Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (LKJiP)

I. Capaian Kinerja Makro Penyelenggaraan pemerintahan Provinsi Jawa Tengah pada Tahun Anggaran 2025 secara umum menunjukkan tren positif yang signifikan melalui sinergi kebijakan pusat dan daerah. Indikator makro utama mencatat pencapaian sebagai berikut: • Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Meningkat menjadi 74,77% (naik 1,22%). • Kemiskinan dan Pengangguran: Persentase penduduk miskin berhasil ditekan menjadi 9,39%, sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 4,66%. • Pertumbuhan Ekonomi: Mengalami akselerasi sebesar 5,37% dengan PDRB Perkapita mencapai Rp 50.823.640,00. • Pemerataan Pendapatan: Indeks Gini (Ketimpangan) menurun ke angka 0,35%. II. Kinerja Urusan Pelayanan Dasar Pemerintah Provinsi memprioritaskan enam urusan wajib pelayanan dasar dengan ringkasan sebagai berikut: 1. Pendidikan: Fokus pada Paket Pendidikan Gratis dan kesejahteraan tenaga pendidik dengan realisasi belanja sebesar Rp 3,36 Triliun. 2. Kesehatan: Mencapai target 100% pada pelayanan kesehatan krisis bencana dan situasi KLB. Program unggulan meliputi penanganan stunting dan asuransi kesehatan bagi warga miskin. 3. Pekerjaan Umum & Penataan Ruang: Tingkat kemantapan jalan mencapai 94,01%. Proyek strategis mencakup pembangunan SPAM Regional Wosusokas dan rehabilitasi jalan. 4. Perumahan Rakyat: Berhasil menangani kawasan kumuh seluas 10-15 Ha dengan capaian 129,43%. Prioritas diarahkan pada rehabilitasi rumah layak huni bagi korban bencana. 5. Trantibumlinmas: Memastikan penegakan Perda dan pelayanan informasi rawan bencana mencapai 100% melalui koordinasi Satpol PP dan BPBD. 6. Sosial: Pemenuhan kebutuhan dasar bagi penyandang disabilitas, anak, dan lansia terlantar di dalam panti mencapai target 100%. III. Akuntabilitas Keuangan dan Evaluasi Kinerja • Opini Laporan Keuangan: Provinsi Jawa Tengah kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut. • Hasil EPPD: Berdasarkan evaluasi nasional oleh Kemendagri, Provinsi Jawa Tengah memperoleh status kinerja "Tinggi" dan menempati peringkat ke-6 nasional. • Realisasi APBD: Pendapatan Daerah terealisasi sebesar Rp 23,76 Triliun (96,38%), sedangkan Belanja Daerah terealisasi sebesar Rp 23,87 Triliun (94,61%). IV. Inovasi Daerah Provinsi Jawa Tengah ditetapkan sebagai provinsi Sangat Inovatif (Peringkat 5 Nasional) dengan total 137 inovasi. Inovasi unggulan meliputi: • PAIJO GR: Digitalisasi layanan informasi kesehatan. • Jateng Pintar: Portal pendidikan terpadu untuk sumber belajar dan karya siswa. • SAMSAT BUDIMAN: Digitalisasi layanan pajak kendaraan melalui BUMDes. V. Permasalahan Strategis Beberapa tantangan yang masih dihadapi antara lain optimalisasi akses pendidikan menengah, tingginya angka backlog perumahan, kasus stunting, serta perlunya peningkatan kualitas SDM dalam penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Date și Resurse

Informație Adițională

Cîmp Valoare
Last Updated aprilie 8, 2026, 02:05 (UTC)
Creat aprilie 28, 2020, 02:05 (UTC)
Bentuk Informasi Yang Tersedia Hard & Soft (file_pdf)
Jangka Waktu Penyimpanan Selama berlaku
Jenis Media Yang Memuat Informasi https://ppid.jatengprov.go.id/laporan-akuntabilitas-kinerja-pemerintah-provinsi-jawa-tengah-lkjip/
Penanggungjawab Pembuatan Informasi Ka PPID Setda
Waktu Pembuatan / Penerbitan Informasi Update data tahun 2026