Dari tahun 2017 hingga 2024, volume setoran dan pembayaran giro pos menunjukkan tren yang dipengaruhi oleh perkembangan transaksi keuangan dan adopsi teknologi digital. Pada awal periode, Giro Pos tetap menjadi salah satu layanan utama untuk transaksi keuangan di Indonesia, terutama di daerah yang kurang terjangkau layanan perbankan konvensional. Selama periode ini, terjadi peningkatan signifikan dalam penggunaan layanan digital dan perbankan online, yang menyebabkan penurunan jumlah setoran dan pembayaran melalui Giro Pos konvensional. Meskipun begitu, Giro Pos tetap menjadi alternatif penting bagi masyarakat yang membutuhkan layanan keuangan sederhana dan terjangkau, terutama di wilayah terpencil.