Sejak 2018 sampai 2024, produksi daging ternak di berbagai kecamatan menunjukkan tren peningkatan yang cukup konsisten. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan populasi ternak, peningkatan teknologi peternakan, serta program pemerintah yang mendukung pengembangan sektor peternakan.
Jenis ternak yang paling berkontribusi terhadap produksi daging meliputi sapi, kerbau, dan kambing. Khususnya, kecamatan-kecamatan yang memiliki fasilitas peternakan modern dan akses pasar yang baik, mengalami peningkatan volume produksi yang signifikan.
Peningkatan ini berperan penting dalam memenuhi kebutuhan daging di tingkat lokal maupun nasional, sekaligus meningkatkan pendapatan peternak dan perekonomian daerah.