entry image

Nasi Thiwul

Dua kuliner tradisional khas yang hingga saat ini masih tetap selalu lestari, yakni nasi tiwul serta janganlah ndeso dengan kata lain janganlah lombok.

Ke-2 kuliner khas Wonogiri itu begitu popular di daerah aslinya serta masih tetap di nikmati orang-orang setempat sebagai menu keseharian. Berbahan simpel serta gampang didapat, sesaat cita rasa-rasanya tidak kalah nikmat dari masakan-masakan khas Nusantara yang lain.

Nasi tiwul sebagai satu diantara makanan paling utama di Wonogiri lahir di saat penjajahan Jepang. Waktu itu nasi adalah barang elegan. Untuk mengakalinya, orang-orang lalu ganti nasi dengan singkong yang banyak ditanam di Wonogiri. Nampaklah nasi tiwul.

Sesudah saat penjajahan selesai, nasi tiwul masih tetap jadi makanan pokok di Wonogiri. Tetapi, sekarang ini, nasi tiwul tak akan didominasi oleh singkong. Orang-orang mengolahnya dengan kombinasi beras hingga saat telah masak, nasi tiwul mempunyai dua warna, yakni putih serta coklat muda. Bulir-bulir tiwul memiliki ukuran lebih kecil dari pada bulir-bulir nasi.