23","Temanggung","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSelasa, 21 Maret 2023 Pukul 18.45 WIB.\n\nLOKASI KEJADIAN\nAkses Jalan Rowo seneng - Margolelo Dusun Rejosari Desa Ngemplak Kec. Kandangan;\nDesa Sendangsari Tompak Rt 01 Rw 05\n\nSEBAB\nTopografi curam\n\nAKIBAT\nTebing jalan longsor 20 Meter dan ketinggian 6 Meter \n \nDAMPAK \nMaterial longsor berdampak ke bahu jalan.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kabupaten Temanggung melakukan Assesment dan pendataan\nTelah dilakukan pembersihan material longsor;\nKondisi terkini jalan sudah dapat dilewati.\n","Ngemplak","Kandangan","BPBD Kab. Temanggung","","","",""],
    [219,"719","3/22/2023","Maret","33.08","Magelang","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nRabu, 22 Maret 2023 Pukul 14.30 WIB.\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Ganjuran, Desa Sukorejo, Kec. Mertoyudan.\n\nSEBAB\nPohon lapuk\n\nAKIBAT\nDahan pohon tumbang pada saat terjadi hujan disertai angin kencang.\n \nDAMPAK \n1 Bangunan area pemandian Mata Air Gending di Dusun Ganjuran, Desa Sukorejo, Kec. Mertoyudan rusak ringan;\n1 korban luka.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kabupaten Magelang melakukan Assesment ke lokasi kejadian;\nPenanganan dahan pohon tumbang bersama pekerja tempat wisata pemandian Mata Air Gending di Dusun Ganjuran, Desa Sukorejo, Kec. Mertoyudan;\nKorban luka telah dibawa TIM Ambulance Desa Sukorejo ke RS Merah Putih untuk mendapatkan perawatan lebih.\n","Sukorejo","Mertoyudan","BPBD Kab. Magelang","","","",""],
    [220,"720","3/22/2023","Maret","33.12","Wonogiri","1","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nRabu, 22 Maret 2023 Pukul 12.00 WIB.\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Sendangsari dan Desa Tegiri Kec. Batuwarno Kab. Wonogiri.\n\nSEBAB\nTopografi curam.\n\nAKIBAT\nTebing longsor berdampak ke pemukiman warga dan jalan.\n\n DAMPAK \n1 Rumah rusak berat, 4 rumah rusak sedang, 6 rumah rusak ringan,\n2 titik jalan terdampak material longsor (Jalan Sendangsari-Batuwarno dan Jalan Begendo arah Ngambarsari Karangtenggah)\n1 warung makan 2 lantai ( tembok ) hancur total. P 4 m x 8 m rusak;\nKorban jiwa Nihil;\n2 KK (7 Jiwa) mengungsi ke rumah kerabat/tetangga terdekat;\nKerugian mencapai Rp. 211.000.000,- \n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Wonogiri melakukan Assesment dan pendataan;\nBersama Forkompincam, TKSK, Relawan, Rescue dan Warga setempat melakukan evakuasi  warga terdampak le lokasi  yang lebih aman;\nGotong royong pembersihan material longsor;\nHimbauan kepada warga agar tetap waspada mengingat terdapat potensi bahaya longsor susulan.\n","Sendangsari, Tegiri","Batuwarno","BPBD Kab. Temanggung","","","",""],
    [221,"721","3/22/2023","Maret","33.14","Sragen","","201.Kebakaran","WAKTU KEJADIAN\nRabu, 22 Maret 2023 Pukul 09.05 WIB.\n\nLOKASI KEJADIAN\nDk. Pelemrejo RT. 25, Ds. Pare, Kec. Mondokan, Kab. Sragen.\n\nSEBAB\nKelalaian manusia (bermain korek api yang akhirnya menyambar ke bensin).\n\nAKIBAT\nTimbul api dan menyebabkan kebakaran.\n \nDAMPAK \n1 etalase toko beserta barang dagangan tidak bisa digunakan (Meteran listrik terbakar dan tidak bisa digunakan).\nKorban jiwa Nihil.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Sragen melakukan Assesment dan pendataan;\nBersama Damkar Kab. Sragen dan warga sekitar melakukan pemadaman api.\n","Pare","Mondokan","BPBD Kab. Sragen","","","",""],
    [222,"722","3/22/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nRabu, 22 Maret 2023 Pukul 16.33 WIB.\n\nLOKASI KEJADIAN\nDs. Kotabanjar Kec. Banjarnegara.\n\nSEBAB\nStruktur bangunan rapuh/kurang kuat.\n\nAKIBAT\nPondasi dan tembok bangunan longsor.\n \nDAMPAK \n1 Bangunan hotel (Hotel Asri) longsor;\nBerpotensi longsor susulan;\nKorban jiwa Nihil.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Banjarnegara melakukan Assesment dan pendataan;\nHimbauan kepada pemilik bangunan segera dilakukan perbaikan dan mewaspadai longsor susulan.\n","Kotabanjar","Banjarnegara","BPBD Kab. Banjarnegara","","","",""],
    [223,"723","3/23/2023","Maret","33.73","Kota Salatiga","","201.Kebakaran","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 23 Maret 2023 ± Pukul 19.00 WIB.\n\nLOKASI KEJADIAN\nRT 01 RW 02 Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga.\n\nSEBAB\nKonsleting listrik.\n\nAKIBAT\nTerdapat percikan api yang mengakibatkan kebakaran.\n\n DAMPAK \nKebakaran Pabrik roti Maju milik Anita Sanjaya, Pasar anyar RT 01 RW 02 Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga;\nKorban jiwa Nihil.\n UPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kota Salatiga melakukan assesmen ke lokasi kejadian;\nBersama Tim Damkar dibantu TNI, Polri dan Relawan melakukan pemadaman api.\n","Kauman Kidul","Sidorejo","BPBD Kota Salatiga","","","",""],
    [224,"724","3/23/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 23 Maret 2023 || 16.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\n Dusun Duren Sawit RT 01 RW 04 Desa Sawal Kec. Sigaluh Kab. Banjarnegara\n\nSEBAB\nTopografi/lereng curam;\nLahan kritis.\n\nAKIBAT\nTebing longsor saat terjadi hujan dengan durasi lama.\n\n DAMPAK \n1 rumah rusak ringan pada bagian dinding dapur\n UPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kab. Banjarnegara bersama Tim PMI, DAMKAR dan Relawan serta Warga sekitar melakukan kerja bakti pembersihan material longsor;\nBPBD Kab. Banjarnegara memberikan bantuan logistik untuk warga terdampak longsoran.\n\n","Sawal","Sigaluh","BPBD Kab. Banjarnegara","","","",""],
    [225,"725","3/23/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 23 Maret 2023 || 17.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\n Dusun Wanasari RT 01 RW 04 Kelurahan Argasoka Kec/Kab. Banjarnegara\n\nSEBAB\nTopografi/lereng curam;\nLahan kritis.\n\nAKIBAT\nTebing longsor saat terjadi hujan dengan durasi lama.\n\n DAMPAK \n1 Rumah a.n KK Bpk. Hartono 3 jiwa terancam bagian belakang rumahnya. Terlihat tanda-tanda kerusakan (ringan) \n UPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kab. Banjarnegara bersama relawan melakukan penutupan rekahan menggunakan terpal;\nPembersihan jalan\nMendistribusikan bantuan logistik\n\n","Argasoka","Banjarnegara","BPBD Kab. Banjarnegara","","","",""],
    [226,"726","3/23/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 23 Maret 2023 || 17.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Kalimunjeling RT 05 RW 01 Desa Karanganyar Kec. Purwonegoro \n\nSEBAB\nTopografi/lereng curam;\nLahan kritis.\n\nAKIBAT\nTebing longsor saat terjadi hujan dengan durasi lama.\n\n DAMPAK \n1 Mushola terancam longsor dibawahnyaSudah nampak tanda-tanda kerusakan pada bangunan mushola.\n UPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kab. Banjarnegara bersama relawan melakukan penanganan darurat di lokasi kejadian\nMemasang garis pembatas longsoran menggunakan pagar bambu\n\n","Karanganyar","Purwonegoro","BPBD Kab. Banjarnegara","","","",""],
    [227,"727","3/23/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 23 Maret 2023.\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Duren Sawit, Desa Sawal, Kecamatan Sigaluh.\n\nSEBAB\nTopografi/lereng curam;\nLahan kritis.\n\nAKIBAT\nTebing longsor saat terjadi hujan dengan durasi lama.\n\n DAMPAK \nMaterial longsor menimpa badan jalan;\nKondisi saat ini: Normal\n UPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kab. Banjarnegara bersama Tim PMI, DAMKAR dan Relawan serta Warga sekitar melakukan kerja bakti pembersihan material longsor;\nBPBD Kab. Banjarnegara memberikan bantuan logistik untuk warga terdampak longsoran.\n\n","Sawal","Sigaluh","BPBD Kab. Banjarnegara","","","",""],
    [228,"728","3/23/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 23 Maret 2023 || 16.45 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDukuh Wanasari Desa Argasoka 04/01 Kec.Banjarnegara\n\nSEBAB\nPohon lapuk\n\nAKIBAT\nTumbang saat terjadi hujan disertai angin\n\n DAMPAK \nBangkai pohon menutup badan jalan;\nKondisi saat ini: Normal\n UPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kab. Banjarnegara bersama Tim PMI, DAMKAR dan Relawan serta Warga sekitar melakukan kerja bakti pembersihan material longsor;\nBPBD Kab. Banjarnegara memberikan bantuan logistik untuk warga terdampak longsoran.\n\n","Argasoka","Banjarnegara","BPBD Kab. Banjarnegara","","","",""],
    [229,"729","3/23/2023","Maret","33.05","Kebumen","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 23 Maret 2023 Pukul 17.45 WIB.\n\nLOKASI KEJADIAN\nObyek wisata Bukit Pentulu Indah Desa Karangsambung Kecamatan\n\nSEBAB\nStruktur bangunan rapuh/bangunan semi permanen\n\nAKIBAT\nRoboh akibat tertimpa pohon tumbang.\n\n DAMPAK \n5 kios rusak;\nKerugian sekitar 90 Juta.\n\nUPAYA PENANGANAN\nAssesment awal dari Tim Jitupasna BPBD Kab. Kebumen;\nKoordinasi dengan kepala desa;\nKerja bhakti;\n","Karangsambung ","Karangsambung ","BPBD Kab. Kebumen","","","",""],
    [230,"730","3/23/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","","201.Kebakaran","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 23 Maret 2023 Pukul 16.30 WIB.\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun 3 Wiramastra Kec.Bawang\n\nSEBAB\nKonsleting listrik/ kelalaian pemilik rumah\n\n DAMPAK \n1 rumah terbakar pada bagian ruang kamar milik Ibu Muharis\n\nUPAYA PENANGANAN\nApi berhasil dipadamkan oleh warga sekitar dalam waktu kurang dari 1 jam.\n\n","Wiramastra","Bawang","BPBD Kab. Banjarnegara","Kelalaian Manusia/Human Error","Konsleting listrik","1 rumah terbakar pada bagian ruang kamar milik Ibu Muharis","Sosialisasi/Edukasi"],
    [231,"731","3/23/2023","Maret","33.07","Wonosobo","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 23 Maret 2023 Pukul 14.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\n Dsn. Yososari, Ds. Reco, Kec. Kertek.\n\nSEBAB\nPenerapan penggunaan material kurang sesuai.\n\nAKIBAT\nHujan deras disertai angin kencang di wilayah kretek mengakibatkan kerusakan pada beberapa rumah huni bagian atap.\n\nDAMPAK \n2 rumah rusak sedang\n4 rumah rusak ringan\n2 KK 6 Jiwa mengungsi di rumah saudara\n\nKERUGIAN\nRp. 50.000.000,-\n UPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Wonosobo melakukan assessment pada rumah yang mengalami rusak ringan\nMelakukan evakuasi mandiri kepada korban terdampak\nMelakukan pendataan warga terdampak\nKondisi terkini : Untuk rumah huni yang mengalami rusak ringan sudah langsung bisa teratasi oleh warga setempat\n","Reco","Kertek","BPBD Kab. Wonosobo","Penerapan penggunaan material kurang sesuai.","Atap rumah rusak saat terjadi angin kencang","2 rumah rusak sedang\n4 rumah rusak ringan\n2 KK 6 Jiwa mengungsi di rumah saudara","Restrukturisasi bangunan"],
    [232,"732","3/24/2023","Maret","33.03","Purbalingga","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nJumat 24 Maret 2023 || 17.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Tungkeb RT. 03 RW. 01 Desa Purbasari Kecamatan  Karangjambu\n\nSEBAB\nLahan kritis.\n\nAKIBAT\nhujan dengan durasi lama.\n\n DAMPAK \nSamping rumah bapak Riyatno, retak retak\nRumah bapak Sarno, 3 jiwa pondasi sebelah kiri hampir terbawa longsor nggantung dan retak\n UPAYA PENANGANAN\nPada tanggal 25 Maret akan dilakukan assessment;\nKerja bakti membersihkan material longsor yang menutup jalan sepanjang sekira Panjang10m lebar 5m ketebalan 2m;\n","Purbasari","Karangjambu","BPBD Kab. Purbalingga","Sistem drainase buruk","Tanah longsor","2 rumah terancam terbawa longsor","Perbaikan sistem drainase "],
    [233,"733","3/24/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 24  Maret 2023. Pukul 16.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Duren Sawit, Desa Sawal, Kecamatan Sigaluh.\n\nSEBAB\nDrainase yang kurang baik\n\nAKIBAT\nTalud Longsor \n\n DAMPAK \n1 rumah bagian kamar mandi mengalami keruskan\nKerusakan mengancam rumah dengan pemilik a.n Bapak Misihad (3 Jiwa).  \nUPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Banjarnegara dan Tim Argasoka melakukan Penutupan rekahan dengan terpal.\nPendistribusian terpal 2 buah\n","Sawal","Sigaluh","BPBD Kab. Banjarnegara","Sistem drainase buruk","Talud longsor","1 rumah rusak ringan","Perbaikan sistem drainase "],
    [234,"734","3/24/2023","Maret","33.13","Karanganyar","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 24  Maret 2023. Pukul 17.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Tegalrejo, Tlogo Etan RT 03/02, Desa Dayu, kec . Karangpandan\n Dusun Tlogo Kulon RT 02/03, Desa Dayu, kec . Karangpandan\nDusun Sidi RT 02/01, Desa Nglegok, kec . Ngargoyoso\nDusun Pandan Anom RT 03/07, Desa Dukuh, kec . Ngargoyoso\nDusun Segempol RT 02/01, Desa Dukuh, kec . Ngargoyoso\nSEBAB\nDrainse yang kurang membuatTalud Longsor\n\nAKIBAT\nTalud Longsor dan mengakibatkan Merusak Pekarangan\n\n DAMPAK \nTalud Pekarangan permanen P 10 m x 5 m2.\nTalud Pekarangan permanen P 9 m x 5 m3.\nTalud Pekarangan permanen P 7 m x 5 m4.\nTalud Pekarangan permanen P 10 m x 2 m5.\nTalud Pekarangan permanen P 20 m x 1.5 m6. \nTebing longsor menimpa kandang sapi P 6 m x 4 m7. \nTebing longsor P 7 m x 10 m8. Tebing longsor P 7 m x 6 m\nUPAYA PENANGANAN\nTim BPBD Kabupaten Karanganyar menuju lokasi untuk  melakukan pendataan. B\nPemberian logistik untuk kegiatan kerja bakti.c.Melaporkan kejadian tersebut.\n","Dayu, Nglegok, Dukuh","Karangpandan, Ngargoyoso ","BPBD Kab. Karanganyar","Sistem drainase buruk","Talud longsor","Material longsor berdampak ke pekarangan","Perbaikan sistem drainase "],
    [235,"735","3/24/2023","Maret","33.13","Karanganyar","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 24  Maret 2023. Pukul 17.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDsn Dederan 02/05, Nglegok, Ngargoyoso Kab. Karanganyar\nTengklik RT 01/02 Sidi, nglegok ngargoyoso, Kab. Karanganyar\nPandan anom Rt 02/02, Dukuh, Ngargoyoso Kab. Karanganyar\n\nSEBAB\nDrainase yang kurang baik\nTebing Jalan Longsor menimpa talud\n\nAKIBAT\nTalud Longsor \n\n DAMPAK \nTalud longsor P = 16m T=2m, \nbeserta pohon tumbang menutup akses jalan\nTebing jalan longsor menimpa talud pribadi uk P: 9m T: 1,5m3. \nDapur permanen uk 4x8 m atap genting, usuk reng bambu roboh dikarenakan bangunan sudah lapuk.\nUPAYA PENANGANAN\nTim Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karanganyar menuju lokasi untuk berkoordinasi dengan aparat setempat, memberikan petunjuk pengamanan/ arahan keselamatan\nMelakukan pendataan dan dukungan logistik\n","Nglegok","Ngargoyoso ","BPBD Kab. Karanganyar","Sistem drainase buruk, Kontur tanah labil","Tanah longsor","Talud longsor P = 16m T=2m, \nbeserta pohon tumbang menutup akses jalan\nTebing jalan longsor menimpa talud pribadi uk P: 9m T: 1,5m3. \nDapur permanen uk 4x8 m atap genting, usuk reng bambu roboh dikarenakan bangunan sudah lapuk.","Perbaikan sistem drainase "],
    [236,"736","3/24/2023","Maret","33.74","Kota Semarang","","201.Kebakaran","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 24  Maret 2023. Pukul 17.45  WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nLahan Kosong PT.RPI ( Rqbdugarut Plastic Indonesia ) Kel.Randugarut Kec.Tugu Semarang\n\nSEBAB\n karena lahan sudah kering dan cuaca beberapa hari ini sangat panas. \n\nAKIBAT\nKebakaran rumput ilalang\n\n DAMPAK \nrumah luwak atau ilalang seputaran randu garut pmk ngaliyan \nUPAYA PENANGANAN\nMendatangi dan mengamankan TKP.\nMencari dan mencatat ket saksi/korban..\nKoordinasi dengan PLN dan Damkar..\nMembuat laporan.\nMelaporkan kpd pimpinan.\n","Randugarut","Tugu","BPBD Kota Semarang","Vegetasi mudah terbakar","Kebakaran","Kebakaran rumput ilalang",""],
    [237,"737","3/24/2023","Maret","33.23","Temanggung","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 24 Maret 2023 || 16.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Mruwah RT. 06 RW. 05 Desa Tleler Kec. Kaloran\n\nSEBAB\nTopografi / lereng curam\n\nAKIBAT\nHujan deras dengan durasi lama\n\nDAMPAK \n1 rumah warga rusak ringan\nKerugian ± Rp. 4.000.000,-\n UPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Temanggung melakukan assesment terkait kronologi dan dampak kejadian;\nBPBD Kab. Temanggung dibantu oleh warga sekitar dan aparat desa melakukan kerja bakti;\nBPBD Kab. Temanggung melakukan distribusi logistik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nPembangunan tembok rumah\n","Tleler","Kaloran","BPBD Kab. Temanggung","Topografi curam, Sistem drainase buruk","Tanah longsor","1 rumah warga rusak ringan","Perbaikan sistem drainase "],
    [238,"738","3/24/2023","Maret","33.23","Temanggung","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 24 Maret 2023 || 16.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Mangli RT. 04 RW. 04 Desa Soborejo Kec. Pringsurat\n\nSEBAB\nRumah hampir roboh karena faktor usia\n\nAKIBAT\nHujan deras dengan disertai angin\n\nDAMPAK \n1 rumah warga rusak ringan\nKerugian ± Rp. 12.300.000,-\n UPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Temanggung melakukan assesment terkait kronologi dan dampak kejadian;\nBPBD Kab. Temanggung dibantu oleh warga sekitar dan aparat desa melakukan kerja bakti;\nBPBD Kab. Temanggung melakukan distribusi logistik.\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nPembangunan atap rumah\n","Soborejo","Pringsurat","BPBD Kab. Temanggung","Struktur bangunan rapuh/usia","Atap rumah rusak saat terjadi angin kencang","Kerugian ± Rp. 4.000.000,-","Restrukturisasi bangunan"],
    [239,"739","3/24/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 24 Maret 2023 || 16.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDukuh Wanasari RT. 1 RW. 1 Kel. Argasoka Kec. Banjarnegara\n\nSEBAB\nDrainnase yang kurang lancar\n\nAKIBAT\nHujan dengan durasi lama\n\nDAMPAK \n1 rumah warga rusak ringan\n UPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Banjarnegara melakukan assessment;\nBPBD Kab. Banjarnegara dibantu oleh warga sekitar dan aparat desa melakukan kerja bakti;\nBPBD Kab. Banjarnegara melakukan distribusi logistik.\n","Argasoka","Banjarnegara","BPBD Kab. Banjarnegara","Topografi curam, Sistem drainase buruk","Tanah longsor","1 rumah warga rusak ringan","Perbaikan sistem drainase "],
    [240,"740","3/24/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 24 Maret 2023 Pukul 16.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Wanasari Kelurahan Argasoka Kec/Kab. Banjarnegara.\n\nSEBAB\nDrainase krang lancar\n\nDAMPAK \n2 rumah rusak sedang bagian kamar mandi dan bagian dapur rusak \n2 Rumah terancam.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Banjarnegara melakukan assessment kelokasi kejadian\nBPBD Kab. Banjarnegara bersama KODIM 0704 Banjarnegara dan masyarakat melakukan kerja bakti pembersihan longsoran\nMendistribusikan bantuan logistik kepada warga terdampak \n","Argasoka","Banjarnegara","BPBD Kab. Banjarnegara","Sistem drainse buruk","Tanah longsor","2 rumah rusak, 2 rumah terancam","Perbaikan sistem drainase"],
    [241,"741","3/24/2023","Maret","33.07","Wonosobo","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 24 Maret 2023 || 16.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDs. Candirejo Kec. Mojotengah\n\nSEBAB\nLahan kritis\n\nAKIBAT\nAkibat hujan intensitas tinggi yang berlangsung ½ jam dan mengakibatkan area perkebunan milik warga kelebihan menampung aliran air.\n\nDAMPAK \nTembok pembatas SMPN 2 Mojotengah roboh berukuran Panjang. 25 meter dan Tinggi 4 meter menimpa 2 gedung ruang kelas\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Wonosobo melakukan assessment kelokasi dan pembersihan lumpur yang masuk ke ruang kelas\nUntuk kegiatan belajar mengajar siswa kelas 9A dan 9B sementara akan di pindahkan di Gedung Laboratorium SMPN 2 Mojotengah dengan jumlah siswa 64\n","Candirojo","Mojotengah","BPBD Kab. Wonosobo","Sistem drainse buruk","Tanah longsor","1 Bangunan sekolah rusak ringan","Perbaikan sistem drainase"],
    [242,"742","3/25/2023","Maret","33.29","Brebes","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 25 Maret 2023 || 04.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDukuh Padakasih RT. 02 RW. 02 Desa Melayang Kec. Sirampog\n\nSEBAB\nTopografi / lereng curam\n\nAKIBAT\nHujan dengan intensitas sedang – tinggi\n\nDAMPAK \n1 rumah warga rusak ringan\n UPAYA PENANGANAN\nSatgas PB BPBD Kab. Brebes melakukan assesment terkait kronologi dan dampak kejadian;\nBPBD Kab. Brebes menghimbau kepada pemilik rumah untuk untuk menjauh area dapur / rumah bagian belakang mengingat kondisi tebing masih berpotensi terjadi longsor susulan.\n","Melayang","Sirampog","BPBD Kab. Brebes","Topografi curam, Sistem drainase buruk","Tanah longsor","1 rumah warga rusak ringan","Perbaikan sistem drainase "],
    [243,"743","3/25/2023","Maret","33.08","Magelang","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 25 Maret 2023 || 15.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Seneng I Desa Banyurojo Kec. Mertoyudan\n\nSEBAB\nPohon lapuk\n\nAKIBAT\nHujan deras disertai dengan angin kencang\n\nDAMPAK \n1 rumah warga rusak ringan\n UPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Magelang melakukan assesment terkait kronologi dan dampak kejadian;\nBPBD Kab. Magelang melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan Pemdes setempat;\nBPBD Kab. Magelang melakukan penanganan lapangan.\n","Banyurojo","Mertoyudan","BPBD Kab. Magelang","Pohon lapuk","Pohon tumbang","1 rumah warga rusak ringan","Penebangan pohon"],
    [244,"744","3/25/2023","Maret","33.08","Magelang","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 25 Maret 2023 || 15.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Banyakan Desa Mertoyudan Kec. Mertoyudan\n\nSEBAB\nPohon lapuk\n\nAKIBAT\nHujan deras disertai dengan angin kencang\n\nDAMPAK \n1 rumah warga rusak ringan\n UPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Magelang melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan Pemdes setempat;\nBpbd Kab. Magelang melakukan kerja bakti pemotongan pohon dibantu oleh PMI, Damkar, Relawan dan Warga sekitar.\n","Mertoyudan","Mertoyudan","BPBD Kab. Magelang","Pohon lapuk","Pohon tumbang","1 rumah warga rusak ringan","Penebangan pohon"],
    [245,"745","3/25/2023","Maret","33.08","Magelang","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 25 Maret 2023 || 15.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Mertan Desa Banjarnegoro Kec. Mertoyudan\n\nSEBAB\nPohon lapuk\n\nAKIBAT\nHujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang\n\nDAMPAK \nPohon tumbang menutup akses jalan rumah\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Magelang melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan Pemdes setempat;\nBpbd Kab. Magelang melakukan kerja bakti pemotongan pohon dibantu oleh Relawan dan Warga sekitar.\n","Banjarnegoro","Mertoyudan","BPBD Kab. Magelang","Pohon lapuk","Pohon tumbang","Akses jalan terganggu","Penebangan pohon"],
    [246,"746","3/25/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 25 Maret 2023 Pukul 17.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Pamurian (dekat kantor camat pagedongan) RT 4/1 Desa Pagedongan, Kecamatan Pagedongan.\n\nSEBAB\nLereng curam\n\nDAMPAK \nLereng belakang rumah longsor berukuran tinggi 7 m panjang 10 m,\n1 Rumah rusak ringan bagian dapur tertimpa tanah yang longsor,\n1 Rumah terancam milik Bpk Heni Muhajar \n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Banjarnegara melakukan assessment kelokasi kejadian\nWarga gotong royong mengamankan lokasi terdampak dan mengamankan barang² disekitar dapur\n","Pagedongan","Pagedongan","BPBD Kab. Banjarnegara","Topografi curam, Sistem drainase buruk","Tanah longsor","1 rumah rusak ringan, 1 rumah terancam","Perbaikan sistem drainase"],
    [247,"747","3/25/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 25 maret 2023 pukul 14.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKel. Krandegan Rt 02/06 Kec. Banjarnegara\n\nSEBAB\nHujan deras, lereng curam\n\nDAMPAK \n1 (satu) rumah rusak ringan;\nMenutup saluran irigasi.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Banjarnegara melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan petugas instansi terkait;\nPerbersihan longsoran dengan masyarakat dan istansi terkait.\n","Krandegan","Banjarnegara","BPBD Kab. Banjarnegara","Topografi curam, Sistem drainase buruk","Tanah longsor","1 (satu) rumah rusak ringan;\nMenutup saluran irigasi.","Perbaikan sistem drainase"],
    [248,"748","3/25/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 25 Maret 2023 Pukul 13.55 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun IV, Blambangan, Kec. Bawang, Kab. Banjarnegara, \n\nSEBAB\nPenerapan penggunaan material kurang sesuai.\n\nAKIBAT\nHujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang dan petir menyebabkan kerusakan pada atap rumah warga dan putusnya kabel PLN.\n\nDAMPAK \n6 rumah rusak ringan.\n UPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Banjarnegara melakukan assessment dilokasi kejadian\nKerja bakti pembersihan\n\nKEBUTUHAN MENDESAK\nSeng dan logistik permakanan \n","Blambangan","Bawang","BPBD Kab. Banjarnegara","Penerapan penggunaan material kurang sesuai.","Atap rumah rusak saat terjadi angin kencang","6 rumah rusak ringan.","Restrukturisasi bangunan"],
    [249,"749","3/25/2023","Maret","33.09","Boyolali","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 25 Maret 2023 Pukul 15.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Genting, Kecamatan Cepogo.\n\nSEBAB\nLereng curam\n\nDAMPAK \nTebing longsor berukuran 0,5 x 3 x 7 meter menutup akses Jalan penghubung Desa Cepogo dan Desa Senden.\n\nUPAYA PENANGANAN\nTRC BPBD Kab. Boyolali melakukan assessment ke lokasi \nPenanganan lanjutan menggunaan alat berat direkomendasikan besok pagi (Minggu, 26 Maret 2023) karena kondisi saat ini masih hujan dan dimungkinkan longsor susulan.\n","Genting","Cepogo","BPBD Kab. Boyolali","Topografi curam, Sistem drainase buruk","Tanah longsor","akses Jalan penghubung Desa Cepogo dan Desa Senden terganggu\n","Perbaikan sistem drainase"],
    [250,"750","3/25/2023","Maret","33.13","Karanganyar","1","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 25 Maret 2023 Pukul 08.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jatiyoso dan Kecamatan Tawangmangu.\n\nSEBAB\nLereng curam dan saluran drainase\n\nDAMPAK \nSayap jembatan ambrol uk P 10m x T 10m x Tbl 2m\n2 Rumah rusak sedang pada bagian dapur\nJalan ambles uk P 3m x L 2,5m x T 1,5m\nTiang jembatan roboh uk T 10m x P 5m x L 2m.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Karanganyar menuju lokasi untuk berkoordinasi dengan aparat setempat, memberikan petunjuk pengamanan/ arahan keselamatan serta melakukan pendataan.\nMemberikan bantuan logistik untuk kerja bakti \n","","Jatiyoso, Tawangmangu","BPBD Kab. Karanganyar","Topografi curam, Sistem drainase buruk","Tanah longsor","Sayap jembatan ambrol uk P 10m x T 10m x Tbl 2m\n2 Rumah rusak sedang pada bagian dapur\nJalan ambles uk P 3m x L 2,5m x T 1,5m\nTiang jembatan roboh uk T 10m x P 5m x L 2m.","Perbaikan sistem drainase"],
    [251,"751","3/25/2023","Maret","33.10","Klaten","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 25 Maret 2023 Pukul 17.45 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Klaten Tengah (Desa Jomboran, Buntalan)\nKecamatan Klaten Selatan (Desa Merbung)\n\nSEBAB\nHujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang.\n\nDAMPAK \nKecamatan Klaten Tengah (Desa Jomboran, Buntalan)\n6 Rumah rusak ringan\n1 Fasilitas umum rusak ringan\n5 Bangunan lain rusak\nKerugian : Rp. 73.500.000,-\nKecamatan Klaten Selatan (Desa Merbung)\n1 Rumah rusak ringan\n1 Bangungan lain rusak ringan\nKerugian : Rp. 7.500.000,-\n\nUPAYA PENANGANAN\nTRC PB BPBD Kab. Klaten melakukan assesment\nTRC PB BPBD Kab. Klaten melakukan koordinasi dengan relawan di beberapa kecamatan Kab.Klaten untuk memberikan informasi kebencanan dan untuk melakukan pemantauan diwilayah masing – masing\nBPBD Kab. Klaten menghimbau kepada para warga masyarakat agar untuk tetap berhati – hati saat beraktivitas diluar rumah maupun dirumah pada saat hujan dan angin.\nBPBD Kab. Klaten Menghimbau untuk mewaspadai tanda – tanda alam maupun non alam saat terjadinya bencana.\n","Jomboran, Buntalan, Merbung","Klaten Tengah, Klaten Selatan","BPBD Kab. Klaten","Struktur bangunan kurang kuat/rapuh","atap beberapa rumah dan faum rusak","7 rumah rusak ringan, 6 bangunan lain rusak, 1 fasum rusak","Restrukturisasi bangunan"],
    [252,"752","3/25/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 25 Maret 2023 || 15.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nPerumahan Semi Asri Desa Blambangan Rt 05/05 Kec. BawangKab. Banjarnegara\n\nSEBAB\nPohon lapuk\n\nDAMPAK \nPohon Tumbang dan menutup total akses jalan alternatif Penghubung Pucang - Jenggawur.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Banjarnegara melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan Pemdes setempat;\nBpbd Kab. Banjarnegara melakukan kerja bakti pemotongan pohon dibantu oleh KODIM 0704 BNA, DAMKAR BNA dan Warga sekitar.\nKondisi terkini : Akses jalan sudah bisa dilalui kendaraan\n","Blambangan","Bawang","BPBD Kab. Banjarnegara","Pohon lapuk","Pohon tumbang","akses jalan alternatif Penghubung Pucang - Jenggawur terganggu","Penebangan pohon"],
    [253,"753","3/25/2023","Maret","33.03","Purbalingga","","201.Kebakaran","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 25 Maret 2023 Pukul 19.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nRT 020 RW 010, Dusun Kuyukan, Desa Limbang, Kec. Kutasari.\n\nSEBAB\nHubungan arus pendek listrik\n\nDAMPAK \n1 Rumah rusak sedang berukuran 7 x 12m milik Ibu. Ridem bagian dapur dan atap terbakar.\n\nKERUGIAN\nRp. 50.000.000,-\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Purbalingga melakukan kaji cepat dan assessment\nBPBD Kab. Purbalingga mengerahkan 1 unit armada Mobil tangki beserta personil\nSATPOL PP Menurunkan 2 Unit Mobil Pemadam Kebakaran Beserta personil\nPenghuni Rumah sementara Mengungsi di tempat Anaknya An. Ibu Supinah\nPukul 22.00 WIB Api Berhasil Dipadamkan. \n","Limbang","Kutasari","BPBD Kab. Purbalingga","Kelalaian Manusia/Human Error","Konsleting listrik","1 rumah rusak sedang, Rp. 50.000.000,-","Sosialisasi/Edukasi"],
    [254,"754","3/25/2023","Maret","33.19","Kudus","","201.Kebakaran","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 25 Maret 2023 Pukul 23.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDk. Dosaran Desa Loram Wetan Rt 01 Rw 5 Kec.Jati.\n\nSEBAB\nKonsleting listrik.\n\nDAMPAK \n1 Rumah rusak berat\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Kudus melakukan assessment ke lokasi pemadaman\nGiat pemadaman dan pendataan warga terdampak\n","Loram Wetan","Jati","BPBD Kab. Kudus","Kelalaian Manusia/Human Error","Konsleting listrik","1 Rumah rusak berat","Sosialisasi/Edukasi"],
    [255,"755","3/25/2023","Maret","33.02","Banyumas","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSabtu, 25 Maret 2023 Pukul 17.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\n1. Desa Samudra,  Desa Tlaga dan Samudra Kulon Kec. \nGumelar\n\nSEBAB\nLahan Kritis dan pondasi yang tidak mampu menahan tampungan air hujan\n\nAKIBAT\nAkibat hujan intensitas tinggi yang berlangsung 4 jam dan mengakibatkan Pondasi dan Lahan tidak bias menampung debit air hujan\n\nDAMPAK \nPagar sekaligus pagar rumah rusak \nHalaman belakang rumah warga longsor  tinggi 8 m panjang 20 m\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Banyumas melakukan assessment kelokasi dan pembersihan tanah dan memberi tanda peringatan \nMembersihkan material longsoran dan membantu memindahkan peralatan dapur warga yag terdampak\n","Tlaga, Samudera Kulon","Gumelar","BPBD Kab. Banyumas","Lahan kritis, Sistem drainase buruk, Talud kritis","tanah longsor","1 Rumah rusak ringan","Perbaikan sistem drainase, Perbaikan talud, Penghijauan"],
    [256,"756","3/26/2023","Maret","33.02","Banyumas","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nMinggu, 26 Maret 2023 Pukul 17.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\n1.Desa Sidabowa RT 01 RW 07 Kecamatan Patikraja.\n \nSEBAB\nCurah hujan tinggi, debit air meningkat dan deras, serta posisi rumah berada pada tepi sungai.\n\nAKIBAT\nTanggul sungai terkikis dan lahan belakang rumah yang berada di bibir sungai longsor\n.\nDAMPAK \nBagian belakang rumah terancam longsor dan retak\n\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Banyumas melakukan assessment kelokasi dan pembersihan tanah dan memberi tanda peringatan \nMenghimbau pemilik rumah agar segera mengungsi di rumh sanak saudara\n","Sidabowa","Patikraja","BPBD Kab. Banyumas","Letak geografis, Tanggul kritis","Tanggul longsor","1 rumah terancam","Perbaikan tanggul, Relokasi"],
    [257,"757","3/26/2023","Maret","33.12","wonogiri","","201.Kebakaran","WAKTU KEJADIAN\nMinggu, 26 Maret 2023 || 13.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Kembang RT 01/01 Desa Kembang  Kec. Jatipurno\n\nSEBAB\nKonsleting listrik (Dugaan Arus Pendek Listrik)\n\nDAMPAK \nRuang Tamu dan Mushola terbakar.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Wonogiri melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan Pemdes setempat;\nPenanganan di upayakan oleh warga setempat untuk memadamkan kobaran api dan pada sampai saat ini Api sudah bisa di padamkan \n","Kembang","Jatipurno","BPBD Kab. Wonogiri","Kelalaian Manusia/Human Error","Konsleting listrik","Ruang Tamu dan Mushola terbakar.","Sosialisasi/Edukasi"],
    [258,"758","3/26/2023","Maret","33.28","Tegal","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nMinggu, 26 Maret 2023 || 23.50 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nJl. A Yani Adiwerna Kab Tegal\n\nSEBAB\nHujan deras disertai dengan angin selama 3 jam\n\nDAMPAK \nAkses Jalan Raya Tegal – Purwokerto tertutup.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Tegal melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan petugas instansi terkait;\nPenanganan evakuasi pohon jati dan mahoni  di upayakan oleh petugas terdiri dari BPBD, TNI, Polri, dan PMI Kab Tegal\nPukul 01.09 evakuasi pohon tumbang sudah selesai,lalu lintas kembali lancar\n","","Adiwerna","BPBD Kab. Tegal","Pohon rimbun","Pohon tumbang","Akses jalan terganggu","Perimbasan pohon"],
    [259,"759","3/26/2023","Maret","33.74","Kota Semarang","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nMinggu, 26 Maret 2023 || \n\nLOKASI KEJADIAN\nKelurahan Tlogosari, Muktiharjo Kidul dan Muktiharjo Lor\n\nSEBAB\nHujan deras dan sungai tidak dapat menampung debit air\n\nDAMPAK \nGenangan di sejumlah titik\nKelurahan Tlogorejo \n      1. Truntum raya RT 4 RW 11 (+- 25 Cm)\n      2. Ngablak Dalam RT. 08 / 08 (+- 20 – 30 Cm)\n      3. Gringsing RW. 02 (+- 20 – 30 Cm) \nKelurahan Muktiharjo Kidul\n      1. RW 6, 17, 4 (+- 20 – 30 Cm)\nKelurahan Muktiharjo Lor \n      1. Sepanjang Jalan Muktiharjo Lor +- 25Cm\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kota Semarang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kelurahan/Kecamatan, serta instansi terkait lainnya mendatangi lokasi melakukan Assesment dan mengambil dokumentasi.\nMelakukan koordinasi dengan instansi terkait penanganan banjir\nKondisi terkini genangan air masih belum surut\n","Tlogosari, Muktiharjo Kidul, Muktiharjo Lor","","BPBD Kota Semarang","Kapasitas sungai, Sedimentasi, Sampah","banjir dan genangan","Banjir di 3 kelurahan","Penambahan kapasitas sungai, Pengerukan sedimentasi, Pembersihan sampah"],
    [260,"760","3/26/2023","Maret","33.74","Kota Semarang","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nMinggu, 26 Maret 2023 || 21.45 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nJalan Cempaka 7 RT/RW 05/03 Penggaron Lor, Kec. Genuk Kota Semarang\n\nSEBAB\nHujan deras disertai angin kencang dan struktur bangunan kurang kuat\n\nDAMPAK \nDinding rumah dan atap rumah Bp. Muhdor roboh \nKerugian : +/- 20 Juta rupiah\n\nUPAYA PENANGANAN\n1. BPBD Kota Semarang mendatangi lokasi kejadian.\n2. Koordinasi dengan intansi terkait.\n3. Melakukan Assesment/Dokumentasi.\n4. Membuat Laporan.\n5. Memberikan Bantuan.\n","Penggaron Lor","Genuk","BPBD Kota Semarang","Struktur bangunan kurang kuat/rapuh","Atap bangunan rumah roboh","1 rumah rusak sedang","Restrukturisasi bangunan"],
    [261,"761","3/26/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nMinggu, 26 maret 2023 pukul 17.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDsn. Krinjing Rt 02/05 Desa Petir, Kec Purwanegara Kab Banjarnegara.\n\nSEBAB\nLereng curam\n\nDAMPAK \n1 (satu) rumah rusak sedang;\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Banjarnegara melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan petugas instansi terkait;\nMenghimbau kepada warga untuk waspada dan segera melakukan pembersihan lokasi longsor serta pembenahan aliran air.\nMemberikan bantuan logistik berupa papan triplek dan kaso seng\n","Petir ","Purwanegara","BPBD Kab. Banjarnegara","Topografis curam, Kontur Tanah labil","Tebing longsor","1 (satu) rumah rusak sedang","Pembangunan talud, pemasangan rambu rawan longsor"],
    [262,"762","3/27/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSenin 27 maret 2023 pukul 15.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nJalan Alternatif  Pagentan - Banjarnegara Via Plipiran\n\nSEBAB\nLereng curam\n\nDAMPAK \nAkses Jalan Via Plipian tertutup;\nKondisi terikini sudah bisa dilewati\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Banjarnegara melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan petugas instansi terkait;\nPerbersihan tanah longsor dan\nHimbauan kepada Warga demi keselamatan harap pengguna jalan baik Roda 2 dan Roda 4 untuk melalui jalur Utama.\n","Pagentan","","BPBD Kab. Banjarnegara","Topografis curam, Kontur Tanah labil","Tebing longsor","Akses jalan tertutup ","Pembangunan talud, pemasangan rambu rawan longsor"],
    [263,"763","3/27/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSenin 27 maret 2023 pukul 15.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDukuh Pungangan Desa Madukara Kec. Madukara\n\nSEBAB\nTebing longsor\n\nDAMPAK \n2 (dua) rumah terancam;\nMerusak akses air bersih\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Banjarnegara melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan petugas instansi terkait;\nPerbersihan material longsor;\nKebutuhan mendesak berupa air bersih.\n","Madukara","Madukara","BPBD Kab. Banjarnegara","Topografis curam, Kontur Tanah labil","Tebing longsor","2 (dua) rumah terancam;\nMerusak akses air bersih","Pembangunan talud, pemasangan rambu rawan longsor"],
    [264,"764","3/27/2023","Maret","33.23","Temanggung","1","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSenin, 27 Maret 2023 || 12.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nJalan utama Pringsurat (Kalicacing Pingit – Kalitelon Pringsurat)\n\nSEBAB\nHujan deras, lereng curam dan disebabkan aktivitas penggalian lereng\n\nDAMPAK \nAkses Jalan utama Magelang-Semarang tertutup dan mengakibatkan kemacetan\n1 Rumah Roboh \n2 Rumah Terancam\n\nKERUGIAN : Rp. 105.000.000\n\nPENGUNGSI : 6 Jiwa (di rumah Pak Kadus)\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Temanggung melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan petugas instansi terkait;\nPenanganan pembersihan dilakukan oleh Damkar dan relawan gabungan Kab. Temanggung dengan bantuan alat berat\nKondisi terkini jalur sudah dapat dilalui kembali  (Pukul 18.00)\n","","Pringsurat","BPBD Kab. Temanggung","Topografis curam, Kontur Tanah labil (penggalian)","Tebing longsor","Akses Jalan utama Magelang-Semarang tertutup dan mengakibatkan kemacetan\n1 Rumah Roboh \n2 Rumah Terancam","Pembangunan talud, pemasangan rambu rawan longsor"],
    [265,"765","3/27/2023","Maret","33.22","Semarang","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSenin, 27 Maret 2023 || 13.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\ndusun Gemah Rt 2 Rw 2 Desa Pakis Kecamatan Bringin \n\nSEBAB\nHujan deras, dan tanggul sungai jebol\n\nDAMPAK \ntanggul Irigasi jebol (4x2m) sehingga air luapan sungai masuk ke 2 rumah \n\n\nUPAYA PENANGANAN\nSatgas BPBD Kab. Semarang melakukan assesment\nMelakukan koordinasi dengan instansi terkait penanganan banjir\nMembuat tanggul sementara dari karung berisi pasir\n","Pakis","Bringin","BPBD Kab. Semarang","Tanggul kritis","Tanggul jebol","2 rumah terendam","Perbaikan tanggul, Pengecekan sarpras lain"],
    [266,"766","3/27/2023","Maret","33.24","Kendal","1","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSenin 27 maret 2023 pukul 14.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Gebudan Rt 001 Rw 005 Desa Gentinggunung Kec. Sukorejo Kab. Kendal.\n\nSEBAB\nHujan deras, lereng curam\n\nDAMPAK \nAkses Jalan Desa Gentinggunung- Desa Kediten Kec. Plantungan tertutup;\n1 rumah rusak berat;\n1 rumah rusak ringan.\n\nKERUGIAN : \nRp. 80.000.000,-\n\nPENGUNGSI : \nan Dul Mukhid 1 KK (4 anggota) diungsikan kerumah saudara\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Batang melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan petugas instansi terkait;\nPerbersihan tanah longsor dan penanganan pertama dengan menggunakan bambu untuk penyangga sementara bersama Camat Sukorejo, Pemdes, Babinsa, Babinkabtibmas, warga masyarakat sekitar;\nPemasangan tanda bahaya oleh pemdes;\nJalan Desa Gentinggunung- Kediten sdh bisa dilalui kendaraan atau pengguna jalan dan dilaksanakan evakuasi pembersihan tanah longsor dan bebatuan besuk pagi dengan kerja bakti/gotong royong.\n","Gentinggunung ","Sukorejo ","BPBD Kab. Kendal","Topografis curam, Kontur Tanah labil","Tebing longsor","Akses Jalan Desa Gentinggunung- Desa Kediten Kec. Plantungan tertutup;\n1 rumah rusak berat;\n1 rumah rusak ringan.","Pembangunan talud, pemasangan rambu rawan longsor"],
    [267,"767","3/27/2023","Maret","33.23","Temanggung","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSenin 27 maret 2023 pukul 15.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDsn Kedung ombo, Rt 01/04 Jambon Kec. Gemawang.\n\nSEBAB\nHujan deras, lereng curam\n\nDAMPAK \n1 rumah rusak ringan;\n1 sepeda motor.\n\nKERUGIAN : \nRp. 12.700.000,-\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Temanggung melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan petugas instansi terkait;\nBPBD Kab. Temanggung bersama TNI POLRI dan relawan serta masyarakat melakukan pembersihan tanah longsor.\n","Jambon","Gemawang","BPBD Kab. Temanggung","Topografis curam, Kontur Tanah labil","Tebing longsor","1 rumah rusak ringan;\n1 sepeda motor.","Pembangunan talud, pemasangan rambu rawan longsor"],
    [268,"768","3/27/2023","Maret","33.23","Temanggung","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSenin 27 maret 2023 pukul 16.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDsn. Bendungan, Rt 08/02 Ds. Bendungan Kec.Tretep;\nDsn Gemawang, Desa Bendungan Kec. Tretep;\n\nSEBAB\nTopografis curam, Tanah labil\n\nDAMPAK \n2 rumah terancam\n\nKERUGIAN : \nRp. 15.350.000\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Temanggung melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan petugas instansi terkait;\nBPBD Kab. Temanggung bersama TNI POLRI dan relawan serta masyarakat melakukan pembersihan tanah longsor.\n","Bendungan","Tretep","BPBD Kab. Temanggung","Topografis curam, Kontur Tanah labil","Tebing longsor","2 rumah terancam","Pembangunan talud, pemasangan rambu rawan longsor"],
    [269,"769","3/27/2023","Maret","33.23","Temanggung","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSenin 27 maret 2023 pukul 14.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nJln Tretep-Nglarangan Dsn paduroso, Desa Sigedong  Kec. Tretep\n\nSEBAB\nTopografis curam, Tanah labil\n\nDAMPAK \nAkses jalan tertutup \n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Temanggung melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan petugas instansi terkait;\nBPBD Kab. Temanggung bersama TNI POLRI dan relawan serta masyarakat melakukan pembersihan tanah longsor.\n","Sigedong","Tretep","BPBD Kab. Temanggung","Topografis curam, Kontur Tanah labil","Tebing longsor","Akses jalan tertutup ","Pembangunan talud, pemasangan rambu rawan longsor"],
    [270,"770","3/27/2023","Maret","33.25","Batang","1","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSenin 27 maret 2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nDk. Rejosari, Ds. Pranten Kec. Bawang.\n\nSEBAB\nHujan deras, lereng curam\n\nDAMPAK \n1 rumah rusak berat;\n9 rumah terancam\n\nKERUGIAN\nMasih dalam perhitungan\n\nPENGUNGSIAN\n10 KK (rumah saudara)\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Batang melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan petugas instansi terkait;\nLokasi longsor terdapat 10 rumah yang sudah dianjurkan untuk relokasi, tetapi warga menolak dan korban jiwa nihil.\nSeluruh penghuni dari 10 rumah tersebut diungsikan ke rumah saudaranya, dikhawatirkan terjadi longsor susulan saat hujan deras.\nData kejadian diatas merupakan data awal/sementara, Jika ada tambahan data/informasi terbaru sesuai perkembangan dilapangan, akan kami tambahkan dan dilaporkan kembali.\n","Pranten","Bawang","BPBD Kab. Batang","Topografis curam, Kontur Tanah labil","Tebing longsor","1 rumah rusak berat;\n9 rumah terancam","Pembangunan talud, pemasangan rambu rawan longsor"],
    [271,"771","3/27/2023","Maret","33.06","Purworejo","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSenin, 27 Maret 2023 pukul 14:00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDesa Lubang Kidul Kecamatan Butuh Kab. Purworejo\n\nSEBAB\nHujan deras disertai angin kencang mengakibatkan pohon tumbang menimpa rumah\n\nDAMPAK \n1 rumah rusak ringan\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Purworejo telah melakukan assessment kelokasi bencana;\nBPBD Kab. Purworejo bersama relawan dan warga gotong royong mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah dan telah selesai.\n","Lubang Kidul","Butuh","BPBD Kab. Purworejo","Pohon rimbun/Lapuk/Usia/Berjenis akar mudah rungkat","Pohon tumbang","1 rumah rusak ringan","Perimbasan/Penebangan/Pemilihan jenis pohon"],
    [272,"772","3/27/2023","Maret","33.13","Karanganyar","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSenin 27 maret 2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nKec. Ngargoyoso, Kec. Jenawi dan Kec. Tawangmangu, \n\nSEBAB\nTopografis curam, Tanah labil\n\nDAMPAK \n2 (dua) rumah rusak ringan;\n1 (satu) rumah terancam;\nAkses jalan terganggu.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Karanganyar melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan petugas instansi terkait;\nMelakukan pembersihan tanah longsor.\nMemberikan bantuan Logistik kepada korban untuk kegiatan kerja bakti.\n","","Ngargoyoso, Jenawi, Tawangmangu","BPBD Kab. Karanganyar","Topografis curam, Kontur Tanah labil","Tebing longsor","2 (dua) rumah rusak ringan;\n1 (satu) rumah terancam;\nAkses jalan terganggu.","Pembangunan talud, pemasangan rambu rawan longsor"],
    [273,"773","3/27/2023","Maret","33.07","Wonosobo","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSenin 27 maret 2023, Pukul 05,00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDsn Sumber RT 08 RW 04 Ds Lumajang Kec. Watumalang, \n\nSEBAB\nTopografis curam, Tanah labil\n\nDAMPAK \n1 (Satu) rumah terancam\n\nKERUGIAN : \nRp. 5,000.000;\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Wonosobo melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan petugas instansi terkait;\nBPBD Kab. Temanggung bersama TNI POLRI dan relawan serta masyarakat melakukan pembersihan tanah longsor.\nMelakukan penutupan dengan terpal agar tidak terjadi longsor susulan\n","Lumajang","Watumalang","BPBD Kab. Wonosobo","Topografis curam, Kontur Tanah labil","Tebing longsor","1 (Satu) rumah terancam","Pembangunan talud, pemasangan rambu rawan longsor"],
    [274,"774","3/27/2023","Maret","33.07","Wonosobo","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSenin 27 maret 2023, Pukul 15,30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nJl. Dieng Ds. Dieng, Kec. Kejajar, Wonosobo\n\nSEBAB\nTopografis curam, Tanah labil\n\nDAMPAK \nAkses Jalan terganggu \n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Wonosobo melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan petugas instansi terkait;\nSaat ini sudah di lakukan pembersihan menggunakan alat berat\nJalan sudah bisa di lalui sejak pukul 19.00 WIB\nSementara dua titik masih ada sisa yg menutup badan jalan\nLokasi wisata tuk bimo lukar masih tergenang\n","Dieng","Kejajar","BPBD Kab. Wonosobo","Topografis curam, Kontur Tanah labil","Tebing longsor","Akses Jalan terganggu ","Pembangunan talud, pemasangan rambu rawan longsor"],
    [275,"775","3/27/2023","Maret","33.07","Wonosobo","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSenin 27 maret 2023, Pukul 15.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDsn Krakal Ds Surengede, Kec. Kejajar\n\nSEBAB\nTopografis curam, Tanah labil\n\nDAMPAK \nAkses Jalan tertutup\n \nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Wonosobo melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan petugas instansi terkait;\nSaat ini sudah di lakukan pembersihan manual;\nJalan sudah bisa di lalui secara bergantian;\n","Surengede","Kejajar","BPBD Kab. Wonosobo","Topografis curam, Kontur Tanah labil","Tebing longsor","Akses Jalan tertutup","Pembangunan talud, pemasangan rambu rawan longsor"],
    [276,"776","3/27/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSenin 27 maret 2023 pukul 15.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDkh Klesem, Rt 03/01, Ds. Kandangwangi Kec. Wanadadi\n\nSEBAB\nHujan deras, material bahan bangunan tidak tepat\n\nDAMPAK \n1 rumah rusak ringan \n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Banjarnegara melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan petugas instansi terkait;\nMemberikan bantuan berupa, logistik pemakanan, seng dan terpal 1 (satu) buah.\n","Kandangwangi","Wanadadi","BPBD Kab. Banjarnegara","Struktur bangunan kurang kuat/rapuh","Atap bangunan rumah rusak","1 rumah rusak ringan ","Restrukturisasi bangunan"],
    [277,"777","3/28/2023","Maret","33.23","Temanggung","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSelasa 28 Maret 2023 Pukul 13.30 WIB \n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Bendan Desa Kebonsari Kec Wonoboyo\n\nSEBAB\nHujan deras dan lereng curam\n\nDAMPAK \nJalan lingkar desa terputus\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Temanggung melakukan kaji cepat dan asessmen dilokasi kejadian;\nBPBD Kab. Temanggung melakukan koordinasi dengan pemdes untuk pembahasan penanganan darurat.\n","Kebonsari","Wonoboyo","BPBD Kab. Temanggung","Topografi curam","Tebing longsor","Jalan lingkar desa terputus","Pembangunan talud, pemasangan rambu rawan longsor"],
    [278,"778","3/28/2023","Maret","33.23","Temanggung","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSelasa, 28 Maret 2023 Pukul 14.00 WIB  \n\nLOKASI KEJADIAN\n Dusun Sekidang 07/02 Desa Tempelsari Kec Tretep\n\nSEBAB\nHujan deras dan lereng curam\n\nDAMPAK \nJalan alternatife desa terputus\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Temanggung melakukan kaji cepat dan asessmen dilokasi kejadian;\nBPBD Kab. Temanggung melakukan koordinasi dengan pemdes untuk pembahasan penanganan darurat serta mengirimkan bantuan logistik untuk kerjabakti;\nSebelumnya telah dilakukan upaya dengan penanggulan dengan menggunakan sandbag (karung berisikan pasir).\n","Tempelsari","Tretep","BPBD Kab. Temanggung","Topografi curam","Tebing longsor","Jalan alternatife desa terputus","Pembangunan talud, pemasangan rambu rawan longsor"],
    [279,"779","3/28/2023","Maret","33.16","Blora","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSelasa, 28 Maret 2023 pukul 09.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDkh Pesantren, Ds. Sembongin Kec Banjarejo\n\nSEBAB\nHujan deras, gerusan sungai\n\nDAMPAK \nLongsor dengan panjang 25 m;\n1 (satu) Fasilitas umum berupa Masjid terancam terkena longsor\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Blora melaksanakan pendataan dampak kepada warga terdampak;\nMelaksanakan kerja bakti antara Pemerintah Kabupaten dan masyarakat sekitar dengan pembuatan trucuk dan dolken terasiring;\nBerkoordinasi Lintas sektoral terkait penanganan bencana yang mendampak ke warga;\nMengingatkan warga apabila terjadi bencana untuk segera melapor BPBD kab Blora.\n","Sembongin","Banjarejo","BPBD Kab. Blora","Debit air tinggi","Pengikisan tanah","1 (satu) Fasilitas umum berupa Masjid terancam terkena longsor",""],
    [280,"780","3/28/2023","Maret","33.16","Blora","1","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSelasa, 28 Maret 2023 pukul 09.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKecamatan Jati\n\nSEBAB\nGerusan sungai akibat kenaikan debit sungai\n\nDAMPAK \nDesa Gabusan\nSayap jembatan sebagian tergerus dan berpotensi ambrol;\nJalan ambles dengan panjang 78 x 2,5 x 3 m;\nMakam Desa dengan panjang 20 x10 x4 m\nDesa Singget\n1. Jembatan penghubung antar desa longsor dengan panjang 11 x 2,5 x 4 m\n2. Akses jalan tertutup di jalur kabupaten Singget - Jati\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Blora melaksanakan pendataan dampak kepada warga terdampak;\nMelaksanakan kerja bakti dan memasang pengaman dan tanda peringatan disisi jalan jembatan dan jalan yang longsor;\nBerkoordinasi dengan lintas terkait untuk penanganan tindak lanjut.\n","Gabusan, Singget","Jati","BPBD Kab. Blora","Debit air tinggi","Pengikisan tanah","Desa Gabusan\nSayap jembatan sebagian tergerus dan berpotensi ambrol;\nJalan ambles dengan panjang 78 x 2,5 x 3 m;\nMakam Desa dengan panjang 20 x10 x4 m\nDesa Singget\n1. Jembatan penghubung antar desa longsor dengan panjang 11 x 2,5 x 4 m\n2. Akses jalan tertutup di jalur kabupaten Singget - Jati",""],
    [281,"781","3/28/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nSelasa 28 maret 2023 pukul 14.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nJln Sermamuklas Dsn Gunungalam Ds. Twelagiri Kec. Pagedongan \n\nSEBAB\nPohon Lapuk \n\nDAMPAK \nMenutup akses jalan;\n1 (satu) kios rusak;\n1 (satu) minibus dan mobil jep tertimpa pohon.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Banjarnegara melakukan assesmen;\nPenanganan oleh TRC BPBD Kab. Banjarnegara, Damkar, PMI, Tagana dan Relawan Gabungan;\nSaat ini Jalan sudah dapat dilalui KR 2 dan KR 4.\n","Twelagiri","Pagedongan","BPBD Kab. Banjarnegara","Pohon lapuk","Pohon tumbang","Menutup akses jalan;\n1 (satu) kios rusak;\n1 (satu) minibus dan mobil jep tertimpa pohon.","Penebangan pohon"],
    [282,"782","3/28/2023","Maret","33.72","Kota Surakarta","","201.Kebakaran","WAKTU KEJADIAN\nSelasa 28 maret 2023 pukul 10.05 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nGawanan Colomadu\n\nSEBAB\nMasih dalam penyelidikan petugas wewenang \n\nDAMPAK \n1 (satu) rumah rusak ringan\n\nUPAYA PENANGANAN\nTim Gabungan BPBD dan Damkar segera ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman\n","Gawanan","Colomadu","BPBD Kota Surakarta","Kelalaian Manusia/Human Error","Kebakaran","1 rumah rusak ringan","Sosialisasi/Edukasi"],
    [283,"783","3/28/2023","Maret","33.74","Kota Semarang","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nSelasa, 28 Maret 2023 pukul 19.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDukuh Sidorejo RT 01 RW 03 Kelurahan Tambangan Kecamatan Mijen Kota Semarang\n\nSEBAB\nCurah hujan tinggi lebih dari 3 jam, drainase lingkungan rumah kurang lancar dan tebing tanggul kritis tanpa pondasi yang kuat.\n\nDAMPAK \nTebing tanggul samping rumah Bpk. Yatno (53 th) sepanjang 11 m dengan tinggi 6 m longsor.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kota Semarang telah melakukan kaji cepat dan asessmen bersama Kelurahan Tambangan dilokasi kejadian;\nBersama relawan dan warga melakukan penutupan terpal untuk mengantisipasi longsor susulan;\nPemberian bantuan logistik dan sosialisasi PRB.\n","Tambangan","Mijen","BPBD Kota Semarang","Topografi curam, tanggul kritis, sistem drainase buruk","Tanggul longsor","1 rumah terancam","Perbaikan tanggul, Perbaikan sistem drainase"],
    [284,"784","3/28/2023","Maret","33.15","Grobogan","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSelasa, 28 Maret 2023, pukul 07.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKec. Kedungjati , Kec.Gubug dan Kec. Godong\n\nSEBAB\nHujan intensitas sedang dan kiriman air dari hulu Sungai Tuntang\n\nDAMPAK \nKecamatan Kedungjati :\nDesa Kedungjati : 81 rumah tergenang, Banjir sudah mulai surut.\nDesa Klitika: 93 Rumah tergenang, Banjir sudah mulai surut\nDesa Deras : 150 Rumah tergenang, Banjir  sudah mulai surut\nDesa Kalimaro :  90 rumah tergenang,Banjir sudah surut\nDesa Jumo :147 rumah tergenang, Banjir sudah mulai surut\nDesa Wates: 900 Rumah tergenang, Banjir sudah mulai surut\n \n2.  Kecamatan Gubug :\nDesa Penadaran: 30 Rumah tergenang, Kondisi saat ini : Banjir sudah mulai surut\nDesa gubug :  Banjir di Jalan Raya Gubug sudah surut Arus lalin Lancar\nDesa ringin harjo: Sudah tidak ada limpasan \nDesa Baturanggung: pukul 10. WIB terjadi longsor di tanggul sungai tuntang sepanjang 40 m. Kondisi Saat Ini: Longsoran di tangani sementara dengan bambu dan sand bag.\n3.Kecamatan Godong:\nDesa Tinanding: Terjadi limpasan 20-25 m pukul 06.00 WIB hari Rabu 29 maret 2023. Kondisi saat ini :  Peninggian  tanggul, penanganan darurat sudah selesai.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Grobogan melakukan assessment:\nMembantu evakuasi warga terdampak banjir;\nPemberian bantuan sak/karung;\nPemantauan bendungan Glapan; \nKerja bakti penambalan tanggul sungai tuntang;\nTanah longsor sementara di tangani dengan pancau bambudan sand bag. \n\n","Kedungjati, Klitikan, Deras, Kalimaro, Jumo, Wates, Penadaran","Kedungjati, Gubug","BPBD Kab. Grobogan","Kapasitas sungai, Sedimentasi, Sampah","Limpasan air","banjir dan genangan di 2 kecamatan","Penambahan kapasitas sungai, Pengerukan sedimentasi, Pembersihan sampah"],
    [285,"785","3/28/2023","Maret","33.07","Wonosobo","","200.Tanah Gerak","WAKTU KEJADIAN\nSelasa, 28 Maret 2023 pukul 17.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDsn. Kuncen Rt 2 Rw 4 Ds.Larangan Kulon Kec. Mojotengah \n\nSEBAB\nLahan kritis dan hujan lebat \n\nDAMPAK \nTebing  kebun setinggi 30 meter dan lebar 15 Meter milik warga An. Bp. Tukirno longsor dan mengakibatkan aliran / irigasi pertanian warga sekitar tertutup oleh material longsor. \n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Wonosobo melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan instansi terkait ;\nMenghimbau kepada warga untuk waspada dan segera melakukan pembersihan lokasi longsor;\nPemberian bantuan logistik\n\n","Larangan Kulon","Mojotengah","BPBD Kab. Wonosobo","Topografi curam, Sistem drainase buruk","Tebing longsor","Material longsor berdampak ke saluran air","Perbaikan sistem drainase"],
    [286,"786","3/28/2023","Maret","33.23","Temanggung","","200.Tanah Gerak","WAKTU KEJADIAN\nSelasa, 28 Maret 2023\n\nLOKASI KEJADIAN\nDsn Demangan Rt 04 rw 07 Ds pingit Kec pringsurat\n\nSEBAB\nLahan kritis dan hujan intensitas tinggi \n\nDAMPAK \nRumah milik Bp. Mustofa (2kk 7 jiwa) longsor mengakibatkan rusak ringan pada bagian dapur dengan kerugian Rp.1.500.000 \n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Temanggung melakukan kaji cepat da koordinasi dengan instansi terkait ;\nMenghimbau kepada warga untuk waspada dan segera melakukan pembersihan lokasi longsor;\nPemberian bantuan logistik\n\n","Pingit","Pringsurat","BPBD Kab. Temanggung","Sistem drainase buruk","longsor ","1 rumah rusak ringan","Perbaikan sistem drainase"],
    [287,"787","3/29/2023","Maret","33.08","Magelang","1","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 29 Maret 2023 pukul 16.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nKec. Ngluwar : Dkh. Banaran & Medasen Ds. Sokomaton, Dkh. Karangkopek Kulon Ds. Ngluwar, Dkh. Jetis, Klatak, Mriyan Desa Pakunden.\nKec. Muntilan : Dkh. Wonolelo Desa Muntilan\n\nSEBAB\nAdanya awan cumulonimbus yang cukup gelap, padat, menjulang tinggi dengan kelembaban diatas rata-rata, sehingga menyebabkan angin kencang disertai hujan intensitas sedang, kilat dan petir.\n\nDAMPAK \nKec. Ngluwar : rumah RR: 36 unit, RS 1 unit.\nKec. Muntilan : rumah RR 1 unit.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Magelang melakukan kaji cepat dan asessmen dilokasi kejadian;\nTRC, relawan gabungan dan warga melakukan penanganan pembersihan material genting, ranting dan batang pohon yang tumbang menimpa rumah-rumah warga;\nSampai dengan malam hari Tim gabungan masih melakukan upaya penanganan dilokasi kejadian.\n","Sokowaton, Ngluwar, Muntilan","Ngluwar, Muntilan","BPBD Kab. Magelang","Struktur bangunan kurang kuat/rapuh","Atap rumah rusak","38 rumah rusak","Restrukturisasi bangunan"],
    [288,"788","3/29/2023","Maret","33.21","Demak","1","101.Banjir","WAKTU KEJADIAN\nSelasa, 29 Maret 2023 pukul 20.00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDs. Ploso Kec. Wonosalam\nDs. Mijen Kec. Mijen\nDs. Gedawang Kec. Pilangwetan\n\nSEBAB\nHujan intensitas sedang dan kiriman air dari hulu DAS Tuntang, dengan debit air yang tinggi, sehingga meluap melalui daerah yang lebih rendah/cekungan.\n\nDAMPAK \n3 Desa yang disekitar bantaran hilir Sungai Tuntang terendam. Dengan ketinggian air 10 – 30 cm. Namun pada pukul 22.00 WIB air berangsur-angsur surut. \n\nUPDATE UPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Demak telah melakukan kaji cepat dan asessmen bersama pemerintah Desa/Kecamatan setempat;\nMelakukan koordinasi bersama dengan para pihak seperti Koramil dan Polsek setempat untuk upya-upaya kesiapsiagaan hingga penanganan darurat bila dibutuhkan;\nWalaupun debit air sungai Tuntang sudah turun, namun TRC Demak, relawan, dan TNI/Polri tetap melakukan pemantauan berkala.\n","Ploso, Mijen, Gedawang","Wonosalam, Mijen, Pilangwetan","BPBD Kab. Demak","Letak geografis (cekungan)","banjir dan genangan","3 desa terendam","Pompanisasi"],
    [289,"789","3/29/2023","Maret","33.02","Banyumas","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nRabu 29 Maret 2023 Pukul 17.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nJl. Yasawireja Kelurahan Karangwangkal Kecamatan Purwokerto Utara\n\nSEBAB\nCurah hujan tinggi dan pohon telah lapuk\n\nDAMPAK \nPohon tumbang menutup akses jalan sementara di jalan Yasawireja Kelurahan Karangwangkal.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Banyumas telah melakukan asessmen kelokasi kejadian;\nBersama relawan dan warga melakukan pembersihan pohon tumbang yang menutup akses jalan;\n","Karangwangkal","Purwokerto Utara","BPBD Kab. Banyumas","Pohon lapuk","Pohon tumbang","Akses jalan terganggu","Penebangan pohon"],
    [290,"790","3/30/2023","Maret","33.25","Pemalang","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nKamis 30 Maret 2023 Pukul 19.50 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Manis RT 06 RW 01 Desa Pakembaran  Kec. Warungpring\n\nSEBAB\nHujan dengan intensitas sedang disertai angin kencang\n\nDAMPAK \nPohon tumbang menimpa 1 rumah warga hingga mengalami rusak berat.\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Pemalang telah melakukan asessmen kelokasi kejadian;\nBersama relawan dan warga melakukan pembersihan pohon tumbang yang menimpa rumah warga.\n","Pakembaran","Warungpring","BPBD Kab. Pemalang","Pohon rimbun/Lapuk/Usia/Berjenis akar mudah rungkat","Pohon tumbang","1 rumah rusak berat","Perimbasan pohon, Pemilihan jenis pohon"],
    [291,"791","3/30/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 30 Maret 2023 pukul 18:30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nJln. Raya Provinsi Turut Desa Slatri Kec Karangkobar\n\nSEBAB\nHujan dengan intensitas tinggi dan kontur tanah yang labil\n\nDAMPAK \nMaterial longsor menutup sebagian badan jalan\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Banjarnegara melakukan kaji cepat dan asessmen dilokasi kejadian;\nBPBD Kab.Banjaregara bersama relawan kemanusian melakukan kerjabakti untuk membersihkan material longsoran. \nMenghimbau kepada pengguna jaln untuk lebih berhati – hati bila melewati jalan tersebut..\n","Slatri","Karangkobar","BPBD Kab. Banjarnegara","Topografi curam, Tidak ada talud,  Kontur tanah labil","Tebing longsor","Material longsor berdampak ke jalan","Pembangunan talud"],
    [292,"792","3/30/2023","Maret","33.23","Temanggung","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 30 Maret 2023 Pukul 11.30 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Pos 01/03 Desa Dlimoyo Kec. Ngadirejo\n\nSEBAB\nDrainase tidak dapat menampung debit air yang tinggi.\n\nDAMPAK \nRumah Ibu Jumarni (2KK/6 Jiwa) rusak dibagian pondasi dan dinding dengan ukuran Panjang 12 Meter, tinggi 7 Meter.\n\nKERUGIAN\n± Rp 50.000.000.\n.\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Temanggung telah melakukan asessmen kelokasi kejadian;\nBersama Instansi terkait dan warga masyarakat melakukan pembersihan material tanah longsor;\n","Dlimoyo","Ngadirejo","BPBD Kab. Temanggung","Talud kritis","Talud longsor","1 rumah rusak, Kerugian Rp. 50.000.000","Perbaikan talud"],
    [293,"793","3/30/2023","Maret","33.23","Temanggung","","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nKamis, 30 Maret 2023 pukul 16,00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nDusun Pringapus Desa Getas  Kec. Kaloran\n \nSEBAB\nDebit air yang tinggi menyebabkan pengikisan pada pondasi jembatan.\n\nDAMPAK \nAkses jalan Dusun Pringapus menunju Dusun Ngemplak terputus dengan diameter 1m dan kedalaman 2m.\n\nKERUGIAN\n± Rp. 7.000.000,-\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Temanggung melakukan asessmen dilokasi kejadian;\nKoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan pasca kejadian. \n","Getas","Kaloran","BPBD Kab. Temanggung","Talud kritis","Jembatan rusak","Akses jalan terganggu","Perbaikan talud"],
    [294,"794","3/31/2023","Maret","33.04","Banjarnegara","1","102.Tanah Longsor","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 31 Maret 2023 Pukul 11,00 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nRuas Jalan Kabupaten Penghubung Kec.Punggelan dan Pandanarum;\nRuas Jalan Desa Mlaya Penghubung ke dusun Kaliwadas;\nDusun Kaliwadas RT 03/02 Desa Mlaya Kec.Punggelan.\n\nSEBAB\nHujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang mengakibatkan tanah longsor.\n\nDAMPAK \nAkses Jalan ke pemukiman warga tertutup material Longsor Dan Tidak Bisa dilalui kendaraan roda 2 dan roda 4;\n3 Rumah Warga Terancam;\n  An. Joko (1kk,2jiwa);\n  An. Budi Susilo (1kk,5jiwa);\n  An. Udin haryono (2kk,6jiwa).\n.\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kab. Banjarnegara telah melakukan asessmen kelokasi kejadian;\nKoordinasi dengan DPUPR dan Pemdes Mlaya.\nBersama warga masyarakat melakukan pembersihan material tanah longsor yang menutupi akses jalan;\nMendatangkan Alat Berat Dari DPUPR;\nSetelah dilakukan pembersihan akses jalan dapat kembali normal.\n","Mlaya","Punggelan","BPBD Kab. Banjarnegara","Topografi curam, Tidak ada talud","Tebing longsor","3 rumah terancam, Akses jalan terganggu","Pembangunan talud"],
    [295,"795","3/31/2023","Maret","33.72","Kota Surakarta","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 31 Maret 2023 pukul 12.40 WIB\n\nLOKASI KEJADIAN\nJln. Raya Solo Gilingan Banjarsari Surakarta\n \nSEBAB\nHujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang\n\nDAMPAK \nMengganggu arus lalu lintas.\nTenda untuk penyajian menu buka puasa bersama tidak bisa dipakai\n\nUPAYA PENANGANAN\nBPBD Kota Surakarta melakukan kaji cepat dan asessmen dilokasi kejadian;\nBPBD Kota Surakarta bersama relawan kemanusian melakukan kerjabakti untuk membersihkan material pohon tumbang. \n","Gilingan","Banjarsari","BPBD Kota Surakarta","","","",""],
    [296,"796","3/31/2023","Maret","33.09","Boyolali","","105.Puting Beliung","WAKTU KEJADIAN\nJumat, 31 Maret 2023 pukul 12.15 WIB.\n\nLOKASI KEJADIAN\nJln. Diponegoro, Dusun Kragilan, Kec.Mojosongo, Kab.Boyolali.\n \nSEBAB\nHujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang mengakibatkan pohon tumbang\n\nDAMPAK \nPohon tumbang menutupi sebagaian akses jalan umum\n\nUPAYA PENANGANAN\nTRC BPBD Kab. Boyolali merapat kelokasi kejadian untuk melakukan pembersihan pohon tumbang;\nSetelah dilakukan pembersihan akses jalan dapat kembali normal. \n","Kragilan","Mojosongo","BPBD Kab. Boyolali","Pohon rimbun, Berjenis akar mudah rungkat","Pohon tumbang","Akses jalan terganggu","Perimbasan/Penebangan Pohon, Pemilihan jenis pohon"]
]}
