Keadaan gempa bumi menurut bulan dari tahun 2018 hingga 2024 menunjukkan pola fluktuatif dengan puncak kejadian pada bulan-bulan tertentu. Data menunjukkan bahwa beberapa bulan seperti Maret dan September cenderung mengalami jumlah gempa lebih tinggi dibandingkan bulan lain, kemungkinan dipengaruhi oleh faktor geologi dan aktivitas tektonik. Secara umum, periode ini menunjukkan bahwa gempa bumi terjadi secara sporadis sepanjang tahun, dengan intensitas dan frekuensi yang bervariasi dari bulan ke bulan.