Banyaknya pendapatan dari biaya penerbitan STNK bermotor dari tahun 2014 hingga 2024 menunjukkan tren fluktuatif yang dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah, jumlah kendaraan yang terdaftar, serta tingkat pertumbuhan kendaraan bermotor. Peningkatan pendapatan biasanya sejalan dengan meningkatnya jumlah kendaraan dan tarif biaya yang berlaku, sementara penurunan atau stagnasi dapat terjadi akibat kebijakan diskon, program restrukturisasi, atau peningkatan efisiensi proses penerbitan. Data ini penting untuk menilai kontribusi sektor otomotif terhadap pendapatan daerah dan kebutuhan pengelolaan layanan administrasi kendaraan bermotor.